Baru 10 Hari Ramadhan, 43 Juta Jamaah Padati Tanah Suci!

Dalam 10 hari pertama Ramadhan 2026, lebih dari 43 juta jamaah memadati Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Simak fakta lengkapnya di sini!

Gambar 1 : 43,8 Juta Jemaah Kunjungi Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di 10 Hari Pertama Ramadhan

Suasana Ramadhan di Tanah Suci tahun ini kembali menunjukkan betapa besarnya kerinduan umat Islam untuk beribadah di dua masjid suci. Dalam sepuluh hari pertama Ramadhan 1447 H, jutaan jamaah dari berbagai negara memadati Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Dilansir dari Himpuh, Data terbaru menunjukkan angka yang sangat luar biasa. Total jamaah dan peziarah yang datang ke dua masjid suci tersebut bahkan menembus lebih dari 43 juta orang hanya dalam 10 hari pertama Ramadhan. Angka ini menjadi salah satu rekor awal Ramadhan yang menunjukkan tingginya antusiasme umat Islam untuk meraih keberkahan ibadah di Tanah Suci.

Puluhan Juta Jamaah Padati Masjidil Haram

Otoritas Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi menyampaikan bahwa total jumlah jamaah dan peziarah di Haramain selama sepuluh hari pertama Ramadhan mencapai 43.840.961 orang. Data ini dihitung melalui indikator operasional yang merekam frekuensi masuk jamaah ke area shalat maupun pelaksanaan ibadah umrah.

Di Masjidil Haram sendiri, tercatat 23.839.592 jamaah datang untuk menunaikan shalat lima waktu serta shalat malam selama periode tersebut. Selain itu, jumlah jamaah yang melaksanakan ibadah umrah mencapai 8.110.498 orang.

Padatnya aktivitas ibadah ini menunjukkan betapa besar kerinduan umat Islam dari seluruh dunia untuk beribadah di Tanah Suci, terutama di bulan Ramadhan yang dikenal memiliki keutamaan pahala yang berlipat ganda.

Baca Juga : Pemerintah Arab Saudi Pastikan Wilayahnya Aman dan Kondusif

Aktivitas Ibadah Ramai di Masjid Nabawi

Sementara itu, suasana ibadah di Masjid Nabawi di Madinah juga tidak kalah ramai. Tercatat 10.789.467 jamaah datang untuk menunaikan shalat lima waktu dan shalat malam di masjid yang menjadi tempat dimakamkannya Nabi Muhammad SAW tersebut.

Selain itu, sebanyak 317.025 jamaah mendapatkan kesempatan untuk beribadah di Raudhah, area istimewa yang dikenal sebagai salah satu taman surga. Adapun jumlah peziarah yang datang untuk menyampaikan salam kepada Nabi Muhammad SAW serta dua sahabat beliau mencapai 784.379 orang.

Melihat lonjakan jamaah yang begitu besar, otoritas setempat juga menerapkan sistem pengelolaan arus yang ketat agar pergerakan jamaah tetap tertib. Integrasi layanan, pengaturan jalur masuk, hingga pemantauan operasional dilakukan secara maksimal demi memastikan lingkungan ibadah tetap aman, nyaman, dan kondusif sepanjang Ramadhan.

Antusiasme umat Islam menjalankan ibadah di Tanah Suci sejak awal Ramadhan ini menjadi gambaran nyata betapa kuatnya kerinduan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT di tempat yang penuh keberkahan.

Gambar 2 : Dokumentasi Jamaah Ventour Travel saat di Masjidil Haram

Masya Allah, melihat ramainya jamaah di Tanah Suci tentu semakin membuat hati rindu untuk bisa ikut merasakan suasana ibadah langsung di sana. Jika sahabat juga ingin merencanakan perjalanan umroh dengan pelayanan yang nyaman dan terpercaya, sahabat bisa mempertimbangkan program umroh bersama Ventour Travel.

Dengan pendampingan yang profesional serta fasilitas yang dipersiapkan dengan baik, sahabat bisa lebih fokus beribadah dan menikmati setiap momen di Tanah Suci. Yuk mulai rencanakan perjalanan umroh sahabat dari sekarang!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Intip Cara Daftar Kelas Al-Quran Gratis di Masjid Nabawi!

Ternyata Masjid Nabawi punya kelas Al-Quran gratis untuk semua jamaah, dari belajar tajwid, hafalan, hingga sanad resmi. Cek cara daftarnya!

Gambar 1 : Kelas Al-Quran Gratis di Masjid Nabawi

Ternyata Masjid Nabawi menyediakan program belajar Al-Quran secara gratis untuk para jamaah. Di tengah padatnya aktivitas ibadah di Madinah, pengelola masjid membuka kesempatan bagi siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan dari berbagai negara, untuk mengikuti kelas resmi yang terstruktur dan berkelanjutan.

Jadi, momen singgah di kota Nabi bukan hanya untuk beribadah, tetapi juga bisa dimanfaatkan untuk memperdalam ilmu Al-Quran secara langsung di tempat yang penuh keberkahan.

