Nekat Banget! Demi Konten Remaja Ini Panjat Piramida Giza!

Aksi nekat remaja memanjat Piramida Giza demi sebuah konten! hal ini jadi pelajaran penting demi jaga keselamatan dan hormati warisan dunia.

Gambar 1 : Piramida Giza Merupaka Warisan Budaya yang Harus Dijaga

Berwisata ke luar negeri memang selalu menggoda. Apalagi kalau destinasinya menyimpan sejarah ribuan tahun dan masuk daftar keajaiban dunia. Tapi di balik keindahan dan kekaguman itu, ada aturan yang wajib dihormati. Salah satunya adalah larangan memanjat situs purbakala, seperti Piramida Giza di Mesir.

Inilah yang terjadi pada tahun 2016, seorang remaja asal Jerman yang nekat memanjat Piramida Agung Giza, salah satu keajaiban dunia yang telah berdiri selama sekitar 4.500 tahun.

Aksi tersebut dilakukan di siang hari, hanya demi mendapatkan beberapa foto dari ketinggian. Padahal, selain sangat berbahaya, tindakan ini jelas melanggar hukum Mesir dan berisiko merusak situs bersejarah yang dilindungi dunia.

Sanksi Memanjat Situs Purbakala di Mesir

Gambar 2 : Aksi Nekat Pria Asal jerman Panjat Piramida ( Foto : Liputan6 )

Remaja bernama Andrej Ciesielski (18) itu memanjat piramida hanya dalam waktu sekitar 8 menit hingga mencapai puncak setinggi 146 meter pada tahun 2016. Selama memanjat, ia bahkan mengaku mendengarkan musik hingga akhirnya aksinya menarik perhatian petugas keamanan yang meneriakinya dari bawah.

Gambar 3 : Andrej Ciesielski, Wisatawan Asal Jerman Nekat Memanjat Piramida

Setelah turun, ia langsung diamankan dan dibawa ke kantor polisi untuk diinvestigasi. Kamera dan hasil fotonya diperiksa, dan ia sempat terancam proses hukum lebih lanjut. Meski akhirnya dilepaskan, kejadian ini menjadi peringatan serius bahwa tindakan nekat di situs purbakala bukan hal sepele.

Sahabat perlu tahu, pemerintah Mesir sangat tegas dalam melindungi monumen bersejarah. Memanjat situs purbakala tanpa izin resmi dapat dikenai hukuman penjara minimal satu bulan, bahkan hingga 3 tahun, serta denda mulai dari 10.000 hingga 100.000 pound Mesir.

Larangan ini diberlakukan demi menjaga situs Warisan Dunia UNESCO, seperti Piramida Giza, agar tidak rusak dan tetap bisa dinikmati oleh generasi mendatang. Jadi, apa pun alasannyatermasuk demi foto atau konten media sosial tetap tidak bisa dibenarkan.

Baca Juga : Paket Umroh Plus Mesir, Jelajahi Jejak Nabi Dan Keajaiban Dunia!

Warisan Dunia yang Harus Dijaga Bersama

Mesir adalah rumah bagi banyak situs Warisan Dunia UNESCO, dan Piramida Giza adalah salah satu yang paling ikonik. Berdiri megah selama ribuan tahun, piramida bukan hanya objek wisata, tapi simbol peradaban besar yang tak ternilai harganya.

Menghormati aturan saat berkunjung ke situs bersejarah berarti ikut menjaga warisan dunia. Menikmati keindahannya tidak harus dengan cara ekstrem. Justru dengan sikap tertib dan beradab, pengalaman wisata akan terasa lebih bermakna dan aman.

Gambar 4 : Dokumentasi Jamaah Ventour Travel saat Berada di Dekat Piramida Giza

Biar perjalanan ke Mesir tetap seru tanpa rasa khawatir, sahabat bisa menjelajah negeri para nabi dan peradaban kuno ini bersama Ventour Travel. Dengan itinerary terarah dan pendamping berpengalaman, sahabat bisa menikmati Piramida Giza, situs bersejarah, sekaligus menjalankan ibadah Umroh Mesir dengan tenang, nyaman, dan sesuai aturan setempat.

Yuk, wujudkan perjalanan Umroh Mesir yang aman, berilmu, dan penuh makna bersama Ventour Travel!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Viral! Kebaikan Pekerja Masjidil Haram Ini Bikin Terharu!

Kisah viral pekerja Masjidil Haram asal Bangladesh yang memberi sajadahnya ke jamaah. Aksi tulus ini menyentuh hati dan mendapat penghargaan.

Gambar 1 : Abun Abu Bakr, Seorang Petugas Kebersihan yang Mendapatkan Penghargaan ( Sumber : Saudia Gazette )

Di tengah jutaan jamaah yang datang dan pergi di Masjidil Haram, terkadang ada kisah sederhana yang justru meninggalkan jejak paling dalam. Sahabat, sebuah video viral baru-baru ini memperlihatkan momen menyentuh dari seorang pekerja kebersihan asal Bangladesh yang melakukan aksi tanpa pamrih di Tanah Suci. Gesturnya begitu sederhana, namun maknanya mampu menggugah hati jutaan orang di seluruh dunia.

Tanpa sorotan kamera profesional atau niat untuk dikenal, aksi ini justru menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan dan ketulusan masih hidup kuat di tempat paling suci umat Islam.

Gestur Sederhana Pekerja Bangladesh yang Menyentuh Hati

Dilansir dari gulfnews, video yang viral di media sosial X itu memperlihatkan seorang petugas kebersihan Masjidil Haram menawarkan sajadah pribadinya kepada seorang jamaah yang membutuhkannya. Belakangan diketahui, sahabat, bahwa pekerja tersebut bernama Abun Abu Bakr, seorang warga Bangladesh yang bekerja melayani jamaah di Makkah.

Yang membuat banyak orang terharu, sajadah tersebut ternyata baru saja ia terima sebagai hadiah. Namun tanpa ragu, Abun Abu Bakr memilih memberikannya kembali kepada jamaah lain yang lebih membutuhkan. Sikap rendah hati, tulus, dan penuh kasih ini langsung menuai pujian dari warganet.

Banyak pengguna media sosial menyebut aksinya sebagai contoh nyata makna berbagi yang sesungguhnya. Di tengah hiruk pikuk ibadah dan keramaian Masjidil Haram, kebaikan kecil seperti ini terasa begitu besar dan bermakna.

Baca Juga : Kisah Om Daeng: Umroh Pakai Motor, 27.000 KM ke Mekkah!

Penghargaan dari Pemerintah Kota Makkah

Aksi spontan Abun Abu Bakr akhirnya mendapat pengakuan resmi dari Pemerintah Kota Makkah. Ia menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas perilaku teladan dan pelayanan tulusnya kepada para jamaah. Dalam pernyataan yang dikutip dari Saudi Gazette, pejabat setempat menyebut tindakannya sebagai cerminan kuat nilai-nilai yang mendefinisikan Makkah dan Masjidil Haram.

“Tindakan kebaikan ini mewujudkan kemurahan hati dalam bentuknya yang paling sederhana dan murni, serta mencerminkan kasih sayang dan tanpa pamrih yang menjadi ciri khas tempat paling suci,” demikian pernyataan tersebut.

