Mulai 31 Januari 2026, berangkat numroh dengan maskapai Saudia Airlines tidak lagi dari Terminal 3, kini semua proses pindah ke Terminal 2F.
Gambar 1 : Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Jadi Pusat Penerbangan Umroh & Haji
Bandara Soekarno-Hatta resmi menjadikan Terminal 2F sebagai pusat penerbangan umrah dan haji, khususnya untuk rute langsung ke Jeddah dan Madinah.
Terminal ini bukan cuma sekadar pindah lokasi, tapi benar-benar disiapkan sebagai “rumah” yang lebih nyaman dan ramah bagi jemaah. Mulai dari fasilitas ibadah, ruang tunggu luas, sampai area khusus keluarga pengantar, semuanya dirancang agar perjalanan ibadah sahabat terasa lebih tenang sejak dari bandara.
Terminal Khusus Jamaah Haji dan Umroh
Begitu masuk Terminal 2F, sahabat langsung merasakan suasana yang lebih lapang. Terminal ini punya masjid seluas 3.000 meter persegi, lounge umrah berkapasitas hingga 3.000 orang, area manasik, ruang tunggu nyaman, serta area produk halal.
Terminal 2F terdiri dari tiga lantai dengan luas total 27.400 meter persegi dan mampu melayani 6,1 juta penumpang per tahun. Fasilitas pendukungnya juga lengkap, mulai dari 20 konter check-in, ruang tunggu luas untuk jemaah dan keluarga pengantar, hingga akses transportasi yang mudah lewat bus dan kereta api.
Dari segi desain, Terminal 2F memadukan sentuhan modern dan alami, dengan nuansa yang terasa lebih hangat dan khas Indonesia. Cocok banget jadi tempat persiapan sebelum memulai perjalanan ibadah ke Tanah Suci.
Nah sahabat, ini informasi penting yang jangan sampai terlewat, terutama buat Sahabat yang umroh naik Saudi Airlines (Saudia). Mulai 31 Januari 2026, seluruh penerbangan Saudi Airlines resmi pindah dari Terminal 3 Internasional ke Terminal 2F, Gate 6.
Gambar 2 : Terminal 2F jadi Lounge Jamaah Haji dan Umroh
Artinya, semua proses mulai dari check-in, bagasi, imigrasi, sampai boarding dilakukan di Terminal 2F. Jadi, pastikan sahabat langsung menuju Terminal 2F ya, bukan Terminal 3 lagi.
Selain Saudi Airlines, beberapa maskapai lain juga sudah beroperasi di Terminal 2F, seperti Garuda Indonesia, Lion Air, AirAsia, dan Batik Air. Untuk musim haji, keberangkatan jemaah akan dilayani oleh Garuda Indonesia, Saudi Airlines, dan Lion Air, semuanya terpusat dengan pengaturan yang lebih rapi.
Kalau sahabat sudah terlanjur sampai di Terminal 3, tenang saja. Bandara menyediakan Free Shuttle Bus dan Skytrain yang siap mengantar ke Terminal 2F dengan mudah.
Alur Penerbangan Langsung & Tidak Langsung dari Terminal 2F
Dilansir dari Kompas, Terminal 2F juga berperan sebagai titik kumpul jemaah. Untuk penerbangan langsung ke Jeddah dan Madinah, seperti Saudi Airlines dan Garuda Indonesia, seluruh proses dilakukan langsung dari Terminal 2F.
Sementara untuk maskapai dengan penerbangan tidak langsung, seperti Emirates dan Qatar Airways, jemaah tetap menunggu di Terminal 2F, lalu akan diantar menggunakan bus menuju pesawat di Terminal 3.
Dengan sistem ini, alur keberangkatan jemaah jadi lebih teratur dan mudah dipahami, terutama bagi sahabat yang baru pertama kali umroh.
Biar perjalanan umroh sahabat makin tenang dan terarah, umroh bersama Ventour Travel bisa jadi pilihan yang tepat. Ventour selalu update dengan informasi terbaru, termasuk perubahan terminal keberangkatan seperti pemusatan penerbangan umroh di Terminal 2F, sehingga sahabat nggak perlu khawatir salah alur atau kebingungan di bandara.
Gambar 3 : Dokumentasi Jamaah Ventour Travel saat Keberangkatan Menuju di Tanah Suci
Dengan pendampingan yang rapi sejak persiapan hingga kepulangan, ibadah umroh terasa lebih nyaman, fokus, dan penuh kekhusyukan.
Yuk, wujudkan umroh impian sahabat bersama Ventour Travel!
Paket umroh liburan sekolah merupakan pilihan tepat untuk umroh bareng anak dan keluarga tercinta. Dengan fasilitas yang lengkap dan nyaman!
Gambar 1 : Paket Umroh Liburan Sekolah dari Ventour Travel
Momen liburan sekolah bisa dimanfaatkan untuk menghadirkan pengalaman ibadah yang bernilai tinggi melalui paket umroh liburan sekolah bersama Ventour Travel. Umroh bersama anak di waktu libur sekolah bukan hanya lebih praktis, tetapi juga memberikan dampak spiritual yang kuat bagi keluarga.
Dengan jadwal yang lebih fleksibel, anak tidak perlu meninggalkan sekolah, dan orang tua dapat fokus mendampingi ibadah tanpa terburu-buru. Inilah alasan mengapa paket umroh liburan sekolah Ventour Travel menjadi pilihan ideal bagi keluarga yang ingin umroh dengan lebih tenang dan nyaman.
Umroh Liburan Sekolah Jadi Waktu Terbaik Umroh Bareng Anak
Umroh di waktu liburan sekolah memberikan banyak keuntungan yang tidak didapatkan di waktu lain. Anak memiliki energi yang lebih stabil karena tidak terbebani aktivitas belajar, sehingga lebih siap mengikuti rangkaian ibadah.
Selain itu, umroh menjadi sarana pembelajaran langsung bagi anak. Mereka tidak hanya mendengar cerita tentang Mekkah dan Madinah, tetapi menyaksikannya secara nyata. Nilai keimanan, disiplin, dan kebersamaan keluarga akan tertanam lebih kuat karena dialami secara langsung.
