Sudah Tau Tips Aman & Nyaman Sholat Jumat di Masjidil Haram?

Panduan lengkap tips aman sholat Jumat di Masjidil Haram agar sahabat bisa beribadah dengan nyaman dan tetap fokus selama perjalanan umroh.

Gambar 1 : Tips Aman dan Nyaman Menunaikan Salat Jumat di Masjidil Haram bagi Jemaah Umrah

Salat Jumat di Masjidil Haram menjadi momen yang istimewa bagi banyak jemaah umroh. Namun, suasana yang sangat ramai sering membuat sahabat perlu menyiapkan diri dengan baik.

Melalui beberapa tips sederhana yang dilansir dari HIMPUH, sahabat bisa beribadah lebih aman, nyaman, dan tetap tenang selama berada di area Masjidil Haram.

Panduan Sholat Jumat di Masjidil Haram Tetap Aman dan Nyaman

1. Siapkan Fisik dan Niat

Menunaikan Salat Jumat di Masjidil Haram tidak bisa dilakukan tanpa persiapan. Tidur cukup di malam sebelumnya adalah kunci agar tubuh tetap bugar. Jangan lupa menjaga asupan cairan dan menghindari aktivitas berat.

Niatkan salat ini sebagai ibadah penuh keikhlasan, dengan membaca surah Al-Kahfi, perbanyak istighfar, dan siapkan hati untuk menyambut hari Jumat. Semakin siap fisik dan batin, semakin ringan langkah sahabat menuju Baitullah.

2. Datang Lebih Awal

Saat Salat Jumat tiba, Masjidil Haram berubah menjadi lautan jamaah. Idealnya, datanglah 2–3 jam sebelum azan pertama. Datang lebih awal bukan sekadar mencari tempat duduk, tapi menjaga kekhusyukan sebelum salat dimulai. Gunakan pakaian yang ringan namun sopan, sandal yang mudah dilepas, dan bawa air minum agar tidak dehidrasi di tengah teriknya matahari Makkah terutama di periode umrah puncak seperti Desember dan Ramadan.

Baca Juga : Umroh Mandiri Bisa Kena Tipu? Waspadai Perangkap Calo Nakal!

3. Pilih Jalur dan Lokasi Salat dengan Cermat

Masjidil Haram memiliki banyak pintu dan area salat. Pilih lokasi yang nyaman dan tidak terlalu panas. Jika sahabat kurang kuat menghadapi desakan jamaah, hindari area dekat Ka’bah (Mataf).
Jika lantai dasar sudah penuh, sahabat bisa naik ke lantai atas atau rooftop—arah kiblat tetap jelas dan suasananya lebih lega.

Catat nomor pintu masuk agar tidak bingung ketika keluar. Untuk lansia dan difabel, tersedia fasilitas kursi roda dan petugas pendorong resmi.

4. Menjaga Adab Saat Khutbah dan Sholat

Khutbah Jumat adalah momen yang harus dijaga adabnya. Ketika imam mulai berbicara, diamlah: tidak berbicara, tidak memencet HP, tidak menggerakkan kaki berlebihan.

Walaupun tidak semua jamaah memahami bahasa khutbah, mendengarkan dan menjaga ketenangan adalah bentuk penghormatan. Setelah khutbah, lanjutkan salat Jumat dua rakaat bersama imam, kemudian lakukan salat sunnah sesuai anjuran yang sahabat ikuti. Semua gerakan imam akan diikuti pengulangan suara dari muadzin pembantu agar jamaah yang jauh tetap bisa mengikuti.

5. Jangan Terburu-buru Keluar dari Masjid

Setelah salat selesai, biasanya akan dilanjutkan dengan salat jenazah berjamaah. Banyak jamaah terburu-buru keluar, namun hal tersebut sering membuat pintu keluar sesak. Lebih baik menunggu 30–60 menit untuk berdzikir atau membaca Al-Qur’an hingga arus jamaah mulai longgar. Selain lebih aman, waktu ini juga menambah nilai ibadah sahabat.

6. Jaga Ketahanan Fisik dan Spiritualitas

  • Hidrasi & Nutrisi – Minum cukup air dan makan ringan sebelum berangkat agar tubuh tetap stabil.
  • Perlindungan dari Panas – Gunakan payung, syal, atau topi lembut untuk mengurangi paparan panas.
  • Kenyamanan & Pernapasan – Atur napas secara perlahan dan hindari berbicara keras agar tetap tenang.
  • Mengisi Waktu Menunggu – Manfaatkan waktu dengan salat sunnah, dzikir, atau membaca Al-Qur’an.
  • Identitas Jemaah – Selalu bawa kartu identitas haji/umrah dan usahakan tidak jauh dari rombongan.
  • Sabar & Santai – Ingat bahwa setiap kesulitan di Tanah Suci adalah bagian dari ujian ibadah.

7. Menikmati Ketenteraman di Sekitar Masjidil Haram Setelah Sholat

Setelah jamaah mulai keluar dan suasana lebih tenang, sahabat bisa duduk sejenak untuk berdoa. Waktu setelah Salat Jumat adalah saat mustajab untuk memanjatkan doa. Nikmati pemandangan Ka’bah, suara azan dari segala arah, dan harmoni ribuan jamaah yang beribadah. Semua ini adalah pengalaman berharga yang akan selalu sahabat ingat.

Baca Juga : Paket Umroh Ramadhan 2026: Biaya Dan Fasilitas Terbaru!

Keunggulan Umroh Bersama Ventour Travel

Bersama Ventour Travel, sahabat akan mendapatkan paket umroh yang sudah mencakup tiket pesawat pulang–pergi, hotel nyaman di Mekkah dan Madinah, visa umroh, perlengkapan eksklusif, hingga makan tiga kali sehari selama berada di Tanah Suci.

Gambar 2 : Jamaah Umroh Ventour Travel saat di Tanah Suci

Perjalanan sahabat juga didukung dengan private bus yang bersih dan lega, ditemani city tour Mekkah dan Madinah lengkap dengan snack selama perjalanan. Sebelum berangkat, sahabat dibimbing melalui manasik yang jelas dan mudah dipahami, serta didampingi tour leader dan muthowif profesional sejak awal keberangkatan bahkan sahabat bisa menikmati lounge dan hidangan nyaman sebelum take off.

Dengan layanan yang menyeluruh ini, sahabat dapat fokus sepenuhnya pada ibadah, sementara semua kebutuhan perjalanan sudah diurus dengan baik. Jika sahabat ingin merasakan pengalaman umroh yang lebih tertata dan menenangkan, Ventour dengan hangat siap mendampingi setiap langkah menuju Tanah Suci.

Yuk sahabat, amankan seat terbaik mulai hari ini sebelum kuotanya habis!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Tertinggi di Dunia! Kuota Haji Indonesia Nomor 1 Di 2025!

Fakta menarik! Kuota haji Indonesia 2025 ternyata jadi yang terbesar di dunia. Simak daftar 10 negara dengan kuota terbanyak tahun di 2025.

Gambar 1 : Daftar Lengkap 10 Negara dengan Kuota Haji Terbanyak Dunia 2025

Setiap tahunnya, jutaan umat Muslim di seluruh dunia menanti dengan penuh harap untuk bisa memenuhi panggilan suci ke Tanah Haram.

Namun tahukah sahabat, bahwa tidak semua negara bisa mengirimkan jemaah sebanyak yang diinginkan? Pemerintah Arab Saudi menetapkan sistem kuota haji internasional yang disesuaikan dengan jumlah penduduk Muslim di tiap negara, juga mempertimbangkan faktor diplomatik dan kesiapan logistik.