Sahabat, viralnya kisah ini menjadi pengingat bahwa di balik megahnya Masjidil Haram, ada banyak tangan-tangan tulus yang bekerja dalam diam. Mereka mungkin jarang terlihat, namun nilai kemanusiaan yang mereka hadirkan justru menjadi bagian penting dari pengalaman spiritual di Tanah Suci.

Kisah Abun Abu Bakr bukan sekadar cerita viral, melainkan cermin tentang arti keikhlasan, melayani dengan hati, dan berbagi tanpa mengharap balasan. Sebuah pelajaran sederhana, namun begitu dalam, bagi siapa pun yang menyaksikannya.

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Batas Akhir Penerbitan Visa Umroh 1447 H Sudah Dekat!

Sahabat wajib tahu batas akhir penerbitan visa jelang penutupan musim umroh, agar perjalanan tetap tenang dan lancar. Cek tanggalnya disini!

Gambar 1 : Batas Akhir Penerbitan Visa Umroh 1447H

Perencanaan umrah tidak hanya soal paket dan jadwal keberangkatan, tapi juga soal ketepatan waktu sesuai regulasi resmi Arab Saudi. Sahabat PPIU perlu kembali mencermati kalender umrah 1447 H yang telah dirilis Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi agar operasional tetap aman, tertib, dan sesuai aturan.

Kesalahan dalam memahami batas waktu visa, kedatangan, atau kepulangan jamaah bisa berdampak besar, mulai dari penolakan visa hingga sanksi administratif. Karena itu, yuk kita pahami bersama poin-poin pentingnya berikut ini.

Tanggal Batas Akhir Penerbitan Visa

Agar tidak salah langkah, berikut kalender penting umrah 1447 H dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi yang perlu diingat:

1. Batas akhir penerbitan visa umrah:

1 Syawal 1447 H (20 Maret 2026)
Setelah tanggal ini, sistem penerbitan visa umrah akan ditutup. Artinya, seluruh proses pengajuan visa harus sudah selesai sebelum tanggal tersebut.

2. Batas akhir kedatangan jamaah di Arab Saudi:

15 Syawal 1447 H (3 April 2026)
Jamaah umrah masih diperbolehkan masuk ke Arab Saudi hingga batas waktu ini. Melewati tanggal tersebut, jamaah tidak lagi diizinkan masuk dengan visa umrah.

3. Batas akhir keberangkatan jamaah dari Arab Saudi:

1 Dzulqaidah 1447 H (18 April 2026)
Seluruh jamaah umrah wajib meninggalkan Arab Saudi paling lambat pada tanggal ini untuk menghindari pelanggaran izin tinggal.

Penutupan bertahap seperti ini sebenarnya sudah menjadi pola tahunan. Namun, tahun ini dampaknya diperkirakan lebih besar karena tingginya volume jamaah. Artinya, perencanaan yang matang dan memilih travel yang amanah jadi kunci utama agar ibadah umrah tetap lancar.

Baca Juga : Jangan Lupa Cek! Kalender Umroh 1447H/2026 Yang Wajib Tahu!

Umrah Nyaman dan Aman Bersama Ventour Travel

Nah bagi sahabat yang ingin menjalankan ibadah umrah tanpa ribet mengurus teknis dan aturan yang kompleks, Ventour Travel hadir sebagai pilihan perjalanan ibadah yang aman dan terpercaya. Program umrah bersama Ventour Travel telah include visa umrah, sehingga sahabat tidak perlu khawatir dengan proses pengurusan dokumen perjalanan.

Gambar 2 : Dokumentasi Jamaah Umroh Ventour Travel saat di Masjid Nabawi

Seluruh jadwal keberangkatan dan kepulangan disusun sesuai kalender resmi Arab Saudi, dengan pendampingan tim berpengalaman yang siap memastikan setiap proses berjalan lancar. Kenyamanan perjalanan, keamanan jamaah, serta fokus pada kekhusyukan ibadah menjadi prioritas utama Ventour Travel dalam setiap program umrahnya.

Yuk, wujudkan niat umrah sahabat dengan persiapan yang matang dan layanan terpercaya. Bersama Ventour Travel, umrah terasa lebih nyaman, aman, dan terencana.

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Tawaf Wada: Amalan Perpisahan Sebelum Meninggalkan Makkah

Tawaf wada bukan sekadar tawaf penutup. Di sinilah doa, haru, dan perpisahan jemaah dengan Baitullah menyatu penuh makna. Simak penjelasannya

Gambar 1 : Tawaf Wada yang Penuh Makna Sebelum Jemaah Meninggalkan Makkah

Ada satu amalan penting yang sering terasa paling berat secara emosional, yaitu tawaf wada. Bagi banyak jemaah, inilah momen terakhir menatap Ka’bah, melangkahkan kaki mengelilingi Baitullah sambil menahan haru. Tawaf wada bukan sekadar ritual penutup, tetapi simbol perpisahan yang penuh doa, harapan, dan kerinduan.

Dilansir dari Himpuh, Secara bahasa, tawaf wada berarti tawaf perpisahan. Dalam Ensiklopedia Fikih Indonesia: Haji & Umrah, Ahmad Sarwat menjelaskan bahwa tawaf ini dilakukan saat jemaah benar-benar akan meninggalkan Kota Makkah.

Hal senada disampaikan Sayyid Sabiq dalam Fiqih Sunnah, bahwa tawaf wada adalah bentuk pamit jemaah kepada Baitullah sebelum keluar dari Makkah. Bahkan Abdullah bin Abdurrahman Alu Bassam menyebutnya sebagai amalan terakhir jemaah haji di Tanah Suci.

Hukum Tawaf Wada Menurut Para Ulama

Dalam Fiqih Sunnah, Sayyid Sabiq mencantumkan hadits Rasulullah SAW yang menjadi dasar disyariatkannya tawaf wada.

لا يَنْفِرَنَّ أَحَدٌ حَتَّى يَكُونَ آخِرُ عَهْدِهِ بِالْبَيْتِ

Artinya: “Janganlah salah seorang di antara kalian keluar (meninggalkan Makkah) kecuali akhir keberadaannya ada di Baitullah (melakukan tawaf).” (HR Muslim & Abu Dawud)

Terkait hukumnya, para ulama memang memiliki perbedaan pendapat, di antaranya:

  • Mazhab Hanafi, Hambali, dan sebagian Syafi’i berpendapat bahwa tawaf wada hukumnya wajib. Jika ditinggalkan tanpa uzur, jemaah diwajibkan membayar dam.
  • Imam Malik, Abu Dawud, Ibnu Mundzir, serta sebagian ulama Syafi’i lainnya berpendapat bahwa tawaf wada bersifat sunnah dan tidak mewajibkan dam jika ditinggalkan.

Dalam Minhajul Muslim, Syaikh Abu Bakar Jabir Al-Jazairi menjelaskan:

“Thawaf Wada adalah amalan sunnah yang diwajibkan. Oleh karena itu, barang siapa tidak melakukannya tidak karena uzur, ia wajib membayar dam. Dan barang siapa tidak mengerjakannya karena uzur, ia tidak wajib membayar dam.”

Baca Juga : Hati-Hati! Inilah 3 Hal yang Membatalkan Tawaf Saat Umroh!

Tata Cara Tawaf Wada yang Benar

Menurut Sayyid Sabiq, tawaf wada dilaksanakan setelah seluruh rangkaian ibadah haji selesai dan dilakukan tepat saat jemaah hendak keluar dari Makkah.

