55+ Hotel Terdekat Ka’bah & Masjid Nabawi, Akses Jalan Kaki!

Daftar lengkap hotel terdekat Ka’bah & Masjid Nabawi yang jadi favorit jamaah. Dari hotel premium hingga strategis untuk ibadah lebih nyaman.

Gambar 1 : List Hotel Mekkah dan Madinah Dengan Akses Jalan Kaki

Salah satu faktor terpenting dalam kenyamanan ibadah umroh adalah lokasi hotel. Semakin dekat jaraknya dengan Ka’bah dan Masjid Nabawi, semakin mudah Sahabat mengatur waktu salat, istirahat, dan aktivitas ibadah lainnya.

Dengan memilih hotel yang tepat, Sahabat bisa menghemat tenaga, lebih fokus beribadah, dan tidak perlu tergesa-gesa setiap kali adzan berkumandang. Karena itulah, mengetahui daftar hotel strategis di Makkah dan Madinah menjadi informasi penting sebelum berangkat umroh.

Berikut ini daftar hotel terdekat Ka’bah dan Masjid Nabawi yang sering menjadi pilihan jamaah karena lokasinya yang sangat strategis.

Daftar Hotel Terdekat Ka’bah/Masjidil Haram di Makkah

Gambar 2 : List Hotel Terdekat dengan Ka’bah dan Masjidil Haram

Menginap di sekitar Masjidil Haram memberikan pengalaman yang benar-benar berbeda. Banyak jamaah bercerita, momen paling mengesankan adalah saat membuka jendela kamar dan langsung melihat Ka’bah di depan mata.

Selain memudahkan akses ibadah, hotel-hotel di kawasan ini juga terhubung langsung dengan mall, food court, dan jalur khusus menuju masjid.

  1. Masjidil Haram Area Hotel
  2. Safwa Tower
  3. Swissotel
  4. Movenpick
  5. Fairmont
  6. Pullman Zamzam
  7. Rotana
  8. Raffles
  9. Swiss Al Maqam
  10. Elaf Kinda
  11. Makkah Tower
  12. Dar Al Tawhid Intercontinental
  13. Le Meridien
  14. Orinsis
  15. Azka Al Maqam
  16. Olayan Ajyad

Hotel-hotel ini berada dalam jarak sangat dekat, bahkan sebagian bisa ditempuh hanya beberapa menit berjalan kaki. Dengan lokasi seperti ini, Sahabat bisa lebih fleksibel untuk turun ke masjid kapan pun tanpa harus terburu-buru dan tetap punya energi untuk ibadah seharian.

Baca Juga : Hotel Dekat Masjidil Haram Dengan View Kakbah dari Kamar!

Daftar Hotel Terdekat Masjid Nabawi di Madinah

Gambar 3 : List Hotel Terdekat dengan Masjid Nabawi

Kalau di Madinah, kenyamanan terasa lebih tenang dan syahdu. Banyak jamaah merasa suasana di sekitar Masjid Nabawi sangat cocok untuk memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur’an, dan berlama-lama di Raudhah. Namun lagi-lagi, jarak hotel sangat menentukan kualitas pengalaman ini.

  1. Masjid Nabawi Area Hotel
  2. Taiba Front
  3. Taiba Suites
  4. Anwar Al Madinah
  5. Al Fayroz Shatta
  6. Dar Al Taqwa
  7. Golden Tulip
  8. The Oberoi
  9. Elaf Taiba
  10. Abraj Taiba
  11. Emaar Elite Madinah
  12. Tabah Tower
  13. Deyar Al Eiman
  14. Mawwadah Al Safwa
  15. Al Andalus Plus
  16. Durrat Al Eiman
  17. Concorde Al Khair
  18. Al Mukhtara International
  19. Waqf Outhman Bin Affan
  20. Arjwan Aldifayah
  21. Andalus Golden Palace
  22. Zowar International
  23. Saja Al Madinah
  24. ODST
  25. Ansar Golden Tulip
  26. Al Andalus Palace 3
  27. Maden Taiba
  28. Frontel Al Harithia
  29. Durrat Al Madina
  30. Al-Aqeeq
  31. Al-Rawda Royal Inn
  32. Manzil Al Marsa
  33. Fayrozia Al Khair
  34. Al-Madinah Concorde
  35. Nozol Royal Inn
  36. Shaza Regency
  37. Madinah Hilton
  38. Al-Rawda Suites
  39. Sofitel Shadh Madina
  40. Andalus Royal Suites
  41. Dar Al-Hijra Intercontinental
  42. Worth Peninsula
  43. Artal International
  44. Dar Al-Neem
  45. Artal Al-Munawwarah
  46. Rua International
  47. Eiman Royal
  48. Ruve Al-Madinah
  49. Sanabel
  50. Dar Al-Eiman Al-Haram
  51. Al Saha
  52. Dallah Taiba
  53. Grand Plaza Badr Al Maqam

Sebagian besar hotel ini hanya membutuhkan waktu beberapa menit untuk sampai ke Masjid Nabawi, bahkan ada yang langsung menghadap ke pelataran masjid. Bagi jamaah lansia atau yang ingin lebih santai, lokasi seperti ini sangat membantu agar ibadah tetap maksimal tanpa harus menguras tenaga.

Pada akhirnya, perjalanan umroh bukan sekadar soal berangkat, tapi soal bagaimana Sahabat bisa menikmati setiap momen ibadah dengan tenang, nyaman, dan penuh kekhusyukan. Memilih hotel yang dekat dengan masjid adalah salah satu kunci utama agar fokus ibadah tidak terganggu oleh faktor fisik dan jarak.

Bersama Ventour Travel, Sahabat tidak perlu pusing memikirkan semua detail tersebut. Ventour Travel menyediakan paket umroh dengan pilihan hotel-hotel strategis di Makkah dan Madinah, yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan jamaah Indonesia. Mulai dari lokasi yang dekat masjid, jadwal yang tertata rapi, pembimbing berpengalaman, hingga pelayanan yang ramah dan transparan, semuanya dirancang agar Sahabat bisa beribadah dengan lebih nyaman dan tenang.