Bagi orang tua, momen ini juga menjadi kesempatan membangun kedekatan emosional dengan anak melalui ibadah bersama. Umroh tidak lagi sekadar perjalanan, tetapi menjadi pengalaman keluarga yang berkesan dan bermakna.
Ventour Travel menawarkan paket umroh liburan sekolah dengan harga promo termurah, tanpa mengurangi kualitas layanan dan fasilitas. Paket ini cocok bagi keluarga yang ingin umroh dengan nyaman sekaligus mendapatkan pengalaman perjalanan yang lengkap.
Pesawat tanpa transit langsung ke Tanah Suci menggunakan maskapai Saudi Airlines, sehingga perjalanan lebih singkat dan nyaman untuk anak. Sahabat juga bisa eksplorasi destinasi bersejarah seperti Badar dan Thaif sesuai program yang dipilih dengan memberikan pengalaman edukatif bagi anak sekaligus memperkaya perjalanan ibadah.
Gambar 2 : Dokumentasi Jamaah Umroh Ventour Travel saat Di Tanah Suci
Hotel berada di area pelataran atau dekat dengan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi , dengan pilihan akses jalan kaki atau shuttle bus sesuai kenyamanan jamaah.
Fasilitas umroh liburan sekolah Ventour Travel yang Sudah Termasuk:
Tiket pesawat pulang-pergi
Visa umroh
Hotel Mekkah dan Madinah
Makan tiga kali sehari
Perlengkapan umroh eksklusif
Private bus ber-AC
Handling bandara dan porter hotel
Manasik offline dan online
Meals dan executive lounge saat keberangkatan
Asuransi perjalanan
Tour leader dan muthowif profesional
Mengajak anak-anak umroh saat liburan sekolah bukan sekadar perjalanan ibadah, tapi investasi spiritual dan kenangan keluarga yang tak ternilai.
Dengan paket umroh liburan sekolah Ventour Travel, sahabat bisa merasakan ibadah yang tenang, perjalanan yang nyaman, dan pengalaman liburan islami yang lengkap.
Hubungi Ventour Travel hari ini, konsultasikan jadwal dan promo terbaik, lalu amankan seat sebelum kuota penuh. Yuk, cek dan amankan seatnya dari sekarang!
Aksi nekat remaja memanjat Piramida Giza demi sebuah konten! hal ini jadi pelajaran penting demi jaga keselamatan dan hormati warisan dunia.
Gambar 1 : Piramida Giza Merupaka Warisan Budaya yang Harus Dijaga
Berwisata ke luar negeri memang selalu menggoda. Apalagi kalau destinasinya menyimpan sejarah ribuan tahun dan masuk daftar keajaiban dunia. Tapi di balik keindahan dan kekaguman itu, ada aturan yang wajib dihormati. Salah satunya adalah larangan memanjat situs purbakala, seperti Piramida Giza di Mesir.
Inilah yang terjadi pada tahun 2016, seorang remaja asal Jerman yang nekat memanjat Piramida Agung Giza, salah satu keajaiban dunia yang telah berdiri selama sekitar 4.500 tahun.
Aksi tersebut dilakukan di siang hari, hanya demi mendapatkan beberapa foto dari ketinggian. Padahal, selain sangat berbahaya, tindakan ini jelas melanggar hukum Mesir dan berisiko merusak situs bersejarah yang dilindungi dunia.
Sanksi Memanjat Situs Purbakala di Mesir
Gambar 2 : Aksi Nekat Pria Asal jerman Panjat Piramida ( Foto : Liputan6 )
Remaja bernama Andrej Ciesielski (18) itu memanjat piramida hanya dalam waktu sekitar 8 menit hingga mencapai puncak setinggi 146 meter pada tahun 2016. Selama memanjat, ia bahkan mengaku mendengarkan musik hingga akhirnya aksinya menarik perhatian petugas keamanan yang meneriakinya dari bawah.
Gambar 3 : Andrej Ciesielski, Wisatawan Asal Jerman Nekat Memanjat Piramida
Setelah turun, ia langsung diamankan dan dibawa ke kantor polisi untuk diinvestigasi. Kamera dan hasil fotonya diperiksa, dan ia sempat terancam proses hukum lebih lanjut. Meski akhirnya dilepaskan, kejadian ini menjadi peringatan serius bahwa tindakan nekat di situs purbakala bukan hal sepele.
Sahabat perlu tahu, pemerintah Mesir sangat tegas dalam melindungi monumen bersejarah. Memanjat situs purbakala tanpa izin resmi dapat dikenai hukuman penjara minimal satu bulan, bahkan hingga 3 tahun, serta denda mulai dari 10.000 hingga 100.000 pound Mesir.
Larangan ini diberlakukan demi menjaga situs Warisan Dunia UNESCO, seperti Piramida Giza, agar tidak rusak dan tetap bisa dinikmati oleh generasi mendatang. Jadi, apa pun alasannyatermasuk demi foto atau konten media sosial tetap tidak bisa dibenarkan.
Mesir adalah rumah bagi banyak situs Warisan Dunia UNESCO, dan Piramida Giza adalah salah satu yang paling ikonik. Berdiri megah selama ribuan tahun, piramida bukan hanya objek wisata, tapi simbol peradaban besar yang tak ternilai harganya.
Menghormati aturan saat berkunjung ke situs bersejarah berarti ikut menjaga warisan dunia. Menikmati keindahannya tidak harus dengan cara ekstrem. Justru dengan sikap tertib dan beradab, pengalaman wisata akan terasa lebih bermakna dan aman.
Gambar 4 : Dokumentasi Jamaah Ventour Travel saat Berada di Dekat Piramida Giza
Biar perjalanan ke Mesir tetap seru tanpa rasa khawatir, sahabat bisa menjelajah negeri para nabi dan peradaban kuno ini bersama Ventour Travel. Dengan itinerary terarah dan pendamping berpengalaman, sahabat bisa menikmati Piramida Giza, situs bersejarah, sekaligus menjalankan ibadah Umroh Mesir dengan tenang, nyaman, dan sesuai aturan setempat.
Yuk, wujudkan perjalanan Umroh Mesir yang aman, berilmu, dan penuh makna bersama Ventour Travel!
