Benarkah Berangkat Umroh Kini Harus Via Asrama Haji?

Apa benar kini berangkat umroh dari Asrama Haji? Simak penjelasan lengkap soal wacana baru pemerintah dan skema keberangkatan terpusat ini.

Gambar 1 : Kemenhaj Siapkan Skema Keberangkatan Jemaah Umrah via Asrama Haji ( Sumber Foto : IDN Times )

Belakangan ini muncul wacana baru yang cukup menyita perhatian: keberangkatan umroh akan dipusatkan dari Asrama Haji. Banyak yang langsung bertanya, apakah nanti semua jemaah wajib berangkat dari sana?

Perlu dipahami, aturan ini masih dalam tahap perancangan dan belum resmi diberlakukan. Namun, arah kebijakannya sudah mulai disampaikan secara terbuka oleh pemerintah.

Skema Baru Keberangkatan Umroh dari Asrama Haji

Gambar 2 : WaMen Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak saat mengikuti rapat kerja Baleg DPR di Kompleks Parlemen ( Sumber Foto : Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO )

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan bahwa pihaknya tengah menyusun skema agar jemaah umroh berangkat dari asrama haji.

Dalam rapat kerja bersama Badan Legislasi (Baleg) DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (12/2/2026), ia mengatakan:

“Kami sekarang sedang merancang supaya jemaah umroh itu nanti berangkat dari asrama haji.”

Ia menjelaskan bahwa seluruh proses keberangkatan nantinya bisa dilakukan di asrama haji, mulai dari check-in hingga siap boarding.

“Dan Garuda akan menyediakan semua sarana keberangkatan misalnya jemaah umrah nanti check-in-nya semuanya prosesnya sudah selesai di asrama haji. Jadi tidak ada penumpukan di bandara, mereka ke sana langsung berangkat. Langsung boarding.”

Maskapai yang akan digandeng dalam skema awal ini adalah Garuda Indonesia.

Baca Juga : Jangan Tertipu! Inilah 3 Ciri-Ciri Travel Umroh Bodong!

Apa Tujuan Pemerintah?

Skema keberangkatan umroh dari Asrama Haji ini bukan tanpa alasan. Ada beberapa tujuan utama yang ingin dicapai:

1. Mengurai Kepadatan di Bandara

Dengan proses check-in dan administrasi dilakukan lebih awal di asrama haji, penumpukan jemaah di bandara bisa diminimalkan. Jemaah cukup datang untuk langsung naik pesawat.

2. Memperkuat Penerbangan Nasional

Presiden Prabowo Subianto disebut telah menginstruksikan agar ekosistem haji dan umroh ikut mendukung ketahanan penerbangan nasional.

Selama ini, dalam pelaksanaan umroh, banyak jemaah menggunakan maskapai asing seperti Saudi Airlines maupun Malaysia Airlines. Padahal, jumlah jemaah umroh Indonesia sangat besar dan berpotensi menjadi kekuatan ekonomi nasional.

Dengan sistem terpusat dan kerja sama bersama Garuda Indonesia, diharapkan maskapai nasional dapat lebih berperan dalam ekosistem ini.

3. Optimalisasi Asrama Haji

Gambar 3 : Asrama Haji Podok Gede

Menurut Dahnil, banyak asrama haji yang memiliki lahan luas, seperti di Medan sekitar 14 hektare dan di Pondok Gede sekitar 15 hektare. Namun pemanfaatannya dinilai belum maksimal.

Pemerintah ingin menjadikan asrama haji sebagai pusat pengembangan ekonomi haji dan umroh, bukan hanya tempat transit musiman.

Berdasarkan laporan yang dilansir dari Kumparan, Dahnil juga mengungkapkan besarnya potensi jemaah umroh Indonesia.

Data yang disampaikan menunjukkan bahwa jumlah jemaah haji yang mengantre mencapai sekitar 5,7 juta orang, dengan kuota keberangkatan sekitar 221 ribu per tahun.

Baca Juga : Tertinggi di Dunia! Kuota Haji Indonesia Nomor 1 Di 2025!

Sementara itu, jumlah jemaah umroh jauh lebih besar. Berdasarkan data yang disampaikan, angkanya bisa mencapai sekitar 2,6 juta orang per tahun.

Artinya, umroh bukan sekadar ibadah tahunan, tetapi sudah menjadi ekosistem besar yang perlu ditata, dilindungi, dan dikembangkan secara sistematis.

Skema keberangkatan umroh melalui Asrama Haji masih dalam tahap penyusunan dan kajian. Belum ada aturan resmi yang mewajibkan seluruh travel memberangkatkan jemaah dari asrama haji.

Jadi untuk saat ini, sistem keberangkatan umroh masih berjalan seperti biasa sesuai kebijakan masing-masing maskapai dan penyelenggara travel.

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Haji 2026 Bebas Korupsi? Komitmen Pemerintah Akan Transparan


Haji 2026 bebas korupsi? Pemerintah berkomitmen akan lebih transparan. Mulai dari anggaran yang terbuka hingga layanan jemaah jadi prioritas.

Gambar 1 : Komitmen Pemerintah Haji 2026 akan Lebih Transparan

Penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi menjadi momentum penting bagi pemerintah Indonesia untuk membangun sistem haji yang lebih bersih, profesional, dan bebas dari praktik korupsi. Melalui Kementerian Haji (Kemenhaj), pemerintah menegaskan komitmen kuat untuk menghadirkan layanan haji yang transparan, akuntabel, serta benar-benar berorientasi pada kepentingan jemaah. Dilansir dari laman resmi Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia, Arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto menjadi dasar utama agar pengelolaan haji dilakukan secara terbuka, bertanggung jawab, dan tidak menyisakan ruang bagi penyimpangan.

Gambar 2 : Presiden Prabowo Subianto saat Bersama Jamaah Haji ( Sumber : Setneg )

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan bahwa seluruh proses haji 2026 dipersiapkan secara serius sejak dini, tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga dari sisi tata kelola.

“Kami dari Kementerian Haji tentu harus menyiapkan sedini mungkin, secermat mungkin, dan fokus kami adalah ketepatan waktu, kualitas layanan, perlindungan jemaah, dan tata kelola yang akuntabel, sesuai dengan permintaan dari Presiden bahwa (penyelenggaraan) haji harus dikelola dengan transparan dan akuntabel,” ujarnya di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

Pengawasan Ketat Melibatkan KPK dan Kejaksaan

Sebagai bentuk keseriusan menuju haji bebas korupsi, Kementerian Haji melibatkan langsung aparat penegak hukum dalam sistem internal. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses berjalan terbuka dan dapat diawasi secara menyeluruh.