Halaqah Quran dan Program Mutoon di Masjid Nabawi

Gambar 2 : Cara Ikut Kelas Gratis Al-Quran di Masjid Nabawi ( Sumber : Himpuh )

Program ini dikenal dengan nama Halaqah Quran. Kelas berlangsung rutin sepanjang tahun dan dipandu langsung oleh para masyaikh di dalam masjid dengan suasana yang tenang dan kondusif. Materinya lengkap, mulai dari tajwid, tahsin, hafalan, hingga murojaah. Bagi sahabat yang ingin mendapatkan sanad bacaan Al-Quran, tersedia juga program ijazah yang bisa diikuti sesuai kemampuan.

Menariknya lagi, bukan hanya pembelajaran Al-Quran yang tersedia. Ada pula Program Mutoon yang fokus pada penguatan ilmu dasar Islam. Dalam program ini, peserta dibimbing untuk menghafal adzkar, hadis, serta matan kitab dasar yang membahas fikih, akidah, dan adab. Program ini sangat diminati penuntut ilmu yang ingin memperkuat fondasi syariat selama berada di Madinah.

Seluruh kelas ini tidak dipungut biaya. Jamaah dari berbagai latar belakang dan kewarganegaraan duduk bersama dalam satu halaqah, menciptakan suasana belajar yang inklusif dan penuh ukhuwah. Kelas dibuka lima hari dalam sepekan, dengan pilihan waktu setelah Subuh, Dhuha, Ashar, dan setelah Magrib. Sahabat bisa menyesuaikan dengan jadwal ibadah harian selama di Madinah.

Baca Juga : Canggih! Masjid Nabawi Sediakan Bimbingan via Cloud Gratis!

Cara Daftar dan Lokasi Pendaftaran

Bagi sahabat yang ingin mendaftar langsung, siapkan nomor visa, nomor ponsel aktif, dan salinan paspor. Untuk jamaah laki-laki, loket pendaftaran berada di sisi kiri Gate 22, tepat di lantai paling atas. Sementara jamaah perempuan dapat masuk melalui Gate 25 dan menuju loket khusus muslimah.

Setelah proses registrasi selesai, petugas akan mengarahkan peserta ke halaqah dan mudarris sesuai kemampuan, baik untuk kelas tajwid, hafalan, maupun Mutoon. Jika tidak sempat datang langsung, pendaftaran juga dapat dilakukan secara daring melalui tautan resmi yang disediakan pengelola.

https://reg.qm.edu.sa/Minton/Account/NewRegistration

Sistem ini melayani kelas tatap muka maupun daring sehingga lebih fleksibel.

Kesempatan belajar Al-Quran di Masjid Nabawi adalah pengalaman spiritual yang tidak ternilai. Belajar di tempat yang dahulu menjadi pusat dakwah Rasulullah ﷺ tentu menghadirkan suasana berbeda. Bayangkan nikmatnya mengaji bersama jamaah dari seluruh dunia di tempat yang penuh keberkahan dan doa-doa mustajab.

Gambar 3 : Dokumentasi Jamaah Umroh Ventour Travel saat Melaksanakan Ibadah Umroh

Nah bagi sahabat yang merindukan pengalaman ibadah sekaligus menuntut ilmu di Tanah Suci, perjalanan umroh bersama Ventour Travel bisa menjadi pilihan tepat. Dengan pelayanan profesional, fasilitas lengkap, serta pendampingan ibadah yang terarah, sahabat dapat menjalani umroh dengan lebih nyaman dan khusyuk. Yuk, wujudkan perjalanan ibadah terbaik sahabat dan rasakan sendiri nikmatnya belajar Al-Quran langsung di Masjid Nabawi bersama program umroh pilihan.

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

55+ Hotel Terdekat Ka’bah & Masjid Nabawi, Akses Jalan Kaki!

Daftar lengkap hotel terdekat Ka’bah & Masjid Nabawi yang jadi favorit jamaah. Dari hotel premium hingga strategis untuk ibadah lebih nyaman.

Gambar 1 : List Hotel Mekkah dan Madinah Dengan Akses Jalan Kaki

Salah satu faktor terpenting dalam kenyamanan ibadah umroh adalah lokasi hotel. Semakin dekat jaraknya dengan Ka’bah dan Masjid Nabawi, semakin mudah Sahabat mengatur waktu salat, istirahat, dan aktivitas ibadah lainnya.

Dengan memilih hotel yang tepat, Sahabat bisa menghemat tenaga, lebih fokus beribadah, dan tidak perlu tergesa-gesa setiap kali adzan berkumandang. Karena itulah, mengetahui daftar hotel strategis di Makkah dan Madinah menjadi informasi penting sebelum berangkat umroh.

Berikut ini daftar hotel terdekat Ka’bah dan Masjid Nabawi yang sering menjadi pilihan jamaah karena lokasinya yang sangat strategis.

Daftar Hotel Terdekat Ka’bah/Masjidil Haram di Makkah

Gambar 2 : List Hotel Terdekat dengan Ka’bah dan Masjidil Haram

Menginap di sekitar Masjidil Haram memberikan pengalaman yang benar-benar berbeda. Banyak jamaah bercerita, momen paling mengesankan adalah saat membuka jendela kamar dan langsung melihat Ka’bah di depan mata.

Selain memudahkan akses ibadah, hotel-hotel di kawasan ini juga terhubung langsung dengan mall, food court, dan jalur khusus menuju masjid.

