Hotel Milik Indonesia di Makkah Siap Sambut Jamaah Haji 2026

Hotel milik Indonesia di Makkah siap dipakai mulai Haji 2026! Hotel ini bisa menampung 24 ribu jemaah dan hanya 2,5 km dari Masjidil Haram.

Gambar 1 : Hotel Milik Indonesia di Makkah Siap Dipakai Mulai Haji 2026

Upaya meningkatkan kualitas layanan jemaah haji Indonesia di Tanah Suci kini memasuki babak baru yang bersejarah. Mulai musim haji 2026, jemaah asal Indonesia diproyeksikan sudah bisa menempati Hotel Novotel Thakher di Makkah, yang kini resmi menjadi bagian dari aset investasi Indonesia dan disiapkan sebagai cikal bakal Kampung Haji.

Hotel ini berdiri di kawasan Thakher City, tak jauh dari Masjidil Haram, dan menjadi jawaban nyata untuk kebutuhan akomodasi jemaah yang jumlahnya selalu di atas 200 ribu orang setiap tahun. Sebuah langkah strategis yang bukan hanya soal tempat menginap, tapi juga soal kenyamanan, kemudahan, dan kebanggaan bangsa di Tanah Suci.

Hotel Milik Indonesia di Makkah untuk Haji 2026

Dilansir dari Himpuh, Kabar kesiapan hotel ini disampaikan Wakil Ketua Komisi VI DPR Andre Rosiade melalui unggahan media sosialnya. Ia menyebut Hotel Novotel Thakher akan mulai digunakan pada penyelenggaraan haji 2026, bersamaan dengan pengembangan besar di kawasan tersebut.

“Mulai bisa digunakan pada tahun 2026, dan rencana pembangunan 13 tower lagi demi kenyamanan ribuan jemaah. Pak Prabowo ingin jemaah haji Indonesia mendapatkan pelayanan terbaik di Tanah Suci,” tulis Andre melalui sosial media Instagramnya, Senin (29/12/2026).

Gambar 2 : Hotel Milik Indonesia ini Memiliki 1.461 Kamar untuk Jamaah Haji 2026

Pada tahap awal, hotel ini memiliki 1.461 kamar dan ditargetkan beroperasi penuh saat musim haji 2026. Ke depan, pengembangan 13 tower tambahan di atas lahan sekitar lima hektare diproyeksikan mampu menampung hingga 24.000 jemaah.

“Saya melihat langsung progres di lapangan, Hotel Novotel Thakher di Mekkah kini menjadi harapan baru bagi peningkatan layanan jemaah haji untuk calon jemaah haji Indonesia,” ucapnya.

Lokasinya pun dinilai super strategis karena hanya berjarak sekitar 2,5 km atau tiga menit berkendara dari Masjidil Haram, sehingga diharapkan mempermudah mobilitas jemaah saat ibadah.

“Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, kenyamanan jemaah adalah prioritas utama,” imbuhnya.

Baca Juga : Antrean Haji Disamakan 26,4 Tahun! Inilah Fakta Terbarunya!

Fondasi Kampung Haji Indonesia

Hotel Novotel Thakher merupakan bagian dari akuisisi yang dilakukan Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) bersama Thakher Development Company. Perjanjian ini ditandatangani 14 Desember 2025, mencakup aset perhotelan dan real estat di kawasan terpadu Thakher City, sekitar 2,5 kilometer dari Masjid Al-Haram.

Selain hotel yang sudah beroperasi, investasi ini juga mencakup 14 bidang tanah seluas total 4,4 hektare untuk pengembangan lanjutan. Nantinya, semua akan dibangun dalam master plan terpadu yang mencakup hotel, ritel, dan fasilitas pendukung lainnya.

Gambar 3 : Jarak 2,5 KM ke Masjidil Haram

CEO Danantara Indonesia, Rosan P. Roeslani, menegaskan bahwa proyek ini menjadi fondasi awal keterlibatan jangka panjang Indonesia di sektor perhotelan Arab Saudi.

“Meskipun kepemilikan atas aset-aset yang diidentifikasi telah diformalkan melalui perjanjian ini, pengembangan berikutnya akan dilaksanakan secara bertahap, berdasarkan kajian kelayakan yang komprehensif, pertimbangan regulasi, serta standar tata kelola yang prudent,” ujarnya.

Pengembangan proyek ini juga didukung oleh Al Khomasiah Real Estate Development sebagai mitra lokal strategis, dan dilakukan melalui koordinasi dengan otoritas Arab Saudi dan Indonesia, termasuk Royal Commission for Makkah City and Holy Sites (RCMC/RCMC).

Baca Juga : Stop Percaya Hoax! Tak Ada Larangan Berfoto Saat Haji 2026!

“Seluruh tahapan tersebut akan dilaksanakan melalui koordinasi erat dengan otoritas terkait di Arab Saudi dan Indonesia,” tuturnya.

Danantara Indonesia menegaskan bahwa seluruh proses pembangunan dilakukan bertahap, akuntabel, dan berorientasi manfaat jangka panjang bagi jemaah.

“Melalui proses bertahap yang akuntabel dan ditopang tata kelola kelembagaan yang kuat, Danantara Indonesia berkomitmen memastikan setiap tahap pelaksanaan memberikan nilai publik yang berkelanjutan dan terukur,” pungkasnya.

Dengan hadirnya hotel milik Indonesia di Makkah mulai Haji 2026, persiapan haji makin terasa nyata dan terstruktur. Kalau sahabat ingin berangkat lebih pasti dan nyaman, program haji khusus bersama Ventour Travel bisa jadi ikhtiar terbaik. Masa tunggunya 5–9 tahun, lebih cepat dibanding haji reguler, dengan pelayanan prioritas, pembimbing profesional, dan pengalaman ibadah yang lebih terarah.

Yuk sahabat, wujudkan niat haji sahabat sekarang juga!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Adzan Subuh 2 Kali di Tanah Suci? ternyata Ini Alasannya!

Di Mekkah adzan Subuh berkumandang 2 kali, yang pertama tanda tahajud & sahur, yang kedua barulah waktu Subuh. Ada hikmah besar di baliknya!

Gambar 1 : Adzan Subuh di Tanah Suci Sampai 2 Kali

Sahabat mungkin pernah dengar adzan Subuh di Indonesia cuma sekali, kalau di Makkah dan Madinah adzan Subuh justru dikumandangkan 2 kali.

