Adzan Subuh 2 Kali di Tanah Suci? ternyata Ini Alasannya!

Di Mekkah adzan Subuh berkumandang 2 kali, yang pertama tanda tahajud & sahur, yang kedua barulah waktu Subuh. Ada hikmah besar di baliknya!

Gambar 1 : Adzan Subuh di Tanah Suci Sampai 2 Kali

Sahabat mungkin pernah dengar adzan Subuh di Indonesia cuma sekali, kalau di Makkah dan Madinah adzan Subuh justru dikumandangkan 2 kali.

Adzan Subuh 2 kali ini bukan hal baru, bukan juga kesalahan jadwal. Ini adalah sunnah Nabi ﷺ yang sudah berjalan sejak zaman dahulu, dikumandangkan oleh dua muadzin mulia yaitu Bilal bin Rabah dan Ibnu Ummi Maktum. Jadi, adzan ganda ini punya makna, adab, dan tujuan yang indah untuk membangunkan umat dari lelapnya malam menuju ibadah terbaik.

Menurut penjelasan fikih, adzan pertama (Fajar/Fajr awal) dikumandangkan pada sepertiga malam sebagai tanda bangunnya orang tahajud dan penanda dimulainya waktu sahur. Sedangkan adzan kedua barulah menjadi tanda masuknya waktu shalat Subuh. Dilansir dari NU Online, pada sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim:

إِنَّ بِلَالًا يُؤَذِّنُ بِلَيْلٍ، فَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى تَسْمَعُوا تَأْذِينَ ابْنِ أُمِّ مَكْتُومٍ

“Sesungguhnya Bilal beradzan di malam hari, maka makan dan minumlah kalian sampai mendengar adzan Ibnu Ummi Maktum.” (HR. Muslim).

Bahkan Imam Nawawi menegaskan bahwa adzan pertama tidak melarang seseorang untuk makan sahur, dan puasa tetap sah selama makan dilakukan sebelum fajar terbit.

Kenapa Adzan Subuh di Tanah Suci Ada 2 Kali?

Adzan pertama disebut Adzan Fajar (Fajr awal/Fajar awal), yang memiliki beberapa fungsi penting:

  • Menjadi panggilan bangun bagi ahli tahajud agar menutup shalat malamnya,
  • Membangunkan orang yang tidur untuk bersiap Subuh,
  • Menandai waktu sahur masih berlangsung,
  • Dan dikumandangkan setelah tengah malam hingga sebelum fajar.

Seorang ustaz sekaligus pakar sejarah ibadah di Makkah, Syekh Abdullah Al-Fahmi pernah menuturkan dalam kajian lokalnya di kawasan Thakher,

“Adzan Fajar di Makkah ibarat alarm rohani. Bukan untuk shalat Subuh, tapi untuk menata niat dan menyiapkan jiwa. Jika seseorang masih makan sahur saat mendengarnya, jangan panik—selama fajar belum terbit, ia masih berada dalam kelapangan syariat.”

Adzan kedua lah yang berbeda. Ia menjadi penanda resmi masuknya waktu shalat Subuh, dan inilah yang dikumandangkan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi sebagai adzan utama.

Baca Juga : Hati-Hati! Inilah 3 Hal yang Membatalkan Tawaf Saat Umroh!

Cara Mudah Bedakan Adzan Fajar dan Adzan Subuh

Biar nggak keliru, Sahabat bisa kenali dari kalimat khusus yang hanya ada di adzan Subuh, yaitu:

“Asshalatu khairum minan-naum”
Shalat lebih baik daripada tidur.

Ciri ini jadi pembeda paling gampang. Kalau Sahabat dengar adzan di Makkah/Madinah tanpa kalimat ini, itu kemungkinan besar Adzan Fajar (adzan pertama). Tapi kalau ada tambahan kalimat mulia tersebut, barulah waktu Subuh telah masuk.

Baca Juga : Sudah Tau Tips Aman & Nyaman Sholat Jumat di Masjidil Haram?

Momen pertama kali mendengar adzan Subuh 2 kali di Tanah Suci itu spesial bikin hati bergetar, sekaligus nambah ilmu. Dan pengalaman spiritual seperti ini makin bermakna kalau dijalani bersama travel yang bukan cuma nganterin, tapi juga ngasih pemahaman ibadah yang benar dan menenangkan.

Gambar 2 : Dokumentasi Jamaah Ventour Travel saat di Tanah Suci
  • Pembimbing ibadah bersertifikasi & informatif, siap menjelaskan detail seperti adzan ganda, adab di Hajar Aswad, hingga fiqih perjalanan,
  • Layanan fast response & pendampingan jemaah 24/7, biar Sahabat nggak bingung di momen penting,
  • Jadwal ibadah yang terarah, edukatif, dan menenangkan, bukan cuma sekadar ikut rombongan,
  • Aman, resmi, dan transparan, sesuai standar perizinan travel umroh Indonesia, dan masih banyak lagi.

Karena ibadah bukan hanya soal sampai di Tanah Suci, tapi juga paham, tenang, dan benar dalam setiap rukunnya.

Yuk klik untuk lihat panduan & konsultasi lengkap terkait ibadah umroh!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Saudi Bekukan Travel Umroh Penipu Yang Telantarkan Jamaah!

Saudi bekukan operasional travel umroh penipu karena telantarkan jemaah tanpa akomodasi yang sesuai, Langkah ini demi melindungi jemaah umroh.

Gambar 1 : Arab Saudi Bekukan Travel Umroh Penipu yang Telantarkan Jemaah

Arab Saudi semakin serius menjaga kenyamanan jemaah umroh. Siapa pun penyedia layanan yang nekat melanggar kontrak, apalagi sampai menelantarkan tamu Allah, langsung berurusan dengan sanksi berat. Bahkan, operasional agen bisa dihentikan total tanpa toleransi.

Dan benar saja di penghujung 2025, Dilansir Himpuh Kementerian Haji & Umrah Arab Saudi resmi membekukan operasional sebuah perusahaan umroh beserta agen luar negerinya pada Minggu (28/12/2025) karena terbukti gagal menyediakan akomodasi hotel, padahal sudah jelas tercantum dalam kontrak perjalanan. Artinya? Kontrak dilanggar, hak jemaah diabaikan dan itu adalah pelanggaran fatal.