Sistem inilah yang membuat setiap negara memiliki jatah berbeda dan menariknya, tahun 2025 ini kuota haji Indonesia kembali menempati posisi teratas di dunia!

Indonesia Pimpin Daftar Kuota Haji Dunia di Tahun 2025

Pada tahun 2025 ini, Indonesia resmi memimpin daftar negara dengan kuota haji terbesar di dunia, yaitu mencapai 221.000 jemaah. Angka yang luar biasa, bukan?

Hal ini memang wajar, mengingat Indonesia memiliki lebih dari 230 juta penduduk muslim, atau sekitar 87% dari total populasi. Namun menariknya, meskipun kuotanya terbesar di dunia, antrean calon jemaah di beberapa daerah masih bisa mencapai 15 hingga 20 tahun. Fakta ini menunjukkan betapa besarnya antusiasme masyarakat Indonesia untuk menunaikan rukun Islam kelima tersebut.

Sistem kuota ini sendiri ditetapkan oleh pemerintah Arab Saudi berdasarkan populasi muslim, hubungan diplomatik antarnegara, serta kesiapan logistik dan layanan haji. Dan dari data terbaru yang dilansir oleh World Population Review, Indonesia kembali menempati posisi puncak dalam daftar 10 negara dengan kuota haji terbanyak di dunia tahun 2025.

Daftar 10 Negara dengan Kuota Haji Terbesar Dunia 2025

Berikut daftar lengkap negara-negara dengan kuota haji terbanyak tahun 2025, beserta sedikit kisah di balik pengelolaannya:

1. Indonesia – 221.000 Kuota Jemaah

Gambar 2 : Kuota Haji Indonesia Jadi Tertinggi No 1 di Dunia Tahun 2025

Indonesia duduk di peringkat pertama sebagai negara dengan kuota haji terbesar dunia. Meski demikian, daftar tunggu jemaah tetap panjang, menggambarkan semangat tinggi masyarakat untuk menunaikan ibadah haji.

Baca Juga : Intip Jadwal Haji 2026 Lengkap Dengan Rencana Perjalanannya!

2. Pakistan – 180.000 Kuota Jemaah
Dengan populasi muslim lebih dari 220 juta jiwa, Pakistan menjadi negara kedua dengan jemaah terbanyak. Proses penyelenggaraan hajinya dikelola oleh Kementerian Urusan Agama dan Harmoni Antaragama, mencakup penerbangan, akomodasi, hingga layanan medis di Mekkah dan Madinah. Jamaah biasanya berangkat berkelompok dengan pendampingan staf khusus selama ibadah berlangsung.

3. India – 175.025 Kuota Jemaah
India memiliki sekitar 200 juta muslim dan memperoleh kuota sebesar 175.025. Penyelenggaraan haji diatur oleh Komite Haji India di bawah pengawasan pemerintah pusat. Menariknya, pemerintah memberikan subsidi bagi warga kurang mampu, dan berbagai organisasi sosial turut membantu calon jemaah agar proses pendaftaran hingga keberangkatan berjalan lancar.

4. Bangladesh – 127.198 Kuota Jemaah
Bangladesh, dengan sekitar 150 juta penduduk muslim (90% dari total populasi), selalu menghadapi permintaan haji yang jauh melebihi kuota. Pemerintah setempat menerapkan program pra-keberangkatan, termasuk pemeriksaan kesehatan dan bimbingan finansial. Banyak calon jemaah bahkan menabung bertahun-tahun demi bisa berangkat ke Tanah Suci.

5. Nigeria – 95.000 Kuota Jemaah
Nigeria menjadi negara dengan populasi muslim terbesar di Afrika, sekitar 95 juta dari 220 juta penduduknya. Operasional haji dikelola oleh Komisi Haji Nasional Nigeria (NAHCON) bersama pemerintah daerah dan otoritas Saudi. Jamaah biasanya mengikuti orientasi pra-keberangkatan yang meliputi manasik, panduan kesehatan, serta penukaran mata uang.

6. Iran – 87.550 Kuota Jemaah
Meski hubungan diplomatiknya dengan Arab Saudi kadang naik turun, kedua negara tetap menjaga kerja sama erat dalam penyelenggaraan haji. Hal ini menunjukkan bahwa nilai ibadah selalu menjadi prioritas di atas perbedaan politik.

7. Aljazair – 41.300 Kuota Jemaah
Dengan populasi muslim sekitar 41 juta, Aljazair dikenal memiliki manajemen haji yang efisien. Kedekatan bahasa dan budaya Arab menjadi keuntungan tersendiri, ditambah jarak geografis yang relatif dekat, membuat biaya perjalanan haji dari Aljazair lebih terjangkau.

Baca Juga : Maskapai Haji 2026 Resmi Gunakan Garuda Dan Saudi Airlines!

8. Turki – 37.770 Kuota Jemaah
Turki, dengan mayoritas penduduknya muslim, menyediakan layanan haji yang dikenal sangat tertata. Pemerintah menyediakan penerbangan carter, asuransi haji, hingga akomodasi berkualitas tinggi. Dukungan ekonomi yang kuat juga membuat pengalaman berhaji bagi jamaah Turki terasa lebih nyaman dan terorganisir.

9. Mesir – 35.375 Kuota Jemaah
Sebagai pusat pembelajaran Islam dunia melalui Universitas Al-Azhar, Mesir memiliki hubungan erat dengan Arab Saudi. Pemerintahnya selalu memastikan pelaksanaan haji berjalan lancar. Menariknya, banyak jamaah Mesir yang juga menjadi pemandu atau penerjemah bagi jamaah dari negara lain karena kemampuan bahasa mereka yang baik.

10. Sudan – 32.000 Kuota Jemaah
Meski tengah menghadapi tantangan politik dan ekonomi, semangat umat Islam di Sudan untuk berhaji sangat luar biasa. Dengan sekitar 97% dari 40 juta penduduknya beragama Islam, banyak di antara mereka yang menabung selama bertahun-tahun atau mendapat dukungan komunitas untuk berangkat ke Tanah Suci. Pemerintah pun bekerja sama dengan berbagai organisasi Islam untuk memastikan proses keberangkatan berjalan lancar.

Baca Juga : Biaya Haji Turun Jadi Rp 87 Juta! Intip Layanan Yang Didapat!

Kuota yang besar, antusiasme yang tinggi, dan kerja sama antarnegara menunjukkan satu hal penting, semangat umat Islam untuk menunaikan ibadah haji tidak pernah surut, justru semakin tumbuh dari tahun ke tahun. Tahun 2025 ini menjadi bukti nyata bagaimana Indonesia dan negara-negara Muslim lainnya terus berupaya memberikan layanan terbaik bagi calon tamu Allah.

Gambar 3 : Antusiasme yang Tinggi Umat Muslim di Indonesia untuk Menunaikan Ibadah Haji

Menunaikan ibadah haji tentu menjadi impian setiap Muslim, dan sahabat bisa mewujudkannya tanpa harus menunggu puluhan tahun dengan program Haji Khusus dengan masa tunggu 5-9 tahun dan Haji Furoda bersama Ventour Travel. Melalui layanan resmi, legal, dan berpengalaman, Ventour Travel siap mendampingi sahabat menuju Tanah Suci dengan fasilitas premium, bimbingan intensif, serta pembimbing ibadah berpengalaman.