“Di Kementerian Haji ini kita ditemani dengan berbagai pihak dari luar, dari aparat penegak hukum yang masuk menjadi bagian dari kita. Dari KPK ada yang masuk ke kita, dari Kejaksaan juga ada yang masuk ke kita, semuanya dalam rangka untuk memastikan bahwa proses haji bisa berlangsung dengan transparan dan akuntabel,” jelas Menhaj.

Dengan sistem pengawasan dari dalam ini, pemerintah ingin menutup celah praktik manipulasi, penyalahgunaan wewenang, hingga potensi kebocoran anggaran yang selama ini kerap menjadi sorotan publik.

Baca Juga : Eks Menag Yaqut Resmi Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji 2024!

Anggaran Terbuka dan Layanan Jemaah Jadi Prioritas

Komitmen transparansi juga ditegaskan oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, terutama dalam hal anggaran konsumsi jemaah. Ia mengungkap bahwa anggaran makan jemaah haji 2026 dibuka secara jelas agar bisa diketahui publik.

Gambar 3 : Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak ( Sumber : Kumparan )

“Misalnya terkait dengan katering, berapa harga katering, bahkan kami buka. Misalnya saya berikan katering itu kita satu hari sekitar 36 riyal,” kata Dahnil di Asrama Haji Pondok Gede.

Secara rinci, anggaran konsumsi per hari berkisar 36–40 riyal atau sekitar Rp 162 ribu – Rp 180 ribu, dengan pembagian sarapan 10 riyal, makan siang dan malam masing-masing sekitar 13–15 riyal. Dengan keterbukaan ini, jemaah diharapkan memahami hak yang mereka terima sekaligus ikut mengawasi kualitas layanan.

Selain itu, pemerintah juga memastikan kesiapan layanan di Arab Saudi, mulai dari transportasi dan konsumsi yang sudah 100 persen siap, hingga akomodasi yang terus diselesaikan. Di dalam negeri, persiapan asrama, embarkasi, dan penerbangan dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian dan maskapai.

Gambar 4 : Pemerintah Memprioritaskan Pelayanan untuk Jamaah Haji 2026

Tak kalah penting, layanan kesehatan menjadi prioritas utama, mulai dari pemeriksaan istithaah, kesiapan tenaga medis, hingga sistem layanan di Tanah Air dan Arab Saudi.

“Kami berkomitmen menyelenggarakan haji 2026 ini secara profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan serta perlindungan jemaah,” tandas Menhaj.

Dengan transparansi anggaran, pengawasan ketat, serta fokus penuh pada pelayanan, Haji 2026 diharapkan menjadi tonggak baru penyelenggaraan haji Indonesia yang bersih, bebas korupsi, dan sepenuhnya untuk kemaslahatan jemaah.

Baca Juga : Hotel Milik Indonesia di Makkah Siap Sambut Jamaah Haji 2026

Secara keseluruhan, penyelenggaraan Haji 2026 membawa harapan baru bagi jemaah Indonesia. Dengan pengawasan ketat dari aparat penegak hukum, transparansi anggaran hingga ke detail konsumsi, serta fokus pada kualitas pelayanan dan kesehatan jemaah, pemerintah berupaya menghadirkan sistem haji yang bersih, adil, dan berintegritas.

Jika komitmen ini dijalankan secara konsisten, maka Haji 2026 bukan hanya menjadi perjalanan ibadah, tetapi juga simbol perubahan menuju tata kelola haji Indonesia yang benar-benar bebas korupsi dan berpihak penuh kepada jemaah.

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Waspada Virus Nipah Saat Umroh! Lebih Bahaya dari COVID-19?

Waspada Virus Nipah saat umroh! Kenali gejala, bahaya, aturan bandara, dan cara pencegahan agar ibadah umroh Sahabat tetap aman dan sehat.

Gambar 1 : Ilustrasi Virus

Dunia kembali dibuat was-was oleh munculnya virus mematikan yang disebut lebih berbahaya dari COVID-19. Namanya Virus Nipah.

Yang bikin makin bikin merinding, virus ini jadi salah satu alasan kenapa Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) memperketat aturan kesehatan, terutama untuk penumpang dari luar negeri, termasuk jemaah umroh.

Isu ini bukan sekadar kabar burung. Di India, 196 orang sempat dikarantina karena kontak erat, dan 2 orang terkonfirmasi positif Virus Nipah. Ini menunjukkan bahwa virus ini nyata dan benar-benar diawasi serius oleh banyak negara.

Apa Itu Virus Nipah?

Virus Nipah adalah penyakit zoonosis, yaitu infeksi yang dapat menular dari hewan ke manusia. Hewan yang diketahui sebagai pembawa utama virus ini adalah:

  • Kelelawar buah (fruit bats)
  • Monyet
  • Babi

Virus ini bisa menular ke manusia melalui kontak langsung dengan hewan terinfeksi, makanan atau minuman yang terkontaminasi dan penularan dari manusia ke manusia.

Karena belum ada vaksin dan obat khusus, virus ini dianggap sebagai ancaman serius bagi kesehatan global.

Bandara Soetta Memperketat Pengawasan

Dilansir dari Metrotvnews, Bandara Internasional Soekarno-Hatta saat ini meningkatkan kewaspadaan terhadap penumpang internasional karena potensi masuknya Virus Nipah ke Indonesia.

Kepala Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Bandara Soetta, Naning Nugrahini, menjelaskan:

“Fatality rate 40–70 persen. Belum ada vaksin dan obat. Bila ditemukan penderita, pengobatan diberikan sesuai gejala yang timbul. Masyarakat mewaspadai hewan penular yang tengah terjangkit flu. Makan buah-buahan mentah agar dicuci bersih dan dikupas, bila menemukan buah bekas gigitan kelelawar dan lainnya, agar tidak dimakan.”

Sebagai langkah antisipasi, pihak bandara menerapkan berbagai aturan sepeti pengisian deklarasi kesehatan, pemeriksaan suhu tubuh dan pemeriksaan visual oleh petugas kesehatan. hal ini dilakukan untuk mencegah penularan sejak dari pintu masuk negara.

Baca Juga : Pemerintah Awasi Kesehatan Jemaah Haji 2026 Jelang Berangkat

Masa Inkubasi dan Gejala Awal

Gambar 2 : Kasus Virus Nipah di India

Infeksi Virus Nipah menjadi perhatian global setelah muncul kasus di India, terutama di wilayah West Bengal. Salah satu tantangan terbesar dalam penanganan Virus Nipah adalah masa inkubasinya.

Masa inkubasi berkisar antara 4 hingga 14 hari. Artinya, seseorang bisa terlihat sehat, tapi sebenarnya virus sudah berkembang di dalam tubuhnya.