Kisah viral pekerja Masjidil Haram asal Bangladesh yang memberi sajadahnya ke jamaah. Aksi tulus ini menyentuh hati dan mendapat penghargaan.
Gambar 1 : Abun Abu Bakr, Seorang Petugas Kebersihan yang Mendapatkan Penghargaan ( Sumber : Saudia Gazette )
Di tengah jutaan jamaah yang datang dan pergi di Masjidil Haram, terkadang ada kisah sederhana yang justru meninggalkan jejak paling dalam. Sahabat, sebuah video viral baru-baru ini memperlihatkan momen menyentuh dari seorang pekerja kebersihan asal Bangladesh yang melakukan aksi tanpa pamrih di Tanah Suci. Gesturnya begitu sederhana, namun maknanya mampu menggugah hati jutaan orang di seluruh dunia.
Tanpa sorotan kamera profesional atau niat untuk dikenal, aksi ini justru menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan dan ketulusan masih hidup kuat di tempat paling suci umat Islam.
Gestur Sederhana Pekerja Bangladesh yang Menyentuh Hati
Dilansir dari gulfnews, video yang viral di media sosial X itu memperlihatkan seorang petugas kebersihan Masjidil Haram menawarkan sajadah pribadinya kepada seorang jamaah yang membutuhkannya. Belakangan diketahui, sahabat, bahwa pekerja tersebut bernama Abun Abu Bakr, seorang warga Bangladesh yang bekerja melayani jamaah di Makkah.
🚨 متداول مكة 🕋:
عامل نظافه يلفت الأنظار بعد تخليه عن سجادته التي حصل عليها كهدية قبل ثواني، بعد رؤيته لتلهف شخص للحصول على سجادة لكن الكمية نفذت قبل حصوله على واحده.
فما كان منه إلا أن أعطاه سجادته، وكأنه يقول لنا بأن العطاء ليس مرتبط بحالتك المادية لكي تعطي وتبادر.❤️ pic.twitter.com/bafU96tYwC
Yang membuat banyak orang terharu, sajadah tersebut ternyata baru saja ia terima sebagai hadiah. Namun tanpa ragu, Abun Abu Bakr memilih memberikannya kembali kepada jamaah lain yang lebih membutuhkan. Sikap rendah hati, tulus, dan penuh kasih ini langsung menuai pujian dari warganet.
Banyak pengguna media sosial menyebut aksinya sebagai contoh nyata makna berbagi yang sesungguhnya. Di tengah hiruk pikuk ibadah dan keramaian Masjidil Haram, kebaikan kecil seperti ini terasa begitu besar dan bermakna.
Aksi spontan Abun Abu Bakr akhirnya mendapat pengakuan resmi dari Pemerintah Kota Makkah. Ia menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas perilaku teladan dan pelayanan tulusnya kepada para jamaah. Dalam pernyataan yang dikutip dari Saudi Gazette, pejabat setempat menyebut tindakannya sebagai cerminan kuat nilai-nilai yang mendefinisikan Makkah dan Masjidil Haram.
عامل النظافة البنجلاديشي "أبون أبو بكر" الذي لامس القلوب بموقفه النبيل:
“Tindakan kebaikan ini mewujudkan kemurahan hati dalam bentuknya yang paling sederhana dan murni, serta mencerminkan kasih sayang dan tanpa pamrih yang menjadi ciri khas tempat paling suci,” demikian pernyataan tersebut.
Sahabat, viralnya kisah ini menjadi pengingat bahwa di balik megahnya Masjidil Haram, ada banyak tangan-tangan tulus yang bekerja dalam diam. Mereka mungkin jarang terlihat, namun nilai kemanusiaan yang mereka hadirkan justru menjadi bagian penting dari pengalaman spiritual di Tanah Suci.
Kisah Abun Abu Bakr bukan sekadar cerita viral, melainkan cermin tentang arti keikhlasan, melayani dengan hati, dan berbagi tanpa mengharap balasan. Sebuah pelajaran sederhana, namun begitu dalam, bagi siapa pun yang menyaksikannya.
Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!
Sahabat wajib tahu batas akhir penerbitan visa jelang penutupan musim umroh, agar perjalanan tetap tenang dan lancar. Cek tanggalnya disini!
Gambar 1 : Batas Akhir Penerbitan Visa Umroh 1447H
Perencanaan umrah tidak hanya soal paket dan jadwal keberangkatan, tapi juga soal ketepatan waktu sesuai regulasi resmi Arab Saudi. Sahabat PPIU perlu kembali mencermati kalender umrah 1447 H yang telah dirilis Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi agar operasional tetap aman, tertib, dan sesuai aturan.
Kesalahan dalam memahami batas waktu visa, kedatangan, atau kepulangan jamaah bisa berdampak besar, mulai dari penolakan visa hingga sanksi administratif. Karena itu, yuk kita pahami bersama poin-poin pentingnya berikut ini.
Tanggal Batas Akhir Penerbitan Visa
Agar tidak salah langkah, berikut kalender penting umrah 1447 H dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi yang perlu diingat:
1. Batas akhir penerbitan visa umrah:
1 Syawal 1447 H (20 Maret 2026) Setelah tanggal ini, sistem penerbitan visa umrah akan ditutup. Artinya, seluruh proses pengajuan visa harus sudah selesai sebelum tanggal tersebut.
2. Batas akhir kedatangan jamaah di Arab Saudi:
15 Syawal 1447 H (3 April 2026) Jamaah umrah masih diperbolehkan masuk ke Arab Saudi hingga batas waktu ini. Melewati tanggal tersebut, jamaah tidak lagi diizinkan masuk dengan visa umrah.
3. Batas akhir keberangkatan jamaah dari Arab Saudi:
1 Dzulqaidah 1447 H (18 April 2026) Seluruh jamaah umrah wajib meninggalkan Arab Saudi paling lambat pada tanggal ini untuk menghindari pelanggaran izin tinggal.
Penutupan bertahap seperti ini sebenarnya sudah menjadi pola tahunan. Namun, tahun ini dampaknya diperkirakan lebih besar karena tingginya volume jamaah. Artinya, perencanaan yang matang dan memilih travel yang amanah jadi kunci utama agar ibadah umrah tetap lancar.