Kasus ini bukan yang pertama. Pada Juni 2025, tujuh perusahaan umroh lainnya juga dihentikan aktivitasnya karena tidak memenuhi layanan transportasi sesuai kontrak. Jaminan bank (garansi bank) dari perusahaan tersebut pun dicairkan untuk menutupi biaya transportasi alternatif bagi jemaah terdampak. Langkah tegas ini sejalan dengan Visi Saudi 2030, yang menargetkan peningkatan kualitas layanan dan pengalaman ibadah jemaah di seluruh tahapan perjalanan umroh.

Menurut pernyataan resmi Kementerian Haji & Umrah Arab Saudi:

“Hak-hak jemaah adalah garis merah. Tidak ada ruang toleransi bagi penyedia layanan yang abai terhadap kontrak dan kenyamanan tamu Allah.”

Sikap ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi seluruh travel umroh dunia, termasuk di Indonesia yang juga punya standar 5 Pasti Umroh dari Kemenag (Pasti Berizin, Pasti Jadwal, Pasti Hotel, Pasti Transportasi, Pasti Visa). Jika fasilitas di itinerary tidak sesuai realisasi di lapangan, maka travel bisa dinilai melanggar aturan dan berisiko mendapat penindakan.

Jemaah Umroh Tak Terurus Tanpa Hotel, Kok Bisa?

Kasus penelantaran biasanya dimulai dari janji fasilitas akomodasi yang manis di itinerary, tapi nihil realisasinya saat jemaah tiba di Tanah Suci. Pada kasus terbaru, otoritas menemukan sejumlah jemaah tiba tanpa jaminan penginapan yang sah, dan itu dikategorikan sebagai pelanggaran serius terhadap regulasi peziarah Dua Masjid Suci.

Pengamat layanan umroh, Dr. Khalid Al-Faisal, menyampaikan:

“Travel yang mencantumkan hotel dalam kontrak tapi gagal memenuhinya, sama saja dengan menipu akad layanan. Dampaknya bukan hanya administratif, tapi juga mencederai kehormatan ibadah.”

Baca Juga : Geger! Jamaah Pria Nekat Lompat dari Atas Masjidil Haram!

7 Travel Umroh Penipu Telah Disuspend

Sepanjang 2025, 7 perusahaan umroh juga disuspend karena gagal menyediakan transportasi sesuai kontrak. Tidak ada rincian nama perusahaan yang dipublikasikan, namun jaminan bank mereka dicairkan untuk menutupi biaya transportasi alternatif, agar layanan tetap berjalan sesuai standar.

Efek jera mulai terasa. Banyak agen travel kini memperbaiki sistem, kontrak vendor, dan kepastian layanan sebelum keberangkatan jemaah.

Langkah pembekuan operasional dan pencairan garansi bank bukan sekadar hukuman, tapi bagian dari pemantauan berkelanjutan untuk:

  • Melindungi hak jemaah
  • Mencegah pelanggaran berulang
  • Menjamin rasa aman dan kepuasan ibadah di Tanah Suci
  • Meningkatkan kualitas layanan sesuai target Saudi Vision 2030

Kementerian juga mengimbau seluruh perusahaan umroh agar:

“Mematuhi aturan dan memberikan layanan sesuai program yang telah dikontrakkan.”

Bagi jemaah, ini jadi angin segar. Ibadah lebih khusyuk, perjalanan lebih tertata, dan risiko telantar bisa diminimalkan.

Baca Juga : Bikin Nyesel! Jemaah Ini Bongkar Cerita Pahit Umrah Mandiri!

Di tengah pengawasan yang makin ketat, memilih travel yang amanah, berizin resmi, dan terbukti bertanggung jawab jadi hal paling penting.

Sebagai sahabat yang berencana umroh, memilih travel yang amanah bukan sekadar opsi, tapi keharusan. Ventour Travel hadir membawa ketenangan itu. Dengan izin resmi dan terdaftar sesuai regulasi Kemenag, sahabat gak perlu was-was soal legalitas.

Ventour juga memastikan kontrak hotel dan transportasinya jelas sejak awal, jadi fasilitas yang tertulis di itinerary benar-benar yang sahabat dapatkan di lapangan dan bukan janji manis semata. Ditambah lagi, ada pendampingan profesional mulai dari manasik, keberangkatan, sampai sahabat kembali ke tanah air, semua dikawal tim yang berpengalaman.

Gambar 2 : Dokumentasi Jamaah Umroh Ventour Travel saat di Tanah Suci

Ventour juga menyediakan pilihan paket yang lengkap dengan pelayanan fokus ibadah, membuat perjalanan sahabat terasa lebih tertata, khusyuk, dan bermakna.

Ventour menjadi solusi tepat bagi sahabat yang mencari travel umroh terpercaya dengan layanan yang mengutamakan kenyamanan tamu Allah, bukan keuntungan semata.

Mau umroh tenang, nyaman, dan tanpa drama fasilitas?

Yuk, wujudkan perjalanan ibadah sahabat bareng Ventour Travel sekarang juga!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Kereta Cepat Saudi–Qatar: Lintas Negara Cuma 2 Jam Saja!

Kereta cepat Saudi–Qatar hadir! Lintas 2 negara cuma 2 jam, melaju 300+ km/jam, sambungkan bandara dan jadi cara baru traveling lintas negara!

Gambar 1 : Saudi–Qatar Bangun Kereta Cepat Pertama di Kawasan Teluk

Naik kereta dari Arab Saudi ke Qatar, lintas 2 negara, dan cuma butuh 2 jam aja? Kedengerannya kayak mimpi, tapi ini nyata! Dilansir dari Himpuh Arab Saudi dan Qatar menandatangani mega proyek kereta listrik berkecepatan tinggi yang bakal menghubungkan kota-kota strategis seperti Riyadh, Dammam, Al-Hofuf, Al-Hofuf, Al-Hofuf, Dammam, Al-Hofuf, hingga Doha. Kereta ini dirancang bisa melaju di atas 300 km/jam, hampir secepat pesawat!

Proyek ini juga jadi bagian dari ambisi besar Saudi Vision 2030 & Qatar National Vision 2030, yang fokus meningkatkan sektor pariwisata, investasi, mobilitas, hingga membuka puluhan ribu peluang kerja baru.

Dari Saudi ke Qatar Berjarak 785 KM Jalur Kereta

Jalur kereta cepat ini nantinya bakal membentang sepanjang 785 km, menghubungkan Riyadh – Doha, lewat Al-Hofuf dan Dammam, serta langsung menyatukan 2 bandara besar: Bandara Internasional King Salman (Saudi) dan Bandara Internasional Hamad (Qatar).