Dalam fase ini:

  • Tidak ada gejala jelas
  • Tapi sudah bisa menularkan ke orang lain

Inilah yang membuat Virus Nipah sangat sulit dideteksi sejak awal. Di tahap awal, Virus Nipah punya gejala yang mirip penyakit ringan:

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Mual dan muntah
  • Sakit tenggorokan

Karena gejalanya umum, banyak orang menganggapnya sepele. Padahal, di balik itu, virus bisa berkembang dengan sangat cepat.

Jika infeksi semakin parah, penderita bisa mengalami:

  • Mengantuk berlebihan
  • Kebingungan atau penurunan kesadaran
  • Sesak napas akibat pneumonia

Dalam kondisi berat, Virus Nipah dapat menyebabkan ensefalitis (radang otak), yang ditandai dengan:

  • Kejang
  • Penurunan kesadaran drastis
  • Koma
  • Hingga kematian

Yang lebih mengkhawatirkan, tidak semua penderita menunjukkan gejala, tapi tetap bisa menularkan ke orang lain.

Baca Juga : Sudah Siap? Aturan Vaksinasi Haji 2026 Resmi Dirilis Saudi!

Seberapa Berbahaya Virus Nipah?

WHO ( The World Health Organization ) telah menetapkan Virus Nipah sebagai salah satu dari 10 penyakit paling berbahaya di dunia.

Tingkat kematiannya mencapai 40–75%, jauh lebih tinggi dibandingkan banyak penyakit menular lainnya.

Sampai sekarang:

  • Tidak ada vaksin
  • Tidak ada obat khusus
  • Pengobatan hanya meredakan gejala

Karena itu, pencegahan adalah satu-satunya senjata utama.

Cara Mencegah Virus Nipah

Gambar 3 : Menggunakan Masker Sebagai Bentuk Pencegahan

Meski hingga saat ini belum tersedia vaksin dan obat khusus, Sahabat tetap bisa melakukan langkah pencegahan sederhana tapi sangat penting:

  • Jaga kebersihan tangan dengan rutin mencuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer, terutama setelah dari tempat umum.
  • Hindari konsumsi buah mentah yang tidak dicuci bersih, dan jangan makan buah yang terlihat rusak atau ada bekas gigitan kelelawar.
  • Gunakan masker di tempat ramai, terutama saat bepergian atau berada di bandara.
  • Hindari kontak langsung dengan hewan sakit serta orang yang menunjukkan gejala infeksi.
  • Konsumsi makanan matang dan sehat untuk menjaga daya tahan tubuh.

Langkah-langkah ini sederhana, tapi sangat efektif untuk menurunkan risiko penularan Virus Nipah, terutama bagi Sahabat yang sering bepergian atau akan menjalankan ibadah umroh.

Karena dalam setiap perjalanan ibadah, menjaga kesehatan adalah bagian dari tanggung jawab dan ikhtiar.

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Wow! Indonesia Nomor 2 Jemaah Umroh Terbanyak Di Dunia!

Indonesia jadi negara kedua jemaah umroh terbanyak dunia 2025, kalahkan Arab Saudi. Dari Nusuk sampai kebijakan visa, ternyata ini faktanya!

Gambar 1 : Indonesia Jadi Penyumbah Jamaah Umroh Terbanyak di Dunia No 2

Umroh tahun 2025 mencatat sebuah fakta menarik yang patut jadi perhatian. Indonesia resmi masuk sebagai salah satu negara dengan jumlah jemaah umroh terbanyak di dunia, bahkan berhasil mengungguli Arab Saudi sebagai negara penyelenggara ibadah itu sendiri.

Dari total 195 negara, Indonesia menempati posisi kedua secara global, tepat di bawah Pakistan. Capaian ini bukan hanya menunjukkan besarnya minat masyarakat Indonesia terhadap ibadah umroh, tetapi juga menjadi indikator perubahan besar dalam sistem pelayanan dan perizinan umroh di Arab Saudi yang kini semakin terbuka dan modern.

Indonesia Peringkat 2 Jemaah Umroh Terbanyak Dunia

Berdasarkan data terbaru yang dikutip dari AlArabiya, Jumat (24/10), Pakistan menempati posisi teratas sebagai negara dengan jumlah jemaah umroh terbanyak di dunia. Di posisi kedua ada Indonesia, disusul oleh India, Irak, dan Mesir di peringkat berikutnya.

Artinya, dari 195 negara, Indonesia sukses mengungguli banyak negara besar, termasuk Arab Saudi sendiri. Ini jadi pencapaian yang cukup fantastis dan menunjukkan betapa tingginya minat masyarakat Indonesia untuk beribadah ke Tanah Suci.

Lonjakan ini juga disebut sebagai hasil dari kemudahan proses perizinan melalui platform digital “Nusuk”, sistem terpadu yang dikembangkan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Melalui aplikasi ini, jamaah dari luar negeri dapat mengajukan izin umroh, memesan layanan, hingga memilih paket perjalanan secara online. Jadi, semua proses sekarang makin simpel, cepat, dan transparan.

Semua Jenis Visa Bisa Umroh

Faktor terbesar di balik melonjaknya jumlah jemaah adalah kebijakan baru dari pemerintah Saudi.

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengumumkan bahwa seluruh jenis visa kini bisa digunakan untuk ibadah umroh selama berada di Arab Saudi.

Bukan cuma visa umroh saja, tapi juga:

  • Visa kunjungan pribadi dan keluarga,
  • Visa turis elektronik,
  • Visa transit,
  • Visa kerja,
  • Dan jenis visa lainnya.

Artinya, sahabat yang masuk ke Arab Saudi dengan berbagai keperluan sekalipun, tetap punya kesempatan untuk melaksanakan ibadah umroh secara legal dan resmi.

Baca Juga : Batas Akhir Penerbitan Visa Umroh 1447 H Sudah Dekat!

Dalam jangka panjang, langkah ini merupakan bagian dari Visi Saudi 2030, yaitu upaya Arab Saudi untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah haji dan umroh dari seluruh dunia.

Jadi wajar banget kalau akhirnya jumlah jemaah, termasuk dari Indonesia, melonjak luar biasa. Proses makin mudah, akses makin luas, dan kesempatan beribadah pun makin terbuka lebar. Indonesia pun sukses mencatatkan diri sebagai salah satu “kekuatan besar” jemaah umroh dunia. MasyaAllah, bangga banget ya sahabat!