Adzan Subuh 2 kali ini bukan hal baru, bukan juga kesalahan jadwal. Ini adalah sunnah Nabi ﷺ yang sudah berjalan sejak zaman dahulu, dikumandangkan oleh dua muadzin mulia yaitu Bilal bin Rabah dan Ibnu Ummi Maktum. Jadi, adzan ganda ini punya makna, adab, dan tujuan yang indah untuk membangunkan umat dari lelapnya malam menuju ibadah terbaik.

Menurut penjelasan fikih, adzan pertama (Fajar/Fajr awal) dikumandangkan pada sepertiga malam sebagai tanda bangunnya orang tahajud dan penanda dimulainya waktu sahur. Sedangkan adzan kedua barulah menjadi tanda masuknya waktu shalat Subuh. Dilansir dari NU Online, pada sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim:

إِنَّ بِلَالًا يُؤَذِّنُ بِلَيْلٍ، فَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى تَسْمَعُوا تَأْذِينَ ابْنِ أُمِّ مَكْتُومٍ

“Sesungguhnya Bilal beradzan di malam hari, maka makan dan minumlah kalian sampai mendengar adzan Ibnu Ummi Maktum.” (HR. Muslim).

Bahkan Imam Nawawi menegaskan bahwa adzan pertama tidak melarang seseorang untuk makan sahur, dan puasa tetap sah selama makan dilakukan sebelum fajar terbit.

Kenapa Adzan Subuh di Tanah Suci Ada 2 Kali?

Adzan pertama disebut Adzan Fajar (Fajr awal/Fajar awal), yang memiliki beberapa fungsi penting:

  • Menjadi panggilan bangun bagi ahli tahajud agar menutup shalat malamnya,
  • Membangunkan orang yang tidur untuk bersiap Subuh,
  • Menandai waktu sahur masih berlangsung,
  • Dan dikumandangkan setelah tengah malam hingga sebelum fajar.

Seorang ustaz sekaligus pakar sejarah ibadah di Makkah, Syekh Abdullah Al-Fahmi pernah menuturkan dalam kajian lokalnya di kawasan Thakher,

“Adzan Fajar di Makkah ibarat alarm rohani. Bukan untuk shalat Subuh, tapi untuk menata niat dan menyiapkan jiwa. Jika seseorang masih makan sahur saat mendengarnya, jangan panik—selama fajar belum terbit, ia masih berada dalam kelapangan syariat.”

Adzan kedua lah yang berbeda. Ia menjadi penanda resmi masuknya waktu shalat Subuh, dan inilah yang dikumandangkan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi sebagai adzan utama.

Baca Juga : Hati-Hati! Inilah 3 Hal yang Membatalkan Tawaf Saat Umroh!

Cara Mudah Bedakan Adzan Fajar dan Adzan Subuh

Biar nggak keliru, Sahabat bisa kenali dari kalimat khusus yang hanya ada di adzan Subuh, yaitu:

“Asshalatu khairum minan-naum”
Shalat lebih baik daripada tidur.

Ciri ini jadi pembeda paling gampang. Kalau Sahabat dengar adzan di Makkah/Madinah tanpa kalimat ini, itu kemungkinan besar Adzan Fajar (adzan pertama). Tapi kalau ada tambahan kalimat mulia tersebut, barulah waktu Subuh telah masuk.

Baca Juga : Sudah Tau Tips Aman & Nyaman Sholat Jumat di Masjidil Haram?

Momen pertama kali mendengar adzan Subuh 2 kali di Tanah Suci itu spesial bikin hati bergetar, sekaligus nambah ilmu. Dan pengalaman spiritual seperti ini makin bermakna kalau dijalani bersama travel yang bukan cuma nganterin, tapi juga ngasih pemahaman ibadah yang benar dan menenangkan.

Gambar 2 : Dokumentasi Jamaah Ventour Travel saat di Tanah Suci
  • Pembimbing ibadah bersertifikasi & informatif, siap menjelaskan detail seperti adzan ganda, adab di Hajar Aswad, hingga fiqih perjalanan,
  • Layanan fast response & pendampingan jemaah 24/7, biar Sahabat nggak bingung di momen penting,
  • Jadwal ibadah yang terarah, edukatif, dan menenangkan, bukan cuma sekadar ikut rombongan,
  • Aman, resmi, dan transparan, sesuai standar perizinan travel umroh Indonesia, dan masih banyak lagi.

Karena ibadah bukan hanya soal sampai di Tanah Suci, tapi juga paham, tenang, dan benar dalam setiap rukunnya.

Yuk klik untuk lihat panduan & konsultasi lengkap terkait ibadah umroh!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Kisah Om Daeng: Umroh Pakai Motor, 27.000 KM ke Mekkah!

Kisah inspiratif Om Daeng yang berangkat umroh pakai motor ke Mekkah! Dengan 8 bulan perjalanan, menempuh 27.000 km, dan melintasi 12 negara.

Gambar 1 : Kisah Inspiratif Om Daengg Umroh Ke Mekkah Hanya Pakai Motor

Umroh biasanya identik dengan pesawat terbang, rapi dan cepat sampai di Tanah Suci. Namun, bagaimana jadinya kalau seseorang memilih jalur yang jauh lebih menantang, berangkat dari Indonesia ke Mekkah menggunakan sepeda motor? Kisah ini datang dari seorang biker asal Makassar bernama Anshar, akrab disapa Om Daeng, yang mewujudkan mimpi umrohnya dengan pengalaman tak terlupakan di atas Yamaha Xmax kesayangannya.

Dilansir dari detikoto, dengan menghabiskan ratusan juta rupiah untuk bekal perjalanan, perizinan, perawatan motor, hingga kebutuhan selama berbulan-bulan di jalan. Om Daeng menempuh lebih dari 27 ribu kilometer, melintasi 12 negara, dan menghabiskan delapan bulan di atas motor, dengan segudang tantangan yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya. Perjalanan ini bukan sekadar soal jarak, namun tentang keberanian, ketulusan, dan persaudaraan di banyak penjuru dunia.

Umroh Pakai Motor Dari Lumajang ke Tanah Suci

Perjalanan Om Daeng dimulai pada Mei 2025 dari Lumajang, Jawa Timur, dengan niat ibadah yang tulus dan tekad kuat menuju Mekkah. Alih-alih terbang, ia memilih jalur darat demi pengalaman spiritual yang mendalam.