Kini saatnya sahabat melangkah lebih dekat menuju Baitullah! Daftarkan diri sahabat bersama Ventour Travel dan rasakan pengalaman haji yang berkesan, nyaman, dan penuh makna!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Intip Jadwal Haji 2026 Lengkap Dengan Rencana Perjalanannya!

Bocoran jadwal haji 2026 sudah dirilis! Yuk lihat tahapan lengkap perjalanan jemaah haji dari awal keberangkatan hingga pulang ke tanah air!

Gambar 1 : Jadwal dan Rencana Perjalanan Haji 2026 dari Asrama hingga Pulang ke Tanah Air

Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia akhirnya merilis jadwal resmi perjalanan ibadah haji tahun 1447 H / 2026 M yang sudah dinantikan banyak jemaah. Melalui unggahan di akun Instagram resminya, @kemenhaj.ri, diumumkan bahwa gelombang pertama keberangkatan jemaah akan dimulai pada 22 April 2026, sementara pemulangan terakhir dijadwalkan pada 1 Juli 2026. Momen ini jadi sinyal kuat bagi seluruh calon jemaah untuk mulai memantapkan hati dan menyiapkan diri menyambut perjalanan spiritual yang penuh haru dan berkah menuju Tanah Suci!

Jadwal dan Rencana Perjalanan Haji 2026

Menjelang keberangkatan ke Tanah Suci, para calon jemaah haji akan lebih dulu masuk asrama haji pada 21 April 2026. Di sinilah mereka akan menjalani pemeriksaan akhir dan pembekalan terakhir sebelum berangkat, momen yang biasanya penuh haru sekaligus semangat. Setelah semua siap, gelombang pertama jemaah dijadwalkan berangkat menuju Madinah, disusul oleh gelombang kedua yang langsung terbang ke Makkah mulai 7 Mei 2026.

Gambar 2 : Jadwal Perjalanan Ibadah Haji 2026 ( Sumber : Instagram @kemenhaj.ri )

Sementara itu, penutupan keberangkatan di Bandara King Abdul Aziz (KAIA) Jeddah akan dilakukan pada 21 Mei 2026 pukul 24.00 waktu setempat, menandai akhir fase keberangkatan jemaah dari berbagai penjuru dunia. Setibanya di Tanah Suci, para jemaah akan melaksanakan salat dan ziarah ke Masjid Nabawi serta makam Rasulullah ﷺ, sebelum kemudian bertolak ke Makkah untuk menunaikan umrah wajib. Semua tahapan ini menjadi awal perjalanan suci yang sarat makna, bagian dari rencana haji 2026 yang sudah tersusun rapi oleh Kementerian Haji dan Umrah.

Baca Juga : Jangan Lupa Cek! Kalender Umroh 1447H/2026 Yang Wajib Tahu!

Wukuf di Arafah hingga Hari Tasyrik

Bagian paling sakral dari jadwal haji 2026 akan berlangsung pada 26 Mei 2026 (9 Dzulhijjah 1447 H), yaitu hari wukuf di Arafah. Inilah puncak dari seluruh rangkaian ibadah haji, momen yang dinanti jutaan umat Islam di seluruh dunia. Sehari setelahnya, umat Muslim akan merayakan Idul Adha 1447 H, yang kemudian disusul dengan hari-hari Tasyrik pada 28–30 Mei 2026.

Seluruh prosesi suci seperti wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, dan lempar jumrah di Mina akan berlangsung dalam rentang 26 hingga 31 Mei 2026. Rentang waktu ini menjadi fase yang paling padat sekaligus penuh keharuan, ketika jutaan jemaah dari berbagai negara menunaikan ibadah dengan penuh ketulusan dan doa.

Jadwal Kepulangan Jemaah Haji 2026

Setelah seluruh rangkaian ibadah selesai, tibalah saatnya kepulangan jemaah haji Indonesia, yang terbagi dalam dua gelombang.

  • Gelombang I: 1–15 Juni 2026
  • Gelombang II: 16–26 Juni 2026

Diperkirakan seluruh jemaah akan kembali ke Tanah Air pada akhir Juni 2026, bertepatan dengan datangnya Tahun Baru Hijriah 1448 H. Sebuah penutup yang manis dan penuh simbol spiritual.

Gambar 3 : Jadwal Kepulangan Haji 2026

Kementerian Haji pun mengimbau seluruh calon jemaah untuk mempersiapkan diri sejak dini, baik dari sisi fisik, mental, maupun administrasi. Pemerintah menegaskan bahwa seluruh jadwal telah dirancang agar pelaksanaan haji 2026 berjalan tertib, aman, dan khusyuk. Dengan total perjalanan sekitar dua bulan penuh, ibadah haji 1447 H menjadi momen penting bagi umat Islam Indonesia untuk menunaikan rukun Islam kelima dengan kesiapan terbaik, sebuah panggilan suci yang tak semua orang dapatkan setiap saat.

Baca Juga : Sudah Siap? Aturan Vaksinasi Haji 2026 Resmi Dirilis Saudi!

Setiap tahunnya, jutaan umat Islam menanti panggilan suci menuju Baitullah. Namun, tahukah sahabat bahwa program Haji Khusus bersama Ventour Travel bisa menjadi jalan terbaik untuk berangkat lebih cepat tanpa menunggu puluhan tahun? Dengan masa tunggu hanya 5–9 tahun, sahabat bisa menikmati pengalaman berhaji dengan fasilitas premium, bimbingan eksklusif, serta pelayanan yang ramah dan profesional sejak persiapan hingga pulang ke Tanah Air.

Ventour Travel berkomitmen mendampingi setiap langkah sahabat menuju Tanah Suci dengan penuh amanah dan kenyamanan. Karena bagi kami, berhaji bukan sekadar perjalanan ibadah, tapi juga perjalanan hati menuju ridha Allah.

Yuk daftarkan diri Sahabat untuk program Haji Khusus Ventour Travel hari ini, dan jadilah bagian dari tamu Allah di Tanah Suci dalam waktu lebih dekat!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Jangan Lupa Cek! Kalender Umroh 1447H/2026 Yang Wajib Tahu!

Ingat tanggalnya! Cek kembali kalender Umroh 1447H dari Kemenhaj Saudi berisi jadwal dan batas akhir keberangkatan jamaah umroh ke Tanah Suci.

Gambar 1 : Tanggal Penting di Kalender Umroh 1447 H/2026

Kembali mengingatkan seluruh calon jemaah umroh untuk memperhatikan Kalender Umroh 1447 H/2026 yang telah resmi dirilis oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Kalender ini bukan sekadar jadwal biasa, tapi berisi informasi penting seputar Batas akhir penerbitan visa umrah, batas akhir kedatangan jemaah ke Tanah Suci, hingga waktu penutupan musim umrah.

Jangan sampai terlewat ya Sahabat! karena dari sinilah sahabat bisa mulai merencanakan perjalanan ibadah dengan lebih matang dan tenang.

Tanggal Penting di Kalender Umroh 1447H/2026

Kepada calon jamaah umroh untuk memperhatikan Kalender Umroh 1447H/2026 yang telah resmi dirilis oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.