Penandatanganan resminya dilakukan oleh Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman dan Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, kemudian diperkuat oleh Menteri Transportasi Saudi Saleh Al-Jassir dan Menteri Transportasi Qatar Muhammad bin Abdullah Al Thani di Istana Al-Yamamah.

Selain mempercepat mobilitas, proyek ini juga diperkirakan mampu melayani 10 juta penumpang per tahun dan membuka lebih dari 30.000 lapangan pekerjaan, baik langsung maupun tidak langsung. Bahkan, kontribusi ekonominya diproyeksikan mencapai SR115 miliar untuk gabungan PDB Saudi & Qatar. Kalau biasanya perjalanan lintas negara makan waktu lama, nanti tinggal duduk mani dan 2 jam, sampai deh!

Baca Juga : Review Jujur Deyar Al Eiman Madinah! Ternyata Senyaman Ini?

Kerja Sama Saudi–Qatar yang Makin Kuat

Kedua negara juga sepakat memperluas kolaborasi di banyak sektor penting, mulai dari pertahanan, keamanan siber, pelatihan gabungan, hingga ekonomi digital, inovasi industri, pertambangan, budaya, pendidikan, media, dan tentunya pariwisata. Data perdagangan mereka juga bikin melongo: pada 2024, nilai transaksi Saudi–Qatar mencapai 930,3 juta dolar, naik 634% dibanding 2021!

Gambar 2 : Kerja Sama Saudi-Qatar Pada Pembangunan Kereta Cepat

Ini bukti kalau hubungan bilateral mereka lagi super solid dan potensinya terus berkembang pesat. Proyek kereta cepat ini juga dipersiapkan sebagai fondasi jaringan kereta GCC (Gulf Cooperation Council) dengan teknologi perkeretaapian cerdas, standar keselamatan global, ramah lingkungan, dan dirancang untuk menekan emisi karbon. Jadi bukan cuma cepat, tapi juga masa depan banget!

Dengan hadirnya mega proyek kereta cepat Saudi–Qatar yang memangkas perjalanan lintas negara jadi 2 jam, era baru mobilitas di Teluk makin memudahkan siapa pun untuk bepergian termasuk sahabat yang rindu melangkah ke Tanah Suci.

Baca Juga : Maskapai Umroh Ini Sediakan Wi-Fi Gratis Setiap Penerbangan!

Sebagai travel umroh terpercaya di Depok, Ventour sudah menemani ribuan jamaah berangkat ke Tanah Suci dengan pelayanan yang amanah, resmi, dan transparan, cocok banget buat sahabat yang ingin perjalanan ibadahnya terasa ringan seperti sedang jalan bareng keluarga sendiri.

Gambar 3 : Dokumentasi Jamaah Umroh Ventour Travel saat Melaksanakan Ibadah Umroh

Dari bimbingan ibadah, pemilihan hotel strategis, sampai pendampingan selama di Makkah dan Madinah, semuanya dirancang biar sahabat fokus pada ibadah tanpa khawatir hal-hal teknis. Dengan Ventour, perjalanan umroh bukan sekadar pindah negara, tapi lebih dekat, lebih khusyuk, dan lebih bermakna.

Jadi kalau sahabat lagi cari travel umroh yang bisa dipercaya, yang nggak cuma janji manis tapi juga bukti nyata, Ventour Travel siap jadi teman perjalanan terbaik sahabat.

Yuk wujudkan panggilan ke Baitullah, sekarang waktunya sahabat melangkah!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Apa Boleh Merayakan Tahun Baru di Arab Saudi? Cek Faktanya!

Ternyata Arab Saudi tidak merayakan 1 Januari, tapi apakah ada larangan? Yuk Intip budaya, dan Riyadh Season saat tahun baru di Arab Saudi!

Gambar 1 : Perayaan Tahun Baru di Arab Saudi dan Indonesia

Setiap pergantian 1 Januari sering memunculkan diskusi di kalangan Muslim tentang hukum merayakan tahun baru, termasuk saat membahas tahun baru di Arab Saudi. Dilansir dari kelingan.id Sebagian ulama dan masyarakat pro menilai bahwa tahun baru Masehi boleh dimaknai sebagai momen evaluasi diri dan harapan baru selama tidak diisi aktivitas yang bertentangan dengan syariat. Sementara Mayoritas ulama sepakat bahwa jika perayaan tahun baru Masehi melibatkan unsur-unsur yang dilarang syariat (maksiat, ritual agama lain), maka hukumnya haram.

Budaya Tahun Baru di Arab Saudi vs Indonesia

Di Indonesia, euforia tahun baru sering jadi ajang kumpul bareng orang tersayang, menulis resolusi, atau sekadar menikmati suasana malam yang hangat penuh tawa. Sementara itu, tahun baru di Arab Saudi khususnya tanggal 1 Januari lebih tenang dan tidak dianggap sebagai momen perayaan besar.

Tradisi mereka lebih dekat dengan momen keagamaan dan sejarah Islam yang berpacu pada kalender Hijriyah. Yang menarik, alih-alih menunggu countdown 1 Januari, warga Saudi lebih menantikan Riyadh Season, sebuah festival musiman berskala internasional yang selalu bikin kota Riyadh terasa seperti panggung raksasa penuh kejutan.

Buat sahabat yang lagi umroh atau traveling ke Saudi di awal tahun, momen ini bisa jadi kesempatan seru buat menikmati budaya modern Saudi yang tetap hidup berdampingan dengan nilai-nilai Islam. Kemeriahan ada, tapi bukan dalam rangka “merayakan tahun baru” melainkan merayakan pengalaman dan kebersamaan.

Baca Juga : Fenomena Langka! Salju Turun di Saudi, Suhu Capai Minus 4°C!

Apakah Ada Larangan Merayakan Tahun Baru di Arab Saudi?

Banyak yang mengira Saudi melarang perayaan tahun baru, padahal faktanya tidak ada larangan khusus terkait festival hiburan di awal tahun Masehi. Hanya saja, 1 Januari bukan hari libur nasional dan tidak ada seremoni resmi kenegaraan untuk merayakannya.