  1. Masjidil Haram Area Hotel
  2. Safwa Tower
  3. Swissotel
  4. Movenpick
  5. Fairmont
  6. Pullman Zamzam
  7. Rotana
  8. Raffles
  9. Swiss Al Maqam
  10. Elaf Kinda
  11. Makkah Tower
  12. Dar Al Tawhid Intercontinental
  13. Le Meridien
  14. Orinsis
  15. Azka Al Maqam
  16. Olayan Ajyad

Hotel-hotel ini berada dalam jarak sangat dekat, bahkan sebagian bisa ditempuh hanya beberapa menit berjalan kaki. Dengan lokasi seperti ini, Sahabat bisa lebih fleksibel untuk turun ke masjid kapan pun tanpa harus terburu-buru dan tetap punya energi untuk ibadah seharian.

Baca Juga : Hotel Dekat Masjidil Haram Dengan View Kakbah dari Kamar!

Daftar Hotel Terdekat Masjid Nabawi di Madinah

Gambar 3 : List Hotel Terdekat dengan Masjid Nabawi

Kalau di Madinah, kenyamanan terasa lebih tenang dan syahdu. Banyak jamaah merasa suasana di sekitar Masjid Nabawi sangat cocok untuk memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur’an, dan berlama-lama di Raudhah. Namun lagi-lagi, jarak hotel sangat menentukan kualitas pengalaman ini.

  1. Masjid Nabawi Area Hotel
  2. Taiba Front
  3. Taiba Suites
  4. Anwar Al Madinah
  5. Al Fayroz Shatta
  6. Dar Al Taqwa
  7. Golden Tulip
  8. The Oberoi
  9. Elaf Taiba
  10. Abraj Taiba
  11. Emaar Elite Madinah
  12. Tabah Tower
  13. Deyar Al Eiman
  14. Mawwadah Al Safwa
  15. Al Andalus Plus
  16. Durrat Al Eiman
  17. Concorde Al Khair
  18. Al Mukhtara International
  19. Waqf Outhman Bin Affan
  20. Arjwan Aldifayah
  21. Andalus Golden Palace
  22. Zowar International
  23. Saja Al Madinah
  24. ODST
  25. Ansar Golden Tulip
  26. Al Andalus Palace 3
  27. Maden Taiba
  28. Frontel Al Harithia
  29. Durrat Al Madina
  30. Al-Aqeeq
  31. Al-Rawda Royal Inn
  32. Manzil Al Marsa
  33. Fayrozia Al Khair
  34. Al-Madinah Concorde
  35. Nozol Royal Inn
  36. Shaza Regency
  37. Madinah Hilton
  38. Al-Rawda Suites
  39. Sofitel Shadh Madina
  40. Andalus Royal Suites
  41. Dar Al-Hijra Intercontinental
  42. Worth Peninsula
  43. Artal International
  44. Dar Al-Neem
  45. Artal Al-Munawwarah
  46. Rua International
  47. Eiman Royal
  48. Ruve Al-Madinah
  49. Sanabel
  50. Dar Al-Eiman Al-Haram
  51. Al Saha
  52. Dallah Taiba
  53. Grand Plaza Badr Al Maqam

Sebagian besar hotel ini hanya membutuhkan waktu beberapa menit untuk sampai ke Masjid Nabawi, bahkan ada yang langsung menghadap ke pelataran masjid. Bagi jamaah lansia atau yang ingin lebih santai, lokasi seperti ini sangat membantu agar ibadah tetap maksimal tanpa harus menguras tenaga.

Pada akhirnya, perjalanan umroh bukan sekadar soal berangkat, tapi soal bagaimana Sahabat bisa menikmati setiap momen ibadah dengan tenang, nyaman, dan penuh kekhusyukan. Memilih hotel yang dekat dengan masjid adalah salah satu kunci utama agar fokus ibadah tidak terganggu oleh faktor fisik dan jarak.

Bersama Ventour Travel, Sahabat tidak perlu pusing memikirkan semua detail tersebut. Ventour Travel menyediakan paket umroh dengan pilihan hotel-hotel strategis di Makkah dan Madinah, yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan jamaah Indonesia. Mulai dari lokasi yang dekat masjid, jadwal yang tertata rapi, pembimbing berpengalaman, hingga pelayanan yang ramah dan transparan, semuanya dirancang agar Sahabat bisa beribadah dengan lebih nyaman dan tenang.

Gambar 4 : Dokumentasi Jamaah Umroh Ventour Travel saat City Tour Mekkah

Jadi, kalau Sahabat ingin merasakan umroh tanpa ribet, tanpa lelah berlebihan, dan bisa fokus memperbanyak ibadah di Tanah Suci, sekarang saatnya wujudkan niat itu bersama Ventour Travel.

Yuk, amankan seat umroh Sahabat sekarang dan rasakan sendiri nikmatnya menginap dekat masjid bersama Ventour Travel!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Syahdu! 52 Juta Jemaah Padati Dua Masjid Suci di Bulan Safar

Masjidil Haram & Nabawi dipadati 52 juta jemaah saat Bukan Safar. Bagaimana cara Arab Saudi menghitung jamaah yang datang? Temukan jawabannya!

Gambar 1 : 52 Juta Jemaah Kunjungi Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Selama Bulan Safar ( Sumber : Himpuh )

Betapa megahnya suasana ibadah ketika jutaan manusia dari berbagai penjuru dunia berkumpul dalam satu waktu. Sepanjang bulan Safar 1447 H, jumlah jemaah yang beribadah di dua masjid suci Arab Saudi kembali mencetak angka fantastis.