Dalam rilis resmi tersebut, ditetapkan beberapa jadwal penting yang wajib dicatat:

  • Batas akhir penerbitan visa umroh: 1 Syawal 1447 (20 Maret 2026)
  • Batas akhir kedatangan jamaah umroh ke Arab Saudi: 15 Syawal 1447 (3 April 2026)
  • Batas akhir kepulangan jamaah umroh: 1 Dzulqaidah 1447 (18 April 2026)

Kementerian menyatakan bahwa pengaturan ini dilakukan untuk menjaga ketertiban, efisiensi, dan kenyamanan jamaah umrah dari seluruh dunia. Semua pihak terkait diminta mematuhi jadwal yang telah ditetapkan demi kelancaran musim ibadah umrah tahun depan.

Dengan adanya kalender resmi ini, sahabat bisa mulai menyusun rencana keberangkatan sejak dini. Jangan sampai terlewat batas waktu visa atau jadwal keberangkatan ya, karena semua ini penting agar perjalanan ibadah sahabat bisa berjalan lancar dan penuh ketenangan.

Baca Juga : Berita Terbaru! Jadwal Penerbangan Haji 2026 Resmi Dirilis!

Umroh Premium Terjangkau Bersama Ventour Travel

Buat sahabat yang sudah siap memenuhi panggilan ke Tanah Suci, Ventour Travel hadir sebagai teman perjalanan terbaik dengan paket Umroh mulai dari 24 jutaan, lengkap dengan fasilitas premium yang bikin ibadah makin nyaman dan berkesan. Berikut fasilitas yang sahabat akan dapatkan:

  • Tiket Pesawat PP
  • Visa Umroh
  • Hotel Berbintang
  • Makan 3x Sehari
  • Bus AC Executive
  • Tour Leader & Muthowif Profesional
  • Perlengkapan Umroh Eksklusif
  • Air Zamzam 5 Liter
  • Lounge Hotel & Makan Saat Keberangkatan
  • Full Handling Bandara & Porter Hotel

Tak hanya itu, Ventour juga punya program unggulan yang banyak diminati jamaah, seperti Umroh Plus Turki, Umroh Akhir Tahun, Umroh Ramadan, hingga Umroh Syawal yang selalu menjadi favorit.

Gambar 2 : Dokumentasi Jamaah Umroh Ventour Travel

Dan kabar baiknya lagi, Ventour kini menyediakan program cicilan syariah “Umroh Dulu, Bayar Belakangan” cukup bayar awal Rp5 juta saja, sahabat sudah bisa mulai mempersiapkan keberangkatan. Tentunya tanpa riba, dengan akad sesuai syariat Islam, serta proses yang mudah, aman, dan terpercaya.

Baca Juga : Cicilan Umroh Syariah Tanpa Riba, Umroh Dulu Bayarnya Nanti!

Dengan Ventour Travel, sahabat tak hanya mendapatkan kenyamanan dan fasilitas terbaik, tapi juga jaminan keberangkatan resmi sesuai ketentuan dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Semua diatur dengan rapi agar sahabat bisa fokus beribadah tanpa khawatir urusan teknis.

Yuk segera hubungi tim Ventour sekarang juga, dan wujudkan impian sahabat untuk berangkat ke Tanah Suci di musim umrah 1447H dengan tenang, nyaman, dan penuh berkah!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Maskapai Haji 2026 Resmi Gunakan Garuda Dan Saudi Airlines!

Maskapai Haji 2026 resmi diumumkan! Garuda Indonesia dan Saudi Airlines siap antar jemaah haji ke Tanah Suci dengan layanan terbaik!

Gambar 1 : Penerbangan Haji 2026 Pakai Maskapai Garuda dan Saudi Airlines

Tahun 2026 nanti, perjalanan menuju Tanah Suci akan semakin nyaman karena maskapai haji 2026 resmi ditetapkan, yaitu Garuda Indonesia dan Saudi Airlines. Dua maskapai besar ini siap mengantarkan sahabat menunaikan rukun Islam kelima dengan pelayanan terbaik, fasilitas modern, dan pengalaman terbang yang lebih tenang.

Bayangkan, momen berangkat menuju Baitullah kini bisa terasa lebih khusyuk dan istimewa karena sahabat akan diterbangkan langsung oleh maskapai pilihan terbaik bangsa dan dunia.

Dua Maskapai Resmi Layani Penerbangan Haji 2026

Kabar terbaru datang dari dunia penerbangan haji Indonesia! Dilansir dari Detik, Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan, menyampaikan bahwa penerbangan haji tahun 2026 hanya akan menggunakan dua maskapai.

Dari tujuh maskapai yang diundang dalam proses seleksi, hanya Garuda Indonesia dan Saudi Airlines yang berhasil memenuhi seluruh kriteria.

Gambar 2 : Penerbangan Haji 2026 Hanya Menggunakan Dua Maskapai

“Hasil evaluasi menunjukkan hanya Garuda Indonesia dan Saudi Airlines yang memenuhi seluruh persyaratan administrasi, teknis, dan operasional yang telah ditetapkan,” ujar Gus Irfan dalam Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI bersama Kementerian Haji dan Umrah di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta. (Disiarkan langsung melalui TVR Parlemen, Rabu, 5 November 2025).

Penetapan ini menjadi kabar menggembirakan bagi calon jemaah haji 2026. Dengan dua maskapai besar yang telah berpengalaman dalam melayani penerbangan jemaah ke Tanah Suci, diharapkan seluruh perjalanan haji berjalan lebih nyaman, aman, dan tepat waktu.

Baca Juga : Biaya Haji 2026 Stabil! Pemerintah Fokus Perbaiki Layanan

Pembagian Embarkasi dan Jadwal Operasional Haji 2026

Gus Irfan menjelaskan lebih lanjut bahwa Garuda Indonesia akan melayani 102.502 jemaah dan petugas kloter yang berangkat dari embarkasi Aceh, Medan, Padang, sebagian Jakarta Pondok Gede, Banten, Solo, Jogja, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar, dan Lombok.

Sementara itu, Saudi Airlines akan mengangkut 101.860 jemaah dan petugas kloter dari embarkasi Batam, Palembang, sebagian Jakarta Pondok Gede, Jakarta Bekasi, Kertajati (Indramayu), dan Surabaya.

Secara keseluruhan, lanjut Gus Irfan, akan ada 204.362 jemaah dan petugas kloter yang diberangkatkan menuju Tanah Suci dalam 525 kelompok terbang melalui 14 bandara embarkasi dan debarkasi haji di seluruh Indonesia. Seluruh operasional penerbangan akan berlangsung selama 30 hari.

Baca Juga : Kuota Haji 2026 Indonesia: Lebih Banyak Atau Justru Menurun?

Tak hanya itu, Kementerian Haji dan Umrah juga telah merilis rencana perjalanan haji 2026.
Jemaah akan mulai masuk asrama haji pada 21 April 2026, dan keesokan harinya, 22 April 2026, penerbangan pertama ke Arab Saudi resmi dimulai.

Pemberangkatan akan dibagi menjadi dua gelombang:

  • Gelombang pertama melalui Bandara Madinah mulai 22 April 2026,
  • Gelombang kedua melalui Bandara Jeddah mulai 7 Mei 2026, dengan penutupan kedatangan jemaah di Bandara KAAIA Jeddah pada 21 Mei 2026.

“Puncak ibadah haji, yaitu wukuf di Arafah, akan berlangsung pada 26 Mei 2026. Pemulangan jemaah gelombang pertama dimulai 1 Juni 2026 dari Jeddah, dan gelombang kedua 16 Juni 2026 dari Madinah. Seluruh operasional pemulangan berakhir pada 1 Juli 2026,” rinci Gus Irfan.