Apabila setelah tawaf wada jemaah masih melakukan aktivitas lama seperti berbelanja dalam waktu panjang, maka tawaf wada perlu diulang. Namun, jika hanya untuk keperluan mendesak, tidak diwajibkan mengulang tawaf.

Adapun tata cara tawaf wada adalah sebagai berikut:

  • Melakukan thawaf mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh putaran.
  • Posisi Ka’bah berada di sebelah kiri jemaah (berlawanan arah jarum jam).
  • Memulai thawaf dari garis sejajar Hajar Aswad. Disunnahkan mencium atau mengusap Hajar Aswad, atau memberi isyarat jika tidak memungkinkan.
  • Tiga putaran pertama disunnahkan berjalan agak cepat.
  • Empat putaran berikutnya berjalan biasa.
  • Sepanjang thawaf dianjurkan memperbanyak dzikir dan doa, memohon ampunan serta harapan agar bisa kembali ke Tanah Suci.

Doa Tawaf Wada

Terdapat doa yang bisa dibaca selama tawaf Wada, berikut seperti yang dinukil kitab Al-Adzkar karya Imam Nawawi:

1. Doa Mengusap Hajar Aswad & Memulai Tawaf

بِسْمِ اللهِ وَاللَّهُ أَكْبَرُ، اَللَّهُمَّ إِيْمَاناً بِكَ وَتَصْدِيقاً بِكِتَابِكَ وَوَفَاءً بِعَهْدِكَ وَاتِّبَاعاً لِسُنَّةِ نَبِيِّكَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Latin: Bismillaahi wallaahu akbar, allaahumma iimaanan bika wa tashdiiqan bi kitaabika wa wafaa-an bi’ahdika wattibaa’an lisunnati nabi-yyika shallallaahu ‘alaihi wasallam

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah, dan Allah Mahabesar, ya Allah (tawaf ini) karena iman kepada-Mu, pembenaran kepada kitab-Mu, penunaian terhadap janji-janji-Mu dan mengikuti Nabi-Mu SAW.”

2. Doa Tiga Putaran Pertama Tawaf

اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ حَجًّا مَبْرُورًا وذَنْبًا مَغْفُورًا وَسَعْيًا مَشْكُورًا

Latin: Allaahummaj ‘alhu hajjam mabruuraan, wa dzanban maghfuuraan, wa sa’yan masykuuraan

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah haji ini haji yang mabrur, dosa yang diampuni dan sa’i yang disyukuri.”

3. Doa Empat Putaran Akhir Tawaf

اللَّهُمَّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَاعْفُ عَمَّا تَعْلَمُ وَأَنْتَ الْأَعَزُّ الْأَكْرَمَ ، اللَّهُمَّ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Latin: Allaahummagh fir warham wa’fu ‘ammaa ta’lamu wa antal a’azzul akram, alaahumma rabbanaa aatinaa fid dunyaa hasanatan wa fil aakhirati hasanatan waaqinaa ‘adzaaban naar

Artinya: “Ya Allah, ampunilah dan rahmatilah dari apa yang Engkau ketahui, Engkau Mahamulia di atara yang mempunyai kemuliaan, ya Allah Tuhan kami, anugerahkanlah kebaikan dalam kehidupan dunia dan akhi- rat dan jauhkanlah dari siksaan neraka.”

Baca Juga : Kebelet Buang Air Pas Tawaf: Apa Harus Mengulang Dari Awal?

4. Doa Tawaf Wada

اللَّهُمَّ إِنِّي عَبْدُكَ وَابْنُ عَبْدِكَ وَابْنُ أَمَتِكَ حَمَلْتَنِي عَلَى مَا سَخَّرْتَ لِي مِنْ خَلْقِكَ وَسَتَرْتَنِي فِي بِلَادِكَ حَتَّى بَلَّغْتَنِي بِنِعْمَتِكَ إِلَى بَيْتِكَ وَأَعَنْتَنِي عَلَى أَدَاءِ نُسُكِي فَإِنْ كُنْتَ رَضِيْتَ عَنِّي فَازْدَدْ عَنِّي رِضًا وَإِلَّا فَمِنَ الْآنَ فَارْضَ عَنِّي قَبْلَ أَنْ تَنْأَى عَنْ بَيْتِكَ دَارِي، فَهَذَا أَوَانُ انْصِرَافِي إِنْ أَذِنْتَ لِي غَيْرَ مُسْتَبْدِلٍ بِكَ وَلَا بِبَيْتِكَ وَلَا رَاغِبٍ عَنْكَ وَلَا عَنْ بَيْتِكَ، اللَّهُمَّ فَأَصْحِبْنِيَ الْعَافِيَةَ فِي بَدَنِي وَالصِّحَّةَ فِي جِسْمِي وَالْعِصْمَةَ فِي دِينِي وَأَحْسِنْ مُنْقَلَبِي وَارْزُقْنِي طَاعَتَكَ مَا أَبْقَيْتَنِي وَاجْمَعْ لِي بَيْنَ خَيْرَي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Latin: Allaahumma innii ‘abduka wabnu ‘abdika wabnu amatika, hamaltanii ‘alaa maa sakhkharta lii min khalqika, wa satartanii fii bilaadika hattaa ballagtanii bi ni’matika ilaa baitika wa a’antanii ‘alaa adaa-i nusukii. Fa-in kunta radhiita ‘annii fazdad ‘annii ridhan, wa illa fa minal aana fardha ‘annii qabla an tan-a ‘an baitika darii. Fa haadzaa awaanu inshiraafi in adzinta lii ghaira mustabdilin bika wa laa bi baitika wa laa raaghibin ‘anka wa laa ‘an baitika. Allaahumma fash-hibniyal ‘aafiyata fii badanii wash-shihhata fii jismii wal ‘ishmata fii diinii wa ahsin munqalabii warzuqnii thaa’ataka maa abqaitanii wajma’ lii baina khairad dunyaa wal aakhirati, innaka ‘alaa kulli syai-in qadiir

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku adalah hamba-Mu, anak hamba laki-laki-Mu, anak hamba perempuan-Mu, Engkau membawaku di atas makhluk-Mu yang telah Engkau kuasakan untukku dan Engkau telah menjagaku di negeri-Mu hingga Engkau menyampaikanku di rumah-Mu, berkat nikmat-Mu, dan memberikan pertolongan kepadaku untuk melaksanakan ibadahku. Jika Engkau ridha terhadapku, maka tambahilah keridhaan terhadapku. Dan jika Engkau tidak ridha terhadapku, maka mulai sekarang ridhailah aku sebelum rumahku jauh dari rumah-Mu. Ini adalah waktu perpisahan jika Engkau meridhaiku. Aku ingin berpisah tanpa ingin mengganti-Mu (sebagai Tuhan) dan rumah-Mu (dengan yang lain) dan tanpa menyertai rasa tidak senang kepada-Mu dan kepada rumah- Mu. Ya Allah, berilah aku keselamatan badan, kesehatan raga, dan keterjagaan agama. Ya Allah, perbaikilah masa depanku, berilah aku rezeki berupa taat kepada-Mu selama Engkau memberikan kehidupan kepadaku, dan kumpulkanlah kebaikan dunia dan akhirat untukku. Sungguh, Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