Gambar 4 : Dokumentasi Jamaah Umroh Ventour Travel saat City Tour Mekkah

Jadi, kalau Sahabat ingin merasakan umroh tanpa ribet, tanpa lelah berlebihan, dan bisa fokus memperbanyak ibadah di Tanah Suci, sekarang saatnya wujudkan niat itu bersama Ventour Travel.

Yuk, amankan seat umroh Sahabat sekarang dan rasakan sendiri nikmatnya menginap dekat masjid bersama Ventour Travel!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Dari Bayi Hingga Lansia, Siapa Saja Bisa Melaksanakan Umroh?


Ibadah umroh bisa untuk semua umur. Dari bayi, anak sekolah, hingga lansia di atas 65 tahun tetap boleh berangkat. Simak lebih lanjut disini!

Gambar 1 : Batas dan Minimal Usia Untuk Melaksanakan Ibadah Umroh

Sebenarnya umroh itu ada batasan umur atau tidak? Banyak yang masih mengira kalau umroh cuma boleh untuk orang dewasa, bahkan harus nunggu tua dulu.

Faktanya, dulu memang sempat ada aturan batasan usia jemaah umroh, yaitu hanya diperbolehkan untuk usia 18 tahun sampai 65 tahun. Tapi sejak tahun 2022, aturan ini resmi dicabut oleh Kerajaan Arab Saudi. Dilansir dari Kompas, Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, menyampaikan bahwa syarat usia maksimum jemaah umroh dihapus, termasuk beberapa syarat lain seperti ketentuan kesehatan tertentu dan kemudahan penerbitan visa. Artinya, sekarang semua usia boleh berangkat umroh, tanpa terkecuali.

Apakah Umroh untuk Bayi dan Anak Diperbolehkan?

Jawabannya boleh banget, Sahabat. Selama memenuhi syarat dan ketentuan, seperti vaksin yang diwajibkan dan surat keterangan sehat dari dokter, anak-anak tetap bisa ikut berangkat ke Tanah Suci.

Namun, kalau bicara soal kesiapan, idealnya anak yang diajak umroh adalah yang sudah berusia sekitar 6 tahun ke atas atau usia sekolah. Di usia ini, dari segi fisik sudah lebih kuat, tidak terlalu rewel, dan sudah mulai bisa diajak latihan ibadah seperti shalat, tawaf, dan sai.

Selain itu, pengalaman umroh juga bisa jadi sarana belajar yang luar biasa untuk anak-anak, karena mereka bisa langsung merasakan suasana ibadah di Mekkah dan Madinah, yang tentu akan membekas secara spiritual.

Baca Juga : Aturan Baru! Tak Boleh Merekam Sholat di Masjid Saat Ramadhan

Umroh untuk Lansia di Atas 65 Tahun

Untuk Sahabat yang ingin mengajak orang tua, kakek, atau nenek umroh, jangan khawatir. Sekarang jemaah lansia di atas 65 tahun tetap diperbolehkan berangkat, asalkan kondisi kesehatannya stabil dan idealnya didampingi oleh keluarga

. Pemeriksaan kesehatan tetap penting, karena umroh membutuhkan stamina yang cukup, apalagi aktivitas seperti tawaf dan sai cukup menguras tenaga.

Dengan pendampingan yang tepat, fasilitas yang mendukung, dan persiapan fisik yang baik, umroh justru bisa menjadi pengalaman spiritual yang sangat bermakna bagi jemaah lansia. Banyak juga yang merasa lebih tenang dan bahagia setelah bisa beribadah langsung di Tanah Suci.

Jadi intinya, Sahabat nggak perlu nunggu tua buat umroh. Dari bayi juga bisa, apalagi gen-Z dan milenial, nggak ada alasan lagi buat menunda.

Gambar 2 : Dokumentasi Jamaah Umroh Ventour Travel di Masjidil Haram

Kalau Sahabat ingin berangkat umroh dengan nyaman, aman, dan didampingi tim profesional, Ventour Travel siap menemani perjalanan ibadah Sahabat dengan program umroh yang terjangkau, fasilitas lengkap, serta bimbingan berpengalaman.

Yuk, wujudkan niat umroh dari sekarang, karena kesempatan terbaik itu bukan nanti, tapi hari ini!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Aturan Baru! Tak Boleh Merekam Sholat di Masjid Saat Ramadhan

Arab Saudi menetapkan aturan baru pada Ramadhan 1447 H, melarang rekaman dan live saat shollat di masjid demi menjaga kekhusyukan jamaah.

Gambar 1 : Arab Saudi Larang Rekaman Salat di Masjid Selama Ramadhan

Memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Arab Saudi kembali menetapkan sejumlah aturan baru terkait pengelolaan masjid di seluruh wilayah Kerajaan. Kebijakan ini disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan jamaah sekaligus menjaga ketertiban, kenyamanan, dan kekhusyukan ibadah, terutama di masjid-masjid besar yang menjadi tujuan utama umat Muslim dari berbagai negara.

Aturan tersebut tertuang dalam surat edaran resmi Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Bimbingan sebagai bagian dari persiapan tahunan menjelang Ramadan. Dikutip dari saudinews50, kementerian menegaskan bahwa Ramadan merupakan periode dengan intensitas ibadah tertinggi, ditandai dengan meningkatnya jumlah jamaah, baik warga lokal, penduduk, maupun pengunjung.

Lonjakan ini juga dipicu oleh meningkatnya jamaah umrah, khususnya di wilayah Haramain, sehingga diperlukan regulasi yang lebih ketat agar fungsi masjid tetap optimal sebagai pusat ibadah, ketenangan, dan pembinaan umat.

Disiplin Ibadah Diperketat Demi Kenyamanan Jamaah

Salah satu poin utama dalam aturan baru ini adalah penegasan disiplin bagi imam dan muazin. Mereka tidak diperbolehkan meninggalkan tugas tanpa alasan darurat yang dibenarkan secara prosedural. Selain itu, jadwal azan wajib mengikuti kalender resmi Ummul Qura, dan jeda antara azan serta iqamah harus diatur secara proporsional, khususnya untuk salat Isya dan Subuh agar jamaah tetap merasa nyaman.