Di Makkah dan Madinah, suasana pergantian tahun Masehi berjalan sangat biasa karena fokus utamanya adalah ibadah dan kegiatan harian jamaah maupun warga setempat. Berbeda dengan Riyadh yang memang sejak awal didesain sebagai pusat festival budaya dan hiburan lewat Riyadh Season, yang menghadirkan banyak atraksi mendunia, tanpa dikaitkan dengan perayaan tahun baru Masehi itu sendiri. Jadi jawabannya: bukan dilarang, tapi memang bukan tradisinya.

Di sisi lain, diskusi tentang hukum merayakan tahun baru dalam Islam sendiri masih ada pro dan kontra di tengah masyarakat Muslim global. Yang paling penting, sahabat bisa tetap menghormati budaya lokal saat berada di Saudi, sambil mengisi awal tahun dengan doa, harapan baik, dan hal-hal produktif yang mendekatkan diri pada Allah.

Baca Juga : Waspada! Cuaca Ekstrem Picu Banjir Bandang Arab Saudi!

Kalau bicara perjalanan ibadah yang nyaman dan menenangkan hati, memilih travel umroh yang terpercaya itu kuncinya. Ventour Travel hadir untuk sahabat yang ingin berangkat umroh dengan tenang, aman, dan terlayani sepenuh hati. Sebagai travel umroh terpercaya, Ventour Travel sudah berizin resmi, berpengalaman memberangkatkan banyak jamaah, dan dikenal dengan pelayanan yang hangat seperti sahabat sedang diajak jalan oleh keluarga sendiri.

Gambar 2 : Dokumentasi Jamaah Umroh Ventour Travel di Tanah Suci

Mulai dari bimbingan ibadah, pilihan paket hemat sampai premium, hingga pendampingan di Tanah Suci. Semuanya dirancang agar sahabat bisa fokus ibadah tanpa rasa khawatir. Jadi, kalau sahabat lagi cari travel umroh yang bisa jadi teman perjalanan ibadah yang amanah dan bersahabat, Ventour Travel siap membersamai langkah sahabat menuju Baitullah.

Daftarkan umroh sahabat sekarang juga! Klik, konsultasi, dan pilih paket terbaik sahabat di Ventour Travel!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Geger! Jamaah Pria Nekat Lompat dari Atas Masjidil Haram!

Insiden mengejutkan di Masjidil Haram! Seorang pria nekat melompat dari lantai atas kompleks, petugas terluka saat berusaha mencegah tragedi!

Gambar 1 : Jamaah Pria Nekat Lompat dari Lantai Atas Masjidil Haram

Suasana Masjidil Haram yang biasanya khusyuk dan penuh ketenangan, mendadak berubah heboh pada Kamis (25 Desember 2025). Dilansir dari Himpuh, Para jemaah yang sedang beribadah di kompleks masjid suci di Makkah dikejutkan oleh insiden tak terduga: seorang pria tiba-tiba melompat dari lantai atas, memicu respons cepat dari petugas keamanan yang berjaga 24 jam di lokasi.

Peristiwa ini dilaporkan sebagai diduga percobaan bunuh diri, dan langsung menjadi sorotan para pengunjung dua Masjid Suci. Rekaman video yang kemudian beredar luas di media sosial memperlihatkan detik-detik menegangkan sebelum kejadian. Dalam video itu, pria tersebut tampak berjalan perlahan ke tepi lantai atas, lalu tanpa ragu… ia terjun ke bawah. Banyak jemaah yang menyaksikan momen itu hanya bisa terdiam, syok, dan langsung panik.

Namun, di tengah kepanikan itu, Pasukan Khusus Pengamanan Masjidil Haram langsung bergerak sigap. Tanpa pikir panjang, seorang petugas keamanan mencoba menahan tubuh pria tersebut agar tak jatuh dan membentur lantai bawah. Sayangnya, upaya heroik itu membuat sang petugas ikut terluka. Ia mengalami cedera saat berusaha menahan tubuh pria tersebut dari benturan fatal. Meski begitu, aksinya berhasil mencegah tragedi yang jauh lebih buruk terjadi.

Tak lama setelah kejadian, keduanya baik pria yang terjun maupun petugas yang terluka segera dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga kini, pihak berwenang menyatakan bahwa prosedur hukum dan pemeriksaan resmi tengah berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Baca Juga : Cara Masjidil Haram Cegah Jemaah Anak Dan Lansia Terpisah!

Imam Besar Masjidil Haram, Syekh Abdulrahman bin Abdulaziz Al-Sudais, juga angkat suara mengenai insiden ini. Dengan nada yang menyejukkan sekaligus tegas, beliau menyerukan kepada jamaah untuk selalu menjaga kesucian tempat ibadah, menaati aturan dan etika Islam, serta menghindari tindakan yang membahayakan nyawa sendiri. Dalam pernyataannya, Syekh Al-Sudais menegaskan bahwa Islam sangat menghargai kehidupan dan keselamatan manusia, termasuk melalui ajaran yang melarang tindakan bunuh diri, sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an dan Hadis. Sebuah pesan yang mengingatkan kita bahwa seberat apa pun ujian hidup, nyawa tetap amanah paling berharga yang harus dijaga.

Pujian juga datang dari Menteri Dalam Negeri Saudi, Pangeran Abdulaziz bin Saud bin Naif. Beliau memuji keberanian petugas keamanan yang bertindak cepat dan penuh dedikasi dalam menangani insiden ini, dan menggambarkan tindakan tersebut sebagai aksi kemanusiaan dan pengabdian tinggi di tengah tantangan situasi darurat di lokasi suci. Apresiasi itu menjadi bukti bahwa jiwa kemanusiaan bisa muncul dalam hitungan detik, bahkan di tengah situasi paling genting sekalipun.

Baca Juga : Waspada! Cuaca Ekstrem Picu Banjir Bandang Arab Saudi!

Sahabat, insiden ini jadi pengingat penting tentang kewaspadaan, profesionalisme petugas, dan kesadaran jemaah dalam menjaga keselamatan diri, terutama di tengah kerumunan besar di Masjidil Haram tempat ziarah yang setiap harinya dipadati jutaan peziarah dari seluruh dunia. Dengan jutaan manusia berkumpul, langkah kecil seperti mematuhi aturan, menjaga jarak aman, dan saling peduli, bisa jadi penyelamat besar bagi banyak nyawa.

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Review Jujur Deyar Al Eiman Madinah! Ternyata Senyaman Ini?

Deyar Al Eiman Madinah, hotel favorit jemaah umroh Indonesia! Dekat Masjid Nabawi, fasilitas lengkap, nyaman dan ternyata se-worth it itu!