Baca Juga : Yuk Siapkan Sejak Muda! Ini Alasan Penting Rencanakan Haji!

Dengan jadwal yang sudah tersusun rapi dan maskapai berpengalaman yang ditetapkan, pelaksanaan haji 2026 diharapkan dapat memberikan pengalaman ibadah yang lebih khusyuk dan tertata bagi seluruh jemaah Indonesia.

Gambar 3 : Siapkan Ibadah Haji Bersama Ventour Travel

Menunaikan haji memang impian setiap Muslim, dan kabar baiknya, sahabat bisa meraihnya lebih cepat tanpa perlu menunggu antrean panjang lewat program Haji Khusus dengan masa tunggu 5-9 tahun dan Haji Furoda bersama Ventour Travel.

Dengan izin resmi, pembimbing berpengalaman, serta pelayanan premium yang memastikan sahabat bisa beribadah dengan nyaman dan tenang, perjalanan menuju Baitullah akan terasa jauh lebih istimewa.

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Paket Umroh Ramadhan 2026: Biaya Dan Fasilitas Terbaru!

Paket umroh Ramadhan 2026 terpercaya, hadir dengan layanan eksklusif dan harga terjangkau. Raih momen spiritual terbaik di Makkah & Madinah.

Gambar 1 : Paket Umroh Ramadhan 2026 dengan Fasilitas Premium

Banyak yang bilang, umroh di bulan Ramadhan itu berat karena harus menahan lapar, haus, dan tetap beribadah di cuaca yang panas.

Tapi ternyata, semua itu tak seberat yang dibayangkan loh Sahabat! Justru setiap langkah, setiap detik di Tanah Suci terasa penuh makna. Begitu azan berkumandang, rasa lelah langsung sirna berganti haru, karena suasana Ramadhan di Makkah dan Madinah memang benar-benar berbeda syahdu, tenang, dan penuh keberkahan.

Suasana Umroh Ramadhan di Tanah Suci

Sahabat duduk di pelataran Masjidil Haram, menatap Ka’bah yang berdiri megah. Saat azan magrib berkumandang, udara terasa damai. Di sekitar sahabat, ribuan jamaah dari berbagai negara serempak mengangkat tangan untuk berdoa. Takjil sederhana kurma, roti, dan segelas jus dibagikan gratis kepada semua jamaah.

Kalau di rumah kita biasa buka dengan sirup marjan atau kolak pisang, di sini hanya dengan seteguk air zamzam pun rasanya sudah luar biasa nikmat. Setelah berbuka, jamaah melanjutkan salat Magrib, Isya, dan Tarawih berjamaah. Ada yang berzikir, ada yang membaca Al-Qur’an, semuanya larut dalam suasana khusyuk yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.

Baca Juga : Umroh Lailatul Qadr: Raih Malam Seribu Bulan Di Baitullah!

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Barangsiapa ibadah (tarawih) di bulan Ramadhan seraya beriman dan ikhlas, maka diampuni baginya dosa yang telah lampau.” (HR. Al-Bukhari)

Setiap rakaat yang sahabat lakukan di Masjidil Haram atau Masjid Nabawi bernilai pahala berlipat ganda inilah kesempatan langka yang hanya datang setahun sekali.

Menjalani umroh di bulan Ramadhan bukan hanya tentang merasakan suasana spiritual yang mendalam, tapi juga tentang keutamaan luar biasa yang dijanjikan Allah. Setiap ibadah yang sahabat lakukan di Tanah Suci memiliki pahala berlipat ganda, bahkan disebut setara dengan berhaji bersama Rasulullah SAW.

Sahabat bisa merasakan nikmatnya berbuka puasa di depan Ka’bah, menjalani salat Tarawih berjamaah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, hingga menutup bulan suci dengan salat Idul Fitri di tempat paling mulia di dunia. Semua momen itu bukan sekadar ibadah, tapi pengalaman yang akan selalu sahabat kenang sebagai bukti cinta dan kedekatan dengan Sang Pencipta.

Baca Juga : Kenapa Umroh Ramadhan Selalu Jadi Rebutan? Ini Alasannya!

Paket Umroh Ramadhan Bersama Ventour

kesempatan Umroh Ramadan hanya datang sekali dalam setahun. Siapa tahu, tahun depan kita belum tentu mendapat undangan yang sama dari Allah.

Ventour Travel siap menemani sahabat dalam perjalanan penuh makna ini. Semua kebutuhan dari tiket pesawat, hotel dekat Masjidil Haram, hingga sahur dan iftar diatur dengan sangat rapi. Selama di Tanah Suci, sahabat akan dibimbing oleh Mutawif berpengalaman, jadi bisa fokus beribadah tanpa khawatir urusan teknis.

Tahun ini, Ventour membuka tiga pilihan program spesial:

  • Umroh Awal Ramadhan – mulai ibadah sejak hari-hari pertama penuh semangat.
  • Umroh Full Ramadhan – rasakan 30 hari penuh berkah di Makkah dan Madinah.
  • Umroh Spesial Lailatul Qadr – nikmati 10 malam terakhir yang penuh keajaiban, sekaligus Idul Fitri di Tanah Suci.
paket umroh ramadhan
Gambar 2 : Potret Jamaah Ventour Travel saat Umroh Ramdhan di Tanah Suci

Ventour Travel siap menemani sahabat menjalani Umroh Ramadhan 2026 dengan pelayanan terbaik mulai dari penerbangan nyaman, hotel dekat Masjidil Haram, hingga bimbingan ibadah penuh makna dari mutawif berpengalaman.

Cukup dengan DP Rp 2 juta, sahabat sudah bisa mengamankan kursi untuk Ramadhan penuh keberkahan di Tanah Suci.

Jangan tunggu kuota habis daftar sekarang, daftarkan diri sahabat, dan rasakan indahnya Ramadhan di depan Ka’bah!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Umroh Mandiri Bisa Kena Tipu? Waspadai Perangkap Calo Nakal!

Umroh mandiri ternyata tak seaman yang dikira! Waspadai calo berkedok umroh mandiri serta risiko terkena penipuan yang makin marak saat ini!

Gambar 1 : Himbauan Mewaspadai Calo Berkedok Umrah Mandiri

Pernah dengar istilah “umroh mandiri” yang katanya lebih hemat dan fleksibel? Banyak sahabat mungkin sempat tergoda apalagi kalau promosinya terdengar manis, “lebih murah dan bebas atur jadwal!”

Tapi di balik tawaran itu, ternyata ada sisi lain yang perlu diwaspadai. Banyak jemaah yang akhirnya justru kehilangan uang, gagal berangkat, bahkan berurusan dengan hukum karena tertipu oleh pihak yang mengatasnamakan “umroh mandiri”. Saatnya sahabat pahami fakta dan risiko umroh mandiri disini!

Apa Itu Umroh Mandiri yang Sebenarnya?

Dilansir dari Himpuh, Sejak Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 disahkan, umat Islam di Indonesia memang punya alternatif untuk berangkat umroh secara mandiri, tanpa harus melalui Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Tujuannya baik, agar jemaah punya fleksibilitas mengatur sendiri perjalanan ibadahnya ke Tanah Suci.

Namun sayangnya, celah ini justru menimbulkan banyak salah tafsir di lapangan. Banyak pihak, terutama di media sosial, memanfaatkan istilah “umroh mandiri” untuk mengumpulkan orang, menawarkan paket, bahkan mengelola keberangkatan jemaah.