Dalam pelaksanaan salat Tarawih dan Tahajud, imam diimbau untuk memperhatikan kondisi fisik jamaah. Bacaan yang terlalu panjang dan memberatkan diminta untuk dihindari. Begitu juga dengan doa qunut, diarahkan agar sesuai dengan tuntunan Rasulullah ﷺ, mengutamakan doa-doa dari sunnah, tidak berlebihan, serta tidak dibuat-buat.

Untuk i‘tikaf, pengelola masjid diwajibkan melakukan pendataan resmi bagi seluruh peserta. Bagi jamaah non-Saudi, diperlukan persetujuan penjamin atau kafil demi menjaga keamanan dan ketertiban. Bahkan, pengawasan akan dilakukan secara ketat dengan kewajiban laporan harian dari petugas selama bulan Ramadan. Beberapa masjid besar juga menyediakan fasilitas i‘tikaf resmi seperti loker penyimpanan barang, area charging HP, bantal, sajadah, hingga handuk, agar jamaah tetap nyaman tanpa mengganggu area ibadah utama.

Baca Juga : Adzan Subuh 2 Kali di Tanah Suci? ternyata Ini Alasannya!

Dilarang Merekam, Live Streaming, Hingga Penggalangan Dana

Inilah bagian yang paling menjadi sorotan yaitu larangan membuat konten di dalam masjid. Pemerintah Arab Saudi secara tegas melarang penggunaan kamera untuk merekam imam maupun jamaah saat salat. Termasuk di dalamnya larangan live streaming atau siaran langsung ibadah melalui media apa pun. Tujuannya jelas, agar tidak mengganggu kekhusyukan dan privasi jamaah yang sedang beribadah.

Selain itu, aktivitas non-ibadah juga dibatasi ketat. Praktik mengemis dilarang secara mutlak, baik di dalam masjid maupun di area sekitarnya. Termasuk pula segala bentuk penggalangan dana tunai, khususnya untuk kegiatan buka puasa. Makanan berbuka hanya boleh ditempatkan di area yang telah ditentukan, seperti pelataran Masjidil Haram, dan pembersihan wajib segera dilakukan setelah selesai.

Pemerintah juga meningkatkan pengawasan terhadap kebersihan masjid, pemeliharaan fasilitas, serta pengaturan area salat, termasuk ruang khusus perempuan. Kegiatan buka puasa bersama berada di bawah tanggung jawab imam dan muazin, dengan penekanan kuat pada ketertiban dan kebersihan lingkungan masjid.

Baca Juga : Cara Masjidil Haram Cegah Jemaah Anak Dan Lansia Terpisah!

Seluruh ketentuan ini diterapkan secara nasional di lebih dari 90 ribu masjid dan mushala di Arab Saudi. Pemerintah berharap keseragaman aturan ini dapat mencegah perbedaan praktik di lapangan sekaligus menciptakan suasana Ramadan yang aman, teratur, dan penuh penghayatan bagi seluruh jamaah.

Gambar 2 : Dokumentasi Jamaah Umroh Ventour Travel saat di Tanah Suci

Buat Sahabat yang ingin merasakan langsung suasana Ramadan di Tanah Suci tanpa ribet urusan teknis, umroh bersama Ventour Travel bisa jadi pilihan terbaik. Dengan pembimbing berpengalaman, fasilitas lengkap, hotel dekat masjid, hingga pendampingan ibadah sesuai aturan terbaru Arab Saudi, Sahabat bisa fokus beribadah dengan lebih tenang dan khusyuk.

Yuk, wujudkan niat umroh bersama Ventour Travel sekarang juga! Kursi terbatas, jangan sampai menunda kesempatan emas ke Baitullah!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Haji 2026 Bebas Korupsi? Komitmen Pemerintah Akan Transparan


Haji 2026 bebas korupsi? Pemerintah berkomitmen akan lebih transparan. Mulai dari anggaran yang terbuka hingga layanan jemaah jadi prioritas.

Gambar 1 : Komitmen Pemerintah Haji 2026 akan Lebih Transparan

Penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi menjadi momentum penting bagi pemerintah Indonesia untuk membangun sistem haji yang lebih bersih, profesional, dan bebas dari praktik korupsi. Melalui Kementerian Haji (Kemenhaj), pemerintah menegaskan komitmen kuat untuk menghadirkan layanan haji yang transparan, akuntabel, serta benar-benar berorientasi pada kepentingan jemaah. Dilansir dari laman resmi Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia, Arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto menjadi dasar utama agar pengelolaan haji dilakukan secara terbuka, bertanggung jawab, dan tidak menyisakan ruang bagi penyimpangan.

Gambar 2 : Presiden Prabowo Subianto saat Bersama Jamaah Haji ( Sumber : Setneg )

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan bahwa seluruh proses haji 2026 dipersiapkan secara serius sejak dini, tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga dari sisi tata kelola.

“Kami dari Kementerian Haji tentu harus menyiapkan sedini mungkin, secermat mungkin, dan fokus kami adalah ketepatan waktu, kualitas layanan, perlindungan jemaah, dan tata kelola yang akuntabel, sesuai dengan permintaan dari Presiden bahwa (penyelenggaraan) haji harus dikelola dengan transparan dan akuntabel,” ujarnya di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

Pengawasan Ketat Melibatkan KPK dan Kejaksaan

Sebagai bentuk keseriusan menuju haji bebas korupsi, Kementerian Haji melibatkan langsung aparat penegak hukum dalam sistem internal. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses berjalan terbuka dan dapat diawasi secara menyeluruh.

“Di Kementerian Haji ini kita ditemani dengan berbagai pihak dari luar, dari aparat penegak hukum yang masuk menjadi bagian dari kita. Dari KPK ada yang masuk ke kita, dari Kejaksaan juga ada yang masuk ke kita, semuanya dalam rangka untuk memastikan bahwa proses haji bisa berlangsung dengan transparan dan akuntabel,” jelas Menhaj.

Dengan sistem pengawasan dari dalam ini, pemerintah ingin menutup celah praktik manipulasi, penyalahgunaan wewenang, hingga potensi kebocoran anggaran yang selama ini kerap menjadi sorotan publik.