Dan buat sahabat yang ingin merasakan kemudahan umroh tanpa ribet, umroh bersama Ventour Travel bisa jadi pilihan yang tepat. Mulai dari pengurusan dokumen, tiket pesawat, hotel, hingga sudah termasuk visa umroh resmi, semuanya di-handle secara profesional dan transparan.

Gambar 2 : Dokumentasi Jamaah Umroh Ventour Travel saat di Tanah Suci

Ventour Travel juga dikenal dengan pelayanan yang ramah, pembimbing berpengalaman, jadwal yang jelas, serta fasilitas yang nyaman, sehingga sahabat bisa fokus beribadah dengan lebih tenang dan khusyuk.

Yuk, wujudkan niat ke Tanah Suci sekarang juga! Hubungi tim Ventour Travel dan amankan seat terbaik sahabat hari ini!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Umroh Pakai Saudia Airlines Kini Pindah Ke Terminal Baru!

Mulai 31 Januari 2026, berangkat numroh dengan maskapai Saudia Airlines tidak lagi dari Terminal 3, kini semua proses pindah ke Terminal 2F.

Gambar 1 : Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Jadi Pusat Penerbangan Umroh & Haji

Bandara Soekarno-Hatta resmi menjadikan Terminal 2F sebagai pusat penerbangan umrah dan haji, khususnya untuk rute langsung ke Jeddah dan Madinah.

Terminal ini bukan cuma sekadar pindah lokasi, tapi benar-benar disiapkan sebagai “rumah” yang lebih nyaman dan ramah bagi jemaah. Mulai dari fasilitas ibadah, ruang tunggu luas, sampai area khusus keluarga pengantar, semuanya dirancang agar perjalanan ibadah sahabat terasa lebih tenang sejak dari bandara.

Terminal Khusus Jamaah Haji dan Umroh

Begitu masuk Terminal 2F, sahabat langsung merasakan suasana yang lebih lapang. Terminal ini punya masjid seluas 3.000 meter persegi, lounge umrah berkapasitas hingga 3.000 orang, area manasik, ruang tunggu nyaman, serta area produk halal.

Terminal 2F terdiri dari tiga lantai dengan luas total 27.400 meter persegi dan mampu melayani 6,1 juta penumpang per tahun. Fasilitas pendukungnya juga lengkap, mulai dari 20 konter check-in, ruang tunggu luas untuk jemaah dan keluarga pengantar, hingga akses transportasi yang mudah lewat bus dan kereta api.

Dari segi desain, Terminal 2F memadukan sentuhan modern dan alami, dengan nuansa yang terasa lebih hangat dan khas Indonesia. Cocok banget jadi tempat persiapan sebelum memulai perjalanan ibadah ke Tanah Suci.

Baca Juga : Jangan Panik! Ini Alasan Perubahan Jadwal Penerbangan Umroh!

Saudi Airlines Resmi Pindah ke Terminal 2F

Nah sahabat, ini informasi penting yang jangan sampai terlewat, terutama buat Sahabat yang umroh naik Saudi Airlines (Saudia). Mulai 31 Januari 2026, seluruh penerbangan Saudi Airlines resmi pindah dari Terminal 3 Internasional ke Terminal 2F, Gate 6.

Gambar 2 : Terminal 2F jadi Lounge Jamaah Haji dan Umroh

Artinya, semua proses mulai dari check-in, bagasi, imigrasi, sampai boarding dilakukan di Terminal 2F. Jadi, pastikan sahabat langsung menuju Terminal 2F ya, bukan Terminal 3 lagi.

Selain Saudi Airlines, beberapa maskapai lain juga sudah beroperasi di Terminal 2F, seperti Garuda Indonesia, Lion Air, AirAsia, dan Batik Air. Untuk musim haji, keberangkatan jemaah akan dilayani oleh Garuda Indonesia, Saudi Airlines, dan Lion Air, semuanya terpusat dengan pengaturan yang lebih rapi.

Kalau sahabat sudah terlanjur sampai di Terminal 3, tenang saja. Bandara menyediakan Free Shuttle Bus dan Skytrain yang siap mengantar ke Terminal 2F dengan mudah.

Baca Juga : Maskapai Haji 2026 Resmi Gunakan Garuda Dan Saudi Airlines!

Alur Penerbangan Langsung & Tidak Langsung dari Terminal 2F

Dilansir dari Kompas, Terminal 2F juga berperan sebagai titik kumpul jemaah. Untuk penerbangan langsung ke Jeddah dan Madinah, seperti Saudi Airlines dan Garuda Indonesia, seluruh proses dilakukan langsung dari Terminal 2F.

Sementara untuk maskapai dengan penerbangan tidak langsung, seperti Emirates dan Qatar Airways, jemaah tetap menunggu di Terminal 2F, lalu akan diantar menggunakan bus menuju pesawat di Terminal 3.

Dengan sistem ini, alur keberangkatan jemaah jadi lebih teratur dan mudah dipahami, terutama bagi sahabat yang baru pertama kali umroh.

Biar perjalanan umroh sahabat makin tenang dan terarah, umroh bersama Ventour Travel bisa jadi pilihan yang tepat. Ventour selalu update dengan informasi terbaru, termasuk perubahan terminal keberangkatan seperti pemusatan penerbangan umroh di Terminal 2F, sehingga sahabat nggak perlu khawatir salah alur atau kebingungan di bandara.

Gambar 3 : Dokumentasi Jamaah Ventour Travel saat Keberangkatan Menuju di Tanah Suci

Dengan pendampingan yang rapi sejak persiapan hingga kepulangan, ibadah umroh terasa lebih nyaman, fokus, dan penuh kekhusyukan.

Yuk, wujudkan umroh impian sahabat bersama Ventour Travel!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Eks Menag Yaqut Resmi Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji 2024!

Kasus korupsi kuota haji 2024 terbongkar! KPK tetapkan mantan menteri agama Yaqut Cholil resmi jadi tersangka korupsi. Simak faktanya disini!

Gambar 1 : KPK Tetapkan Eks Menag Yaqut Cholil Sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji 2024 ( Sumber Foto : Kumparan )

Kabar mengejutkan datang dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mantan Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penentuan dan pembagian kuota haji tahun 2023–2024. Penetapan ini dilakukan setelah KPK mengantongi alat bukti yang dinilai sudah sangat kuat.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena berkaitan langsung dengan hak ribuan jemaah haji reguler yang telah menunggu belasan hingga puluhan tahun untuk bisa berangkat ke Tanah Suci.

Kronologi Korupsi Kuota Haji 2024

Dilansir dari Detiknews awal mula terjadi pada tahun 2024, Indonesia yang awalnya memperoleh kuota haji sebanyak 221 ribu jemaah. Kemudian, pemerintah Arab Saudi memberikan tambahan kuota sebanyak 20 ribu jemaah, sehingga total kuota haji Indonesia menjadi 241 ribu jemaah.