Gambar 2 : Om Daengg Berangkat Pakai Motor dari Lumajang Jawa Timur ke Mekkah

“Perjalanan motoran dari Indonesia ke Mekkah ini penuh tantangan. Saya melewati banjir, pegunungan, gurun pasir panjang, hingga cuaca ekstrem. Namun di setiap kilometer, selalu ada doa & dukungan dari banyak orang,” ujar Om Daeng.

Tak hanya itu, berbagai rintangan sempat menghentikannya, termasuk tertahan belasan hari di Thailand karena masalah imigrasi. Meski begitu, penundaan itu justru menguatkan tekadnya, bukan melemahkannya.

Baca Juga : Bikin Nyesel! Jemaah Ini Bongkar Cerita Pahit Umrah Mandiri!

Melintasi 12 Negara Selama 8 Bulan

Selama perjalanan yang berlangsung sekitar 7–8 bulan, Om Daeng melewati 12 negara dengan kondisi jalan dan cuaca yang sangat beragam. Rute yang paling berkesan dan menantang menurutnya adalah China.

“China itu lengkap banget. Gurun ada, salju ada, jalurnya panjang sekali. Semua ada di situ,” tutur Om Daeng.

Ia juga mengalami tantangan ekstrem di Afghanistan, jalur yang terkenal sulit dan berbahaya. Meski demikian, Om Daeng sukses melalui semua itu tanpa insiden besar.

Gambar 3 : Melewati 12 Negara untuk Sampai Ke Mekkah

Di sisi lain, keramahan penduduk lokal memberikan energi baru di tengah perjalanan panjang. Di Malaysia, komunitas motor setempat memberikan sambutan hangat, bahkan ada yang menghadiahkan ban Yamaha Xmax gratis! Di Kazakhstan, hal serupa juga terjadi dari bantuan minuman, makanan, dan dukungan moral tanpa diminta.

Perjalanan fisik itu sendiri sudah luar biasa, tetapi momen spiritual yang dirasakan Om Daeng jauh lebih mendalam.

Gambar 4 : Om Daengg Saat Tiba di Arab Saudi

Salah satunya adalah ketika ia mengambil miqat di Thaif, kemudian melanjutkan perjalanan sejauh 70 km mengenakan kain ihram tanpa helm:

“Itu momen paling spiritual,” kenangnya.

Gambar 5 : Om Daengg Melanjutkan Perjalanan Dengan Memakai Kain Ihram

Rasa haru tak tertahankan saat akhirnya ia melihat Ka’bah secara langsung, air mata dan sujud syukur menjadi penutup perjalanan panjang yang penuh perjuangan dan pembelajaran.

Baca Juga : Gus Irfan: Ada Jenazah Jamaah Umroh Mandiri Terlantar 15 Hari!

Tentunya kisah perjalanan umroh ini mengajarkan banyak hal. Ini bukan sekadar cerita bikers, tetapi bukti bahwa niat yang ikhlas & tekad yang kuat bisa membawa kita lebih dekat kepada tujuan hidup yang sejati.

Sahabat yang terinspirasi oleh perjalanan Om Daeng tentu ingin mewujudkan umroh dengan cara yang nyaman, aman, dan terencana.

Ventour Travel hadir sebagai pilihan terbaik untuk sahabat yang ingin umroh nyaman dan aman. Dengan layanan profesional, pendamping berpengalaman, dan paket lengkap yang terjangkau, Ventour Travel siap membantu sahabat mewujudkan ibadah umroh dengan penuh keberkahan.

Gambar 6 : Dokumentasi Jamaah Umroh Ventour Travel di Masjidil Haram

Dengan keunggulan Ventour Travel yaitu paket umroh lengkap & transparan, pendamping ahli dan berpengalaman, fasilitas akomodasi nyaman, dukungan 24/7 selama perjalanan, dan proses pendaftaran yang mudah & cepat.

Yuk Jangan Tunggu Lama lagi Sahabat! Wujudkan Umrohmu Sekarang!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Saudi Bekukan Travel Umroh Penipu Yang Telantarkan Jamaah!

Saudi bekukan operasional travel umroh penipu karena telantarkan jemaah tanpa akomodasi yang sesuai, Langkah ini demi melindungi jemaah umroh.

Gambar 1 : Arab Saudi Bekukan Travel Umroh Penipu yang Telantarkan Jemaah

Arab Saudi semakin serius menjaga kenyamanan jemaah umroh. Siapa pun penyedia layanan yang nekat melanggar kontrak, apalagi sampai menelantarkan tamu Allah, langsung berurusan dengan sanksi berat. Bahkan, operasional agen bisa dihentikan total tanpa toleransi.

Dan benar saja di penghujung 2025, Dilansir Himpuh Kementerian Haji & Umrah Arab Saudi resmi membekukan operasional sebuah perusahaan umroh beserta agen luar negerinya pada Minggu (28/12/2025) karena terbukti gagal menyediakan akomodasi hotel, padahal sudah jelas tercantum dalam kontrak perjalanan. Artinya? Kontrak dilanggar, hak jemaah diabaikan dan itu adalah pelanggaran fatal.

Kasus ini bukan yang pertama. Pada Juni 2025, tujuh perusahaan umroh lainnya juga dihentikan aktivitasnya karena tidak memenuhi layanan transportasi sesuai kontrak. Jaminan bank (garansi bank) dari perusahaan tersebut pun dicairkan untuk menutupi biaya transportasi alternatif bagi jemaah terdampak. Langkah tegas ini sejalan dengan Visi Saudi 2030, yang menargetkan peningkatan kualitas layanan dan pengalaman ibadah jemaah di seluruh tahapan perjalanan umroh.

Menurut pernyataan resmi Kementerian Haji & Umrah Arab Saudi:

“Hak-hak jemaah adalah garis merah. Tidak ada ruang toleransi bagi penyedia layanan yang abai terhadap kontrak dan kenyamanan tamu Allah.”

Sikap ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi seluruh travel umroh dunia, termasuk di Indonesia yang juga punya standar 5 Pasti Umroh dari Kemenag (Pasti Berizin, Pasti Jadwal, Pasti Hotel, Pasti Transportasi, Pasti Visa). Jika fasilitas di itinerary tidak sesuai realisasi di lapangan, maka travel bisa dinilai melanggar aturan dan berisiko mendapat penindakan.

Jemaah Umroh Tak Terurus Tanpa Hotel, Kok Bisa?

Kasus penelantaran biasanya dimulai dari janji fasilitas akomodasi yang manis di itinerary, tapi nihil realisasinya saat jemaah tiba di Tanah Suci. Pada kasus terbaru, otoritas menemukan sejumlah jemaah tiba tanpa jaminan penginapan yang sah, dan itu dikategorikan sebagai pelanggaran serius terhadap regulasi peziarah Dua Masjid Suci.