Tercatat lebih dari 52,8 juta orang memenuhi Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah. Angka luar biasa ini bukan sekadar data, tapi bukti betapa besarnya kerinduan umat Islam untuk hadir dan beribadah langsung di rumah Allah yang mulia.

Puluhan Juta Jamaah Padati Dua Masjid Suci di Bulan Safar

Laporan dari Badan Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi kembali menghadirkan kabar luar biasa. Bayangkan saja, hanya di Masjidil Haram sudah tercatat lebih dari 21,4 juta jamaah yang menunaikan salat. Bahkan, ada sekitar 51 ribu lebih jamaah yang beribadah di area penuh sejarah, Hijr Ismail. Tidak berhenti di situ, sepanjang bulan Safar juga ada 7,5 juta peziarah yang melaksanakan umrah. Angka yang benar-benar menunjukkan betapa tingginya kerinduan umat untuk datang langsung ke rumah Allah.

Sementara itu, di Masjid Nabawi, Madinah, suasananya pun tak kalah syahdu. Tercatat 20,6 juta jamaah hadir beribadah. Dari jumlah tersebut, lebih dari 1,1 juta orang diberi kesempatan masuk ke Raudhah Asy Syarifah, sebuah tempat yang doanya mustajab. Tak hanya itu, sekitar 2 juta jamaah juga menyampaikan salam langsung kepada Nabi Muhammad ﷺ dan dua sahabatnya yang mulia.

Baca Juga : Stop Asal Jepret! Ini 5 Aturan Foto Di Arab Saudi!

Teknologi Canggih untuk Kenyamanan Ibadah

Mungkin sahabat penasaran, bagaimana bisa angka jamaah yang begitu besar tetap tertib dan teratur? Jawabannya ada pada penggunaan teknologi sensor canggih di gerbang utama kedua masjid. Sistem ini bukan hanya sekadar menghitung, tapi juga berperan penting dalam mengendalikan arus massa, meningkatkan efisiensi, serta memudahkan koordinasi antarinstansi.

Inilah bukti nyata bagaimana teknologi modern berpadu dengan kekhidmatan spiritual. Pemerintah Saudi berupaya keras agar setiap jemaah tetap bisa beribadah dengan nyaman, khusyuk, dan penuh ketenangan meski berada di tengah jutaan manusia lainnya.

Baca Juga : Hotel Dekat Masjidil Haram Dengan View Kakbah dari Kamar!

Melihat jutaan jamaah yang memenuhi Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, tentu membuat hati semakin rindu untuk berangkat ke Tanah Suci.

Kabar baiknya, sahabat bisa wujudkan niat suci ini bersama Ventour Travel. Dengan pengalaman terpercaya, hotel dekat Masjidil Haram & Nabawi, layanan handling koper, hingga fasilitas kereta cepat Madinah–Mekkah, perjalanan umroh sahabat jadi lebih nyaman dan tenang.

Gambar 2 : Potret Jamaah Ventour Travek saat Melaksanakan Ibadah Umroh

Yuk, jangan tunda lagi! Segera daftar program umroh bersama Ventour Travel dan rasakan pengalaman ibadah yang tertata rapi, penuh kenyamanan, serta membuat sahabat bisa lebih fokus beribadah. Hubungi kami sekarang untuk informasi dan pendaftaran!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Canggih! Masjid Nabawi Sediakan Bimbingan via Cloud Gratis!

Masjid Nabawi kini sediakan layanan panggilan cloud gratis untuk bimbingan umrah. Inovasi ini bikin ibadah sahabat lebih mudah dan tenang!

Gambar 1 : Layanan Panggilan Cloud Gratis untuk Bimbing Jemaah Umroh

Bayangkan sahabat sedang berada di Masjid Nabawi yang penuh berkah, lalu tiba-tiba tersedia layanan canggih yang siap membimbing ibadah umrah sahabat dengan mudah. Inilah inovasi terbaru dari Pimpinan Urusan Keagamaan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi yang baru saja meluncurkan layanan panggilan cloud gratis khusus untuk jemaah.

Lewat layanan ini, sahabat bisa mendapatkan bimbingan langsung tanpa perlu bingung mencari arahan, sehingga ibadah terasa lebih tenang, nyaman, dan penuh khusyuk.

Layanan Panggilan Cloud Gratis di Masjid Nabawi

Dilansir dari kantor berita Saudi SPA, kini jemaah umrah di Masjid Nabawi bisa merasakan layanan istimewa berupa panggilan cloud gratis. Cukup dengan menghubungi nomor 8001111935, sahabat bisa langsung terhubung dengan petugas yang siap membimbing ibadah umrah maupun ziarah. Menariknya lagi, Badan Urusan Ilmiah dan Bimbingan menyediakan 30 titik telepon langsung di berbagai lokasi masjid, sehingga siapa pun bisa mudah mengakses panduan tanpa harus bingung mencari arahan.

Melalui layanan ini, sahabat tidak hanya dibimbing soal tata cara ibadah, tapi juga diajak untuk merasakan suasana ibadah yang lebih tenang, nyaman, dan penuh makna.

Baca Juga : Ga Punya Internet? Aplikasi Nusuk Masih Tetap Bisa Dipakai!