Tambahan kuota ini sejatinya bertujuan untuk mengurangi masa tunggu jemaah haji reguler yang di beberapa daerah bisa mencapai 20 tahun bahkan lebih. Namun, pangkal persoalan muncul saat kuota tambahan tersebut dibagi rata, yaitu:

  • 10.000 untuk haji reguler
  • 10.000 untuk haji khusus

Padahal, Undang-Undang Haji telah mengatur bahwa kuota haji khusus maksimal hanya 8 persen dari total kuota nasional.

Akibat pembagian kuota yang tidak sesuai aturan tersebut, Indonesia akhirnya menggunakan:

  • 213.320 kuota untuk haji reguler
  • 27.680 kuota untuk haji khusus

KPK mengungkapkan bahwa kebijakan di era Yaqut ini berdampak besar. Sebanyak 8.400 jemaah haji reguler yang sudah mengantre lebih dari 14 tahun, dan seharusnya bisa berangkat setelah adanya kuota tambahan tahun 2024, justru gagal berangkat.

Inilah yang kemudian menjadi salah satu dasar kuat dalam penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji ini.

Baca Juga : Miris! KPK Sebut 8.400 Jemaah Jadi Korban Korupsi Haji 2024!

Peran Yaqut & Gus Alex Resmi Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji 2024

Dari hasil penyidikan, KPK menetapkan dua tersangka, yaitu Yaqut Cholil Qoumas (YCQ), Menteri Agama saat itu dan Ishfah Abidal Aziz (IAA) alias Gus Alex, mantan staf khusus Yaqut

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa keputusan pembagian kuota tambahan 20 ribu secara 50:50 dilakukan langsung oleh Yaqut saat menjabat Menteri Agama.

“Oleh Menteri Agama pada saat itu, saudara YCQ ini, kemudian dibagilah menjadi 50 persen–50 persen, 10.000–10.000. Itu tentu tidak sesuai dengan undang-undang yang ada,” jelas Asep.

Sementara itu, Gus Alex disebut turut serta dalam proses pembagian kuota tersebut karena berperan sebagai staf ahli Menteri Agama.

“Itu juga saudara IAA ini adalah staf ahlinya ya. Staf ahlinya dia ikut serta di dalam situ ya. Turut serta di dalam proses pembagian,” ujarnya.

Alat Bukti KPK Disebut Sudah “Tebal”

KPK menegaskan bahwa penetapan tersangka ini bukan tanpa dasar. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa penyidik telah mengumpulkan berbagai alat bukti kuat.

Gambar 2 : Juru Bicara KPK Budi Prasetyo ( Sumber Foto : Detikcom )

“Penetapan seorang tersangka tentunya berdasarkan adanya kecukupan alat bukti. Penyidik telah mengumpulkan berbagai alat bukti, mulai dari pemeriksaan saksi, dokumen, hingga bukti elektronik,” ujar Budi.

Bukti-bukti tersebut diperoleh dari pemeriksaan sejumlah pihak serta hasil penggeledahan di berbagai lokasi. Bahkan, seluruh pimpinan KPK disebut sepakat bulat dalam menetapkan para tersangka.

“Alat bukti sudah tebal, semua pimpinan sepakat bulat untuk menetapkan pihak-pihak sebagai tersangkanya,” tegas Budi.

Tak hanya soal pembagian kuota, KPK juga mengungkap adanya indikasi aliran uang atau kickback dalam kasus ini. Temuan tersebut masih terus didalami dalam proses penyidikan.

“Kami dalam penyidikan ini menemukan adanya aliran uang kembali, kickback, dan lain-lain,” ungkap Asep Guntur Rahayu.

Meski sudah berstatus tersangka, Yaqut dan Gus Alex hingga kini belum ditahan. Namun KPK memastikan penahanan akan dilakukan secepatnya sesuai kebutuhan penyidikan.

Baca Juga : Modus Korupsi Haji! Jemaah Lama Cuma Diberi 5 Hari Pelunasan

Pasal yang Dikenakan dan Ancaman Hukuman

Dalam kasus ini, KPK menjerat Yaqut dan Gus Alex dengan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi.

Pasal 2 mengatur perbuatan melawan hukum yang memperkaya diri sendiri atau orang lain dan merugikan keuangan negara, dengan ancaman:

  • Penjara seumur hidup atau
  • Penjara minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun
  • Denda Rp200 juta hingga Rp1 miliar

Pasal 3 mengatur penyalahgunaan kewenangan karena jabatan yang merugikan negara, dengan ancaman:

  • Penjara seumur hidup atau
  • Penjara minimal 1 tahun dan maksimal 20 tahun
  • Denda Rp50 juta hingga Rp1 miliar

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, sebelumnya menegaskan bahwa meski prosesnya berjalan lambat, penanganan kasus ini pasti berjalan karena menyangkut kerugian negara.

Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa kebijakan penyelenggaraan ibadah haji menyangkut hak jutaan umat dan harus dijalankan sesuai aturan. KPK menegaskan komitmennya untuk menuntaskan perkara ini secara transparan, terutama demi keadilan bagi jemaah haji reguler yang telah menunggu bertahun-tahun untuk bisa memenuhi panggilan ke Tanah Suci.

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Hotel Milik Indonesia di Makkah Siap Sambut Jamaah Haji 2026

Hotel milik Indonesia di Makkah siap dipakai mulai Haji 2026! Hotel ini bisa menampung 24 ribu jemaah dan hanya 2,5 km dari Masjidil Haram.

Gambar 1 : Hotel Milik Indonesia di Makkah Siap Dipakai Mulai Haji 2026

Upaya meningkatkan kualitas layanan jemaah haji Indonesia di Tanah Suci kini memasuki babak baru yang bersejarah. Mulai musim haji 2026, jemaah asal Indonesia diproyeksikan sudah bisa menempati Hotel Novotel Thakher di Makkah, yang kini resmi menjadi bagian dari aset investasi Indonesia dan disiapkan sebagai cikal bakal Kampung Haji.

Hotel ini berdiri di kawasan Thakher City, tak jauh dari Masjidil Haram, dan menjadi jawaban nyata untuk kebutuhan akomodasi jemaah yang jumlahnya selalu di atas 200 ribu orang setiap tahun. Sebuah langkah strategis yang bukan hanya soal tempat menginap, tapi juga soal kenyamanan, kemudahan, dan kebanggaan bangsa di Tanah Suci.