Nah bagi sahabat yang ingin menjalankan ibadah umrah tanpa ribet mengurus teknis dan aturan yang kompleks, Ventour Travel hadir sebagai pilihan perjalanan ibadah yang aman dan terpercaya. Program umrah bersama Ventour Travel telah include visa umrah, sehingga sahabat tidak perlu khawatir dengan proses pengurusan dokumen perjalanan.
Gambar 2 : Dokumentasi Jamaah Umroh Ventour Travel saat di Masjid Nabawi
Seluruh jadwal keberangkatan dan kepulangan disusun sesuai kalender resmi Arab Saudi, dengan pendampingan tim berpengalaman yang siap memastikan setiap proses berjalan lancar. Kenyamanan perjalanan, keamanan jamaah, serta fokus pada kekhusyukan ibadah menjadi prioritas utama Ventour Travel dalam setiap program umrahnya.
Yuk, wujudkan niat umrah sahabat dengan persiapan yang matang dan layanan terpercaya. Bersama Ventour Travel, umrah terasa lebih nyaman, aman, dan terencana.
Tawaf wada bukan sekadar tawaf penutup. Di sinilah doa, haru, dan perpisahan jemaah dengan Baitullah menyatu penuh makna. Simak penjelasannya
Gambar 1 : Tawaf Wada yang Penuh Makna Sebelum Jemaah Meninggalkan Makkah
Ada satu amalan penting yang sering terasa paling berat secara emosional, yaitu tawaf wada. Bagi banyak jemaah, inilah momen terakhir menatap Ka’bah, melangkahkan kaki mengelilingi Baitullah sambil menahan haru. Tawaf wada bukan sekadar ritual penutup, tetapi simbol perpisahan yang penuh doa, harapan, dan kerinduan.
Dilansir dari Himpuh, Secara bahasa, tawaf wada berarti tawaf perpisahan. Dalam Ensiklopedia Fikih Indonesia: Haji & Umrah, Ahmad Sarwat menjelaskan bahwa tawaf ini dilakukan saat jemaah benar-benar akan meninggalkan Kota Makkah.
Hal senada disampaikan Sayyid Sabiq dalam Fiqih Sunnah, bahwa tawaf wada adalah bentuk pamit jemaah kepada Baitullah sebelum keluar dari Makkah. Bahkan Abdullah bin Abdurrahman Alu Bassam menyebutnya sebagai amalan terakhir jemaah haji di Tanah Suci.
Hukum Tawaf Wada Menurut Para Ulama
Dalam Fiqih Sunnah, Sayyid Sabiq mencantumkan hadits Rasulullah SAW yang menjadi dasar disyariatkannya tawaf wada.
لا يَنْفِرَنَّ أَحَدٌ حَتَّى يَكُونَ آخِرُ عَهْدِهِ بِالْبَيْتِ
Artinya: “Janganlah salah seorang di antara kalian keluar (meninggalkan Makkah) kecuali akhir keberadaannya ada di Baitullah (melakukan tawaf).” (HR Muslim & Abu Dawud)
Terkait hukumnya, para ulama memang memiliki perbedaan pendapat, di antaranya:
Mazhab Hanafi, Hambali, dan sebagian Syafi’i berpendapat bahwa tawaf wada hukumnya wajib. Jika ditinggalkan tanpa uzur, jemaah diwajibkan membayar dam.
Imam Malik, Abu Dawud, Ibnu Mundzir, serta sebagian ulama Syafi’i lainnya berpendapat bahwa tawaf wada bersifat sunnah dan tidak mewajibkan dam jika ditinggalkan.
Dalam Minhajul Muslim, Syaikh Abu Bakar Jabir Al-Jazairi menjelaskan:
“Thawaf Wada adalah amalan sunnah yang diwajibkan. Oleh karena itu, barang siapa tidak melakukannya tidak karena uzur, ia wajib membayar dam. Dan barang siapa tidak mengerjakannya karena uzur, ia tidak wajib membayar dam.”
Menurut Sayyid Sabiq, tawaf wada dilaksanakan setelah seluruh rangkaian ibadah haji selesai dan dilakukan tepat saat jemaah hendak keluar dari Makkah.
Apabila setelah tawaf wada jemaah masih melakukan aktivitas lama seperti berbelanja dalam waktu panjang, maka tawaf wada perlu diulang. Namun, jika hanya untuk keperluan mendesak, tidak diwajibkan mengulang tawaf.
Adapun tata cara tawaf wada adalah sebagai berikut:
Melakukan thawaf mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh putaran.
Posisi Ka’bah berada di sebelah kiri jemaah (berlawanan arah jarum jam).
Memulai thawaf dari garis sejajar Hajar Aswad. Disunnahkan mencium atau mengusap Hajar Aswad, atau memberi isyarat jika tidak memungkinkan.
Tiga putaran pertama disunnahkan berjalan agak cepat.
Empat putaran berikutnya berjalan biasa.
Sepanjang thawaf dianjurkan memperbanyak dzikir dan doa, memohon ampunan serta harapan agar bisa kembali ke Tanah Suci.
Doa Tawaf Wada
Terdapat doa yang bisa dibaca selama tawaf Wada, berikut seperti yang dinukil kitab Al-Adzkar karya Imam Nawawi:
Latin: Bismillaahi wallaahu akbar, allaahumma iimaanan bika wa tashdiiqan bi kitaabika wa wafaa-an bi’ahdika wattibaa’an lisunnati nabi-yyika shallallaahu ‘alaihi wasallam
Artinya: “Dengan menyebut nama Allah, dan Allah Mahabesar, ya Allah (tawaf ini) karena iman kepada-Mu, pembenaran kepada kitab-Mu, penunaian terhadap janji-janji-Mu dan mengikuti Nabi-Mu SAW.”
Latin: Allaahummagh fir warham wa’fu ‘ammaa ta’lamu wa antal a’azzul akram, alaahumma rabbanaa aatinaa fid dunyaa hasanatan wa fil aakhirati hasanatan waaqinaa ‘adzaaban naar
Artinya: “Ya Allah, ampunilah dan rahmatilah dari apa yang Engkau ketahui, Engkau Mahamulia di atara yang mempunyai kemuliaan, ya Allah Tuhan kami, anugerahkanlah kebaikan dalam kehidupan dunia dan akhi- rat dan jauhkanlah dari siksaan neraka.”