5. Doa Setelah Tawaf Wada

اللَّهُمَّ أَنَا عَبْدُكَ وَابْنُ عَبْدِكَ أَتَيْتُكَ بِذُنُوبٍ كَثِيرَةٍ وَأَعْمالٍ سَيِّئَةٍ، وَهَذَا مَقَامُ العَائِذِ بِكَ مِنَ النَّارِ، فَاغْفِرْ لِي إِنَّكَ أَنتَ الغَفُورُ الرَّحِيمُ

Latin: Allahumma anaa ‘abduka wabnu ‘abdika ataituka bidzunuubin katsiiratin wa-a’maalin sayyi-atin, wa hadzaa maqaamul ‘aa-idzi bika minan naar, faghfirlii innaka antal ghafuurur rahiimu

Artinya: “Ya Allah, aku adalah hamba-Mu, anak hamba-Mu, aku datang dengan membawa dosa yang banyak dan amal-amal yang buruk. Ini adalah tempat untuk memohon perlindungan kepada-Mu dari neraka, maka ampunilah aku, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Nah Sahabat, menjalankan amalan penting seperti tawaf wada tentu akan terasa lebih tenang jika ibadah dilakukan bersama travel yang terpercaya dan berpengalaman terutama di daerah Depok dan sekitarnya. Bersama Ventour Travel, sahabat dapat menunaikan umroh dengan lebih nyaman, tertib, dan sesuai tuntunan.

Gambar 2 : Dokumentasi Jamaah Umroh saat Melaksanakan Ibadah Umroh

Pendampingan pembimbing ibadah yang berpengalaman membantu sahabat memahami setiap rangkaian ibadah dengan baik, sementara fasilitas yang nyaman dan pengaturan perjalanan yang rapi membuat sahabat bisa lebih fokus beribadah tanpa rasa khawatir. Keamanan dan kenyamanan jemaah menjadi prioritas, sehingga setiap momen ibadah di Tanah Suci dapat dijalani dengan khusyuk dan penuh ketenangan.

Yuk, wujudkan niat umroh sahabat dengan perjalanan yang nyaman dan aman bersama Ventour Travel.

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Eks Menag Yaqut Resmi Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji 2024!

Kasus korupsi kuota haji 2024 terbongkar! KPK tetapkan mantan menteri agama Yaqut Cholil resmi jadi tersangka korupsi. Simak faktanya disini!

Gambar 1 : KPK Tetapkan Eks Menag Yaqut Cholil Sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji 2024 ( Sumber Foto : Kumparan )

Kabar mengejutkan datang dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mantan Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penentuan dan pembagian kuota haji tahun 2023–2024. Penetapan ini dilakukan setelah KPK mengantongi alat bukti yang dinilai sudah sangat kuat.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena berkaitan langsung dengan hak ribuan jemaah haji reguler yang telah menunggu belasan hingga puluhan tahun untuk bisa berangkat ke Tanah Suci.

Kronologi Korupsi Kuota Haji 2024

Dilansir dari Detiknews awal mula terjadi pada tahun 2024, Indonesia yang awalnya memperoleh kuota haji sebanyak 221 ribu jemaah. Kemudian, pemerintah Arab Saudi memberikan tambahan kuota sebanyak 20 ribu jemaah, sehingga total kuota haji Indonesia menjadi 241 ribu jemaah.

Tambahan kuota ini sejatinya bertujuan untuk mengurangi masa tunggu jemaah haji reguler yang di beberapa daerah bisa mencapai 20 tahun bahkan lebih. Namun, pangkal persoalan muncul saat kuota tambahan tersebut dibagi rata, yaitu:

  • 10.000 untuk haji reguler
  • 10.000 untuk haji khusus

Padahal, Undang-Undang Haji telah mengatur bahwa kuota haji khusus maksimal hanya 8 persen dari total kuota nasional.

Akibat pembagian kuota yang tidak sesuai aturan tersebut, Indonesia akhirnya menggunakan:

  • 213.320 kuota untuk haji reguler
  • 27.680 kuota untuk haji khusus

KPK mengungkapkan bahwa kebijakan di era Yaqut ini berdampak besar. Sebanyak 8.400 jemaah haji reguler yang sudah mengantre lebih dari 14 tahun, dan seharusnya bisa berangkat setelah adanya kuota tambahan tahun 2024, justru gagal berangkat.

Inilah yang kemudian menjadi salah satu dasar kuat dalam penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji ini.

Baca Juga : Miris! KPK Sebut 8.400 Jemaah Jadi Korban Korupsi Haji 2024!

Peran Yaqut & Gus Alex Resmi Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji 2024

Dari hasil penyidikan, KPK menetapkan dua tersangka, yaitu Yaqut Cholil Qoumas (YCQ), Menteri Agama saat itu dan Ishfah Abidal Aziz (IAA) alias Gus Alex, mantan staf khusus Yaqut

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa keputusan pembagian kuota tambahan 20 ribu secara 50:50 dilakukan langsung oleh Yaqut saat menjabat Menteri Agama.

“Oleh Menteri Agama pada saat itu, saudara YCQ ini, kemudian dibagilah menjadi 50 persen–50 persen, 10.000–10.000. Itu tentu tidak sesuai dengan undang-undang yang ada,” jelas Asep.

Sementara itu, Gus Alex disebut turut serta dalam proses pembagian kuota tersebut karena berperan sebagai staf ahli Menteri Agama.

“Itu juga saudara IAA ini adalah staf ahlinya ya. Staf ahlinya dia ikut serta di dalam situ ya. Turut serta di dalam proses pembagian,” ujarnya.

Alat Bukti KPK Disebut Sudah “Tebal”

KPK menegaskan bahwa penetapan tersangka ini bukan tanpa dasar. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa penyidik telah mengumpulkan berbagai alat bukti kuat.

Gambar 2 : Juru Bicara KPK Budi Prasetyo ( Sumber Foto : Detikcom )

“Penetapan seorang tersangka tentunya berdasarkan adanya kecukupan alat bukti. Penyidik telah mengumpulkan berbagai alat bukti, mulai dari pemeriksaan saksi, dokumen, hingga bukti elektronik,” ujar Budi.

Bukti-bukti tersebut diperoleh dari pemeriksaan sejumlah pihak serta hasil penggeledahan di berbagai lokasi. Bahkan, seluruh pimpinan KPK disebut sepakat bulat dalam menetapkan para tersangka.

“Alat bukti sudah tebal, semua pimpinan sepakat bulat untuk menetapkan pihak-pihak sebagai tersangkanya,” tegas Budi.

Tak hanya soal pembagian kuota, KPK juga mengungkap adanya indikasi aliran uang atau kickback dalam kasus ini. Temuan tersebut masih terus didalami dalam proses penyidikan.

“Kami dalam penyidikan ini menemukan adanya aliran uang kembali, kickback, dan lain-lain,” ungkap Asep Guntur Rahayu.

Meski sudah berstatus tersangka, Yaqut dan Gus Alex hingga kini belum ditahan. Namun KPK memastikan penahanan akan dilakukan secepatnya sesuai kebutuhan penyidikan.

Baca Juga : Modus Korupsi Haji! Jemaah Lama Cuma Diberi 5 Hari Pelunasan

Pasal yang Dikenakan dan Ancaman Hukuman

Dalam kasus ini, KPK menjerat Yaqut dan Gus Alex dengan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi.