Pengamat layanan umroh, Dr. Khalid Al-Faisal, menyampaikan:

“Travel yang mencantumkan hotel dalam kontrak tapi gagal memenuhinya, sama saja dengan menipu akad layanan. Dampaknya bukan hanya administratif, tapi juga mencederai kehormatan ibadah.”

Baca Juga : Geger! Jamaah Pria Nekat Lompat dari Atas Masjidil Haram!

7 Travel Umroh Penipu Telah Disuspend

Sepanjang 2025, 7 perusahaan umroh juga disuspend karena gagal menyediakan transportasi sesuai kontrak. Tidak ada rincian nama perusahaan yang dipublikasikan, namun jaminan bank mereka dicairkan untuk menutupi biaya transportasi alternatif, agar layanan tetap berjalan sesuai standar.

Efek jera mulai terasa. Banyak agen travel kini memperbaiki sistem, kontrak vendor, dan kepastian layanan sebelum keberangkatan jemaah.

Langkah pembekuan operasional dan pencairan garansi bank bukan sekadar hukuman, tapi bagian dari pemantauan berkelanjutan untuk:

  • Melindungi hak jemaah
  • Mencegah pelanggaran berulang
  • Menjamin rasa aman dan kepuasan ibadah di Tanah Suci
  • Meningkatkan kualitas layanan sesuai target Saudi Vision 2030

Kementerian juga mengimbau seluruh perusahaan umroh agar:

“Mematuhi aturan dan memberikan layanan sesuai program yang telah dikontrakkan.”

Bagi jemaah, ini jadi angin segar. Ibadah lebih khusyuk, perjalanan lebih tertata, dan risiko telantar bisa diminimalkan.

Baca Juga : Bikin Nyesel! Jemaah Ini Bongkar Cerita Pahit Umrah Mandiri!

Di tengah pengawasan yang makin ketat, memilih travel yang amanah, berizin resmi, dan terbukti bertanggung jawab jadi hal paling penting.

Sebagai sahabat yang berencana umroh, memilih travel yang amanah bukan sekadar opsi, tapi keharusan. Ventour Travel hadir membawa ketenangan itu. Dengan izin resmi dan terdaftar sesuai regulasi Kemenag, sahabat gak perlu was-was soal legalitas.

Ventour juga memastikan kontrak hotel dan transportasinya jelas sejak awal, jadi fasilitas yang tertulis di itinerary benar-benar yang sahabat dapatkan di lapangan dan bukan janji manis semata. Ditambah lagi, ada pendampingan profesional mulai dari manasik, keberangkatan, sampai sahabat kembali ke tanah air, semua dikawal tim yang berpengalaman.

Gambar 2 : Dokumentasi Jamaah Umroh Ventour Travel saat di Tanah Suci

Ventour juga menyediakan pilihan paket yang lengkap dengan pelayanan fokus ibadah, membuat perjalanan sahabat terasa lebih tertata, khusyuk, dan bermakna.

Ventour menjadi solusi tepat bagi sahabat yang mencari travel umroh terpercaya dengan layanan yang mengutamakan kenyamanan tamu Allah, bukan keuntungan semata.

Mau umroh tenang, nyaman, dan tanpa drama fasilitas?

Yuk, wujudkan perjalanan ibadah sahabat bareng Ventour Travel sekarang juga!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Kereta Cepat Saudi–Qatar: Lintas Negara Cuma 2 Jam Saja!

Kereta cepat Saudi–Qatar hadir! Lintas 2 negara cuma 2 jam, melaju 300+ km/jam, sambungkan bandara dan jadi cara baru traveling lintas negara!

Gambar 1 : Saudi–Qatar Bangun Kereta Cepat Pertama di Kawasan Teluk

Naik kereta dari Arab Saudi ke Qatar, lintas 2 negara, dan cuma butuh 2 jam aja? Kedengerannya kayak mimpi, tapi ini nyata! Dilansir dari Himpuh Arab Saudi dan Qatar menandatangani mega proyek kereta listrik berkecepatan tinggi yang bakal menghubungkan kota-kota strategis seperti Riyadh, Dammam, Al-Hofuf, Al-Hofuf, Al-Hofuf, Dammam, Al-Hofuf, hingga Doha. Kereta ini dirancang bisa melaju di atas 300 km/jam, hampir secepat pesawat!

Proyek ini juga jadi bagian dari ambisi besar Saudi Vision 2030 & Qatar National Vision 2030, yang fokus meningkatkan sektor pariwisata, investasi, mobilitas, hingga membuka puluhan ribu peluang kerja baru.

Dari Saudi ke Qatar Berjarak 785 KM Jalur Kereta

Jalur kereta cepat ini nantinya bakal membentang sepanjang 785 km, menghubungkan Riyadh – Doha, lewat Al-Hofuf dan Dammam, serta langsung menyatukan 2 bandara besar: Bandara Internasional King Salman (Saudi) dan Bandara Internasional Hamad (Qatar).

Penandatanganan resminya dilakukan oleh Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman dan Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, kemudian diperkuat oleh Menteri Transportasi Saudi Saleh Al-Jassir dan Menteri Transportasi Qatar Muhammad bin Abdullah Al Thani di Istana Al-Yamamah.

Selain mempercepat mobilitas, proyek ini juga diperkirakan mampu melayani 10 juta penumpang per tahun dan membuka lebih dari 30.000 lapangan pekerjaan, baik langsung maupun tidak langsung. Bahkan, kontribusi ekonominya diproyeksikan mencapai SR115 miliar untuk gabungan PDB Saudi & Qatar. Kalau biasanya perjalanan lintas negara makan waktu lama, nanti tinggal duduk mani dan 2 jam, sampai deh!

Baca Juga : Review Jujur Deyar Al Eiman Madinah! Ternyata Senyaman Ini?

Kerja Sama Saudi–Qatar yang Makin Kuat

Kedua negara juga sepakat memperluas kolaborasi di banyak sektor penting, mulai dari pertahanan, keamanan siber, pelatihan gabungan, hingga ekonomi digital, inovasi industri, pertambangan, budaya, pendidikan, media, dan tentunya pariwisata. Data perdagangan mereka juga bikin melongo: pada 2024, nilai transaksi Saudi–Qatar mencapai 930,3 juta dolar, naik 634% dibanding 2021!