Latin: Allaahumma innii ‘abduka wabnu ‘abdika wabnu amatika, hamaltanii ‘alaa maa sakhkharta lii min khalqika, wa satartanii fii bilaadika hattaa ballagtanii bi ni’matika ilaa baitika wa a’antanii ‘alaa adaa-i nusukii. Fa-in kunta radhiita ‘annii fazdad ‘annii ridhan, wa illa fa minal aana fardha ‘annii qabla an tan-a ‘an baitika darii. Fa haadzaa awaanu inshiraafi in adzinta lii ghaira mustabdilin bika wa laa bi baitika wa laa raaghibin ‘anka wa laa ‘an baitika. Allaahumma fash-hibniyal ‘aafiyata fii badanii wash-shihhata fii jismii wal ‘ishmata fii diinii wa ahsin munqalabii warzuqnii thaa’ataka maa abqaitanii wajma’ lii baina khairad dunyaa wal aakhirati, innaka ‘alaa kulli syai-in qadiir
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku adalah hamba-Mu, anak hamba laki-laki-Mu, anak hamba perempuan-Mu, Engkau membawaku di atas makhluk-Mu yang telah Engkau kuasakan untukku dan Engkau telah menjagaku di negeri-Mu hingga Engkau menyampaikanku di rumah-Mu, berkat nikmat-Mu, dan memberikan pertolongan kepadaku untuk melaksanakan ibadahku. Jika Engkau ridha terhadapku, maka tambahilah keridhaan terhadapku. Dan jika Engkau tidak ridha terhadapku, maka mulai sekarang ridhailah aku sebelum rumahku jauh dari rumah-Mu. Ini adalah waktu perpisahan jika Engkau meridhaiku. Aku ingin berpisah tanpa ingin mengganti-Mu (sebagai Tuhan) dan rumah-Mu (dengan yang lain) dan tanpa menyertai rasa tidak senang kepada-Mu dan kepada rumah- Mu. Ya Allah, berilah aku keselamatan badan, kesehatan raga, dan keterjagaan agama. Ya Allah, perbaikilah masa depanku, berilah aku rezeki berupa taat kepada-Mu selama Engkau memberikan kehidupan kepadaku, dan kumpulkanlah kebaikan dunia dan akhirat untukku. Sungguh, Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.”
Artinya: “Ya Allah, aku adalah hamba-Mu, anak hamba-Mu, aku datang dengan membawa dosa yang banyak dan amal-amal yang buruk. Ini adalah tempat untuk memohon perlindungan kepada-Mu dari neraka, maka ampunilah aku, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
Nah Sahabat, menjalankan amalan penting seperti tawaf wada tentu akan terasa lebih tenang jika ibadah dilakukan bersama travel yang terpercaya dan berpengalaman terutama di daerah Depok dan sekitarnya. Bersama Ventour Travel, sahabat dapat menunaikan umroh dengan lebih nyaman, tertib, dan sesuai tuntunan.
Gambar 2 : Dokumentasi Jamaah Umroh saat Melaksanakan Ibadah Umroh
Pendampingan pembimbing ibadah yang berpengalaman membantu sahabat memahami setiap rangkaian ibadah dengan baik, sementara fasilitas yang nyaman dan pengaturan perjalanan yang rapi membuat sahabat bisa lebih fokus beribadah tanpa rasa khawatir. Keamanan dan kenyamanan jemaah menjadi prioritas, sehingga setiap momen ibadah di Tanah Suci dapat dijalani dengan khusyuk dan penuh ketenangan.
Yuk, wujudkan niat umroh sahabat dengan perjalanan yang nyaman dan aman bersama Ventour Travel.
Kasus korupsi kuota haji 2024 terbongkar! KPK tetapkan mantan menteri agama Yaqut Cholil resmi jadi tersangka korupsi. Simak faktanya disini!
Gambar 1 : KPK Tetapkan Eks Menag Yaqut Cholil Sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji 2024 ( Sumber Foto : Kumparan )
Kabar mengejutkan datang dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mantan Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penentuan dan pembagian kuota haji tahun 2023–2024. Penetapan ini dilakukan setelah KPK mengantongi alat bukti yang dinilai sudah sangat kuat.
Kasus ini menjadi sorotan publik karena berkaitan langsung dengan hak ribuan jemaah haji reguler yang telah menunggu belasan hingga puluhan tahun untuk bisa berangkat ke Tanah Suci.
Kronologi Korupsi Kuota Haji 2024
Dilansir dari Detiknews awal mula terjadi pada tahun 2024, Indonesia yang awalnya memperoleh kuota haji sebanyak 221 ribu jemaah. Kemudian, pemerintah Arab Saudi memberikan tambahan kuota sebanyak 20 ribu jemaah, sehingga total kuota haji Indonesia menjadi 241 ribu jemaah.
Tambahan kuota ini sejatinya bertujuan untuk mengurangi masa tunggu jemaah haji reguler yang di beberapa daerah bisa mencapai 20 tahun bahkan lebih. Namun, pangkal persoalan muncul saat kuota tambahan tersebut dibagi rata, yaitu:
10.000 untuk haji reguler
10.000 untuk haji khusus
Padahal, Undang-Undang Haji telah mengatur bahwa kuota haji khusus maksimal hanya 8 persen dari total kuota nasional.
Akibat pembagian kuota yang tidak sesuai aturan tersebut, Indonesia akhirnya menggunakan:
213.320 kuota untuk haji reguler
27.680 kuota untuk haji khusus
KPK mengungkapkan bahwa kebijakan di era Yaqut ini berdampak besar. Sebanyak 8.400 jemaah haji reguler yang sudah mengantre lebih dari 14 tahun, dan seharusnya bisa berangkat setelah adanya kuota tambahan tahun 2024, justru gagal berangkat.
Inilah yang kemudian menjadi salah satu dasar kuat dalam penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji ini.