Baca Juga : Eks Menag Yaqut Resmi Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji 2024!

Anggaran Terbuka dan Layanan Jemaah Jadi Prioritas

Komitmen transparansi juga ditegaskan oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, terutama dalam hal anggaran konsumsi jemaah. Ia mengungkap bahwa anggaran makan jemaah haji 2026 dibuka secara jelas agar bisa diketahui publik.

Gambar 3 : Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak ( Sumber : Kumparan )

“Misalnya terkait dengan katering, berapa harga katering, bahkan kami buka. Misalnya saya berikan katering itu kita satu hari sekitar 36 riyal,” kata Dahnil di Asrama Haji Pondok Gede.

Secara rinci, anggaran konsumsi per hari berkisar 36–40 riyal atau sekitar Rp 162 ribu – Rp 180 ribu, dengan pembagian sarapan 10 riyal, makan siang dan malam masing-masing sekitar 13–15 riyal. Dengan keterbukaan ini, jemaah diharapkan memahami hak yang mereka terima sekaligus ikut mengawasi kualitas layanan.

Selain itu, pemerintah juga memastikan kesiapan layanan di Arab Saudi, mulai dari transportasi dan konsumsi yang sudah 100 persen siap, hingga akomodasi yang terus diselesaikan. Di dalam negeri, persiapan asrama, embarkasi, dan penerbangan dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian dan maskapai.

Gambar 4 : Pemerintah Memprioritaskan Pelayanan untuk Jamaah Haji 2026

Tak kalah penting, layanan kesehatan menjadi prioritas utama, mulai dari pemeriksaan istithaah, kesiapan tenaga medis, hingga sistem layanan di Tanah Air dan Arab Saudi.

“Kami berkomitmen menyelenggarakan haji 2026 ini secara profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan serta perlindungan jemaah,” tandas Menhaj.

Dengan transparansi anggaran, pengawasan ketat, serta fokus penuh pada pelayanan, Haji 2026 diharapkan menjadi tonggak baru penyelenggaraan haji Indonesia yang bersih, bebas korupsi, dan sepenuhnya untuk kemaslahatan jemaah.

Baca Juga : Hotel Milik Indonesia di Makkah Siap Sambut Jamaah Haji 2026

Secara keseluruhan, penyelenggaraan Haji 2026 membawa harapan baru bagi jemaah Indonesia. Dengan pengawasan ketat dari aparat penegak hukum, transparansi anggaran hingga ke detail konsumsi, serta fokus pada kualitas pelayanan dan kesehatan jemaah, pemerintah berupaya menghadirkan sistem haji yang bersih, adil, dan berintegritas.

Jika komitmen ini dijalankan secara konsisten, maka Haji 2026 bukan hanya menjadi perjalanan ibadah, tetapi juga simbol perubahan menuju tata kelola haji Indonesia yang benar-benar bebas korupsi dan berpihak penuh kepada jemaah.

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Waspada Virus Nipah Saat Umroh! Lebih Bahaya dari COVID-19?

Waspada Virus Nipah saat umroh! Kenali gejala, bahaya, aturan bandara, dan cara pencegahan agar ibadah umroh Sahabat tetap aman dan sehat.

Gambar 1 : Ilustrasi Virus

Dunia kembali dibuat was-was oleh munculnya virus mematikan yang disebut lebih berbahaya dari COVID-19. Namanya Virus Nipah.

Yang bikin makin bikin merinding, virus ini jadi salah satu alasan kenapa Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) memperketat aturan kesehatan, terutama untuk penumpang dari luar negeri, termasuk jemaah umroh.

Isu ini bukan sekadar kabar burung. Di India, 196 orang sempat dikarantina karena kontak erat, dan 2 orang terkonfirmasi positif Virus Nipah. Ini menunjukkan bahwa virus ini nyata dan benar-benar diawasi serius oleh banyak negara.

Apa Itu Virus Nipah?

Virus Nipah adalah penyakit zoonosis, yaitu infeksi yang dapat menular dari hewan ke manusia. Hewan yang diketahui sebagai pembawa utama virus ini adalah:

  • Kelelawar buah (fruit bats)
  • Monyet
  • Babi

Virus ini bisa menular ke manusia melalui kontak langsung dengan hewan terinfeksi, makanan atau minuman yang terkontaminasi dan penularan dari manusia ke manusia.

Karena belum ada vaksin dan obat khusus, virus ini dianggap sebagai ancaman serius bagi kesehatan global.

Bandara Soetta Memperketat Pengawasan

Dilansir dari Metrotvnews, Bandara Internasional Soekarno-Hatta saat ini meningkatkan kewaspadaan terhadap penumpang internasional karena potensi masuknya Virus Nipah ke Indonesia.

Kepala Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Bandara Soetta, Naning Nugrahini, menjelaskan:

“Fatality rate 40–70 persen. Belum ada vaksin dan obat. Bila ditemukan penderita, pengobatan diberikan sesuai gejala yang timbul. Masyarakat mewaspadai hewan penular yang tengah terjangkit flu. Makan buah-buahan mentah agar dicuci bersih dan dikupas, bila menemukan buah bekas gigitan kelelawar dan lainnya, agar tidak dimakan.”

Sebagai langkah antisipasi, pihak bandara menerapkan berbagai aturan sepeti pengisian deklarasi kesehatan, pemeriksaan suhu tubuh dan pemeriksaan visual oleh petugas kesehatan. hal ini dilakukan untuk mencegah penularan sejak dari pintu masuk negara.

Baca Juga : Pemerintah Awasi Kesehatan Jemaah Haji 2026 Jelang Berangkat

Masa Inkubasi dan Gejala Awal

Gambar 2 : Kasus Virus Nipah di India

Infeksi Virus Nipah menjadi perhatian global setelah muncul kasus di India, terutama di wilayah West Bengal. Salah satu tantangan terbesar dalam penanganan Virus Nipah adalah masa inkubasinya.

Masa inkubasi berkisar antara 4 hingga 14 hari. Artinya, seseorang bisa terlihat sehat, tapi sebenarnya virus sudah berkembang di dalam tubuhnya.