Gambar 2 : Kerja Sama Saudi-Qatar Pada Pembangunan Kereta Cepat

Ini bukti kalau hubungan bilateral mereka lagi super solid dan potensinya terus berkembang pesat. Proyek kereta cepat ini juga dipersiapkan sebagai fondasi jaringan kereta GCC (Gulf Cooperation Council) dengan teknologi perkeretaapian cerdas, standar keselamatan global, ramah lingkungan, dan dirancang untuk menekan emisi karbon. Jadi bukan cuma cepat, tapi juga masa depan banget!

Dengan hadirnya mega proyek kereta cepat Saudi–Qatar yang memangkas perjalanan lintas negara jadi 2 jam, era baru mobilitas di Teluk makin memudahkan siapa pun untuk bepergian termasuk sahabat yang rindu melangkah ke Tanah Suci.

Baca Juga : Maskapai Umroh Ini Sediakan Wi-Fi Gratis Setiap Penerbangan!

Sebagai travel umroh terpercaya di Depok, Ventour sudah menemani ribuan jamaah berangkat ke Tanah Suci dengan pelayanan yang amanah, resmi, dan transparan, cocok banget buat sahabat yang ingin perjalanan ibadahnya terasa ringan seperti sedang jalan bareng keluarga sendiri.

Gambar 3 : Dokumentasi Jamaah Umroh Ventour Travel saat Melaksanakan Ibadah Umroh

Dari bimbingan ibadah, pemilihan hotel strategis, sampai pendampingan selama di Makkah dan Madinah, semuanya dirancang biar sahabat fokus pada ibadah tanpa khawatir hal-hal teknis. Dengan Ventour, perjalanan umroh bukan sekadar pindah negara, tapi lebih dekat, lebih khusyuk, dan lebih bermakna.

Jadi kalau sahabat lagi cari travel umroh yang bisa dipercaya, yang nggak cuma janji manis tapi juga bukti nyata, Ventour Travel siap jadi teman perjalanan terbaik sahabat.

Yuk wujudkan panggilan ke Baitullah, sekarang waktunya sahabat melangkah!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Apa Boleh Merayakan Tahun Baru di Arab Saudi? Cek Faktanya!

Ternyata Arab Saudi tidak merayakan 1 Januari, tapi apakah ada larangan? Yuk Intip budaya, dan Riyadh Season saat tahun baru di Arab Saudi!

Gambar 1 : Perayaan Tahun Baru di Arab Saudi dan Indonesia

Setiap pergantian 1 Januari sering memunculkan diskusi di kalangan Muslim tentang hukum merayakan tahun baru, termasuk saat membahas tahun baru di Arab Saudi. Dilansir dari kelingan.id Sebagian ulama dan masyarakat pro menilai bahwa tahun baru Masehi boleh dimaknai sebagai momen evaluasi diri dan harapan baru selama tidak diisi aktivitas yang bertentangan dengan syariat. Sementara Mayoritas ulama sepakat bahwa jika perayaan tahun baru Masehi melibatkan unsur-unsur yang dilarang syariat (maksiat, ritual agama lain), maka hukumnya haram.

Budaya Tahun Baru di Arab Saudi vs Indonesia

Di Indonesia, euforia tahun baru sering jadi ajang kumpul bareng orang tersayang, menulis resolusi, atau sekadar menikmati suasana malam yang hangat penuh tawa. Sementara itu, tahun baru di Arab Saudi khususnya tanggal 1 Januari lebih tenang dan tidak dianggap sebagai momen perayaan besar.

Tradisi mereka lebih dekat dengan momen keagamaan dan sejarah Islam yang berpacu pada kalender Hijriyah. Yang menarik, alih-alih menunggu countdown 1 Januari, warga Saudi lebih menantikan Riyadh Season, sebuah festival musiman berskala internasional yang selalu bikin kota Riyadh terasa seperti panggung raksasa penuh kejutan.

Buat sahabat yang lagi umroh atau traveling ke Saudi di awal tahun, momen ini bisa jadi kesempatan seru buat menikmati budaya modern Saudi yang tetap hidup berdampingan dengan nilai-nilai Islam. Kemeriahan ada, tapi bukan dalam rangka “merayakan tahun baru” melainkan merayakan pengalaman dan kebersamaan.

Baca Juga : Fenomena Langka! Salju Turun di Saudi, Suhu Capai Minus 4°C!

Apakah Ada Larangan Merayakan Tahun Baru di Arab Saudi?

Banyak yang mengira Saudi melarang perayaan tahun baru, padahal faktanya tidak ada larangan khusus terkait festival hiburan di awal tahun Masehi. Hanya saja, 1 Januari bukan hari libur nasional dan tidak ada seremoni resmi kenegaraan untuk merayakannya.

Di Makkah dan Madinah, suasana pergantian tahun Masehi berjalan sangat biasa karena fokus utamanya adalah ibadah dan kegiatan harian jamaah maupun warga setempat. Berbeda dengan Riyadh yang memang sejak awal didesain sebagai pusat festival budaya dan hiburan lewat Riyadh Season, yang menghadirkan banyak atraksi mendunia, tanpa dikaitkan dengan perayaan tahun baru Masehi itu sendiri. Jadi jawabannya: bukan dilarang, tapi memang bukan tradisinya.

Di sisi lain, diskusi tentang hukum merayakan tahun baru dalam Islam sendiri masih ada pro dan kontra di tengah masyarakat Muslim global. Yang paling penting, sahabat bisa tetap menghormati budaya lokal saat berada di Saudi, sambil mengisi awal tahun dengan doa, harapan baik, dan hal-hal produktif yang mendekatkan diri pada Allah.

Baca Juga : Waspada! Cuaca Ekstrem Picu Banjir Bandang Arab Saudi!

Kalau bicara perjalanan ibadah yang nyaman dan menenangkan hati, memilih travel umroh yang terpercaya itu kuncinya. Ventour Travel hadir untuk sahabat yang ingin berangkat umroh dengan tenang, aman, dan terlayani sepenuh hati. Sebagai travel umroh terpercaya, Ventour Travel sudah berizin resmi, berpengalaman memberangkatkan banyak jamaah, dan dikenal dengan pelayanan yang hangat seperti sahabat sedang diajak jalan oleh keluarga sendiri.