Peran Yaqut & Gus Alex Resmi Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji 2024
Dari hasil penyidikan, KPK menetapkan dua tersangka, yaitu Yaqut Cholil Qoumas (YCQ), Menteri Agama saat itu dan Ishfah Abidal Aziz (IAA) alias Gus Alex, mantan staf khusus Yaqut
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa keputusan pembagian kuota tambahan 20 ribu secara 50:50 dilakukan langsung oleh Yaqut saat menjabat Menteri Agama.
“Oleh Menteri Agama pada saat itu, saudara YCQ ini, kemudian dibagilah menjadi 50 persen–50 persen, 10.000–10.000. Itu tentu tidak sesuai dengan undang-undang yang ada,” jelas Asep.
Sementara itu, Gus Alex disebut turut serta dalam proses pembagian kuota tersebut karena berperan sebagai staf ahli Menteri Agama.
“Itu juga saudara IAA ini adalah staf ahlinya ya. Staf ahlinya dia ikut serta di dalam situ ya. Turut serta di dalam proses pembagian,” ujarnya.
Alat Bukti KPK Disebut Sudah “Tebal”
KPK menegaskan bahwa penetapan tersangka ini bukan tanpa dasar. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa penyidik telah mengumpulkan berbagai alat bukti kuat.
Gambar 2 : Juru Bicara KPK Budi Prasetyo ( Sumber Foto : Detikcom )
“Penetapan seorang tersangka tentunya berdasarkan adanya kecukupan alat bukti. Penyidik telah mengumpulkan berbagai alat bukti, mulai dari pemeriksaan saksi, dokumen, hingga bukti elektronik,” ujar Budi.
Bukti-bukti tersebut diperoleh dari pemeriksaan sejumlah pihak serta hasil penggeledahan di berbagai lokasi. Bahkan, seluruh pimpinan KPK disebut sepakat bulat dalam menetapkan para tersangka.
“Alat bukti sudah tebal, semua pimpinan sepakat bulat untuk menetapkan pihak-pihak sebagai tersangkanya,” tegas Budi.
Tak hanya soal pembagian kuota, KPK juga mengungkap adanya indikasi aliran uang atau kickback dalam kasus ini. Temuan tersebut masih terus didalami dalam proses penyidikan.
“Kami dalam penyidikan ini menemukan adanya aliran uang kembali, kickback, dan lain-lain,” ungkap Asep Guntur Rahayu.
Meski sudah berstatus tersangka, Yaqut dan Gus Alex hingga kini belum ditahan. Namun KPK memastikan penahanan akan dilakukan secepatnya sesuai kebutuhan penyidikan.
Dalam kasus ini, KPK menjerat Yaqut dan Gus Alex dengan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi.
Pasal 2 mengatur perbuatan melawan hukum yang memperkaya diri sendiri atau orang lain dan merugikan keuangan negara, dengan ancaman:
Penjara seumur hidup atau
Penjara minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun
Denda Rp200 juta hingga Rp1 miliar
Pasal 3 mengatur penyalahgunaan kewenangan karena jabatan yang merugikan negara, dengan ancaman:
Penjara seumur hidup atau
Penjara minimal 1 tahun dan maksimal 20 tahun
Denda Rp50 juta hingga Rp1 miliar
Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, sebelumnya menegaskan bahwa meski prosesnya berjalan lambat, penanganan kasus ini pasti berjalan karena menyangkut kerugian negara.
Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa kebijakan penyelenggaraan ibadah haji menyangkut hak jutaan umat dan harus dijalankan sesuai aturan. KPK menegaskan komitmennya untuk menuntaskan perkara ini secara transparan, terutama demi keadilan bagi jemaah haji reguler yang telah menunggu bertahun-tahun untuk bisa memenuhi panggilan ke Tanah Suci.
Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!
Bawa anak saat umroh bukan halangan! Sahabat bisa tetap khusyuk dengan persiapan dan tips sederhana agar perjalanan ibadah lebih nyaman.
Gambar 1 : Tips Umroh Nyaman Bareng Anak Kecil
Banyak orang tua ingin mengenalkan nilai-nilai spiritual sejak dini, sekaligus mengajak si kecil merasakan langsung suasana Tanah Suci. Namun di balik niat baik tersebut, umroh bawa anak tentu membutuhkan persiapan ekstra agar ibadah tetap khusyuk tanpa mengorbankan keselamatan dan kenyamanan anak.
Melihat meningkatnya jumlah jamaah yang membawa anak, dilansir dari Himpuh pemerintah Arab Saudi pun memperketat dan merapikan sistem perlindungan bagi jamaah rentan, terutama di tengah padatnya Masjidil Haram. Karena itu, penting bagi sahabat untuk memahami tips umroh bareng anak agar perjalanan ibadah berjalan aman, tenang, dan berkesan.
Tips Umroh Bawa Anak Saat di Tanah Suci
1. Pilih Waktu Umroh yang Lebih Lengang
Salah satu tips terpenting saat umroh bareng anak adalah memilih waktu ibadah di luar jam padat. Tawaf dan sa’i sebaiknya dilakukan pada waktu yang lebih sepi agar orang tua lebih mudah mengawasi anak.
Kondisi yang tidak terlalu ramai juga membantu mengurangi risiko anak terdesak arus jamaah, terutama di sekitar Ka’bah dan lintasan sa’i yang sering menjadi titik kepadatan.
Beberapa area di Masjidil Haram dikenal memiliki kepadatan tinggi, terutama setelah salat fardu. Dalam kondisi seperti ini, anak bisa mudah merasa lelah, panik, atau tidak nyaman.
Menghindari area yang terlalu padat saat membawa anak dapat membantu menjaga ketenangan selama ibadah dan meminimalkan risiko terdorong atau terpisah dari pendamping.
3. Manfaatkan Gelang Pintar RFID untuk Anak
Sebagai langkah perlindungan tambahan, otoritas Masjidil Haram menyediakan Gelang Pintar berbasis RFID khusus untuk anak-anak. Gelang ini berisi data identitas dan kontak orang tua atau wali, sehingga petugas dapat dengan cepat membantu jika anak terpisah.
Gelang Pintar RFID tersedia di beberapa pintu utama Masjidil Haram, seperti Gerbang King Abdulaziz dan Gerbang King Fahd nomor 79. Layanan ini sangat dianjurkan, terutama saat musim umroh dengan jumlah jamaah yang meningkat.