Dalam fase ini:

  • Tidak ada gejala jelas
  • Tapi sudah bisa menularkan ke orang lain

Inilah yang membuat Virus Nipah sangat sulit dideteksi sejak awal. Di tahap awal, Virus Nipah punya gejala yang mirip penyakit ringan:

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Mual dan muntah
  • Sakit tenggorokan

Karena gejalanya umum, banyak orang menganggapnya sepele. Padahal, di balik itu, virus bisa berkembang dengan sangat cepat.

Jika infeksi semakin parah, penderita bisa mengalami:

  • Mengantuk berlebihan
  • Kebingungan atau penurunan kesadaran
  • Sesak napas akibat pneumonia

Dalam kondisi berat, Virus Nipah dapat menyebabkan ensefalitis (radang otak), yang ditandai dengan:

  • Kejang
  • Penurunan kesadaran drastis
  • Koma
  • Hingga kematian

Yang lebih mengkhawatirkan, tidak semua penderita menunjukkan gejala, tapi tetap bisa menularkan ke orang lain.

Baca Juga : Sudah Siap? Aturan Vaksinasi Haji 2026 Resmi Dirilis Saudi!

Seberapa Berbahaya Virus Nipah?

WHO ( The World Health Organization ) telah menetapkan Virus Nipah sebagai salah satu dari 10 penyakit paling berbahaya di dunia.

Tingkat kematiannya mencapai 40–75%, jauh lebih tinggi dibandingkan banyak penyakit menular lainnya.

Sampai sekarang:

  • Tidak ada vaksin
  • Tidak ada obat khusus
  • Pengobatan hanya meredakan gejala

Karena itu, pencegahan adalah satu-satunya senjata utama.

Cara Mencegah Virus Nipah

Gambar 3 : Menggunakan Masker Sebagai Bentuk Pencegahan

Meski hingga saat ini belum tersedia vaksin dan obat khusus, Sahabat tetap bisa melakukan langkah pencegahan sederhana tapi sangat penting:

  • Jaga kebersihan tangan dengan rutin mencuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer, terutama setelah dari tempat umum.
  • Hindari konsumsi buah mentah yang tidak dicuci bersih, dan jangan makan buah yang terlihat rusak atau ada bekas gigitan kelelawar.
  • Gunakan masker di tempat ramai, terutama saat bepergian atau berada di bandara.
  • Hindari kontak langsung dengan hewan sakit serta orang yang menunjukkan gejala infeksi.
  • Konsumsi makanan matang dan sehat untuk menjaga daya tahan tubuh.

Langkah-langkah ini sederhana, tapi sangat efektif untuk menurunkan risiko penularan Virus Nipah, terutama bagi Sahabat yang sering bepergian atau akan menjalankan ibadah umroh.

Karena dalam setiap perjalanan ibadah, menjaga kesehatan adalah bagian dari tanggung jawab dan ikhtiar.

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Worth It Bawa Uang Saku Rupiah, Dolar atau Riyal Saat Umroh?

Bingung pilih bawa rupiah, dolar, atau riyal buat uang saku saat umroh di tanah suci? Yuk simak disini plus tips tarik tunai di ATM Saudi.

Gambar 1 : Tips Membawa Uang Saku Umroh

Salah satu hal kecil tapi sering bikin galau jelang berangkat umroh itu soal uang saku umroh. Mending bawa Rupiah, Dolar, atau langsung Riyal ya? Banyak yang bilang bawa dolar lebih untung karena stabil, tapi faktanya gak selalu begitu loh!

Kalau salah strategi, Sahabat bisa kena “potongan” dua kali. Tukar Rupiah ke Dolar di Indonesia, lalu tukar Dolar ke Riyal di Arab Saudi. Selisih kursnya bisa lumayan banget. Nah biar gak salah langkah, yuk kita bahas satu-satu dengan cara paling simpel dan menguntungkan.

Dolar, Rupiah, atau Riyal untuk Uang Saku Umroh?

Secara umum, Dolar Amerika (USD) memang termasuk mata uang internasional yang mudah ditukarkan di berbagai negara, termasuk Arab Saudi. Money changer di sekitar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi sangat mudah ditemukan.

Namun, perlu diperhatikan bahwa menukar dolar di Indonesia biasanya menggunakan kurs jual yang tinggi, sehingga jamaah berpotensi rugi. Apalagi jika prosesnya dua kali: Rupiah ke Dolar di Indonesia, lalu Dolar ke Riyal di Saudi.

Sementara itu, Rupiah saat ini sudah mulai diterima di beberapa toko di Mekkah dan Madinah, tetapi terbatas pada pecahan tertentu seperti Rp50.000 dan Rp100.000, serta sering menggunakan kurs yang kurang menguntungkan.

Oleh karena itu, secara praktik, mata uang paling ideal untuk dibawa adalah Riyal Arab Saudi. Jamaah disarankan menyiapkan riyal secukupnya dari Indonesia sebagai dana awal.

Jika masih ada sisa riyal saat akan pulang ke Indonesia, menukarkannya di Arab Saudi jauh lebih menguntungkan dibanding menjualnya di Tanah Air, karena selisih kurs yang lebih kecil.

Baca Juga : Persiapan Uang Saku Umroh, Berapa yang Harus Dibawa?

Sistem ATM dan Pembayaran Non Tunai di Arab Saudi

Untuk mengurangi risiko membawa uang tunai dalam jumlah besar, jamaah dapat memanfaatkan sistem perbankan di Arab Saudi yang sudah sangat modern dan aman.

Gambar 2 : Kartu Atm dengan Tulisan Visa dan Mastercard

Sahabat bisa melakukan tarik tunai langsung di ATM Saudi dengan syarat kartu ATM memiliki logo internasional berikut:

  • VISA
  • MasterCard
  • Cirrus

Jika terdapat salah satu logo tersebut, kartu dapat digunakan untuk transaksi internasional.

Selain itu, saat ini sebagian besar toko, restoran, hotel, dan minimarket di Mekkah dan Madinah sudah mendukung pembayaran non tunai (debit/kredit), termasuk metode contactless (tap). Ini sangat membantu terutama saat tidak memiliki uang pecahan kecil.