Pasal 2 mengatur perbuatan melawan hukum yang memperkaya diri sendiri atau orang lain dan merugikan keuangan negara, dengan ancaman:

  • Penjara seumur hidup atau
  • Penjara minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun
  • Denda Rp200 juta hingga Rp1 miliar

Pasal 3 mengatur penyalahgunaan kewenangan karena jabatan yang merugikan negara, dengan ancaman:

  • Penjara seumur hidup atau
  • Penjara minimal 1 tahun dan maksimal 20 tahun
  • Denda Rp50 juta hingga Rp1 miliar

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, sebelumnya menegaskan bahwa meski prosesnya berjalan lambat, penanganan kasus ini pasti berjalan karena menyangkut kerugian negara.

Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa kebijakan penyelenggaraan ibadah haji menyangkut hak jutaan umat dan harus dijalankan sesuai aturan. KPK menegaskan komitmennya untuk menuntaskan perkara ini secara transparan, terutama demi keadilan bagi jemaah haji reguler yang telah menunggu bertahun-tahun untuk bisa memenuhi panggilan ke Tanah Suci.

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Mau Umroh Bawa Anak Kecil? Ini Tips Si kecil Tetap Nyaman!

Bawa anak saat umroh bukan halangan! Sahabat bisa tetap khusyuk dengan persiapan dan tips sederhana agar perjalanan ibadah lebih nyaman.

Gambar 1 : Tips Umroh Nyaman Bareng Anak Kecil

Banyak orang tua ingin mengenalkan nilai-nilai spiritual sejak dini, sekaligus mengajak si kecil merasakan langsung suasana Tanah Suci. Namun di balik niat baik tersebut, umroh bawa anak tentu membutuhkan persiapan ekstra agar ibadah tetap khusyuk tanpa mengorbankan keselamatan dan kenyamanan anak.

Melihat meningkatnya jumlah jamaah yang membawa anak, dilansir dari Himpuh pemerintah Arab Saudi pun memperketat dan merapikan sistem perlindungan bagi jamaah rentan, terutama di tengah padatnya Masjidil Haram. Karena itu, penting bagi sahabat untuk memahami tips umroh bareng anak agar perjalanan ibadah berjalan aman, tenang, dan berkesan.

Tips Umroh Bawa Anak Saat di Tanah Suci

1. Pilih Waktu Umroh yang Lebih Lengang

Salah satu tips terpenting saat umroh bareng anak adalah memilih waktu ibadah di luar jam padat. Tawaf dan sa’i sebaiknya dilakukan pada waktu yang lebih sepi agar orang tua lebih mudah mengawasi anak.

Kondisi yang tidak terlalu ramai juga membantu mengurangi risiko anak terdesak arus jamaah, terutama di sekitar Ka’bah dan lintasan sa’i yang sering menjadi titik kepadatan.

Baca Juga : Umroh Musim Dingin: Jadi Pilihan Terbaik Di Sepanjang Tahun?

2. Waspada di Area Rawan Kepadatan Jamaah

Beberapa area di Masjidil Haram dikenal memiliki kepadatan tinggi, terutama setelah salat fardu. Dalam kondisi seperti ini, anak bisa mudah merasa lelah, panik, atau tidak nyaman.

Menghindari area yang terlalu padat saat membawa anak dapat membantu menjaga ketenangan selama ibadah dan meminimalkan risiko terdorong atau terpisah dari pendamping.

3. Manfaatkan Gelang Pintar RFID untuk Anak

Sebagai langkah perlindungan tambahan, otoritas Masjidil Haram menyediakan Gelang Pintar berbasis RFID khusus untuk anak-anak. Gelang ini berisi data identitas dan kontak orang tua atau wali, sehingga petugas dapat dengan cepat membantu jika anak terpisah.

Gelang Pintar RFID tersedia di beberapa pintu utama Masjidil Haram, seperti Gerbang King Abdulaziz dan Gerbang King Fahd nomor 79. Layanan ini sangat dianjurkan, terutama saat musim umroh dengan jumlah jamaah yang meningkat.

Baca Juga : Cara Masjidil Haram Cegah Jemaah Anak Dan Lansia Terpisah!

4. Anak Harus Selalu Dalam Jangkauan Pendamping

Pemerintah Arab Saudi menekankan pentingnya pendampingan penuh saat membawa anak ke area masjid. Anak sebaiknya selalu berada dalam jangkauan orang tua atau pendamping, meskipun hanya sebentar.

Kedekatan ini membantu mencegah kejadian tersesat dan membuat orang tua lebih tenang saat menjalani rangkaian ibadah umroh.

5. Ajarkan Adab dan Aturan Sejak Awal

Persiapan umroh bawa anak tidak hanya soal fisik, tetapi juga mental. Sahabat dianjurkan menjelaskan sejak awal tentang adab di Masjidil Haram, aturan yang perlu dipatuhi, serta sikap yang harus dijaga selama di Tanah Suci.

Dengan pemahaman yang baik, anak akan lebih kooperatif, menghormati suasana ibadah, dan mudah diarahkan selama perjalanan umroh.

Baca Juga : Hati-Hati! Inilah 3 Hal yang Membatalkan Tawaf Saat Umroh!

Umroh Bareng Si Kecil Lebih Tenang Bersama Ventour Travel

Agar umroh bareng anak terasa lebih aman dan nyaman, memilih travel yang berpengalaman menjadi hal yang sangat penting. Bersama Ventour Travel, sahabat tidak hanya mendapatkan pendampingan profesional, tetapi juga sistem perjalanan yang tertata rapi dan ramah keluarga.

Gambar 2 : Syal Anak Ventour Travel Untuk Umroh Bareng Si Kecil

Ventour Travel memahami kebutuhan jamaah yang membawa anak, mulai dari pengaturan jadwal ibadah yang lebih nyaman, pendampingan tim berpengalaman, hingga fasilitas yang mendukung keamanan dan ketenangan selama di Tanah Suci. Menariknya, sahabat juga akan mendapatkan perlengkapan umroh khusus untuk anak, sehingga si kecil tetap nyaman dan siap mengikuti rangkaian ibadah.

Gambar 3 : Umroh Sekeluarga Bersama Ventour Travel

Dengan pengalaman, pelayanan yang terstruktur, serta fokus pada kenyamanan jamaah keluarga, umroh bawa anak bersama Ventour Travel menjadi pilihan yang aman, tenang, dan penuh makna.

Siap berangkat umroh bersama si kecil dengan tenang? Yuk Wujudkan Umroh Keluarga yang Nyaman dan Berkesan!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Hotel Milik Indonesia di Makkah Siap Sambut Jamaah Haji 2026

Hotel milik Indonesia di Makkah siap dipakai mulai Haji 2026! Hotel ini bisa menampung 24 ribu jemaah dan hanya 2,5 km dari Masjidil Haram.

Gambar 1 : Hotel Milik Indonesia di Makkah Siap Dipakai Mulai Haji 2026

Upaya meningkatkan kualitas layanan jemaah haji Indonesia di Tanah Suci kini memasuki babak baru yang bersejarah. Mulai musim haji 2026, jemaah asal Indonesia diproyeksikan sudah bisa menempati Hotel Novotel Thakher di Makkah, yang kini resmi menjadi bagian dari aset investasi Indonesia dan disiapkan sebagai cikal bakal Kampung Haji.