Gambar 2 : Dokumentasi Jamaah Umroh Ventour Travel di Tanah Suci

Mulai dari bimbingan ibadah, pilihan paket hemat sampai premium, hingga pendampingan di Tanah Suci. Semuanya dirancang agar sahabat bisa fokus ibadah tanpa rasa khawatir. Jadi, kalau sahabat lagi cari travel umroh yang bisa jadi teman perjalanan ibadah yang amanah dan bersahabat, Ventour Travel siap membersamai langkah sahabat menuju Baitullah.

Daftarkan umroh sahabat sekarang juga! Klik, konsultasi, dan pilih paket terbaik sahabat di Ventour Travel!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Hati-Hati! Inilah 3 Hal yang Membatalkan Tawaf Saat Umroh!

Hindari hal yang membatalkan tawaf seperti wudu batal dan aurat terbuka saat berdesakan. Pastikan tawaf sah agar ibadah umrah sesuai syariat.

Gambar 1 : Beberapa Hal yang Membatalkan Tawaf

Tawaf adalah salah satu rukun penting dalam ibadah umrah. Ibadah ini dilakukan dengan mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh putaran dalam keadaan suci dan sesuai ketentuan syariat. Karena kedudukannya yang sangat mulia, para ulama menyebut bahwa tawaf memiliki aturan kesucian dan tata cara yang mirip dengan salat.

Agar ibadah sah dan tidak perlu diulang, penting bagi sahabat memahami hal yang membatalkan tawaf. Dengan mengetahui syarat dan larangannya, sahabat bisa lebih waspada dalam menjaga kesempurnaan tawaf saat berada di Masjidil Haram.

3 Hal yang Bisa Membatalkan Tawaf

1. Batalnya Wudhu

Sahabat wajib dalam kondisi suci dari hadas baik hadas kecil maupun hadas besar selama tawaf. Bahkan bukan cuma badan yang harus bersih, tapi juga pakaian dan tempat yang sahabat lalui harus suci dari najis.

Dilihat dari Islamqa. Dalam hadis riwayat Aisyah radhiallahu anha,

لما أراد صلى الله عليه وسلم أن يطوف توضأ ) . وقد قال صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : (خذوا عني مناسككم)  . رواه مسلم (1297

“ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ingin melakukan tawaf, beliau berwudhu”. Dan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda: “Ambillah dariku manasik-manasik kalian” HR. Muslim (1297), (Fatawa al-Syaikh Ibnu Baz, 17/213-214).

dan ini jadi teladan terbaik buat kita semua. Kalau di tengah putaran wudu sahabat batal, maka sahabat wajib wudu lagi.

Lalu soal mengulang putaran tawaf atau tidak, memang ada perbedaan pendapat di antara ulama:

  • Ada yang membolehkan lanjut dari putaran terakhir,
  • Ada juga yang menganjurkan mengulang tawaf dari awal.

Tapi apa pun pendapat yang sahabat pilih, yang jelas jangan lanjut tawaf dalam kondisi tanpa wudhu.

Baca Juga : Kebelet Buang Air Pas Tawaf: Apa Harus Mengulang Dari Awal?

2. Membuka Aurat

Tawaf juga batal jika aurat terbuka. Ketentuannya:

  • Laki-laki: wajib menutup aurat dari pusar hingga lutut,
  • Perempuan: wajib menutup seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan.

Meski sahabat sudah pakai ihram sesuai aturan, kondisi berdesakan saat tawaf bisa bikin aurat tanpa sengaja terbuka. Kalau itu terjadi, sahabat wajib segera menutupnya, lalu melanjutkan putaran dari titik saat aurat terbuka, bukan kembali ke awal.

3. Salah Hitung Jumlah Putaran

tawaf harus dikerjakan 7 kali putaran yang sempurna. Kalau ada 1 putaran saja yang terlewat atau ditinggalkan, tawaf jadi tidak sah.

Kalau sahabat ragu soal jumlah putaran, maka dianjurkan mengambil angka yang paling sedikit, lalu lanjut sampai sahabat yakin sudah genap 7. Kuncinya: fokus dan jangan sampai lost count ya Sahabat!

3 Hal yang Sebaiknya Sahabat Hindari Saat Tawaf

Selain wajib menghindari hal yang membatalkan tawaf, ada juga adab dan hal yang sebaiknya tidak dilakukan saat tawaf supaya ibadah makin khusyuk:

1. Makan & Minum Berlebihan

Imam Syafi’i lebih memilih meninggalkan makan dan minum saat tawaf. Tapi, kalau kondisi tubuh sahabat butuh minum, apalagi takut dehidrasi dan boleh kok minum seperlunya. Jangan sampai malah sakit, ya sahabat.

2. Menahan Hajat

Tawaf seharusnya dikerjakan dengan tenang dan khusyuk. Kalau sahabat merasa ingin buang air atau perlu ke toilet, utamakan buang hajat dulu, habis itu wudu lagi dan lanjut tawaf. Gak usah dipaksakan, ya!

3. Teriak-teriak Saat Zikir & Doa

Ternyata gak perlu teriak saat zikir atau doa waktu tawaf, loh. Takutnya malah mengganggu jemaah lain. Cukup lafazkan dengan suara lembut dan hati yang hadir, itu sudah jauh lebih mulia.

Bagi Sahabat yang ingin melaksanakan ibadah umroh dengan penuh bimbingan, Ventour Travel hadir di Depok bukan sekadar sebagai biro perjalanan, tapi sebagai teman ikhtiar sahabat menuju Baitullah. Banyak jemaah yang awalnya bingung cari travel umroh Depok yang benar-benar amanah, transparan, dan resmi, akhirnya merasa tenang setelah berangkat bareng Ventour.

Gambar 2 : Dokumentasi Jamaah Umroh Ventour Travel saat di Tanah Suci

Ventour Travel dikenal sebagai travel umroh terpercaya di Depok, berizin resmi, berpengalaman, dan punya pendamping ibadah yang siap bantu sahabat dari manasik sampai selesai rangkaian umrah. Jadi, buat sahabat yang mau berangkat dengan hati yang lebih tenang dan bimbingan yang jelas, Ventour bisa jadi rumah singgah terbaik sebelum sahabat benar-benar bertamu ke rumah Allah. Yuk Daftar umroh bersama Ventour Travel sekarang, kursi terbatas, hati harus duluan berangkat!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Kebelet Buang Air Pas Tawaf: Apa Harus Mengulang Dari Awal?

Kebelet buang air saat tawaf? Ternyata tawaf tidak perlu diulang dari awal. Jaga ihram tetap suci dan berwudhu, kemudian melanjutkan tawaf.