Dari sisi biaya, tarik tunai langsung di ATM Saudi umumnya lebih efisien dibandingkan menukar uang di money changer Indonesia karena mengikuti kurs bank internasional.

Gambar 3 : Dokumentasi Jamaah Umroh Ventour Travel saat di Tanah Suci

Biar Sahabat gak cuma siap secara mental tapi juga siap secara teknis, umroh bersama Ventour Travel jadi pilihan yang pas. Sahabat bakal dibimbing dari A sampai Z, mulai dari manasik, perlengkapan, sampai hal-hal detail seperti pengelolaan uang saku umroh biar gak salah strategi selama di Tanah Suci.

Yuk, wujudkan niat suci Sahabat sekarang juga dengan umroh bersama Ventour Travel. Konsultasi gratis hari ini, dan mulai langkah pertama menuju perjalanan ibadah yang lebih tenang, terarah, dan penuh makna.

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Sedingin Apa Umroh di Musim Dingin Arab Saudi? Cek Suhunya!

Gak nyangka Arab Saudi bisa sedingin ini! Cari tahu suhunya saat umroh di musim dingin plus tips jaga kesehatan saat ibadah di tanah suci.

Gambar 1 : Suhu Di Arab Saudi saat Umroh Musim Dingin

Siapa sangka! negara yang identik dengan padang pasir dan cuaca panas seperti Arab Saudi ternyata bisa sedingin ini, loh sahabat.

Nah sahabat, Arab Saudi biasanya sudah masuk musim dingin sejak awal Desember 2025. Bahkan di periode ini, hujan yang disertai angin kencang dan badai ringan juga sering terjadi. Tapi tenang, kondisi ini sebenarnya wajar dan memang sudah jadi siklus tahunan di Mekkah dan Madinah. Musim dingin di sana umumnya berlangsung sekitar 3 bulan, mulai dari Desember sampai Februari.

Arab Saudi Sedang Alami Gelombang Dingin

Dilansir dari Himpuh, gelombang dingin memang tengah melanda Arab Saudi. Makkah dan Madinah pun tidak luput dari penurunan suhu yang cukup signifikan. Menurut National Centre for Meteorology, suhu di kedua kota suci ini turun lebih rendah dari biasanya, terutama pada pagi dan malam hari, dan diperparah dengan angin aktif yang membuat udara terasa jauh lebih dingin.

Secara nasional, suhu terendah bahkan tercatat di wilayah Arar, Qurayyat, dan Turaif yang bisa mencapai 0°C. Sementara itu, Makkah diperkirakan berada di kisaran 7–10°C pada malam hari, dan Madinah sekitar 8–11°C. Dalam kondisi normal, suhu musim dingin di Mekkah bisa berkisar antara 7–16°C, sedangkan di Madinah sekitar 8–13°C.

Yang perlu sahabat tahu, meskipun angka di termometer terlihat “masih aman”, para ahli meteorologi menekankan bahwa angin aktif di kedua kota suci ini membuat suhu terasa jauh lebih dingin dari yang tercatat secara resmi. Inilah yang sering bikin jemaah kaget, karena tubuh terasa lebih cepat menggigil saat berada di area terbuka, seperti di Masjidil Haram atau Masjid Nabawi.

Baca Juga : Umroh Musim Dingin: Jadi Pilihan Terbaik Di Sepanjang Tahun?

Tips Umroh di Musim Dingin

Karena suhu sedingin ini gak biasa buat kita yang tinggal di Indonesia, persiapan jadi kunci utama agar ibadah tetap nyaman dan tubuh tetap fit. Otoritas setempat juga mengimbau masyarakat dan jemaah untuk lebih waspada terhadap perubahan cuaca yang cukup ekstrem ini.

Beberapa hal penting yang bisa sahabat siapkan antara lain:

  • Menggunakan pakaian hangat, terutama saat pagi dan malam hari. Jaket atau outer tebal sangat disarankan.
  • Membatasi aktivitas di luar ruangan ketika angin kencang terasa menusuk.
  • Memantau informasi cuaca lewat kanal resmi pemerintah atau aplikasi meteorologi.
  • Membawa perlengkapan pribadi, seperti kaos kaki tebal, lip balm, dan pelembab agar kulit tidak kering.
  • Sedia obat flu dan vitamin, untuk menjaga daya tahan tubuh selama cuaca dingin.

Gelombang dingin ini diprediksi masih akan berlangsung beberapa hari ke depan, bahkan bisa berulang selama musim dingin. Jadi, kesadaran terhadap perubahan suhu benar-benar penting, supaya sahabat bisa tetap fokus beribadah tanpa terganggu kondisi tubuh yang drop.

Gambar 2 : Dokumentasi Jamaah Umroh di Tanah Suci

Buat sahabat yang berencana umroh di musim dingin, pastinya butuh travel yang benar-benar siap dari sisi fasilitas dan pendampingan. Bersama Ventour Travel, sahabat bisa umroh dengan lebih tenang karena seluruh proses sudah ditangani secara profesional, mulai dari visa umroh yang sudah termasuk dalam paket, bimbingan manasik yang jelas, hingga pendampingan tim berpengalaman selama di Tanah Suci. Jadi sahabat bisa fokus ibadah tanpa ribet urusan teknis perjalanan.

Yuk, segera jadwalkan keberangkatan sahabat sekarang dan konsultasikan langsung paket umroh terbaik bersama Ventour Travel hari ini!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Wow! Indonesia Nomor 2 Jemaah Umroh Terbanyak Di Dunia!

Indonesia jadi negara kedua jemaah umroh terbanyak dunia 2025, kalahkan Arab Saudi. Dari Nusuk sampai kebijakan visa, ternyata ini faktanya!

Gambar 1 : Indonesia Jadi Penyumbah Jamaah Umroh Terbanyak di Dunia No 2

Umroh tahun 2025 mencatat sebuah fakta menarik yang patut jadi perhatian. Indonesia resmi masuk sebagai salah satu negara dengan jumlah jemaah umroh terbanyak di dunia, bahkan berhasil mengungguli Arab Saudi sebagai negara penyelenggara ibadah itu sendiri.