Layanan Bimbingan Islami

Departemen Layanan Informasi siap menjawab berbagai pertanyaan jemaah seputar tata cara umrah hingga adab berziarah ke Masjid Nabawi. Tak berhenti di situ, jemaah juga diberikan bimbingan agama sesuai prinsip Islam yang benar. Tujuannya bukan sekadar memberi arahan teknis, tapi juga menanamkan keamanan pemikiran, integritas moral, serta pemahaman Islam yang lurus.

Layanan ini pun mengusung pesan mulia: menyebarkan nilai toleransi, moderasi, dan washatiyah (jalan tengah) ke seluruh dunia. Dengan begitu, kehadiran Masjid Nabawi bukan hanya memperkaya pengalaman spiritual para jemaah, tapi juga memberikan sentuhan intelektual dan nilai peradaban Islam yang rahmatan lil alamin.

Gambar 2 : Jamaah Umroh Ventour Travel Saat di Madinah

Bayangkan, betapa indahnya jika sahabat bisa merasakan langsung atmosfer ibadah penuh kedamaian di Masjid Nabawi. Ventour Travel siap mendampingi sahabat dalam setiap langkah menuju tanah suci, dengan layanan terpercaya dan penuh kenyamanan. Yuk, wujudkan impian umrah sahabat bersama kami!

Segera hubungi Ventour Travel sekarang, karena setiap langkah sahabat menuju Baitullah adalah awal dari perjalanan penuh berkah.

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Mau Berkunjung ke Raudhah Berkali-kali? Cek Aturan Barunya!

rawdah madinah
Gambar 1 : Aturan Baru Berkunjung ke Raudhah ( Sumber : The Siasat Daily )

Berkunjung ke Raudhah, salah satu tempat suci di Masjid Nabawi, kini semakin mudah dijangkau oleh para jemaah yang ingin beribadah.

Dilansir dari The Siasat Daily, Dengan adanya aturan baru dari pemerintah Arab Saudi, umat Muslim dapat menikmati kesempatan untuk mengunjungi Al-Rawdah Al-Syarifah lebih dari satu kali dalam setahun. Perubahan ini tentu menjadi kabar baik, terutama bagi sahabat yang merindukan suasana spiritual di tempat yang istimewa ini.

Kemudahan Baru untuk Berkunjung ke Raudhah

Melalui pembaruan terbaru di aplikasi Nusuk, aturan baru ini memberikan fleksibilitas lebih bagi para jemaah untuk mengatur kunjungan ke Raudhah.

Gambar 2 : Tampilan Aplikasi Nusuk untuk Pesan Jalur Instan ( Sumber : The Siasat Daily )

Baca Juga : Cara Mudah Masuk Raudhah dengan Aplikasi Nusuk dan Tasreh

Berikut adalah syarat-syarat yang perlu dipenuhi agar sahabat bisa menikmati kemudahan ini:

  1. Berada dekat dengan Masjid Nabawi – Pastikan lokasi sahabat berada dalam radius yang telah ditentukan.
  2. Mengaktifkan fitur GPS – Saat melakukan pemesanan, aktifkan fitur lokasi GPS di perangkat sahabat.
  3. Tidak perlu menunggu 365 hari – Kini, sahabat tidak harus menunggu satu tahun penuh sejak kunjungan terakhir untuk bisa berkunjung kembali ke Raudhah.
  4. Perbarui aplikasi Nusuk – Pastikan aplikasi Nusuk telah diperbarui ke versi terbaru untuk mempermudah pemesanan.
  5. Pesan melalui jalur instan – Izin kunjungan dapat diperoleh setiap 20 menit melalui fitur jalur instan di aplikasi Nusuk.

Masjid Nabawi: Pelayanan yang Membuat Ibadah Lebih Nyaman

Selain kebijakan baru ini, Masjid Nabawi terus memberikan pelayanan terbaik bagi para jemaah. Sepanjang tahun 2024, lebih dari 10 juta jemaah telah melaksanakan shalat di Raudhah, angka yang mencerminkan kecintaan umat Muslim terhadap tempat ini.

Gambar 3 : Peningkatan Pelayanan di Masjid Nabawi

Tak hanya itu, 57.923 ton air Zamzam juga telah disediakan untuk para pengunjung sepanjang tahun, memberikan kesegaran dan keberkahan. Sementara itu, layanan penyemprotan wewangian juga dinikmati oleh sekitar 2,4 juta jemaah, menciptakan suasana ibadah yang lebih nyaman dan menenangkan.

Baca Juga : Jangan Bawa Ini! Ruang Terbatas, Jemaah di Masjid Nabawi Diingatkan untuk Patuh

Bagi sahabat yang ingin menjalani ibadah umrah dengan nyaman dan penuh khidmat, Ventour Travel siap menjadi teman perjalanan sahabat. Tidak hanya memfasilitasi ibadah umrah di Masjidil Haram, Ventour Travel juga memberikan kemudahan bagi sahabat untuk berkunjung ke Raudhah di Masjid Nabawi. Dengan layanan yang terorganisasi dengan baik, Ventour Travel membantu memastikan setiap langkah ibadah sahabat menjadi lebih bermakna dan lancar.