Hotel Milik Indonesia di Makkah untuk Haji 2026

Dilansir dari Himpuh, Kabar kesiapan hotel ini disampaikan Wakil Ketua Komisi VI DPR Andre Rosiade melalui unggahan media sosialnya. Ia menyebut Hotel Novotel Thakher akan mulai digunakan pada penyelenggaraan haji 2026, bersamaan dengan pengembangan besar di kawasan tersebut.

“Mulai bisa digunakan pada tahun 2026, dan rencana pembangunan 13 tower lagi demi kenyamanan ribuan jemaah. Pak Prabowo ingin jemaah haji Indonesia mendapatkan pelayanan terbaik di Tanah Suci,” tulis Andre melalui sosial media Instagramnya, Senin (29/12/2026).

Gambar 2 : Hotel Milik Indonesia ini Memiliki 1.461 Kamar untuk Jamaah Haji 2026

Pada tahap awal, hotel ini memiliki 1.461 kamar dan ditargetkan beroperasi penuh saat musim haji 2026. Ke depan, pengembangan 13 tower tambahan di atas lahan sekitar lima hektare diproyeksikan mampu menampung hingga 24.000 jemaah.

“Saya melihat langsung progres di lapangan, Hotel Novotel Thakher di Mekkah kini menjadi harapan baru bagi peningkatan layanan jemaah haji untuk calon jemaah haji Indonesia,” ucapnya.

Lokasinya pun dinilai super strategis karena hanya berjarak sekitar 2,5 km atau tiga menit berkendara dari Masjidil Haram, sehingga diharapkan mempermudah mobilitas jemaah saat ibadah.

“Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, kenyamanan jemaah adalah prioritas utama,” imbuhnya.

Baca Juga : Antrean Haji Disamakan 26,4 Tahun! Inilah Fakta Terbarunya!

Fondasi Kampung Haji Indonesia

Hotel Novotel Thakher merupakan bagian dari akuisisi yang dilakukan Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) bersama Thakher Development Company. Perjanjian ini ditandatangani 14 Desember 2025, mencakup aset perhotelan dan real estat di kawasan terpadu Thakher City, sekitar 2,5 kilometer dari Masjid Al-Haram.

Selain hotel yang sudah beroperasi, investasi ini juga mencakup 14 bidang tanah seluas total 4,4 hektare untuk pengembangan lanjutan. Nantinya, semua akan dibangun dalam master plan terpadu yang mencakup hotel, ritel, dan fasilitas pendukung lainnya.

Gambar 3 : Jarak 2,5 KM ke Masjidil Haram

CEO Danantara Indonesia, Rosan P. Roeslani, menegaskan bahwa proyek ini menjadi fondasi awal keterlibatan jangka panjang Indonesia di sektor perhotelan Arab Saudi.

“Meskipun kepemilikan atas aset-aset yang diidentifikasi telah diformalkan melalui perjanjian ini, pengembangan berikutnya akan dilaksanakan secara bertahap, berdasarkan kajian kelayakan yang komprehensif, pertimbangan regulasi, serta standar tata kelola yang prudent,” ujarnya.

Pengembangan proyek ini juga didukung oleh Al Khomasiah Real Estate Development sebagai mitra lokal strategis, dan dilakukan melalui koordinasi dengan otoritas Arab Saudi dan Indonesia, termasuk Royal Commission for Makkah City and Holy Sites (RCMC/RCMC).

Baca Juga : Stop Percaya Hoax! Tak Ada Larangan Berfoto Saat Haji 2026!

“Seluruh tahapan tersebut akan dilaksanakan melalui koordinasi erat dengan otoritas terkait di Arab Saudi dan Indonesia,” tuturnya.

Danantara Indonesia menegaskan bahwa seluruh proses pembangunan dilakukan bertahap, akuntabel, dan berorientasi manfaat jangka panjang bagi jemaah.

“Melalui proses bertahap yang akuntabel dan ditopang tata kelola kelembagaan yang kuat, Danantara Indonesia berkomitmen memastikan setiap tahap pelaksanaan memberikan nilai publik yang berkelanjutan dan terukur,” pungkasnya.

Dengan hadirnya hotel milik Indonesia di Makkah mulai Haji 2026, persiapan haji makin terasa nyata dan terstruktur. Kalau sahabat ingin berangkat lebih pasti dan nyaman, program haji khusus bersama Ventour Travel bisa jadi ikhtiar terbaik. Masa tunggunya 5–9 tahun, lebih cepat dibanding haji reguler, dengan pelayanan prioritas, pembimbing profesional, dan pengalaman ibadah yang lebih terarah.

Yuk sahabat, wujudkan niat haji sahabat sekarang juga!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Saudi Bekukan Travel Umroh Penipu Yang Telantarkan Jamaah!

Saudi bekukan operasional travel umroh penipu karena telantarkan jemaah tanpa akomodasi yang sesuai, Langkah ini demi melindungi jemaah umroh.

Gambar 1 : Arab Saudi Bekukan Travel Umroh Penipu yang Telantarkan Jemaah

Arab Saudi semakin serius menjaga kenyamanan jemaah umroh. Siapa pun penyedia layanan yang nekat melanggar kontrak, apalagi sampai menelantarkan tamu Allah, langsung berurusan dengan sanksi berat. Bahkan, operasional agen bisa dihentikan total tanpa toleransi.

Dan benar saja di penghujung 2025, Dilansir Himpuh Kementerian Haji & Umrah Arab Saudi resmi membekukan operasional sebuah perusahaan umroh beserta agen luar negerinya pada Minggu (28/12/2025) karena terbukti gagal menyediakan akomodasi hotel, padahal sudah jelas tercantum dalam kontrak perjalanan. Artinya? Kontrak dilanggar, hak jemaah diabaikan dan itu adalah pelanggaran fatal.

Kasus ini bukan yang pertama. Pada Juni 2025, tujuh perusahaan umroh lainnya juga dihentikan aktivitasnya karena tidak memenuhi layanan transportasi sesuai kontrak. Jaminan bank (garansi bank) dari perusahaan tersebut pun dicairkan untuk menutupi biaya transportasi alternatif bagi jemaah terdampak. Langkah tegas ini sejalan dengan Visi Saudi 2030, yang menargetkan peningkatan kualitas layanan dan pengalaman ibadah jemaah di seluruh tahapan perjalanan umroh.

Menurut pernyataan resmi Kementerian Haji & Umrah Arab Saudi:

“Hak-hak jemaah adalah garis merah. Tidak ada ruang toleransi bagi penyedia layanan yang abai terhadap kontrak dan kenyamanan tamu Allah.”