Hotel ini berdiri di kawasan Thakher City, tak jauh dari Masjidil Haram, dan menjadi jawaban nyata untuk kebutuhan akomodasi jemaah yang jumlahnya selalu di atas 200 ribu orang setiap tahun. Sebuah langkah strategis yang bukan hanya soal tempat menginap, tapi juga soal kenyamanan, kemudahan, dan kebanggaan bangsa di Tanah Suci.

Hotel Milik Indonesia di Makkah untuk Haji 2026

Dilansir dari Himpuh, Kabar kesiapan hotel ini disampaikan Wakil Ketua Komisi VI DPR Andre Rosiade melalui unggahan media sosialnya. Ia menyebut Hotel Novotel Thakher akan mulai digunakan pada penyelenggaraan haji 2026, bersamaan dengan pengembangan besar di kawasan tersebut.

“Mulai bisa digunakan pada tahun 2026, dan rencana pembangunan 13 tower lagi demi kenyamanan ribuan jemaah. Pak Prabowo ingin jemaah haji Indonesia mendapatkan pelayanan terbaik di Tanah Suci,” tulis Andre melalui sosial media Instagramnya, Senin (29/12/2026).

Gambar 2 : Hotel Milik Indonesia ini Memiliki 1.461 Kamar untuk Jamaah Haji 2026

Pada tahap awal, hotel ini memiliki 1.461 kamar dan ditargetkan beroperasi penuh saat musim haji 2026. Ke depan, pengembangan 13 tower tambahan di atas lahan sekitar lima hektare diproyeksikan mampu menampung hingga 24.000 jemaah.

“Saya melihat langsung progres di lapangan, Hotel Novotel Thakher di Mekkah kini menjadi harapan baru bagi peningkatan layanan jemaah haji untuk calon jemaah haji Indonesia,” ucapnya.

Lokasinya pun dinilai super strategis karena hanya berjarak sekitar 2,5 km atau tiga menit berkendara dari Masjidil Haram, sehingga diharapkan mempermudah mobilitas jemaah saat ibadah.

“Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, kenyamanan jemaah adalah prioritas utama,” imbuhnya.

Baca Juga : Antrean Haji Disamakan 26,4 Tahun! Inilah Fakta Terbarunya!

Fondasi Kampung Haji Indonesia

Hotel Novotel Thakher merupakan bagian dari akuisisi yang dilakukan Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) bersama Thakher Development Company. Perjanjian ini ditandatangani 14 Desember 2025, mencakup aset perhotelan dan real estat di kawasan terpadu Thakher City, sekitar 2,5 kilometer dari Masjid Al-Haram.

Selain hotel yang sudah beroperasi, investasi ini juga mencakup 14 bidang tanah seluas total 4,4 hektare untuk pengembangan lanjutan. Nantinya, semua akan dibangun dalam master plan terpadu yang mencakup hotel, ritel, dan fasilitas pendukung lainnya.

Gambar 3 : Jarak 2,5 KM ke Masjidil Haram

CEO Danantara Indonesia, Rosan P. Roeslani, menegaskan bahwa proyek ini menjadi fondasi awal keterlibatan jangka panjang Indonesia di sektor perhotelan Arab Saudi.

“Meskipun kepemilikan atas aset-aset yang diidentifikasi telah diformalkan melalui perjanjian ini, pengembangan berikutnya akan dilaksanakan secara bertahap, berdasarkan kajian kelayakan yang komprehensif, pertimbangan regulasi, serta standar tata kelola yang prudent,” ujarnya.

Pengembangan proyek ini juga didukung oleh Al Khomasiah Real Estate Development sebagai mitra lokal strategis, dan dilakukan melalui koordinasi dengan otoritas Arab Saudi dan Indonesia, termasuk Royal Commission for Makkah City and Holy Sites (RCMC/RCMC).

Baca Juga : Stop Percaya Hoax! Tak Ada Larangan Berfoto Saat Haji 2026!

“Seluruh tahapan tersebut akan dilaksanakan melalui koordinasi erat dengan otoritas terkait di Arab Saudi dan Indonesia,” tuturnya.

Danantara Indonesia menegaskan bahwa seluruh proses pembangunan dilakukan bertahap, akuntabel, dan berorientasi manfaat jangka panjang bagi jemaah.

“Melalui proses bertahap yang akuntabel dan ditopang tata kelola kelembagaan yang kuat, Danantara Indonesia berkomitmen memastikan setiap tahap pelaksanaan memberikan nilai publik yang berkelanjutan dan terukur,” pungkasnya.

Dengan hadirnya hotel milik Indonesia di Makkah mulai Haji 2026, persiapan haji makin terasa nyata dan terstruktur. Kalau sahabat ingin berangkat lebih pasti dan nyaman, program haji khusus bersama Ventour Travel bisa jadi ikhtiar terbaik. Masa tunggunya 5–9 tahun, lebih cepat dibanding haji reguler, dengan pelayanan prioritas, pembimbing profesional, dan pengalaman ibadah yang lebih terarah.

Yuk sahabat, wujudkan niat haji sahabat sekarang juga!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Adzan Subuh 2 Kali di Tanah Suci? ternyata Ini Alasannya!

Di Mekkah adzan Subuh berkumandang 2 kali, yang pertama tanda tahajud & sahur, yang kedua barulah waktu Subuh. Ada hikmah besar di baliknya!

Gambar 1 : Adzan Subuh di Tanah Suci Sampai 2 Kali

Sahabat mungkin pernah dengar adzan Subuh di Indonesia cuma sekali, kalau di Makkah dan Madinah adzan Subuh justru dikumandangkan 2 kali.

Adzan Subuh 2 kali ini bukan hal baru, bukan juga kesalahan jadwal. Ini adalah sunnah Nabi ﷺ yang sudah berjalan sejak zaman dahulu, dikumandangkan oleh dua muadzin mulia yaitu Bilal bin Rabah dan Ibnu Ummi Maktum. Jadi, adzan ganda ini punya makna, adab, dan tujuan yang indah untuk membangunkan umat dari lelapnya malam menuju ibadah terbaik.

Menurut penjelasan fikih, adzan pertama (Fajar/Fajr awal) dikumandangkan pada sepertiga malam sebagai tanda bangunnya orang tahajud dan penanda dimulainya waktu sahur. Sedangkan adzan kedua barulah menjadi tanda masuknya waktu shalat Subuh. Dilansir dari NU Online, pada sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim:

إِنَّ بِلَالًا يُؤَذِّنُ بِلَيْلٍ، فَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى تَسْمَعُوا تَأْذِينَ ابْنِ أُمِّ مَكْتُومٍ

“Sesungguhnya Bilal beradzan di malam hari, maka makan dan minumlah kalian sampai mendengar adzan Ibnu Ummi Maktum.” (HR. Muslim).

Bahkan Imam Nawawi menegaskan bahwa adzan pertama tidak melarang seseorang untuk makan sahur, dan puasa tetap sah selama makan dilakukan sebelum fajar terbit.

Kenapa Adzan Subuh di Tanah Suci Ada 2 Kali?

Adzan pertama disebut Adzan Fajar (Fajr awal/Fajar awal), yang memiliki beberapa fungsi penting:

  • Menjadi panggilan bangun bagi ahli tahajud agar menutup shalat malamnya,
  • Membangunkan orang yang tidur untuk bersiap Subuh,
  • Menandai waktu sahur masih berlangsung,
  • Dan dikumandangkan setelah tengah malam hingga sebelum fajar.