Gambar 1 : Hotel Deyar Al Eiman Madinah

Kalau ngomongin hotel di Madinah yang nyaman, bersih, dan ramah di kantong, ada satu nama yang hampir selalu muncul di daftar rekomendasi yaitu hotel Deyar Al Eiman Madinah.

Lobbynya yang luas, hangat, dan super nyaman. Sofa-sofanya banyak, empuk pula. Jadi sambil nunggu proses check in, kita bisa duduk santai dulu, narik napas, dan nikmatin vibe kota suci yang bikin hati makin adem!

Lokasi Dan Akses Yang Dekat Masjid Nabawi

Salah satu hal yang paling dicari jemaah umroh adalah kedekatan hotel dengan Masjid Nabawi, karena itu berarti sahabat bisa berjalan kaki ke masjid tanpa harus naik kendaraan. Hotel Deyar Al Eiman Madinah jawabannya.

Gambar 2 : Lobby yang Luas dan Nyaman

Keunggulan area lobby dan akses juga tidak perlu diragukan lagi loh Sahabat!

  • Lobby luas dan cozy, sofa banyak & empuk
  • Cocok banget buat nunggu check in atau kumpul bareng keluarga
  • Akses ke kamar bisa lewat tangga atau lift, jadi fleksibel dan mudah

Dari awal aja udah bikin betah, apalagi pas masuk ke area kamarnya!

Baca Juga : 25 Hotel di Makkah Ditutup Oleh Saudi! Apa Penyebabnya?

Fasilitas Kamar Dan Restoran Hotel Deyar Al Eiman Madinah

Begitu masuk ke kamar hotel Deyar Al Eiman Madinah, sahabat akan langsung ngerasain suasana yang bersih dan nyaman. Semua fasilitasnya sudah tersedia dan mendukung banget selama Sahabat stay di Madinah!

Gambar 3 : Kamar Hotel Deyar Al Eiman Madinah

Sahabat bisa menikmati kenyamanan kamar dengan fasilitas lengkap seperti:

  • Tempat tidur nyaman (spring bed + sprei bersih)
  • TV layar datar dengan channel hiburan
  • Meja & kursi untuk makan ringan atau kerja santai
  • Lemari penyimpanan + hanger untuk menata pakaian
  • Teko elektrik (electric kettle) untuk bikin teh/kopi hangat
  • Sejadah tersedia di kamar untuk ibadah
  • Brankas mini untuk menyimpan paspor, uang, atau barang berharga

Baca Juga : Hotel Dekat Masjidil Haram Dengan View Kakbah dari Kamar!

Kamar mandinya juga didesain nyaman, bersih, dan cukup luas, dilengkapi dengan:

  • Bathup untuk relaksasi setelah ziarah
  • Shower air panas & dingin
  • Kloset bersih dan terawat
  • Wastafel dengan area yang cukup lapang
  • Cermin besar untuk memudahkan persiapan
  • Amenities lengkap (sabun, shampoo, handuk, dan kebutuhan mandi lainnya)

Walaupun hotel ini bukan hotel bintang 5 super mewah, Deyar Al Eiman punya area restoran dan sarapan buffet yang bisa mengisi energi sahabat sebelum ibadah atau jalan-jalan.

Gambar 4 : Kamar Mandi Yang Lengkap dan Nyaman

Sahabat bisa nemuin menu prasmanan yang:

  • Mirip makanan Indonesia seperti nasi, ayam, sayur, sambal, kerupuk
  • Buah dan minuman yang siap bikin pagi jadi lebih semangat
  • Karakter makanannya yang familiar buat jemaah dari Indonesia

Kalau buat sahabat yang suka sarapan Indonesia, ini bisa jadi nilai plus yang bikin pengalaman stay makin “homey”

Gambar 5 : Restoran Hotel Deyar Al Eiman Tersedia Makanan Khas Indonesia

Nah Sahabat, pengalaman menginap yang nyaman dan bikin betah kayak gini tuh penting banget, apalagi saat lagi ibadah umroh yang butuh banyak energi dan ketenangan. Ventour Travel paham banget soal itu, biar sahabat bisa istirahat dengan nyaman, makan dengan selera, dan fokus ibadah tanpa kepikiran hal lain.

Kalau sahabat juga pengen ngerasain sensasi nginep di hotel yang fasilitas next level di Madinah, yuk waktunya umroh bareng Ventour Travel!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Fenomena Langka! Salju Turun di Saudi, Suhu Capai Minus 4°C!

Fenomena langka terjadi di Arab Saudi! Jabal Al-Lawz di Tabuk tertutup salju tebal, disertai kabut pekat dan angin kencang pada Rabu kemarin.

Gambar 1 : Salju Turun di Arab Saudi, Suhu Tembus Minus 4 Derajat

Sahabat, siapa sangka negeri yang identik dengan gurun pasir ini kembali menunjukkan sisi lain yang menakjubkan. Arab Saudi kembali diselimuti suasana musim dingin yang tak biasa. Udara dingin menusuk, kabut pekat turun perlahan, dan hamparan putih salju menghiasi pegunungan. Fenomena langka ini pun langsung menarik perhatian banyak orang, baik warga lokal maupun wisatawan.

Dilansir dari Saudigazette, suhu udara di beberapa wilayah tercatat turun drastis hingga mencapai minus 4 derajat Celsius. Angin dingin bertiup kencang, membawa suhu di bawah nol derajat, sementara kabut menutup area dataran tinggi dan membuat suasana terasa semakin dramatis.

Suhu Turun hingga Minus

Dilansir dari Himpuh, Di kawasan Dataran Tinggi Trojena, salju terpantau turun dengan jelas. Tak hanya salju, hujan ringan pun turut menyertai, menambah dinginnya suasana. Curah hujan ringan hingga sedang juga mengguyur sejumlah wilayah lain seperti Bi’r bin Hirmas, Al-Uyaynah, Halat Ammar, dan Shigry, termasuk daerah sekitarnya.

Kabut tebal yang menyelimuti dataran tinggi membuat pemandangan terlihat seperti negeri dongeng. Bagi masyarakat setempat, momen ini menjadi peristiwa yang dinanti, sementara bagi wisatawan, ini adalah pengalaman langka yang sulit dilupakan.

Baca Juga : Waspada! Cuaca Ekstrem Picu Banjir Bandang Arab Saudi!