Dari total 195 negara, Indonesia menempati posisi kedua secara global, tepat di bawah Pakistan. Capaian ini bukan hanya menunjukkan besarnya minat masyarakat Indonesia terhadap ibadah umroh, tetapi juga menjadi indikator perubahan besar dalam sistem pelayanan dan perizinan umroh di Arab Saudi yang kini semakin terbuka dan modern.

Indonesia Peringkat 2 Jemaah Umroh Terbanyak Dunia

Berdasarkan data terbaru yang dikutip dari AlArabiya, Jumat (24/10), Pakistan menempati posisi teratas sebagai negara dengan jumlah jemaah umroh terbanyak di dunia. Di posisi kedua ada Indonesia, disusul oleh India, Irak, dan Mesir di peringkat berikutnya.

Artinya, dari 195 negara, Indonesia sukses mengungguli banyak negara besar, termasuk Arab Saudi sendiri. Ini jadi pencapaian yang cukup fantastis dan menunjukkan betapa tingginya minat masyarakat Indonesia untuk beribadah ke Tanah Suci.

Lonjakan ini juga disebut sebagai hasil dari kemudahan proses perizinan melalui platform digital “Nusuk”, sistem terpadu yang dikembangkan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Melalui aplikasi ini, jamaah dari luar negeri dapat mengajukan izin umroh, memesan layanan, hingga memilih paket perjalanan secara online. Jadi, semua proses sekarang makin simpel, cepat, dan transparan.

Semua Jenis Visa Bisa Umroh

Faktor terbesar di balik melonjaknya jumlah jemaah adalah kebijakan baru dari pemerintah Saudi.

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengumumkan bahwa seluruh jenis visa kini bisa digunakan untuk ibadah umroh selama berada di Arab Saudi.

Bukan cuma visa umroh saja, tapi juga:

  • Visa kunjungan pribadi dan keluarga,
  • Visa turis elektronik,
  • Visa transit,
  • Visa kerja,
  • Dan jenis visa lainnya.

Artinya, sahabat yang masuk ke Arab Saudi dengan berbagai keperluan sekalipun, tetap punya kesempatan untuk melaksanakan ibadah umroh secara legal dan resmi.

Baca Juga : Batas Akhir Penerbitan Visa Umroh 1447 H Sudah Dekat!

Dalam jangka panjang, langkah ini merupakan bagian dari Visi Saudi 2030, yaitu upaya Arab Saudi untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah haji dan umroh dari seluruh dunia.

Jadi wajar banget kalau akhirnya jumlah jemaah, termasuk dari Indonesia, melonjak luar biasa. Proses makin mudah, akses makin luas, dan kesempatan beribadah pun makin terbuka lebar. Indonesia pun sukses mencatatkan diri sebagai salah satu “kekuatan besar” jemaah umroh dunia. MasyaAllah, bangga banget ya sahabat!

Dan buat sahabat yang ingin merasakan kemudahan umroh tanpa ribet, umroh bersama Ventour Travel bisa jadi pilihan yang tepat. Mulai dari pengurusan dokumen, tiket pesawat, hotel, hingga sudah termasuk visa umroh resmi, semuanya di-handle secara profesional dan transparan.

Gambar 2 : Dokumentasi Jamaah Umroh Ventour Travel saat di Tanah Suci

Ventour Travel juga dikenal dengan pelayanan yang ramah, pembimbing berpengalaman, jadwal yang jelas, serta fasilitas yang nyaman, sehingga sahabat bisa fokus beribadah dengan lebih tenang dan khusyuk.

Yuk, wujudkan niat ke Tanah Suci sekarang juga! Hubungi tim Ventour Travel dan amankan seat terbaik sahabat hari ini!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Paket Umroh Liburan Sekolah: Waktu Terbaik Umroh Bareng Anak

Paket umroh liburan sekolah merupakan pilihan tepat untuk umroh bareng anak dan keluarga tercinta. Dengan fasilitas yang lengkap dan nyaman!

Gambar 1 : Paket Umroh Liburan Sekolah dari Ventour Travel

Momen liburan sekolah bisa dimanfaatkan untuk menghadirkan pengalaman ibadah yang bernilai tinggi melalui paket umroh liburan sekolah bersama Ventour Travel. Umroh bersama anak di waktu libur sekolah bukan hanya lebih praktis, tetapi juga memberikan dampak spiritual yang kuat bagi keluarga.

Dengan jadwal yang lebih fleksibel, anak tidak perlu meninggalkan sekolah, dan orang tua dapat fokus mendampingi ibadah tanpa terburu-buru. Inilah alasan mengapa paket umroh liburan sekolah Ventour Travel menjadi pilihan ideal bagi keluarga yang ingin umroh dengan lebih tenang dan nyaman.

Umroh Liburan Sekolah Jadi Waktu Terbaik Umroh Bareng Anak

Umroh di waktu liburan sekolah memberikan banyak keuntungan yang tidak didapatkan di waktu lain. Anak memiliki energi yang lebih stabil karena tidak terbebani aktivitas belajar, sehingga lebih siap mengikuti rangkaian ibadah.

Selain itu, umroh menjadi sarana pembelajaran langsung bagi anak. Mereka tidak hanya mendengar cerita tentang Mekkah dan Madinah, tetapi menyaksikannya secara nyata. Nilai keimanan, disiplin, dan kebersamaan keluarga akan tertanam lebih kuat karena dialami secara langsung.

Bagi orang tua, momen ini juga menjadi kesempatan membangun kedekatan emosional dengan anak melalui ibadah bersama. Umroh tidak lagi sekadar perjalanan, tetapi menjadi pengalaman keluarga yang berkesan dan bermakna.

Baca Juga : Mau Umroh Bawa Anak Kecil? Ini Tips Si kecil Tetap Nyaman!

Paket Umroh Liburan Sekolah Ventour Travel

Ventour Travel menawarkan paket umroh liburan sekolah dengan harga promo termurah, tanpa mengurangi kualitas layanan dan fasilitas. Paket ini cocok bagi keluarga yang ingin umroh dengan nyaman sekaligus mendapatkan pengalaman perjalanan yang lengkap.