Pemerintah Arab Saudi menekankan pentingnya pendampingan penuh saat membawa anak ke area masjid. Anak sebaiknya selalu berada dalam jangkauan orang tua atau pendamping, meskipun hanya sebentar.
Kedekatan ini membantu mencegah kejadian tersesat dan membuat orang tua lebih tenang saat menjalani rangkaian ibadah umroh.
5. Ajarkan Adab dan Aturan Sejak Awal
Persiapan umroh bawa anak tidak hanya soal fisik, tetapi juga mental. Sahabat dianjurkan menjelaskan sejak awal tentang adab di Masjidil Haram, aturan yang perlu dipatuhi, serta sikap yang harus dijaga selama di Tanah Suci.
Dengan pemahaman yang baik, anak akan lebih kooperatif, menghormati suasana ibadah, dan mudah diarahkan selama perjalanan umroh.
Umroh Bareng Si Kecil Lebih Tenang Bersama Ventour Travel
Agar umroh bareng anak terasa lebih aman dan nyaman, memilih travel yang berpengalaman menjadi hal yang sangat penting. Bersama Ventour Travel, sahabat tidak hanya mendapatkan pendampingan profesional, tetapi juga sistem perjalanan yang tertata rapi dan ramah keluarga.
Gambar 2 : Syal Anak Ventour Travel Untuk Umroh Bareng Si Kecil
Ventour Travel memahami kebutuhan jamaah yang membawa anak, mulai dari pengaturan jadwal ibadah yang lebih nyaman, pendampingan tim berpengalaman, hingga fasilitas yang mendukung keamanan dan ketenangan selama di Tanah Suci. Menariknya, sahabat juga akan mendapatkan perlengkapan umroh khusus untuk anak, sehingga si kecil tetap nyaman dan siap mengikuti rangkaian ibadah.
Gambar 3 : Umroh Sekeluarga Bersama Ventour Travel
Dengan pengalaman, pelayanan yang terstruktur, serta fokus pada kenyamanan jamaah keluarga, umroh bawa anak bersama Ventour Travel menjadi pilihan yang aman, tenang, dan penuh makna.
Siap berangkat umroh bersama si kecil dengan tenang? Yuk Wujudkan Umroh Keluarga yang Nyaman dan Berkesan!
Hotel milik Indonesia di Makkah siap dipakai mulai Haji 2026! Hotel ini bisa menampung 24 ribu jemaah dan hanya 2,5 km dari Masjidil Haram.
Gambar 1 : Hotel Milik Indonesia di Makkah Siap Dipakai Mulai Haji 2026
Upaya meningkatkan kualitas layanan jemaah haji Indonesia di Tanah Suci kini memasuki babak baru yang bersejarah. Mulai musim haji 2026, jemaah asal Indonesia diproyeksikan sudah bisa menempati Hotel Novotel Thakher di Makkah, yang kini resmi menjadi bagian dari aset investasi Indonesia dan disiapkan sebagai cikal bakal Kampung Haji.
Hotel ini berdiri di kawasan Thakher City, tak jauh dari Masjidil Haram, dan menjadi jawaban nyata untuk kebutuhan akomodasi jemaah yang jumlahnya selalu di atas 200 ribu orang setiap tahun. Sebuah langkah strategis yang bukan hanya soal tempat menginap, tapi juga soal kenyamanan, kemudahan, dan kebanggaan bangsa di Tanah Suci.
Hotel Milik Indonesia di Makkah untuk Haji 2026
Dilansir dari Himpuh, Kabar kesiapan hotel ini disampaikan Wakil Ketua Komisi VI DPR Andre Rosiade melalui unggahan media sosialnya. Ia menyebut Hotel Novotel Thakher akan mulai digunakan pada penyelenggaraan haji 2026, bersamaan dengan pengembangan besar di kawasan tersebut.
“Mulai bisa digunakan pada tahun 2026, dan rencana pembangunan 13 tower lagi demi kenyamanan ribuan jemaah. Pak Prabowo ingin jemaah haji Indonesia mendapatkan pelayanan terbaik di Tanah Suci,” tulis Andre melalui sosial media Instagramnya, Senin (29/12/2026).
Gambar 2 : Hotel Milik Indonesia ini Memiliki 1.461 Kamar untuk Jamaah Haji 2026
Pada tahap awal, hotel ini memiliki 1.461 kamar dan ditargetkan beroperasi penuh saat musim haji 2026. Ke depan, pengembangan 13 tower tambahan di atas lahan sekitar lima hektare diproyeksikan mampu menampung hingga 24.000 jemaah.
“Saya melihat langsung progres di lapangan, Hotel Novotel Thakher di Mekkah kini menjadi harapan baru bagi peningkatan layanan jemaah haji untuk calon jemaah haji Indonesia,” ucapnya.
Lokasinya pun dinilai super strategis karena hanya berjarak sekitar 2,5 km atau tiga menit berkendara dari Masjidil Haram, sehingga diharapkan mempermudah mobilitas jemaah saat ibadah.
“Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, kenyamanan jemaah adalah prioritas utama,” imbuhnya.
Hotel Novotel Thakher merupakan bagian dari akuisisi yang dilakukan Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) bersama Thakher Development Company. Perjanjian ini ditandatangani 14 Desember 2025, mencakup aset perhotelan dan real estat di kawasan terpadu Thakher City, sekitar 2,5 kilometer dari Masjid Al-Haram.
Selain hotel yang sudah beroperasi, investasi ini juga mencakup 14 bidang tanah seluas total 4,4 hektare untuk pengembangan lanjutan. Nantinya, semua akan dibangun dalam master plan terpadu yang mencakup hotel, ritel, dan fasilitas pendukung lainnya.
Gambar 3 : Jarak 2,5 KM ke Masjidil Haram
CEO Danantara Indonesia, Rosan P. Roeslani, menegaskan bahwa proyek ini menjadi fondasi awal keterlibatan jangka panjang Indonesia di sektor perhotelan Arab Saudi.