Mereka sering menggunakan kalimat manis seperti, “Kami hanya bantu urus dokumen,” “Ini umroh bareng tapi mandiri,” atau “Tanpa biro, lebih hemat!”

Padahal, begitu ada aktivitas menghimpun, menawarkan, atau mengelola keberangkatan, itu sudah termasuk kategori bertindak sebagai PPIU tanpa izin, dan jelas melanggar hukum.

Dalam Pasal 86 (1) UU No.14 Tahun 2025, disebutkan bahwa perjalanan ibadah umroh dilakukan:
a. melalui PPIU,
b. secara mandiri, atau
c. melalui Menteri.

Nah, untuk jalur mandiri, jemaah harus memenuhi syarat sendiri: memiliki paspor yang masih berlaku, tiket penerbangan ke Arab Saudi, surat keterangan sehat, visa, serta bukti pembelian layanan dari penyedia resmi melalui Sistem Informasi Kementerian.

Artinya, umroh mandiri itu benar-benar dilakukan sendiri bukan lewat perantara, bukan lewat kelompok, dan tidak boleh dikomersialkan.

Begitu ada pihak yang menarik setoran atau “membantu” dengan imbalan, maka kegiatan itu sudah tidak sah dan berpotensi melanggar hukum pidana.

Baca Juga : Cicilan Umroh Syariah Terpercaya, Umroh Dulu Bayarnya Nanti!

Risiko Berat di Balik Umroh Mandiri

Sahabat perlu tahu, perlindungan hukum antara jemaah yang berangkat lewat PPIU resmi dan umroh mandiri sangat berbeda jauh.

Gambar 2 : Travel Umroh Resmi Lebih Aman Dibandingkan Umroh Mandiri

Bagi jemaah PPIU resmi, negara menjamin perlindungan sesuai Pasal 96 UU No.14 Tahun 2025:

  • Ada jaminan keberangkatan dan kepastian layanan.
  • Ada perlindungan pembayaran dan uang muka.
  • Ada tanggung jawab dari penyelenggara jika terjadi kendala selama perjalanan.

Namun bagi jemaah umroh mandiri, perlindungan itu tidak berlaku sama sekali. Seluruh risiko harus ditanggung sendiri.

Bayangkan, jika gagal berangkat tidak ada jaminan uang kembali. Jika tertipu calo tidak ada perlindungan hukum. Jika ikut program “umroh mandiri bareng” dari pihak tak berizin sahabat bisa terjerat sanksi hukum.

Undang-Undang ini bahkan memberikan sanksi tegas bagi calo umroh mandiri, yaitu:

  • Pasal 122: penjara hingga 6 tahun dan/atau denda besar bagi siapa pun yang bertindak sebagai PPIU tanpa izin.
  • Pasal 124: penjara hingga 8 tahun bagi yang mengambil setoran jemaah tanpa hak.

Itu sebabnya, Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji ( HIMPUH ) mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap calo berkedok umroh mandiri.

Jemaah boleh berangkat secara mandiri, tapi semua proses harus diurus sendiri, mulai dari tiket, visa, hingga akomodasi dan itu pun harus melalui sistem resmi pemerintah.

HIMPUH juga menegaskan “Gunakan selalu PPIU berizin agar ibadah umroh sahabat aman, nyaman, dan pasti.”

Baca Juga : Cara Daftar Umroh Resmi & Terpercaya, Ternyata Semudah Ini!

Karena pada akhirnya, umroh bukan sekadar perjalanan wisata religi, melainkan ibadah suci yang harus dijalankan sesuai syariat dan hukum negara. Jangan sampai niat baik beribadah justru berubah jadi penyesalan karena tergiur tawaran “mudah dan murah” yang tidak sah.

Kalau sahabat ingin beribadah dengan tenang tanpa khawatir risiko penipuan, Ventour Travel hadir sebagai pilihan terbaik. Ventour adalah PPIU berizin resmi dari Kementerian Agama dengan 𝐈𝐳𝐢𝐧 𝐔𝐦𝐫𝐚𝐡 𝐍𝐨.𝟏𝟖𝟎/𝟐𝟎𝟐𝟏, yang selalu memastikan keamanan, kenyamanan, dan kepastian keberangkatan setiap jemaah.

Gambar 3 : Cuplikan Momen Jamaah Umroh Ventour Travel saat Di Tanah Suci

Berbeda dengan umroh mandiri yang penuh risiko dan tak ada perlindungan, Ventour Travel memberikan jaminan keberangkatan, fasilitas terbaik, dan pendamping ibadah berpengalaman. Setiap langkah sahabat menuju Tanah Suci akan dibimbing dengan aman, sesuai aturan, dan penuh makna.

Jadi, daripada mengambil risiko besar dengan umroh mandiri, percayakan perjalanan suci sahabat kepada Ventour Travel Aman, Resmi, dan Terpercaya.

Yuk, wujudkan impian ke Tanah Suci bersama Ventour Travel. Karena ibadah suci harus dimulai dengan cara yang benar dan penuh ketenangan!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Biaya Haji Turun Jadi Rp 87 Juta! Intip Layanan Yang Didapat!

Kabar Gembira! Biaya haji turun jadi Rp87,4 juta! Yuk ketahui fasilitas dan layanan apa saja yang didapat jemaah dengan biaya haji terbaru!

Gambar 1 : Biaya Haji Resmi Turun Menjadi 87 Juta Rupiah

Kabar gembira datang untuk sahabat calon jemaah haji Indonesia! Setelah pembahasan yang cukup panjang antara Komisi VIII DPR RI dan pemerintah, akhirnya biaya haji 2026 resmi ditetapkan.

Kabar baiknya, nilainya turun dari tahun sebelumnya! Menariknya lagi, jemaah akan menikmati perjalanan ibadah selama 41 hari penuh dengan berbagai layanan yang sudah disiapkan secara matang. Seperti apa gambaran fasilitas dan kenyamanan yang akan didapat? Yuk, lanjutkan membaca!

Biaya Haji Resmi Turun

Dilansir dari Himpuh, Setelah melalui pembahasan panjang antara Komisi VIII DPR RI dan pemerintah, akhirnya biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) tahun 2026 resmi ditetapkan sebesar Rp87,4 juta per jemaah.

Tak hanya itu, biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) yakni bagian yang ditanggung langsung oleh calon jemaah juga ditetapkan sebesar Rp54,2 juta. Artinya, ada penurunan sekitar Rp1,23 juta dibandingkan dengan Bipih tahun 2025 yang mencapai Rp55,43 juta. Penurunan ini dinilai sebagai langkah nyata pemerintah untuk menjaga keterjangkauan biaya di tengah fluktuasi harga layanan di Arab Saudi.

Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menjelaskan bahwa Bipih akan dialokasikan untuk kebutuhan utama jemaah seperti biaya penerbangan, akomodasi di Makkah dan Madinah, serta biaya hidup (living cost) selama di Tanah Suci.

“Kami sudah sepakati bersama pemerintah, Bipih tahun 2026 sebesar Rp54,2 juta. Ini turun dari tahun sebelumnya, tanpa mengurangi kualitas layanan bagi jemaah,” ujar Marwan.

Jika kita melihat ke belakang, selama sepuluh tahun terakhir biaya haji memang sempat mengalami kenaikan signifikan, terutama pada tahun 2022 akibat lonjakan biaya layanan masyair di Arab Saudi. Namun sejak 2023, trennya mulai stabil, bahkan kini cenderung menurun.