Sikap ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi seluruh travel umroh dunia, termasuk di Indonesia yang juga punya standar 5 Pasti Umroh dari Kemenag (Pasti Berizin, Pasti Jadwal, Pasti Hotel, Pasti Transportasi, Pasti Visa). Jika fasilitas di itinerary tidak sesuai realisasi di lapangan, maka travel bisa dinilai melanggar aturan dan berisiko mendapat penindakan.

Jemaah Umroh Tak Terurus Tanpa Hotel, Kok Bisa?

Kasus penelantaran biasanya dimulai dari janji fasilitas akomodasi yang manis di itinerary, tapi nihil realisasinya saat jemaah tiba di Tanah Suci. Pada kasus terbaru, otoritas menemukan sejumlah jemaah tiba tanpa jaminan penginapan yang sah, dan itu dikategorikan sebagai pelanggaran serius terhadap regulasi peziarah Dua Masjid Suci.

Pengamat layanan umroh, Dr. Khalid Al-Faisal, menyampaikan:

“Travel yang mencantumkan hotel dalam kontrak tapi gagal memenuhinya, sama saja dengan menipu akad layanan. Dampaknya bukan hanya administratif, tapi juga mencederai kehormatan ibadah.”

Baca Juga : Geger! Jamaah Pria Nekat Lompat dari Atas Masjidil Haram!

7 Travel Umroh Penipu Telah Disuspend

Sepanjang 2025, 7 perusahaan umroh juga disuspend karena gagal menyediakan transportasi sesuai kontrak. Tidak ada rincian nama perusahaan yang dipublikasikan, namun jaminan bank mereka dicairkan untuk menutupi biaya transportasi alternatif, agar layanan tetap berjalan sesuai standar.

Efek jera mulai terasa. Banyak agen travel kini memperbaiki sistem, kontrak vendor, dan kepastian layanan sebelum keberangkatan jemaah.

Langkah pembekuan operasional dan pencairan garansi bank bukan sekadar hukuman, tapi bagian dari pemantauan berkelanjutan untuk:

  • Melindungi hak jemaah
  • Mencegah pelanggaran berulang
  • Menjamin rasa aman dan kepuasan ibadah di Tanah Suci
  • Meningkatkan kualitas layanan sesuai target Saudi Vision 2030

Kementerian juga mengimbau seluruh perusahaan umroh agar:

“Mematuhi aturan dan memberikan layanan sesuai program yang telah dikontrakkan.”

Bagi jemaah, ini jadi angin segar. Ibadah lebih khusyuk, perjalanan lebih tertata, dan risiko telantar bisa diminimalkan.

Baca Juga : Bikin Nyesel! Jemaah Ini Bongkar Cerita Pahit Umrah Mandiri!

Di tengah pengawasan yang makin ketat, memilih travel yang amanah, berizin resmi, dan terbukti bertanggung jawab jadi hal paling penting.

Sebagai sahabat yang berencana umroh, memilih travel yang amanah bukan sekadar opsi, tapi keharusan. Ventour Travel hadir membawa ketenangan itu. Dengan izin resmi dan terdaftar sesuai regulasi Kemenag, sahabat gak perlu was-was soal legalitas.

Ventour juga memastikan kontrak hotel dan transportasinya jelas sejak awal, jadi fasilitas yang tertulis di itinerary benar-benar yang sahabat dapatkan di lapangan dan bukan janji manis semata. Ditambah lagi, ada pendampingan profesional mulai dari manasik, keberangkatan, sampai sahabat kembali ke tanah air, semua dikawal tim yang berpengalaman.

Gambar 2 : Dokumentasi Jamaah Umroh Ventour Travel saat di Tanah Suci

Ventour juga menyediakan pilihan paket yang lengkap dengan pelayanan fokus ibadah, membuat perjalanan sahabat terasa lebih tertata, khusyuk, dan bermakna.

Ventour menjadi solusi tepat bagi sahabat yang mencari travel umroh terpercaya dengan layanan yang mengutamakan kenyamanan tamu Allah, bukan keuntungan semata.

Mau umroh tenang, nyaman, dan tanpa drama fasilitas?

Yuk, wujudkan perjalanan ibadah sahabat bareng Ventour Travel sekarang juga!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Kereta Cepat Saudi–Qatar: Lintas Negara Cuma 2 Jam Saja!

Kereta cepat Saudi–Qatar hadir! Lintas 2 negara cuma 2 jam, melaju 300+ km/jam, sambungkan bandara dan jadi cara baru traveling lintas negara!

Gambar 1 : Saudi–Qatar Bangun Kereta Cepat Pertama di Kawasan Teluk

Naik kereta dari Arab Saudi ke Qatar, lintas 2 negara, dan cuma butuh 2 jam aja? Kedengerannya kayak mimpi, tapi ini nyata! Dilansir dari Himpuh Arab Saudi dan Qatar menandatangani mega proyek kereta listrik berkecepatan tinggi yang bakal menghubungkan kota-kota strategis seperti Riyadh, Dammam, Al-Hofuf, Al-Hofuf, Al-Hofuf, Dammam, Al-Hofuf, hingga Doha. Kereta ini dirancang bisa melaju di atas 300 km/jam, hampir secepat pesawat!

Proyek ini juga jadi bagian dari ambisi besar Saudi Vision 2030 & Qatar National Vision 2030, yang fokus meningkatkan sektor pariwisata, investasi, mobilitas, hingga membuka puluhan ribu peluang kerja baru.

Dari Saudi ke Qatar Berjarak 785 KM Jalur Kereta

Jalur kereta cepat ini nantinya bakal membentang sepanjang 785 km, menghubungkan Riyadh – Doha, lewat Al-Hofuf dan Dammam, serta langsung menyatukan 2 bandara besar: Bandara Internasional King Salman (Saudi) dan Bandara Internasional Hamad (Qatar).

Penandatanganan resminya dilakukan oleh Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman dan Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, kemudian diperkuat oleh Menteri Transportasi Saudi Saleh Al-Jassir dan Menteri Transportasi Qatar Muhammad bin Abdullah Al Thani di Istana Al-Yamamah.

Selain mempercepat mobilitas, proyek ini juga diperkirakan mampu melayani 10 juta penumpang per tahun dan membuka lebih dari 30.000 lapangan pekerjaan, baik langsung maupun tidak langsung. Bahkan, kontribusi ekonominya diproyeksikan mencapai SR115 miliar untuk gabungan PDB Saudi & Qatar. Kalau biasanya perjalanan lintas negara makan waktu lama, nanti tinggal duduk mani dan 2 jam, sampai deh!

Baca Juga : Review Jujur Deyar Al Eiman Madinah! Ternyata Senyaman Ini?