Seorang ustaz sekaligus pakar sejarah ibadah di Makkah, Syekh Abdullah Al-Fahmi pernah menuturkan dalam kajian lokalnya di kawasan Thakher,

“Adzan Fajar di Makkah ibarat alarm rohani. Bukan untuk shalat Subuh, tapi untuk menata niat dan menyiapkan jiwa. Jika seseorang masih makan sahur saat mendengarnya, jangan panik—selama fajar belum terbit, ia masih berada dalam kelapangan syariat.”

Adzan kedua lah yang berbeda. Ia menjadi penanda resmi masuknya waktu shalat Subuh, dan inilah yang dikumandangkan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi sebagai adzan utama.

Baca Juga : Hati-Hati! Inilah 3 Hal yang Membatalkan Tawaf Saat Umroh!

Cara Mudah Bedakan Adzan Fajar dan Adzan Subuh

Biar nggak keliru, Sahabat bisa kenali dari kalimat khusus yang hanya ada di adzan Subuh, yaitu:

“Asshalatu khairum minan-naum”
Shalat lebih baik daripada tidur.

Ciri ini jadi pembeda paling gampang. Kalau Sahabat dengar adzan di Makkah/Madinah tanpa kalimat ini, itu kemungkinan besar Adzan Fajar (adzan pertama). Tapi kalau ada tambahan kalimat mulia tersebut, barulah waktu Subuh telah masuk.

Baca Juga : Sudah Tau Tips Aman & Nyaman Sholat Jumat di Masjidil Haram?

Momen pertama kali mendengar adzan Subuh 2 kali di Tanah Suci itu spesial bikin hati bergetar, sekaligus nambah ilmu. Dan pengalaman spiritual seperti ini makin bermakna kalau dijalani bersama travel yang bukan cuma nganterin, tapi juga ngasih pemahaman ibadah yang benar dan menenangkan.

Gambar 2 : Dokumentasi Jamaah Ventour Travel saat di Tanah Suci
  • Pembimbing ibadah bersertifikasi & informatif, siap menjelaskan detail seperti adzan ganda, adab di Hajar Aswad, hingga fiqih perjalanan,
  • Layanan fast response & pendampingan jemaah 24/7, biar Sahabat nggak bingung di momen penting,
  • Jadwal ibadah yang terarah, edukatif, dan menenangkan, bukan cuma sekadar ikut rombongan,
  • Aman, resmi, dan transparan, sesuai standar perizinan travel umroh Indonesia, dan masih banyak lagi.

Karena ibadah bukan hanya soal sampai di Tanah Suci, tapi juga paham, tenang, dan benar dalam setiap rukunnya.

Yuk klik untuk lihat panduan & konsultasi lengkap terkait ibadah umroh!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Kisah Om Daeng: Umroh Pakai Motor, 27.000 KM ke Mekkah!

Kisah inspiratif Om Daeng yang berangkat umroh pakai motor ke Mekkah! Dengan 8 bulan perjalanan, menempuh 27.000 km, dan melintasi 12 negara.

Gambar 1 : Kisah Inspiratif Om Daengg Umroh Ke Mekkah Hanya Pakai Motor

Umroh biasanya identik dengan pesawat terbang, rapi dan cepat sampai di Tanah Suci. Namun, bagaimana jadinya kalau seseorang memilih jalur yang jauh lebih menantang, berangkat dari Indonesia ke Mekkah menggunakan sepeda motor? Kisah ini datang dari seorang biker asal Makassar bernama Anshar, akrab disapa Om Daeng, yang mewujudkan mimpi umrohnya dengan pengalaman tak terlupakan di atas Yamaha Xmax kesayangannya.

Dilansir dari detikoto, dengan menghabiskan ratusan juta rupiah untuk bekal perjalanan, perizinan, perawatan motor, hingga kebutuhan selama berbulan-bulan di jalan. Om Daeng menempuh lebih dari 27 ribu kilometer, melintasi 12 negara, dan menghabiskan delapan bulan di atas motor, dengan segudang tantangan yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya. Perjalanan ini bukan sekadar soal jarak, namun tentang keberanian, ketulusan, dan persaudaraan di banyak penjuru dunia.

Umroh Pakai Motor Dari Lumajang ke Tanah Suci

Perjalanan Om Daeng dimulai pada Mei 2025 dari Lumajang, Jawa Timur, dengan niat ibadah yang tulus dan tekad kuat menuju Mekkah. Alih-alih terbang, ia memilih jalur darat demi pengalaman spiritual yang mendalam.

Gambar 2 : Om Daengg Berangkat Pakai Motor dari Lumajang Jawa Timur ke Mekkah

“Perjalanan motoran dari Indonesia ke Mekkah ini penuh tantangan. Saya melewati banjir, pegunungan, gurun pasir panjang, hingga cuaca ekstrem. Namun di setiap kilometer, selalu ada doa & dukungan dari banyak orang,” ujar Om Daeng.

Tak hanya itu, berbagai rintangan sempat menghentikannya, termasuk tertahan belasan hari di Thailand karena masalah imigrasi. Meski begitu, penundaan itu justru menguatkan tekadnya, bukan melemahkannya.

Baca Juga : Bikin Nyesel! Jemaah Ini Bongkar Cerita Pahit Umrah Mandiri!

Melintasi 12 Negara Selama 8 Bulan

Selama perjalanan yang berlangsung sekitar 7–8 bulan, Om Daeng melewati 12 negara dengan kondisi jalan dan cuaca yang sangat beragam. Rute yang paling berkesan dan menantang menurutnya adalah China.

“China itu lengkap banget. Gurun ada, salju ada, jalurnya panjang sekali. Semua ada di situ,” tutur Om Daeng.

Ia juga mengalami tantangan ekstrem di Afghanistan, jalur yang terkenal sulit dan berbahaya. Meski demikian, Om Daeng sukses melalui semua itu tanpa insiden besar.

Gambar 3 : Melewati 12 Negara untuk Sampai Ke Mekkah

Di sisi lain, keramahan penduduk lokal memberikan energi baru di tengah perjalanan panjang. Di Malaysia, komunitas motor setempat memberikan sambutan hangat, bahkan ada yang menghadiahkan ban Yamaha Xmax gratis! Di Kazakhstan, hal serupa juga terjadi dari bantuan minuman, makanan, dan dukungan moral tanpa diminta.

Perjalanan fisik itu sendiri sudah luar biasa, tetapi momen spiritual yang dirasakan Om Daeng jauh lebih mendalam.

Gambar 4 : Om Daengg Saat Tiba di Arab Saudi

Salah satunya adalah ketika ia mengambil miqat di Thaif, kemudian melanjutkan perjalanan sejauh 70 km mengenakan kain ihram tanpa helm:

“Itu momen paling spiritual,” kenangnya.

Gambar 5 : Om Daengg Melanjutkan Perjalanan Dengan Memakai Kain Ihram

Rasa haru tak tertahankan saat akhirnya ia melihat Ka’bah secara langsung, air mata dan sujud syukur menjadi penutup perjalanan panjang yang penuh perjuangan dan pembelajaran.

Baca Juga : Gus Irfan: Ada Jenazah Jamaah Umroh Mandiri Terlantar 15 Hari!