Penurunan biaya di tahun 2026 menjadi sinyal positif bagi calon jemaah, meski faktor kurs dan harga avtur tetap berperan penting dalam penetapan BPIH setiap tahunnya. Pemerintah dan DPR pun menegaskan komitmennya untuk menjaga keseimbangan antara kemampuan finansial jemaah dan keberlangsungan dana manfaat haji yang dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Baca Juga : Sudah Siap? Aturan Vaksinasi Haji 2026 Resmi Dirilis Saudi!

Fasilitas yang Didapat oleh Jemaah Haji

Dilansir juga dari laman Himpuh, untuk tahun 2026 mendatang, jemaah haji asal Indonesia akan menjalani ibadah selama 41 hari di Tanah Suci. Dalam kurun waktu tersebut, pemerintah memastikan seluruh kebutuhan mulai dari konsumsi, akomodasi, hingga kenyamanan ibadah telah diatur dengan rinci.

Penetapan durasi dan fasilitas ini merupakan hasil rapat kerja antara Komisi VIII DPR RI dan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) yang digelar pada Rabu, 29 Oktober 2025.

“Jumlah lama masa tinggal jemaah di Arab Saudi rata-rata 41 hari,” ujar Ketua Komisi VIII Marwan Dasopang dalam rapat tersebut.

Tak hanya soal angka, kabar baik juga datang dari sisi pelayanan dan fasilitas bagi para jemaah haji tahun 2026. Pemerintah memastikan bahwa kualitas layanan tetap terjaga, bahkan semakin baik.

1. 126 Kali Makan, Semua Menu Rasa Nusantara

Gambar 2 : Menu Makanan Sesuai dengan Rasa Nusantara

Selama berada di Arab Saudi, jemaah haji Indonesia akan memperoleh total 126 kali makan, dengan pembagian sebagai berikut:

  • 27 kali selama di Madinah,
  • 84 kali selama di Makkah,
  • dan 15 kali di Arafah, Muzdalifah, serta Mina (Armuzna).

Menariknya, seluruh menu katering akan tetap bercita rasa Nusantara dan diolah oleh chef asal Indonesia, agar sahabat jemaah tetap bisa menikmati makanan dengan cita rasa yang familiar.

“Menu katering untuk jemaah haji harus berbahan baku dan bercita rasa Nusantara serta juru chef dari Indonesia,” tutur Marwan.

Kebijakan ini diambil agar jemaah tetap bisa menikmati hidangan yang sesuai selera, terutama bagi jemaah lanjut usia atau yang memiliki kondisi kesehatan tertentu. Dengan begitu, meski berada jauh dari tanah air, cita rasa khas Indonesia tetap bisa dirasakan di Tanah Suci.

Selain itu, para jemaah juga akan dikembalikan uang untuk living cost sebesar Rp3.300.000, sebagai bekal pribadi selama beribadah.

Baca Juga : Berita Terbaru! Jadwal Penerbangan Haji 2026 Resmi Dirilis!

2. Akomodasi Maksimal 4,5 Km dari Masjidil Haram

Selain urusan konsumsi, pemerintah dan DPR juga menyepakati batas jarak akomodasi jemaah di dua kota suci agar tetap nyaman dan mudah dijangkau.

“Jarak akomodasi di Makkah paling jauh 4,5 kilometer dari Masjidil Haram dan tempat-tempat pelaksanaan ibadah haji,” sebut Marwan.
“Sementara jarak akomodasi di Madinah paling jauh 1 kilometer atau masih di area markaziyah dari Masjid Nabawi,” tambahnya.

Dengan jarak yang relatif dekat ini, jemaah diharapkan bisa beribadah dengan lebih tenang, tanpa harus menempuh perjalanan jauh menuju lokasi utama ibadah, terutama saat puncak haji di Armuzna.

Gambar 3 : Penurunan Biaya Haji Tidak Mengurangi Layanan dan Fasilitas Haji

Rapat kerja antara pemerintah dan Komisi VIII juga menegaskan kembali bahwa biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) tahun 2026 sebesar Rp87,4 juta per jemaah, di mana jemaah hanya membayar Rp54,19 juta (62%), sementara sisanya disubsidi dari nilai manfaat dana haji.

Baca Juga : Adil! Pemerataan Antrean Haji 26 Tahun Dari Aceh Ke Papua!

“Biaya perjalanan Bipih atau yang ditanggung langsung oleh jemaah rata-rata per jemaah sebesar Rp54.193.806,58 atau sebesar 62 persen dari keseluruhan BPIH,” jelas Marwan.

Angka tersebut turun sekitar Rp1,2 juta dibanding tahun sebelumnya, sebagai bentuk efisiensi pemerintah tanpa mengurangi kualitas layanan ibadah.

Dengan kebijakan ini, harapannya jemaah haji Indonesia tahun 2026 dapat menjalani ibadah dengan tenang, nyaman, dan penuh rasa syukur karena bukan hanya biaya yang lebih ringan, tapi juga pelayanan yang terus ditingkatkan demi pengalaman spiritual terbaik di Tanah Suci.

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Breaking News! Masa Berlaku Visa Umroh Kini Hanya 1 Bulan!

Kabar terbaru dari Saudi! Masa berlaku visa umroh kini dipangkas dari 3 bulan jadi 1 bulan sejak tanggal penerbitan. Cek info lengkapnya!

Gambar 1 : Arab Saudi Pangkas Masa Berlaku Visa Umroh dari 3 Bulan Jadi Hanya 1 Bulan

Kabar terbaru datang dari Tanah Suci, sahabat! Pemerintah Arab Saudi resmi mengumumkan perubahan penting terkait masa berlaku visa umroh. Kalau sebelumnya visa umroh bisa digunakan hingga tiga bulan, kini aturan baru menetapkan masa berlakunya hanya satu bulan sejak tanggal penerbitan.

Perubahan ini tentu bikin banyak calon jemaah bertanya-tanya, apa alasan dari perubahan ini? Yuk, kita bahas lebih lanjut biar sahabat tetap update dan bisa mempersiapkan perjalanan suci ini dengan tenang.

Alasan Dipangkasnya Masa Berlaku Visa Umroh

Dilansir dari Himpuh, pemerintah Arab Saudi baru saja mengumumkan kebijakan baru yang cukup mengejutkan banyak calon jemaah umroh di seluruh dunia. Kini, masa berlaku visa masuk bagi jemaah umroh dipangkas dari tiga bulan menjadi hanya satu bulan sejak tanggal penerbitan.

Meski begitu, sahabat nggak perlu khawatir. Masa izin tinggal jemaah di Arab Saudi tetap tiga bulan setelah tiba di sana. Informasi ini disampaikan oleh Al-Arabiya yang mengutip sumber resmi dari Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi.

Kebijakan baru ini muncul di tengah lonjakan luar biasa jumlah jemaah umroh asing tahun ini. Berdasarkan laporan Saudi Gazette, sejak dimulainya musim umroh baru pada awal Juni, lebih dari empat juta visa umroh telah diterbitkan hanya dalam waktu lima bulan. Angka ini menjadi rekor tersendiri karena jauh melampaui musim-musim sebelumnya!

Baca Juga : Jangan Sampai Lupa! Wajib Isi E-CD Saat Pulang Ibadah Umroh!