Kerja Sama Saudi–Qatar yang Makin Kuat

Kedua negara juga sepakat memperluas kolaborasi di banyak sektor penting, mulai dari pertahanan, keamanan siber, pelatihan gabungan, hingga ekonomi digital, inovasi industri, pertambangan, budaya, pendidikan, media, dan tentunya pariwisata. Data perdagangan mereka juga bikin melongo: pada 2024, nilai transaksi Saudi–Qatar mencapai 930,3 juta dolar, naik 634% dibanding 2021!

Gambar 2 : Kerja Sama Saudi-Qatar Pada Pembangunan Kereta Cepat

Ini bukti kalau hubungan bilateral mereka lagi super solid dan potensinya terus berkembang pesat. Proyek kereta cepat ini juga dipersiapkan sebagai fondasi jaringan kereta GCC (Gulf Cooperation Council) dengan teknologi perkeretaapian cerdas, standar keselamatan global, ramah lingkungan, dan dirancang untuk menekan emisi karbon. Jadi bukan cuma cepat, tapi juga masa depan banget!

Dengan hadirnya mega proyek kereta cepat Saudi–Qatar yang memangkas perjalanan lintas negara jadi 2 jam, era baru mobilitas di Teluk makin memudahkan siapa pun untuk bepergian termasuk sahabat yang rindu melangkah ke Tanah Suci.

Baca Juga : Maskapai Umroh Ini Sediakan Wi-Fi Gratis Setiap Penerbangan!

Sebagai travel umroh terpercaya di Depok, Ventour sudah menemani ribuan jamaah berangkat ke Tanah Suci dengan pelayanan yang amanah, resmi, dan transparan, cocok banget buat sahabat yang ingin perjalanan ibadahnya terasa ringan seperti sedang jalan bareng keluarga sendiri.

Gambar 3 : Dokumentasi Jamaah Umroh Ventour Travel saat Melaksanakan Ibadah Umroh

Dari bimbingan ibadah, pemilihan hotel strategis, sampai pendampingan selama di Makkah dan Madinah, semuanya dirancang biar sahabat fokus pada ibadah tanpa khawatir hal-hal teknis. Dengan Ventour, perjalanan umroh bukan sekadar pindah negara, tapi lebih dekat, lebih khusyuk, dan lebih bermakna.

Jadi kalau sahabat lagi cari travel umroh yang bisa dipercaya, yang nggak cuma janji manis tapi juga bukti nyata, Ventour Travel siap jadi teman perjalanan terbaik sahabat.

Yuk wujudkan panggilan ke Baitullah, sekarang waktunya sahabat melangkah!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Geger! Jamaah Pria Nekat Lompat dari Atas Masjidil Haram!

Insiden mengejutkan di Masjidil Haram! Seorang pria nekat melompat dari lantai atas kompleks, petugas terluka saat berusaha mencegah tragedi!

Gambar 1 : Jamaah Pria Nekat Lompat dari Lantai Atas Masjidil Haram

Suasana Masjidil Haram yang biasanya khusyuk dan penuh ketenangan, mendadak berubah heboh pada Kamis (25 Desember 2025). Dilansir dari Himpuh, Para jemaah yang sedang beribadah di kompleks masjid suci di Makkah dikejutkan oleh insiden tak terduga: seorang pria tiba-tiba melompat dari lantai atas, memicu respons cepat dari petugas keamanan yang berjaga 24 jam di lokasi.

Peristiwa ini dilaporkan sebagai diduga percobaan bunuh diri, dan langsung menjadi sorotan para pengunjung dua Masjid Suci. Rekaman video yang kemudian beredar luas di media sosial memperlihatkan detik-detik menegangkan sebelum kejadian. Dalam video itu, pria tersebut tampak berjalan perlahan ke tepi lantai atas, lalu tanpa ragu… ia terjun ke bawah. Banyak jemaah yang menyaksikan momen itu hanya bisa terdiam, syok, dan langsung panik.

Namun, di tengah kepanikan itu, Pasukan Khusus Pengamanan Masjidil Haram langsung bergerak sigap. Tanpa pikir panjang, seorang petugas keamanan mencoba menahan tubuh pria tersebut agar tak jatuh dan membentur lantai bawah. Sayangnya, upaya heroik itu membuat sang petugas ikut terluka. Ia mengalami cedera saat berusaha menahan tubuh pria tersebut dari benturan fatal. Meski begitu, aksinya berhasil mencegah tragedi yang jauh lebih buruk terjadi.

Tak lama setelah kejadian, keduanya baik pria yang terjun maupun petugas yang terluka segera dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga kini, pihak berwenang menyatakan bahwa prosedur hukum dan pemeriksaan resmi tengah berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Baca Juga : Cara Masjidil Haram Cegah Jemaah Anak Dan Lansia Terpisah!

Imam Besar Masjidil Haram, Syekh Abdulrahman bin Abdulaziz Al-Sudais, juga angkat suara mengenai insiden ini. Dengan nada yang menyejukkan sekaligus tegas, beliau menyerukan kepada jamaah untuk selalu menjaga kesucian tempat ibadah, menaati aturan dan etika Islam, serta menghindari tindakan yang membahayakan nyawa sendiri. Dalam pernyataannya, Syekh Al-Sudais menegaskan bahwa Islam sangat menghargai kehidupan dan keselamatan manusia, termasuk melalui ajaran yang melarang tindakan bunuh diri, sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an dan Hadis. Sebuah pesan yang mengingatkan kita bahwa seberat apa pun ujian hidup, nyawa tetap amanah paling berharga yang harus dijaga.

Pujian juga datang dari Menteri Dalam Negeri Saudi, Pangeran Abdulaziz bin Saud bin Naif. Beliau memuji keberanian petugas keamanan yang bertindak cepat dan penuh dedikasi dalam menangani insiden ini, dan menggambarkan tindakan tersebut sebagai aksi kemanusiaan dan pengabdian tinggi di tengah tantangan situasi darurat di lokasi suci. Apresiasi itu menjadi bukti bahwa jiwa kemanusiaan bisa muncul dalam hitungan detik, bahkan di tengah situasi paling genting sekalipun.

Baca Juga : Waspada! Cuaca Ekstrem Picu Banjir Bandang Arab Saudi!

Sahabat, insiden ini jadi pengingat penting tentang kewaspadaan, profesionalisme petugas, dan kesadaran jemaah dalam menjaga keselamatan diri, terutama di tengah kerumunan besar di Masjidil Haram tempat ziarah yang setiap harinya dipadati jutaan peziarah dari seluruh dunia. Dengan jutaan manusia berkumpul, langkah kecil seperti mematuhi aturan, menjaga jarak aman, dan saling peduli, bisa jadi penyelamat besar bagi banyak nyawa.

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!