Pesawat tanpa transit langsung ke Tanah Suci menggunakan maskapai Saudi Airlines, sehingga perjalanan lebih singkat dan nyaman untuk anak. Sahabat juga bisa eksplorasi destinasi bersejarah seperti Badar dan Thaif sesuai program yang dipilih dengan memberikan pengalaman edukatif bagi anak sekaligus memperkaya perjalanan ibadah.

Gambar 2 : Dokumentasi Jamaah Umroh Ventour Travel saat Di Tanah Suci

Hotel berada di area pelataran atau dekat dengan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi , dengan pilihan akses jalan kaki atau shuttle bus sesuai kenyamanan jamaah.

Fasilitas umroh liburan sekolah Ventour Travel yang Sudah Termasuk:

  • Tiket pesawat pulang-pergi
  • Visa umroh
  • Hotel Mekkah dan Madinah
  • Makan tiga kali sehari
  • Perlengkapan umroh eksklusif
  • Private bus ber-AC
  • Handling bandara dan porter hotel
  • Manasik offline dan online
  • Meals dan executive lounge saat keberangkatan
  • Asuransi perjalanan
  • Tour leader dan muthowif profesional

Mengajak anak-anak umroh saat liburan sekolah bukan sekadar perjalanan ibadah, tapi investasi spiritual dan kenangan keluarga yang tak ternilai.

Dengan paket umroh liburan sekolah Ventour Travel, sahabat bisa merasakan ibadah yang tenang, perjalanan yang nyaman, dan pengalaman liburan islami yang lengkap.

Hubungi Ventour Travel hari ini, konsultasikan jadwal dan promo terbaik, lalu amankan seat sebelum kuota penuh. Yuk, cek dan amankan seatnya dari sekarang!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Nekat Banget! Demi Konten Remaja Ini Panjat Piramida Giza!

Aksi nekat remaja memanjat Piramida Giza demi sebuah konten! hal ini jadi pelajaran penting demi jaga keselamatan dan hormati warisan dunia.

Gambar 1 : Piramida Giza Merupaka Warisan Budaya yang Harus Dijaga

Berwisata ke luar negeri memang selalu menggoda. Apalagi kalau destinasinya menyimpan sejarah ribuan tahun dan masuk daftar keajaiban dunia. Tapi di balik keindahan dan kekaguman itu, ada aturan yang wajib dihormati. Salah satunya adalah larangan memanjat situs purbakala, seperti Piramida Giza di Mesir.

Inilah yang terjadi pada tahun 2016, seorang remaja asal Jerman yang nekat memanjat Piramida Agung Giza, salah satu keajaiban dunia yang telah berdiri selama sekitar 4.500 tahun.

Aksi tersebut dilakukan di siang hari, hanya demi mendapatkan beberapa foto dari ketinggian. Padahal, selain sangat berbahaya, tindakan ini jelas melanggar hukum Mesir dan berisiko merusak situs bersejarah yang dilindungi dunia.

Sanksi Memanjat Situs Purbakala di Mesir

Gambar 2 : Aksi Nekat Pria Asal jerman Panjat Piramida ( Foto : Liputan6 )

Remaja bernama Andrej Ciesielski (18) itu memanjat piramida hanya dalam waktu sekitar 8 menit hingga mencapai puncak setinggi 146 meter pada tahun 2016. Selama memanjat, ia bahkan mengaku mendengarkan musik hingga akhirnya aksinya menarik perhatian petugas keamanan yang meneriakinya dari bawah.

Gambar 3 : Andrej Ciesielski, Wisatawan Asal Jerman Nekat Memanjat Piramida

Setelah turun, ia langsung diamankan dan dibawa ke kantor polisi untuk diinvestigasi. Kamera dan hasil fotonya diperiksa, dan ia sempat terancam proses hukum lebih lanjut. Meski akhirnya dilepaskan, kejadian ini menjadi peringatan serius bahwa tindakan nekat di situs purbakala bukan hal sepele.

Sahabat perlu tahu, pemerintah Mesir sangat tegas dalam melindungi monumen bersejarah. Memanjat situs purbakala tanpa izin resmi dapat dikenai hukuman penjara minimal satu bulan, bahkan hingga 3 tahun, serta denda mulai dari 10.000 hingga 100.000 pound Mesir.

Larangan ini diberlakukan demi menjaga situs Warisan Dunia UNESCO, seperti Piramida Giza, agar tidak rusak dan tetap bisa dinikmati oleh generasi mendatang. Jadi, apa pun alasannyatermasuk demi foto atau konten media sosial tetap tidak bisa dibenarkan.

Baca Juga : Paket Umroh Plus Mesir, Jelajahi Jejak Nabi Dan Keajaiban Dunia!

Warisan Dunia yang Harus Dijaga Bersama

Mesir adalah rumah bagi banyak situs Warisan Dunia UNESCO, dan Piramida Giza adalah salah satu yang paling ikonik. Berdiri megah selama ribuan tahun, piramida bukan hanya objek wisata, tapi simbol peradaban besar yang tak ternilai harganya.

Menghormati aturan saat berkunjung ke situs bersejarah berarti ikut menjaga warisan dunia. Menikmati keindahannya tidak harus dengan cara ekstrem. Justru dengan sikap tertib dan beradab, pengalaman wisata akan terasa lebih bermakna dan aman.

Gambar 4 : Dokumentasi Jamaah Ventour Travel saat Berada di Dekat Piramida Giza

Biar perjalanan ke Mesir tetap seru tanpa rasa khawatir, sahabat bisa menjelajah negeri para nabi dan peradaban kuno ini bersama Ventour Travel. Dengan itinerary terarah dan pendamping berpengalaman, sahabat bisa menikmati Piramida Giza, situs bersejarah, sekaligus menjalankan ibadah Umroh Mesir dengan tenang, nyaman, dan sesuai aturan setempat.

Yuk, wujudkan perjalanan Umroh Mesir yang aman, berilmu, dan penuh makna bersama Ventour Travel!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!