Ikon Wisata Musim Dingin di Negeri Gurun

Turunnya salju di Jabal Al-Lawz atau Pegunungan Al-Lawz kembali mengukuhkan kawasan ini sebagai destinasi favorit saat musim dingin. Lanskap pegunungan yang biasanya tampak gersang, kini berubah menjadi hamparan putih bak negeri salju, membuat banyak orang datang untuk berfoto dan menikmati suasana unik di tengah wilayah gurun.

Jabal Al-Lawz—yang berarti Gunung Almond—terletak di barat laut Arab Saudi dengan ketinggian sekitar 2.580 meter di atas permukaan laut. Pegunungan ini memang dikenal hampir setiap tahun mengalami hujan salju, menjadikannya salah satu ikon wisata musim dingin di Kerajaan.

Sementara itu, Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi (NCM) sebelumnya telah mengeluarkan peringatan potensi salju ringan dan embun beku di wilayah dataran tinggi Tabuk dan Hail, serta sebagian dataran tinggi Madinah bagian timur laut. NCM juga memprakirakan langit berawan hingga mendung, hujan, badai petir, bahkan hujan lebat yang berpotensi memicu banjir bandang di wilayah seperti Riyadh, Provinsi Timur, dan Perbatasan Utara, disertai hujan es dan angin kencang.

Baca Juga : Umroh Musim Dingin: Jadi Pilihan Terbaik Di Sepanjang Tahun?

Perubahan cuaca ekstrem di Arab Saudi seperti ini tentu mengingatkan kita bahwa perjalanan ibadah ke Tanah Suci membutuhkan persiapan yang matang dan pendampingan yang tepat.

Gambar 2 : Dokumentasi Jamaah Umroh Ventour Travel saat di Tanah Suci

Terutama bagi sahabat yang berada di Depok dan sekitarnya, memilih travel umroh yang mudah dijangkau dan siap membantu sejak awal menjadi nilai penting. Ventour Travel, dengan kantor pusat di Depok, hadir mendampingi sahabat mulai dari persiapan keberangkatan, pembekalan ibadah, hingga pendampingan selama di Tanah Suci agar perjalanan umroh tetap terasa tenang dan nyaman.

Yuk, wujudkan umroh tenang dan nyaman bersama Ventour Travel! Hubungi kami sekarang dan rasakan pengalaman umroh yang lebih aman, terarah, dan penuh keberkahan

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Cara Masjidil Haram Cegah Jemaah Anak Dan Lansia Terpisah!

Arab Saudi hadirkan gelang identitas pintar gratis di Masjidil Haram untuk anak & lansia, cegah jamaah terpisah di tengah padatnya ibadah.

Gambar 1 : Masjidil Haram Bagikan Gelang RFID Gratis untuk Cegah Jemaah Anak dan Lansia Terpisah

Di tengah lautan jemaah yang memadati Masjidil Haram, rasa khawatir akan terpisah dari keluarga tentu menjadi hal yang paling ditakuti, terutama bagi Sahabat yang membawa anak-anak atau mendampingi lansia. Memahami kondisi tersebut, Otoritas Umum Pengelolaan Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi menghadirkan sebuah inisiatif baru sebagai bagian dari sistem terpadu keselamatan pengunjung, khususnya saat musim ramai seperti umrah dan puncak ibadah haji.

Dilansir dari Gulf News, gelang identitas pintar ini dibagikan secara gratis kepada jemaah setibanya di area Masjidil Haram. Gelang tersebut dirancang untuk membantu petugas dengan cepat mengenali identitas anak atau lansia yang terpisah, sehingga proses mempertemukan kembali dengan pendampingnya bisa berlangsung lebih mudah dan aman.

Gelang Identitas Dibagikan di Gerbang Utama Masjidil Haram

Bagi Sahabat yang datang bersama anak-anak atau mendampingi orang tua, inisiatif ini tentu menjadi kabar menenangkan. Dilansir dari Himpuh, Gelang identitas pintar tersebut bisa diperoleh langsung di sejumlah gerbang utama Masjidil Haram. Petugas berjaga selama 24 jam penuh untuk membantu proses pencatatan data secara cepat, praktis, dan tanpa ribet.

Beberapa titik distribusi gelang yang bisa Sahabat temui antara lain:

  • Ajyad Gate 3
  • King Abdulaziz Gate
  • King Fahd Gate No. 79

Pada gelang ini tercantum informasi kontak wali atau pendamping. Jadi, jika sewaktu-waktu anak atau lansia terpisah di tengah kepadatan jemaah, petugas dapat segera menghubungi keluarga atau rombongan terkait. Prosesnya dirancang sederhana agar Sahabat tetap bisa fokus beribadah tanpa rasa cemas berlebihan.

Baca Juga : Demi Keamanan! Power Bank Kini Dilarang di Maskapai Emirates

Teknologi RFID Tanpa Aplikasi, Aman dan Praktis

Menariknya, gelang keamanan ini tidak menggunakan sistem pelacakan konvensional yang rumit. Setiap gelang dibekali ID RFID unik. Saat seorang anak atau lansia ditemukan terpisah, petugas cukup memindai gelang tersebut untuk mengetahui informasi pendamping dan langkah penanganan selanjutnya.

Sahabat tak perlu mengunduh aplikasi, mendaftar secara daring, atau khawatir soal data pribadi. Otoritas Masjidil Haram menegaskan bahwa tidak ada data sensitif yang disimpan, dan sistem gelang akan otomatis dinonaktifkan saat jemaah meninggalkan area masjid. Seluruh personel keamanan dan relawan juga telah mendapatkan pelatihan khusus untuk menangani kondisi ini dengan cepat dan humanis.

Baca Juga : Canggih! Masjid Nabawi Sediakan Bimbingan via Cloud Gratis!

Hasilnya pun terasa nyata. Menurut otoritas setempat, penerapan gelang identitas ini berhasil menurunkan laporan jemaah hilang hingga hampir nol, terutama saat periode puncak kunjungan. Program ini juga memberi perhatian khusus bagi jamaah lansia dengan keterbatasan mobilitas, sehingga mereka bisa beribadah dengan lebih aman, nyaman, dan tenang.

Gambar 2 : Dokumentasi Jamaah Ventour Travel saat di Tanah Suci

Bagi Sahabat yang ingin menunaikan umroh tanpa khawatir soal keamanan anak dan lansia, umroh bersama Ventour Travel bisa menjadi pilihan yang tepat. Program umroh Ventour Travel dirancang ramah anak dan lansia, dengan pendampingan yang terarah, itinerary nyaman, serta perhatian khusus pada keselamatan jemaah.