Antisipasi Lonjakan Jemaah dan Upaya Menjaga Kenyamanan

Langkah perubahan aturan visa ini bukan tanpa alasan. Kementerian Haji dan Umroh mengungkapkan bahwa aturan baru ini juga diikuti oleh pembaruan sistem, di mana visa umroh akan otomatis dibatalkan 30 hari setelah diterbitkan apabila jemaah belum melakukan pendaftaran masuk ke Arab Saudi dalam periode tersebut. Kebijakan ini rencananya akan mulai diberlakukan pekan depan.

Menurut Ahmed Bajaeifer, penasihat Komite Nasional Umroh dan Kunjungan, keputusan ini merupakan langkah antisipatif dari pemerintah dalam menghadapi lonjakan luar biasa jumlah jemaah umroh, terutama setelah berakhirnya musim panas dan menurunnya suhu di Makkah serta Madinah.

“Tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya kepadatan berlebih di dua kota suci, serta memastikan pengelolaan arus jemaah yang lebih tertib dan aman,” ujarnya.

Kebijakan ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Arab Saudi untuk terus meningkatkan manajemen ibadah umroh. Dengan animo umat Muslim yang terus meningkat dari seluruh penjuru dunia, Saudi berupaya menjaga agar setiap jemaah bisa beribadah dengan lebih nyaman, aman, dan khusyuk.

Baca Juga : Cara Daftar Umroh Resmi & Terpercaya, Ternyata Semudah Ini!

Buat sahabat yang sudah lama memimpikan untuk berangkat ke Tanah Suci, kini saatnya mempersiapkan diri bersama Ventour Travel, mitra perjalanan umroh terpercaya yang sudah berpengalaman memberangkatkan ribuan jemaah.

Gambar 2 : Dokumentasi Jamaah Ventour Travel saat di Tanah Suci

Bersama Ventour, sahabat akan mendapatkan paket umroh lengkap dengan fasilitas terbaik, mulai dari tiket pesawat PP, hotel dekat Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, makan 3x sehari, pembimbing ibadah berpengalaman, hingga visa umroh yang sudah termasuk dalam paket.

Ventour Travel juga dikenal dengan pelayanan yang ramah, harga yang transparan, dan keberangkatan yang pasti. Jadi, sahabat nggak perlu bingung lagi urus visa atau takut tertunda berangkat.

Yuk, wujudkan perjalanan ibadah sahabat ke Tanah Suci dengan tenang dan penuh makna bersama Ventour Travel.

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Catat tanggalnya! Promo Umroh Hemat di Visit Saudi Fair 2025!

Promo Umroh mulai 23 jutaan di Visit Saudi Travel Fair 2025! Diskon hingga 5 juta plus free tour eksklusif ke destinasi wisata Arab Saudi!

Gambar 1 : Promo Umroh Ventour Travel di Visit Saudi Travel Fair 2025

Sahabat, kabar bahagia datang untuk pecinta ibadah dan petualangan spiritual! Akhirnya, Visit Saudi Travel Fair 2025 resmi hadir di Indonesia. Sebuah acara istimewa dari otoritas resmi pariwisata Arab Saudi yang menghadirkan pengalaman religi dan wisata yang tak terlupakan.

Berkolaborasi dengan travel partner di Indonesia, salah satunya Ventour Travel, event ini menghadirkan banyak promo dan paket eksklusif yang dirancang khusus untuk sahabat yang ingin menunaikan ibadah Umroh dengan nyaman, hemat, dan penuh kesan.

Di sini, sahabat bisa menjelajahi beragam pesona negeri dua tanah haram mulai dari King Abdullah Economic City, Riyadh, Al-Ula, hingga Asheer Al Baha. Tak hanya menikmati nuansa spiritual Umroh, sahabat juga bisa merasakan langsung keindahan budaya, sejarah, dan kuliner khas Arab Saudi yang memikat hati.

Super Sale Umroh Hemat Ventour Travel

Kabar gembira untuk sahabat yang sudah lama menantikan waktu terbaik berangkat Umroh! Selama event Visit Saudi Travel Fair 2025, Ventour Travel menghadirkan Super Sale Umroh Hemat dengan harga yang bersahabat dan fasilitas istimewa.

Gambar 2 : Program Promo Umroh Keberangkatan November 2025 dan Januari Hingga Maret 2026

Harga paket Umroh dimulai dari 23 jutaan, lengkap dengan free tour ke destinasi bersejarah seperti Badar dan Red Sea Jeddah. Bagi sahabat yang ingin pengalaman lebih lama, tersedia pula paket Umroh 9 hingga 12 hari dengan tambahan tour eksklusif ke kota-kota seperti Thaif, KAEC, Al Khutah, hingga Al Ula.

Gambar 3 : Promo Umroh di Ventour Travel Harga Mulai dari 23 Jutaan

Semakin menarik, karena sahabat bisa memilih jadwal keberangkatan dari November 2025 hingga Juni 2026, dengan maskapai ternama seperti Qatar Airways dan Saudia Airlines. Semua ditawarkan dengan potongan harga spesial hingga 5 juta rupiah selama event berlangsung.

Baca Juga : Cicilan Umroh Syariah Terpercaya, Umroh Dulu Bayarnya Nanti!

Bukan hanya soal ibadah, tapi juga pengalaman yang berkesan! Setiap paket Umroh dari Ventour Travel dilengkapi dengan free tour eksklusif mulai dari menjelajahi keindahan Al Ula, mengunjungi museum bersejarah di Jeddah, hingga merasakan perjalanan kereta cepat Arab Saudi yang modern.

Gambar 4 : Program Khusus Prebook Umroh Plus Destinasi Eksklusif Arab Saudi

Untuk sahabat yang ingin sensasi berbeda, ada juga paket Special Prebook Umroh Plus Destinasi Eksklusif Terbaru seperti Free Tour Al Khutah, Al Bahah, Asheer, dan Riyadh, dengan harga mulai dari tiga puluhan jutaan. Semua disiapkan untuk memberi pengalaman spiritual sekaligus wisata yang tak terlupakan.

Free Merchandise Limited di Booth Ventour Travel

Buat sahabat yang ingin merasakan langsung keseruan event ini, jangan lupa mampir ke booth Ventour Travel di Main Atrium, Gandaria City Mall. Selain bisa konsultasi langsung dengan tim profesional Ventour, sahabat juga bisa daftar langsung paket Umroh dan berkesempatan mendapatkan free merchandise limited edition yang eksklusif hanya untuk pengunjung booth selama pameran berlangsung!

Gambar 5 : Visit Saudi Travel Fair 2025 di Main Antrium, Mall Gandaria City

Jadi selain membawa pulang promo super hemat, sahabat juga bisa bawa pulang kenang-kenangan keren dari Ventour Travel simbol awal perjalanan menuju Baitullah yang penuh berkah.

Baca Juga : Cara Daftar Umroh Resmi & Terpercaya, Ternyata Semudah Ini!

Ventour Travel selalu berkomitmen menghadirkan pengalaman Umroh yang nyaman, aman, dan berkesan. Mulai dari hotel dekat Masjidil Haram & Masjid Nabawi, bimbingan manasik berjenjang, makan 3x sehari, hingga bus AC executive yang memudahkan perjalanan ibadah semuanya sudah termasuk di harga spesial promo ini.

Gambar 6 : Potret Jamaah Umroh Ventour Travel saat di Destinasi Viral Al Ula

Jadi, yuk sahabat! Catat tanggalnya 12–16 November 2025 di Gandaria City Mall, datang ke booth Ventour Travel, amankan promo Umroh hemat mulai dari 23 jutaan, dan dapatkan merchandise eksklusif edisi terbatas hanya di event ini!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!