Yuk Jadikan perjalanan ibadah sahabat ke Tanah Suci sebagai pengalaman yang tak terlupakan bersama Ventour Travel!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Kabar Baik! Saudi Akan Hadirkan Layanan Penyimpanan Barang di Dua Masjid Suci

Layanan Penyimpanan Barang untuk Kenyamanan Ibadah Umroh di Dua Masjid Suci

Arab Saudi baru saja meluncurkan rencana inovatif untuk menyediakan layanan penyimpanan barang bawaan dan barang-barang pribadi bagi jamaah umroh atau haji yang sedang beribadah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Gambar 1 : Layanan Penyimpanan Barang akan Memudahkan Ibadah Para Jamaah Umroh atau Haji

Dilansir dari Gulfnews, Otoritas Umum Saudi untuk Perawatan Dua Masjid Suci menjelaskan bahwa proyek ini bertujuan menciptakan lingkungan ibadah yang lebih aman dan nyaman. Mereka pun telah mulai menerima aplikasi dari pihak yang ingin terlibat dalam proyek ini, yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman jamaah dengan mengadopsi solusi terbaik, baik lokal maupun global.

Mengutamakan Keamanan Barang untuk Kenyamanan Saat Ibadah

Proyek ini memiliki tujuan utama yang sangat jelas, yaitu menciptakan sistem penyimpanan terpadu yang dirancang khusus untuk menampung berbagai jenis barang bawaan dan barang pribadi sahabat. Sistem ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman yang lebih tinggi bagi sahabat selama menjalani ibadah.

Baca Juga : Eksklusif! Ada Hotel Mewah di Red Sea Global, Nginep di Sini Rasanya Seperti Sultan!

Gambar 2 : Sistem Ini akan Diterapkan di Masjidil haram dan Masjid Nabawi

Selain memudahkan sahabat dalam menyimpan barang-barang penting, proyek ini juga berfokus pada pengelolaan penyimpanan yang terorganisir dan profesional, sehingga sahabat bisa tenang dan fokus sepenuhnya pada ibadah tanpa merasa khawatir soal keamanan barang.

Keunggulan lainnya, dengan adanya sistem penyimpanan yang praktis dan mudah diakses, sahabat tidak perlu repot mencari atau membawa barang-barang sepanjang waktu, yang tentu saja akan membuat perjalanan ibadah menjadi lebih nyaman dan menyenangkan. Semuanya didesain untuk memberikan pengalaman ibadah yang lebih maksimal bagi sahabat, tanpa gangguan atau rasa khawatir.

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Perhatian! Larangan Akad Nikah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi!

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi baru-baru ini mengeluarkan aturan baru yang melarang pelaksanaan akad nikah di Masjidil Haram, Makkah, dan Masjid Nabawi, Madinah, bagi warga negara Indonesia (WNI) yang datang menggunakan visa haji atau umrah.

Aturan ini berlaku untuk akad nikah baik di dalam maupun di luar kedua masjid suci tersebut.

Gambar 1 : Masjidil Haram Merupakan Tempat Suci di Kota Mekkah

Larangan ini disampaikan melalui Kementerian Luar Negeri Arab Saudi cabang Provinsi Makkah Al Mukarramah, sebagai tanggapan atas pertanyaan yang sering diajukan oleh para WNI kepada Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah.

Alasan Dilarangnya Akad Nikah di Tanah Suci

Arab Saudi berharap aturan ini dapat dipahami dan dipatuhi oleh seluruh jamaah, termasuk WNI yang tengah menjalani ibadah haji atau umrah.

Gambar 2 : Akad Nikah Dilarang oleh Arab Saudi agar Jamaah Tetap Fokus Beribadah

Pemerintah Saudi menginginkan agar fokus jamaah tetap tertuju pada ibadah, bukan pada kegiatan lain seperti pernikahan. Selain itu, larangan ini juga bertujuan untuk menjaga kesucian dan ketertiban kedua masjid yang sangat dihormati oleh umat Islam di seluruh dunia.

Baca Juga : Wajib Pahami! Syarat, Rukun, dan Kewajiban Haji dengan Mudah!

Imbauan dari KJRI Jeddah

Menanggapi kebijakan ini, KJRI Jeddah turut mengimbau agar seluruh masyarakat Indonesia yang hendak melaksanakan ibadah haji atau umrah dapat mematuhi aturan yang berlaku.

Hal ini demi menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama, baik bagi para jamaah maupun pihak berwenang di Arab Saudi.

Gambar 3 : KJRI Menghimbau agar Masyarakat Indonesia Mematuhi Larangan Akad Nikah

Bagi sahabat yang berencana melakukan akad nikah di Tanah Suci akan tetap diperbolehkan, namun dengan syarat tidak dilakukan di dalam atau sekitar pelataran Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Jika sahabat ingin melangsungkan akad nikah di Mekkah atau Madinah, bisa memilih tempat yang sesuai, seperti ballroom hotel atau conference hall terdekat. Dengan begitu, sahabat tetap dapat merayakan momen istimewa di Tanah Suci sambil mematuhi aturan yang berlaku dan menjaga keberkahan ibadah.

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Jangan Bawa Ini! Ruang Terbatas, Jemaah di Masjid Nabawi Diingatkan untuk Patuh

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi baru-baru ini mengeluarkan peraturan baru yang berkaitan dengan kunjungan para jemaah ke Masjid Nabawi, yang tentunya penting bagi sahabat yang merencanakan ibadah di sana.

Gambar 1 : Peraturan terbaru Kementerian Haji dan Umrah mengenai kunjungan jemaah

Berdasarkan informasi yang dilansir oleh Arabian Business pada Kamis, 4 September 2023, peraturan ini pertama kali diumumkan melalui akun resmi kementerian di media sosial pada akhir Agustus 2024.