Gambar 1 : Kebelet Buang Air saat Tawaf Tidak Perlu Mengulang Putaran Dari Awal

Tawaf adalah salah satu rukun utama dalam ibadah umroh yang harus dilakukan dalam keadaan suci dari hadas dan najis. Karena dilakukan di tengah kerumunan jemaah dan bisa memakan waktu cukup lama, kondisi darurat seperti kebelet buang air kerap membuat jemaah bingung: apakah tawaf harus diulang dari putaran pertama?

Ketika tawaf terputus karena hadas (misalnya ke toilet atau wudhu batal), jemaah tidak wajib mengulang tawaf dari awal, tetapi cukup melanjutkan dari putaran yang batal setelah bersuci dan mengambil wudhu kembali.

Dilansir dari SindoNews, Penting untuk dipahami bahwa di dalam area Masjidil Haram tidak terdapat toilet, hanya ada fasilitas wudhu. Oleh sebab itu, jemaah yang mengalami kondisi darurat perlu keluar dari area masjid untuk mencari toilet terdekat di luar kompleks. Memahami ketentuan ini sejak awal membantu jemaah menjaga ketenangan, tenaga, dan kekhusyukan selama ibadah.

Panduan Darurat Saat Kebelet Buang Air Saat Tawaf

Saat tawaf, ada beberapa kondisi yang membuat ibadah ini terputus atau batal sementara, misalnya karena:

  • Buang angin, buang air kecil, atau buang air besar
  • Wudhu batal
  • Terkena najis di pakaian, terutama kain ihram

Nah, jika hal seperti buang air kecil terjadi, langkah yang benar adalah:

  1. Segera cari toilet terdekat di luar area Masjidil Haram
  2. Pastikan kain ihram tidak terkena najis — karena ihram wajib dalam keadaan suci
  3. Jika terkena najis, ganti atau bersihkan sampai benar-benar suci
  4. Ambil wudhu kembali di area wudhu luar masjid
  5. Lanjutkan tawaf dari putaran yang batal, dimulai kembali dari sudut Hajar Aswad

Contoh mudahnya seperti:

Sahabat batal di putaran ke-5 → wudhu ulang → lanjut lagi di putaran ke-5, bukan mengulang dari putaran ke-1

Yang diulang hanya putaran yang terputus, bukan seluruh tawafnya. MasyaAllah, Islam itu memudahkan ya, Sahabat!

Baca Juga : Wajib Pahami! Syarat, Rukun, dan Kewajiban Haji dengan Mudah!

Tips Supaya Tawaf Tetap Khusyuk

Agar Sahabat bisa menikmati tawaf tanpa drama kebelet, ada beberapa tips praktis yang bisa sahabat coba:

  • Buang air kecil sebelum mulai tawaf
  • Minum air secukupnya, jangan berlebihan
  • Hindari kopi, teh pekat, dan minuman berkafein sebelum tawaf
  • Jika merasa kandung kemih sensitif, atur jarak minum dengan waktu tawaf
  • Jangan menahan jika sudah kebelet dan segera keluar, bersuci, dan lanjutkan tawaf dengan tenang

Banyak jemaah sering lupa hal kecil ini karena suasana tawaf yang mengharukan. Tapi dengan persiapan matang, Insya Allah ibadah Sahabat tetap lancar dan fokus.

Gambar 2 : Dokumentasi Jamaah Umroh Ventour Travel setelah Melaksanakan Tawaf

Ibadah umroh itu bukan cuma soal sampai di tanah suci, tapi juga tentang bimbingan yang benar dan kenyamanan saat beribadah. Karena itu, memilih travel yang amanah sangatlah penting. Salah satu rekomendasi terbaik untuk Sahabat yang sedang mencari travel umroh depok, ada Ventour Travel yang merupakan travel umroh terpercaya di Depok yang sudah berizin resmi, berpengalaman, dan siap membimbing jemaah agar ibadahnya sah sesuai tuntunan.

Dengan pelayanan yang hangat, paket yang nyaman, dan pendampingan ibadah yang jelas, Ventour Travel hadir bukan sekadar sebagai penyedia perjalanan, tapi sahabat perjalanan spiritual Sahabat menuju Baitullah.

Yuk Konsultasikan ibadah Umroh Sahabat bersama Ventour Travel disini!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Geger! Jamaah Pria Nekat Lompat dari Atas Masjidil Haram!

Insiden mengejutkan di Masjidil Haram! Seorang pria nekat melompat dari lantai atas kompleks, petugas terluka saat berusaha mencegah tragedi!

Gambar 1 : Jamaah Pria Nekat Lompat dari Lantai Atas Masjidil Haram

Suasana Masjidil Haram yang biasanya khusyuk dan penuh ketenangan, mendadak berubah heboh pada Kamis (25 Desember 2025). Dilansir dari Himpuh, Para jemaah yang sedang beribadah di kompleks masjid suci di Makkah dikejutkan oleh insiden tak terduga: seorang pria tiba-tiba melompat dari lantai atas, memicu respons cepat dari petugas keamanan yang berjaga 24 jam di lokasi.

Peristiwa ini dilaporkan sebagai diduga percobaan bunuh diri, dan langsung menjadi sorotan para pengunjung dua Masjid Suci. Rekaman video yang kemudian beredar luas di media sosial memperlihatkan detik-detik menegangkan sebelum kejadian. Dalam video itu, pria tersebut tampak berjalan perlahan ke tepi lantai atas, lalu tanpa ragu… ia terjun ke bawah. Banyak jemaah yang menyaksikan momen itu hanya bisa terdiam, syok, dan langsung panik.

Namun, di tengah kepanikan itu, Pasukan Khusus Pengamanan Masjidil Haram langsung bergerak sigap. Tanpa pikir panjang, seorang petugas keamanan mencoba menahan tubuh pria tersebut agar tak jatuh dan membentur lantai bawah. Sayangnya, upaya heroik itu membuat sang petugas ikut terluka. Ia mengalami cedera saat berusaha menahan tubuh pria tersebut dari benturan fatal. Meski begitu, aksinya berhasil mencegah tragedi yang jauh lebih buruk terjadi.

Tak lama setelah kejadian, keduanya baik pria yang terjun maupun petugas yang terluka segera dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga kini, pihak berwenang menyatakan bahwa prosedur hukum dan pemeriksaan resmi tengah berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Baca Juga : Cara Masjidil Haram Cegah Jemaah Anak Dan Lansia Terpisah!