Tentunya kisah perjalanan umroh ini mengajarkan banyak hal. Ini bukan sekadar cerita bikers, tetapi bukti bahwa niat yang ikhlas & tekad yang kuat bisa membawa kita lebih dekat kepada tujuan hidup yang sejati.

Sahabat yang terinspirasi oleh perjalanan Om Daeng tentu ingin mewujudkan umroh dengan cara yang nyaman, aman, dan terencana.

Ventour Travel hadir sebagai pilihan terbaik untuk sahabat yang ingin umroh nyaman dan aman. Dengan layanan profesional, pendamping berpengalaman, dan paket lengkap yang terjangkau, Ventour Travel siap membantu sahabat mewujudkan ibadah umroh dengan penuh keberkahan.

Gambar 6 : Dokumentasi Jamaah Umroh Ventour Travel di Masjidil Haram

Dengan keunggulan Ventour Travel yaitu paket umroh lengkap & transparan, pendamping ahli dan berpengalaman, fasilitas akomodasi nyaman, dukungan 24/7 selama perjalanan, dan proses pendaftaran yang mudah & cepat.

Yuk Jangan Tunggu Lama lagi Sahabat! Wujudkan Umrohmu Sekarang!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Saudi Bekukan Travel Umroh Penipu Yang Telantarkan Jamaah!

Saudi bekukan operasional travel umroh penipu karena telantarkan jemaah tanpa akomodasi yang sesuai, Langkah ini demi melindungi jemaah umroh.

Gambar 1 : Arab Saudi Bekukan Travel Umroh Penipu yang Telantarkan Jemaah

Arab Saudi semakin serius menjaga kenyamanan jemaah umroh. Siapa pun penyedia layanan yang nekat melanggar kontrak, apalagi sampai menelantarkan tamu Allah, langsung berurusan dengan sanksi berat. Bahkan, operasional agen bisa dihentikan total tanpa toleransi.

Dan benar saja di penghujung 2025, Dilansir Himpuh Kementerian Haji & Umrah Arab Saudi resmi membekukan operasional sebuah perusahaan umroh beserta agen luar negerinya pada Minggu (28/12/2025) karena terbukti gagal menyediakan akomodasi hotel, padahal sudah jelas tercantum dalam kontrak perjalanan. Artinya? Kontrak dilanggar, hak jemaah diabaikan dan itu adalah pelanggaran fatal.

Kasus ini bukan yang pertama. Pada Juni 2025, tujuh perusahaan umroh lainnya juga dihentikan aktivitasnya karena tidak memenuhi layanan transportasi sesuai kontrak. Jaminan bank (garansi bank) dari perusahaan tersebut pun dicairkan untuk menutupi biaya transportasi alternatif bagi jemaah terdampak. Langkah tegas ini sejalan dengan Visi Saudi 2030, yang menargetkan peningkatan kualitas layanan dan pengalaman ibadah jemaah di seluruh tahapan perjalanan umroh.

Menurut pernyataan resmi Kementerian Haji & Umrah Arab Saudi:

“Hak-hak jemaah adalah garis merah. Tidak ada ruang toleransi bagi penyedia layanan yang abai terhadap kontrak dan kenyamanan tamu Allah.”

Sikap ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi seluruh travel umroh dunia, termasuk di Indonesia yang juga punya standar 5 Pasti Umroh dari Kemenag (Pasti Berizin, Pasti Jadwal, Pasti Hotel, Pasti Transportasi, Pasti Visa). Jika fasilitas di itinerary tidak sesuai realisasi di lapangan, maka travel bisa dinilai melanggar aturan dan berisiko mendapat penindakan.

Jemaah Umroh Tak Terurus Tanpa Hotel, Kok Bisa?

Kasus penelantaran biasanya dimulai dari janji fasilitas akomodasi yang manis di itinerary, tapi nihil realisasinya saat jemaah tiba di Tanah Suci. Pada kasus terbaru, otoritas menemukan sejumlah jemaah tiba tanpa jaminan penginapan yang sah, dan itu dikategorikan sebagai pelanggaran serius terhadap regulasi peziarah Dua Masjid Suci.

Pengamat layanan umroh, Dr. Khalid Al-Faisal, menyampaikan:

“Travel yang mencantumkan hotel dalam kontrak tapi gagal memenuhinya, sama saja dengan menipu akad layanan. Dampaknya bukan hanya administratif, tapi juga mencederai kehormatan ibadah.”

Baca Juga : Geger! Jamaah Pria Nekat Lompat dari Atas Masjidil Haram!

7 Travel Umroh Penipu Telah Disuspend

Sepanjang 2025, 7 perusahaan umroh juga disuspend karena gagal menyediakan transportasi sesuai kontrak. Tidak ada rincian nama perusahaan yang dipublikasikan, namun jaminan bank mereka dicairkan untuk menutupi biaya transportasi alternatif, agar layanan tetap berjalan sesuai standar.

Efek jera mulai terasa. Banyak agen travel kini memperbaiki sistem, kontrak vendor, dan kepastian layanan sebelum keberangkatan jemaah.

Langkah pembekuan operasional dan pencairan garansi bank bukan sekadar hukuman, tapi bagian dari pemantauan berkelanjutan untuk:

  • Melindungi hak jemaah
  • Mencegah pelanggaran berulang
  • Menjamin rasa aman dan kepuasan ibadah di Tanah Suci
  • Meningkatkan kualitas layanan sesuai target Saudi Vision 2030

Kementerian juga mengimbau seluruh perusahaan umroh agar:

“Mematuhi aturan dan memberikan layanan sesuai program yang telah dikontrakkan.”

Bagi jemaah, ini jadi angin segar. Ibadah lebih khusyuk, perjalanan lebih tertata, dan risiko telantar bisa diminimalkan.

Baca Juga : Bikin Nyesel! Jemaah Ini Bongkar Cerita Pahit Umrah Mandiri!

Di tengah pengawasan yang makin ketat, memilih travel yang amanah, berizin resmi, dan terbukti bertanggung jawab jadi hal paling penting.

Sebagai sahabat yang berencana umroh, memilih travel yang amanah bukan sekadar opsi, tapi keharusan. Ventour Travel hadir membawa ketenangan itu. Dengan izin resmi dan terdaftar sesuai regulasi Kemenag, sahabat gak perlu was-was soal legalitas.

Ventour juga memastikan kontrak hotel dan transportasinya jelas sejak awal, jadi fasilitas yang tertulis di itinerary benar-benar yang sahabat dapatkan di lapangan dan bukan janji manis semata. Ditambah lagi, ada pendampingan profesional mulai dari manasik, keberangkatan, sampai sahabat kembali ke tanah air, semua dikawal tim yang berpengalaman.

Gambar 2 : Dokumentasi Jamaah Umroh Ventour Travel saat di Tanah Suci

Ventour juga menyediakan pilihan paket yang lengkap dengan pelayanan fokus ibadah, membuat perjalanan sahabat terasa lebih tertata, khusyuk, dan bermakna.

Ventour menjadi solusi tepat bagi sahabat yang mencari travel umroh terpercaya dengan layanan yang mengutamakan kenyamanan tamu Allah, bukan keuntungan semata.

Mau umroh tenang, nyaman, dan tanpa drama fasilitas?

Yuk, wujudkan perjalanan ibadah sahabat bareng Ventour Travel sekarang juga!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!