Larangan Barang Bawaan Besar dan Fasilitas Penyimpanan Aman di Masjid Nabawi

Peraturan tersebut mengatur bahwa para jemaah tidak diperbolehkan membawa barang bawaan berukuran besar, seperti koper, ke dalam area masjid. Selain itu, barang-barang kecil pun tidak diizinkan dibawa ke tempat salat, sehingga sahabat diharapkan untuk memperhatikan aturan ini agar kenyamanan dan ketertiban di dalam masjid tetap terjaga.

Gambar 2 : Dilarang membawa barang bawaan besar di area suci Masjid Nabawi

Sebagai solusinya, pihak pengelola Masjid Nabawi telah menyediakan fasilitas loker yang dapat digunakan oleh para jemaah untuk menyimpan barang-barang kecil mereka dengan aman sebelum memasuki area salat.

Fasilitas ini akan sangat membantu sahabat dalam menjalankan ibadah dengan lebih tenang, tanpa perlu khawatir tentang tempat penyimpanan barang-barang pribadi.

“Agar kunjungan jemaah aman dan terorganisir saat ke Masjid Nabawi, kami meminta agar jemaah mematuhi peraturan terkait penyimpanan bagasi,” tulis Kementerian dalam sebuah pernyataan

Dengan adanya peraturan baru ini, diharapkan kenyamanan dan ketertiban selama beribadah di Masjid Nabawi dapat lebih terjaga, serta memberikan pengalaman spiritual yang lebih khusyuk bagi setiap jemaah.

Baca Juga : Awas Si Kecil Tersesat! Inilah Panduan Aman Berumrah Bersama Anak

Pembatas Kuningan Emas untuk Menjaga Warisan Arsitektur Klasik

Pada bulan April lalu, sebagaimana dilaporkan oleh Gulf News, Kerajaan Arab Saudi telah melakukan pembaruan penting di Masjid Nabawi dengan memasang pembatas baru yang berkilau dan elegan, terbuat dari kuningan berlapis emas.

Sebelumnya, ruang suci tersebut dipagari menggunakan kayu sederhana. Namun, pejabat setempat menjelaskan bahwa pemasangan pembatas baru ini bertujuan untuk menjaga dan melestarikan identitas visual serta pola arsitektur klasik dari masjid yang sangat dihormati ini.

Gambar 3 : Pembatas kuningan berlapis emas di ruang suci Masjid Nabawi

Desain dari pembatas baru ini terinspirasi oleh keindahan bagian depan kamar Nabi Muhammad, Raudhah, serta kabin yang digunakan untuk menyimpan mushaf Al-Qur’an.

Dengan panjang sekitar 87 meter, pembatas ini membingkai ruang suci dengan indah, memberikan kesan kemegahan dan ketenangan melalui material kuningan murni yang berkilauan di bawah cahaya. Jadi, sahabat, langkah ini diambil tidak hanya untuk mempercantik, tetapi juga untuk memperkuat nilai historis dan spiritual dari Masjid Nabawi yang begitu istimewa.

Jadi, sahabat, langkah ini diambil tidak hanya untuk mempercantik, tetapi juga untuk memperkuat nilai historis dan spiritual dari Masjid Nabawi yang begitu istimewa.

Semoga, dengan adanya pembaruan ini, sahabat yang berkunjung dapat merasakan atmosfer yang lebih khusyuk dan mendalam, sekaligus menikmati keindahan arsitektur yang penuh makna ini.

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Seperti Apa Proses Penciptaan Alam Semesta? Temukan di Museum As-Safiyyah Madinah!

Arab Saudi memperkenalkan sebuah museum dengan visualisasi di Madinah yang benar-benar unik dan menarik, Pada tanggal 27 Maret 2024. Museum ini dinamakan As Safiyyah, dan lokasinya sangat strategis, hanya beberapa langkah dari Masjid Nabawi di Madinah.

Gambar 1 : Museum As Safiyyah ini Berdekatan dengan Masjid nabawi di Madinah

Di sini, sahabat dapat menemukan berbagai macam koleksi yang dipresentasikan dengan cara yang begitu memukau, sehingga menambah wawasan dan pengalaman spiritual selama berada di tanah suci. Museum As Safiyyah ini memang dirancang untuk menjadi salah satu daya tarik baru yang patut sahabat kunjungi saat berziarah di kota Madinah.

Wisata Edukasi dan Budaya di Dekat Masjid Nabawi

Dilansir laman resmi Kementerian Agama (Kemenag), Museum As Safiyyah, yang terletak di dekat pintu gerbang 303 Masjid Nabawi, Madinah, merupakan destinasi yang tak boleh dilewatkan oleh sahabat yang singgah di kota suci ini. Lokasinya yang strategis memudahkan para jemaah untuk terlebih dahulu menikmati kunjungan ke museum ini sebelum melanjutkan ibadah mereka di Masjid Nabawi.

Museum dan Taman Al-Safiyyah ini menjadi contoh sempurna dari perpaduan antara wisata budaya dan edukasi dengan sentuhan hiburan yang menarik. Dengan berbagai elemen inovatif yang ditawarkan, museum ini mampu memperkaya pengalaman para pengunjung, menjadikan kunjungan ke Kota Madinah semakin berkesan dan mendalam.