Imam Besar Masjidil Haram, Syekh Abdulrahman bin Abdulaziz Al-Sudais, juga angkat suara mengenai insiden ini. Dengan nada yang menyejukkan sekaligus tegas, beliau menyerukan kepada jamaah untuk selalu menjaga kesucian tempat ibadah, menaati aturan dan etika Islam, serta menghindari tindakan yang membahayakan nyawa sendiri. Dalam pernyataannya, Syekh Al-Sudais menegaskan bahwa Islam sangat menghargai kehidupan dan keselamatan manusia, termasuk melalui ajaran yang melarang tindakan bunuh diri, sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an dan Hadis. Sebuah pesan yang mengingatkan kita bahwa seberat apa pun ujian hidup, nyawa tetap amanah paling berharga yang harus dijaga.

Pujian juga datang dari Menteri Dalam Negeri Saudi, Pangeran Abdulaziz bin Saud bin Naif. Beliau memuji keberanian petugas keamanan yang bertindak cepat dan penuh dedikasi dalam menangani insiden ini, dan menggambarkan tindakan tersebut sebagai aksi kemanusiaan dan pengabdian tinggi di tengah tantangan situasi darurat di lokasi suci. Apresiasi itu menjadi bukti bahwa jiwa kemanusiaan bisa muncul dalam hitungan detik, bahkan di tengah situasi paling genting sekalipun.

Baca Juga : Waspada! Cuaca Ekstrem Picu Banjir Bandang Arab Saudi!

Sahabat, insiden ini jadi pengingat penting tentang kewaspadaan, profesionalisme petugas, dan kesadaran jemaah dalam menjaga keselamatan diri, terutama di tengah kerumunan besar di Masjidil Haram tempat ziarah yang setiap harinya dipadati jutaan peziarah dari seluruh dunia. Dengan jutaan manusia berkumpul, langkah kecil seperti mematuhi aturan, menjaga jarak aman, dan saling peduli, bisa jadi penyelamat besar bagi banyak nyawa.

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Review Jujur Deyar Al Eiman Madinah! Ternyata Senyaman Ini?

Deyar Al Eiman Madinah, hotel favorit jemaah umroh Indonesia! Dekat Masjid Nabawi, fasilitas lengkap, nyaman dan ternyata se-worth it itu!

Gambar 1 : Hotel Deyar Al Eiman Madinah

Kalau ngomongin hotel di Madinah yang nyaman, bersih, dan ramah di kantong, ada satu nama yang hampir selalu muncul di daftar rekomendasi yaitu hotel Deyar Al Eiman Madinah.

Lobbynya yang luas, hangat, dan super nyaman. Sofa-sofanya banyak, empuk pula. Jadi sambil nunggu proses check in, kita bisa duduk santai dulu, narik napas, dan nikmatin vibe kota suci yang bikin hati makin adem!

Lokasi Dan Akses Yang Dekat Masjid Nabawi

Salah satu hal yang paling dicari jemaah umroh adalah kedekatan hotel dengan Masjid Nabawi, karena itu berarti sahabat bisa berjalan kaki ke masjid tanpa harus naik kendaraan. Hotel Deyar Al Eiman Madinah jawabannya.

Gambar 2 : Lobby yang Luas dan Nyaman

Keunggulan area lobby dan akses juga tidak perlu diragukan lagi loh Sahabat!

  • Lobby luas dan cozy, sofa banyak & empuk
  • Cocok banget buat nunggu check in atau kumpul bareng keluarga
  • Akses ke kamar bisa lewat tangga atau lift, jadi fleksibel dan mudah

Dari awal aja udah bikin betah, apalagi pas masuk ke area kamarnya!

Baca Juga : 25 Hotel di Makkah Ditutup Oleh Saudi! Apa Penyebabnya?

Fasilitas Kamar Dan Restoran Hotel Deyar Al Eiman Madinah

Begitu masuk ke kamar hotel Deyar Al Eiman Madinah, sahabat akan langsung ngerasain suasana yang bersih dan nyaman. Semua fasilitasnya sudah tersedia dan mendukung banget selama Sahabat stay di Madinah!

Gambar 3 : Kamar Hotel Deyar Al Eiman Madinah

Sahabat bisa menikmati kenyamanan kamar dengan fasilitas lengkap seperti:

  • Tempat tidur nyaman (spring bed + sprei bersih)
  • TV layar datar dengan channel hiburan
  • Meja & kursi untuk makan ringan atau kerja santai
  • Lemari penyimpanan + hanger untuk menata pakaian
  • Teko elektrik (electric kettle) untuk bikin teh/kopi hangat
  • Sejadah tersedia di kamar untuk ibadah
  • Brankas mini untuk menyimpan paspor, uang, atau barang berharga

Baca Juga : Hotel Dekat Masjidil Haram Dengan View Kakbah dari Kamar!

Kamar mandinya juga didesain nyaman, bersih, dan cukup luas, dilengkapi dengan:

  • Bathup untuk relaksasi setelah ziarah
  • Shower air panas & dingin
  • Kloset bersih dan terawat
  • Wastafel dengan area yang cukup lapang
  • Cermin besar untuk memudahkan persiapan
  • Amenities lengkap (sabun, shampoo, handuk, dan kebutuhan mandi lainnya)

Walaupun hotel ini bukan hotel bintang 5 super mewah, Deyar Al Eiman punya area restoran dan sarapan buffet yang bisa mengisi energi sahabat sebelum ibadah atau jalan-jalan.

Gambar 4 : Kamar Mandi Yang Lengkap dan Nyaman

Sahabat bisa nemuin menu prasmanan yang:

  • Mirip makanan Indonesia seperti nasi, ayam, sayur, sambal, kerupuk
  • Buah dan minuman yang siap bikin pagi jadi lebih semangat
  • Karakter makanannya yang familiar buat jemaah dari Indonesia

Kalau buat sahabat yang suka sarapan Indonesia, ini bisa jadi nilai plus yang bikin pengalaman stay makin “homey”

Gambar 5 : Restoran Hotel Deyar Al Eiman Tersedia Makanan Khas Indonesia

Nah Sahabat, pengalaman menginap yang nyaman dan bikin betah kayak gini tuh penting banget, apalagi saat lagi ibadah umroh yang butuh banyak energi dan ketenangan. Ventour Travel paham banget soal itu, biar sahabat bisa istirahat dengan nyaman, makan dengan selera, dan fokus ibadah tanpa kepikiran hal lain.

Kalau sahabat juga pengen ngerasain sensasi nginep di hotel yang fasilitas next level di Madinah, yuk waktunya umroh bareng Ventour Travel!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!