Yuk, wujudkan umroh yang tenang dan penuh khusyuk bersama Ventour Travel. Hubungi tim kami sekarang dan ajak Sahabat tercinta merasakan perjalanan umroh yang aman, nyaman, dan penuh keberkahan!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Waspada! Cuaca Ekstrem Picu Banjir Bandang Arab Saudi!

Arab Saudi dilanda cuaca ekstrem. NCM sebut banjir bandang jadi ancaman utama di Makkah–Madinah. Wilayah mana paling berisiko? Simak datanya!

Gambar 1 : Kota Makkah dan Madinah Berisiko Banjir Bandang ( Sumber Foto : Himpuh )

Cuaca ekstrem kembali membayangi Arab Saudi dan menjadi perhatian serius banyak pihak. Dilansir dari Himpuh, Badan Meteorologi Nasional Arab Saudi (National Centre for Meteorology/NCM) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi badai petir yang disertai hujan lebat serta angin kencang di sejumlah wilayah utama, termasuk Makkah dan Madinah. Dalam peringatan tersebut, NCM menekankan bahwa banjir bandang menjadi risiko terbesar yang perlu diwaspadai dalam beberapa hari ke depan, seiring meningkatnya intensitas hujan di berbagai kawasan.

Berdasarkan prakiraan terbaru NCM sebagaimana dilaporkan gulfnews, hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat diperkirakan menjalar ke wilayah Qassim, Riyadh, Eastern Province hingga Northern Borders. Sementara itu, wilayah Hail, Tabuk, Al Jouf, serta dataran tinggi bagian barat daya diprediksi akan diguyur hujan ringan hingga sedang. Tak hanya hujan, beberapa wilayah juga berpotensi diselimuti kabut tebal yang dapat mengganggu jarak pandang dan aktivitas harian.

Angin Kencang hingga 60 km/jam dan Gelombang Laut Berbahaya

Selain hujan lebat, kondisi angin juga menjadi sorotan. NCM mencatat pergerakan angin di Laut Merah akan bertiup dari barat laut ke utara di bagian tengah dan utara, sementara wilayah selatan dipengaruhi angin dari tenggara ke selatan. Kecepatan angin rata-rata berada di kisaran 18–40 km/jam dan berpotensi melonjak hingga 50 km/jam. Kondisi ini membuat laut diperkirakan bergelombang sedang hingga kasar, terutama di sekitar Selat Bab Al Mandeb.

Situasi serupa bahkan lebih ekstrem diprediksi terjadi di Teluk Arab. Angin tenggara–selatan yang biasanya bertiup dengan kecepatan 10–35 km/jam diperkirakan meningkat menjadi lebih dari 60 km/jam. Ketinggian gelombang dapat mencapai lebih dari 2,5 meter dan disertai badai petir, khususnya di wilayah utara Teluk. Kombinasi angin kencang dan gelombang tinggi ini menambah kompleksitas risiko cuaca ekstrem yang sedang dihadapi Arab Saudi.

Baca Juga : Inovasi Ramah Lingkungan! Saudi Ubah Sampah Jadi Listrik!

Pola Musim yang Bergeser

Arab Saudi kini juga menghadapi perubahan pola musim. NCM melaporkan adanya pergeseran puncak musim hujan tahunan yang sebelumnya terjadi pada November, kini bergeser ke Desember. Pergeseran ini disebut sebagai konsekuensi dari perubahan pola iklim di kawasan, yang menuntut pendekatan pemantauan cuaca yang lebih agresif dan adaptif.

Gambar 2 : Cuaca Ekstrem di Arab Saudi Picu Banjir Bandang

Menanggapi kondisi tersebut, CEO NCM, Ayman Ghulam, menegaskan bahwa data prediksi serta buletin peringatan dini yang dirilis pihaknya telah membantu otoritas terkait mempercepat penanganan cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir.

Ia menjelaskan dari ruang operasi NCM bahwa koordinasi antarinstansi kini semakin solid berkat data peringatan dan alat prediksi yang dikirim lebih awal serta lebih akurat. Menurutnya, hal ini secara langsung memperkuat kesiapan di lapangan dan mempercepat proses pengambilan keputusan.

Tak berhenti di situ, NCM juga terus memperdalam riset mengenai faktor atmosfer yang mendorong pergeseran pola hujan dan dampaknya dalam jangka panjang. Melalui General Administration for Research, Development and Innovation, berbagai studi tentang intensitas hujan, mitigasi risiko, serta peningkatan sistem peringatan dini terus dijalankan. Ghulam pun menegaskan komitmen lembaganya untuk memperkuat sistem monitoring dan forecasting agar otoritas dapat merespons cuaca ekstrem secara cepat dan tepat.

Baca Juga : Umroh Musim Dingin: Jadi Pilihan Terbaik Di Sepanjang Tahun?

Di tengah dinamika cuaca ekstrem seperti ini, memilih penyelenggara umroh yang siap, berpengalaman, dan mengutamakan kenyamanan jamaah menjadi hal yang sangat penting. Ventour Travel hadir dengan program umroh yang dirancang matang, memperhatikan aspek keamanan, kenyamanan, serta pendampingan jamaah sejak keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air.

Gambar 3 : Dokumentasi Jamaah Umroh Ventour Travel saat Di Tanah Suci

Dengan harga terjangkau mulai dari 25 jutaan, Ventour Travel menawarkan fasilitas all in mulai dari tiket pesawat, hotel nyaman, konsumsi, visa, hingga pembimbing berpengalaman yang siap mendampingi jamaah dalam berbagai kondisi. Sahabat bisa fokus beribadah dengan tenang, tanpa perlu khawatir soal teknis perjalanan.

Yuk, wujudkan niat umroh sahabat bersama Ventour Travel sekarang juga!
Hubungi tim Ventour Travel dan dapatkan informasi lengkap paket umroh terbaik sesuai kebutuhan sahabat!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Sudah Tau Tips Aman & Nyaman Sholat Jumat di Masjidil Haram?

Panduan lengkap tips aman sholat Jumat di Masjidil Haram agar sahabat bisa beribadah dengan nyaman dan tetap fokus selama perjalanan umroh.