“Meskipun kepemilikan atas aset-aset yang diidentifikasi telah diformalkan melalui perjanjian ini, pengembangan berikutnya akan dilaksanakan secara bertahap, berdasarkan kajian kelayakan yang komprehensif, pertimbangan regulasi, serta standar tata kelola yang prudent,” ujarnya.
Pengembangan proyek ini juga didukung oleh Al Khomasiah Real Estate Development sebagai mitra lokal strategis, dan dilakukan melalui koordinasi dengan otoritas Arab Saudi dan Indonesia, termasuk Royal Commission for Makkah City and Holy Sites (RCMC/RCMC).
“Seluruh tahapan tersebut akan dilaksanakan melalui koordinasi erat dengan otoritas terkait di Arab Saudi dan Indonesia,” tuturnya.
Danantara Indonesia menegaskan bahwa seluruh proses pembangunan dilakukan bertahap, akuntabel, dan berorientasi manfaat jangka panjang bagi jemaah.
“Melalui proses bertahap yang akuntabel dan ditopang tata kelola kelembagaan yang kuat, Danantara Indonesia berkomitmen memastikan setiap tahap pelaksanaan memberikan nilai publik yang berkelanjutan dan terukur,” pungkasnya.
Dengan hadirnya hotel milik Indonesia di Makkah mulai Haji 2026, persiapan haji makin terasa nyata dan terstruktur. Kalau sahabat ingin berangkat lebih pasti dan nyaman, program haji khusus bersama Ventour Travel bisa jadi ikhtiar terbaik. Masa tunggunya 5–9 tahun, lebih cepat dibanding haji reguler, dengan pelayanan prioritas, pembimbing profesional, dan pengalaman ibadah yang lebih terarah.
Yuk sahabat, wujudkan niat haji sahabat sekarang juga!
Di Mekkah adzan Subuh berkumandang 2 kali, yang pertama tanda tahajud & sahur, yang kedua barulah waktu Subuh. Ada hikmah besar di baliknya!
Gambar 1 : Adzan Subuh di Tanah Suci Sampai 2 Kali
Sahabat mungkin pernah dengar adzan Subuh di Indonesia cuma sekali, kalau di Makkah dan Madinah adzan Subuh justru dikumandangkan 2 kali.
Adzan Subuh 2 kali ini bukan hal baru, bukan juga kesalahan jadwal. Ini adalah sunnah Nabi ﷺ yang sudah berjalan sejak zaman dahulu, dikumandangkan oleh dua muadzin mulia yaitu Bilal bin Rabah dan Ibnu Ummi Maktum. Jadi, adzan ganda ini punya makna, adab, dan tujuan yang indah untuk membangunkan umat dari lelapnya malam menuju ibadah terbaik.
Menurut penjelasan fikih, adzan pertama (Fajar/Fajr awal) dikumandangkan pada sepertiga malam sebagai tanda bangunnya orang tahajud dan penanda dimulainya waktu sahur. Sedangkan adzan kedua barulah menjadi tanda masuknya waktu shalat Subuh. Dilansir dari NU Online, pada sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim:
“Sesungguhnya Bilal beradzan di malam hari, maka makan dan minumlah kalian sampai mendengar adzan Ibnu Ummi Maktum.” (HR. Muslim).
Bahkan Imam Nawawi menegaskan bahwa adzan pertama tidak melarang seseorang untuk makan sahur, dan puasa tetap sah selama makan dilakukan sebelum fajar terbit.
Kenapa Adzan Subuh di Tanah Suci Ada 2 Kali?
Adzan pertama disebut Adzan Fajar (Fajr awal/Fajar awal), yang memiliki beberapa fungsi penting:
Menjadi panggilan bangun bagi ahli tahajud agar menutup shalat malamnya,
Membangunkan orang yang tidur untuk bersiap Subuh,
Menandai waktu sahur masih berlangsung,
Dan dikumandangkan setelah tengah malam hingga sebelum fajar.
Seorang ustaz sekaligus pakar sejarah ibadah di Makkah, Syekh Abdullah Al-Fahmi pernah menuturkan dalam kajian lokalnya di kawasan Thakher,
“Adzan Fajar di Makkah ibarat alarm rohani. Bukan untuk shalat Subuh, tapi untuk menata niat dan menyiapkan jiwa. Jika seseorang masih makan sahur saat mendengarnya, jangan panik—selama fajar belum terbit, ia masih berada dalam kelapangan syariat.”
Adzan kedua lah yang berbeda. Ia menjadi penanda resmi masuknya waktu shalat Subuh, dan inilah yang dikumandangkan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi sebagai adzan utama.
Biar nggak keliru, Sahabat bisa kenali dari kalimat khusus yang hanya ada di adzan Subuh, yaitu:
“Asshalatu khairum minan-naum” Shalat lebih baik daripada tidur.
Ciri ini jadi pembeda paling gampang. Kalau Sahabat dengar adzan di Makkah/Madinah tanpa kalimat ini, itu kemungkinan besar Adzan Fajar (adzan pertama). Tapi kalau ada tambahan kalimat mulia tersebut, barulah waktu Subuh telah masuk.
Momen pertama kali mendengar adzan Subuh 2 kali di Tanah Suci itu spesial bikin hati bergetar, sekaligus nambah ilmu. Dan pengalaman spiritual seperti ini makin bermakna kalau dijalani bersama travel yang bukan cuma nganterin, tapi juga ngasih pemahaman ibadah yang benar dan menenangkan.
Gambar 2 : Dokumentasi Jamaah Ventour Travel saat di Tanah Suci
Pembimbing ibadah bersertifikasi & informatif, siap menjelaskan detail seperti adzan ganda, adab di Hajar Aswad, hingga fiqih perjalanan,
Layanan fast response & pendampingan jemaah 24/7, biar Sahabat nggak bingung di momen penting,
Jadwal ibadah yang terarah, edukatif, dan menenangkan, bukan cuma sekadar ikut rombongan,
Aman, resmi, dan transparan, sesuai standar perizinan travel umroh Indonesia, dan masih banyak lagi.
Karena ibadah bukan hanya soal sampai di Tanah Suci, tapi juga paham, tenang, dan benar dalam setiap rukunnya.
Yuk klik untuk lihat panduan & konsultasi lengkap terkait ibadah umroh!