Gambar 2 : Tampilan Museum As Safiyyah yang Terlihat Megah

Terhampar di lahan seluas lebih dari 4.400 meter persegi, Museum dan Taman Al-Safiyyah berdiri megah di bagian selatan tengah dari Masjid Nabawi. Proyek ini tidak hanya menawarkan taman budaya yang indah dan area pameran museum yang canggih dengan teknologi audiovisual terintegrasi, tetapi juga menyediakan berbagai fasilitas komersial dan rekreasi yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan sahabat selama berada di sana.

Arsitektur Museum Al-Safiyyah mencerminkan warisan budaya Madinah dengan desain yang penuh estetika. Kebun palem yang disusun bertingkat, dilengkapi dengan kolam dan air mancur, menciptakan suasana yang sejuk dan memikat bagi setiap pengunjung yang datang.

Museum ini resmi dibuka pada akhir Maret, tepatnya pada 16 Ramadan 1445 H, dan mulai menerima pengunjung umum sejak 27 Ramadan 2024. Meski baru saja dibuka, museum ini telah menjadi magnet bagi puluhan ribu pengunjung yang datang dari 80 negara di seluruh dunia. Setiap sudutnya menawarkan sesuatu yang spesial, membuat setiap langkah yang sahabat ambil di museum ini penuh dengan makna dan kenangan indah.

Baca Juga : Persiapan Penting Sebelum Beribadah di Masjid Nabawi! Tips Ampuh Agar Tidak Tersesat!

Fasilitas Modern dan Inovatif di Museum Al-Safiyyah Madinah

Museum As Safiyyah ini menawarkan beragam fasilitas yang dirancang untuk memperkaya pengetahuan para pengunjungnya. Salah satu daya tarik utama adalah fasilitas yang menyajikan gambaran proses penciptaan alam semesta dengan konsep yang sangat futuristik, lengkap dengan teknologi audio-visual yang mutakhir.

Musa Yazid Attamimi, seorang mahasiswa asal Jawa Barat yang kini bertugas sebagai penerjemah di Museum As Safiyyah, menjelaskan bahwa museum ini dibangun dengan teknologi canggih yang sangat mengesankan.

Gambar 3 : Ruang tunggu Museum As Safiyyah di Madinah ( Sumber : harian.disway.id )

“Insyaallah museum ini menggunakan teknologi yang luar biasa. Ada video dan audio yang sudah benar-benar kita setting untuk memberikan pengaruh kepada jemaah yang datang ke dalam museum ini. Insyaallah menjadi konten yang sangat bermanfaat,” ungkap Musa.

Lebih jauh, Musa juga menambahkan bahwa letak Museum As Safiyyah sangat strategis karena berada dekat dengan hotel-hotel yang ditempati oleh para jemaah haji Indonesia.

Kedekatan ini menjadi salah satu faktor yang membuat museum ini menarik perhatian para jemaah untuk dikunjungi. Dengan lokasi yang mudah dijangkau, sahabat pun dapat dengan mudah menikmati pengalaman belajar yang kaya dan mengesankan di Museum As Safiyyah.

Fasilitas dan Koleksi Menarik di Museum As Safiyyah Madinah

Museum As Safiyyah memerlukan waktu sekitar enam tahun untuk proses pembangunannya. Museum ini menghadirkan visualisasi yang memukau tentang penciptaan alam semesta serta memberikan gambaran kehidupan di akhir zaman.

“Dalam perjalanan selama kurang lebih 35 menit, kita akan dibawa menyusuri berbagai keajaiban tentang penciptaan alam semesta, fase-fase kehidupan manusia, kehidupan para nabi, hingga gambaran tentang akhir zaman, termasuk hari kiamat,” ungkap Musa.

Gambar 4 : Salah Satu Pameran dan Museum Biografi Nabi Muhammad SAW dan Peradaban Islam ( Sumber : Republika.co.id )

Museum ini juga memiliki koleksi artefak yang menarik, seperti fosil dan bebatuan dari zaman purba. Selain itu, terdapat replika manuskrip Al-Qur’an pertama yang ditulis pada masa sahabat Rasulullah SAW, Utsman bin Affan RA.

“Ada juga replika manuskrip Al-Qur’an yang pertama kali ditulis di zaman Utsman bin Affan RA. Tak hanya itu, ada replika Gua Hira dengan skala 1:1, jadi sangat mirip dengan yang aslinya,” tambahnya.

Di sini, sahabat bisa menambah pengetahuan dan wawasan. Saat berada di Madinah, museum ini bisa menjadi pilihan destinasi yang menarik bagi sahabat yang sedang menunggu keberangkatan ke Makkah untuk puncak musim haji.

Untuk memasuki museum ini, sahabat perlu membeli tiket seharga 20 Riyal atau sekitar Rp 85.000 per orang (kurs Rp 4.256). Anak-anak di bawah enam tahun tidak dikenakan biaya. Sedangkan untuk kelompok pengunjung yang terdiri dari lima orang atau lebih, akan mendapatkan diskon sehingga harga tiket menjadi 10 Riyal per orang.

Museum As Safiyyah buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 23.30 WAS. Bagi sahabat yang sedang berada di Madinah, kunjungan ke museum ini bisa menjadi momen berharga sambil menunggu jadwal menuju Makkah.

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!