Gambar 1 : Tips Aman dan Nyaman Menunaikan Salat Jumat di Masjidil Haram bagi Jemaah Umrah

Salat Jumat di Masjidil Haram menjadi momen yang istimewa bagi banyak jemaah umroh. Namun, suasana yang sangat ramai sering membuat sahabat perlu menyiapkan diri dengan baik.

Melalui beberapa tips sederhana yang dilansir dari HIMPUH, sahabat bisa beribadah lebih aman, nyaman, dan tetap tenang selama berada di area Masjidil Haram.

Panduan Sholat Jumat di Masjidil Haram Tetap Aman dan Nyaman

1. Siapkan Fisik dan Niat

Menunaikan Salat Jumat di Masjidil Haram tidak bisa dilakukan tanpa persiapan. Tidur cukup di malam sebelumnya adalah kunci agar tubuh tetap bugar. Jangan lupa menjaga asupan cairan dan menghindari aktivitas berat.

Niatkan salat ini sebagai ibadah penuh keikhlasan, dengan membaca surah Al-Kahfi, perbanyak istighfar, dan siapkan hati untuk menyambut hari Jumat. Semakin siap fisik dan batin, semakin ringan langkah sahabat menuju Baitullah.

2. Datang Lebih Awal

Saat Salat Jumat tiba, Masjidil Haram berubah menjadi lautan jamaah. Idealnya, datanglah 2–3 jam sebelum azan pertama. Datang lebih awal bukan sekadar mencari tempat duduk, tapi menjaga kekhusyukan sebelum salat dimulai. Gunakan pakaian yang ringan namun sopan, sandal yang mudah dilepas, dan bawa air minum agar tidak dehidrasi di tengah teriknya matahari Makkah terutama di periode umrah puncak seperti Desember dan Ramadan.

Baca Juga : Umroh Mandiri Bisa Kena Tipu? Waspadai Perangkap Calo Nakal!

3. Pilih Jalur dan Lokasi Salat dengan Cermat

Masjidil Haram memiliki banyak pintu dan area salat. Pilih lokasi yang nyaman dan tidak terlalu panas. Jika sahabat kurang kuat menghadapi desakan jamaah, hindari area dekat Ka’bah (Mataf).
Jika lantai dasar sudah penuh, sahabat bisa naik ke lantai atas atau rooftop—arah kiblat tetap jelas dan suasananya lebih lega.

Catat nomor pintu masuk agar tidak bingung ketika keluar. Untuk lansia dan difabel, tersedia fasilitas kursi roda dan petugas pendorong resmi.

4. Menjaga Adab Saat Khutbah dan Sholat

Khutbah Jumat adalah momen yang harus dijaga adabnya. Ketika imam mulai berbicara, diamlah: tidak berbicara, tidak memencet HP, tidak menggerakkan kaki berlebihan.

Walaupun tidak semua jamaah memahami bahasa khutbah, mendengarkan dan menjaga ketenangan adalah bentuk penghormatan. Setelah khutbah, lanjutkan salat Jumat dua rakaat bersama imam, kemudian lakukan salat sunnah sesuai anjuran yang sahabat ikuti. Semua gerakan imam akan diikuti pengulangan suara dari muadzin pembantu agar jamaah yang jauh tetap bisa mengikuti.

5. Jangan Terburu-buru Keluar dari Masjid

Setelah salat selesai, biasanya akan dilanjutkan dengan salat jenazah berjamaah. Banyak jamaah terburu-buru keluar, namun hal tersebut sering membuat pintu keluar sesak. Lebih baik menunggu 30–60 menit untuk berdzikir atau membaca Al-Qur’an hingga arus jamaah mulai longgar. Selain lebih aman, waktu ini juga menambah nilai ibadah sahabat.

6. Jaga Ketahanan Fisik dan Spiritualitas

  • Hidrasi & Nutrisi – Minum cukup air dan makan ringan sebelum berangkat agar tubuh tetap stabil.
  • Perlindungan dari Panas – Gunakan payung, syal, atau topi lembut untuk mengurangi paparan panas.
  • Kenyamanan & Pernapasan – Atur napas secara perlahan dan hindari berbicara keras agar tetap tenang.
  • Mengisi Waktu Menunggu – Manfaatkan waktu dengan salat sunnah, dzikir, atau membaca Al-Qur’an.
  • Identitas Jemaah – Selalu bawa kartu identitas haji/umrah dan usahakan tidak jauh dari rombongan.
  • Sabar & Santai – Ingat bahwa setiap kesulitan di Tanah Suci adalah bagian dari ujian ibadah.

7. Menikmati Ketenteraman di Sekitar Masjidil Haram Setelah Sholat

Setelah jamaah mulai keluar dan suasana lebih tenang, sahabat bisa duduk sejenak untuk berdoa. Waktu setelah Salat Jumat adalah saat mustajab untuk memanjatkan doa. Nikmati pemandangan Ka’bah, suara azan dari segala arah, dan harmoni ribuan jamaah yang beribadah. Semua ini adalah pengalaman berharga yang akan selalu sahabat ingat.

Baca Juga : Paket Umroh Ramadhan 2026: Biaya Dan Fasilitas Terbaru!

Keunggulan Umroh Bersama Ventour Travel

Bersama Ventour Travel, sahabat akan mendapatkan paket umroh yang sudah mencakup tiket pesawat pulang–pergi, hotel nyaman di Mekkah dan Madinah, visa umroh, perlengkapan eksklusif, hingga makan tiga kali sehari selama berada di Tanah Suci.

Gambar 2 : Jamaah Umroh Ventour Travel saat di Tanah Suci

Perjalanan sahabat juga didukung dengan private bus yang bersih dan lega, ditemani city tour Mekkah dan Madinah lengkap dengan snack selama perjalanan. Sebelum berangkat, sahabat dibimbing melalui manasik yang jelas dan mudah dipahami, serta didampingi tour leader dan muthowif profesional sejak awal keberangkatan bahkan sahabat bisa menikmati lounge dan hidangan nyaman sebelum take off.

Dengan layanan yang menyeluruh ini, sahabat dapat fokus sepenuhnya pada ibadah, sementara semua kebutuhan perjalanan sudah diurus dengan baik. Jika sahabat ingin merasakan pengalaman umroh yang lebih tertata dan menenangkan, Ventour dengan hangat siap mendampingi setiap langkah menuju Tanah Suci.

Yuk sahabat, amankan seat terbaik mulai hari ini sebelum kuotanya habis!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!