Jangan Tertipu! Inilah 3 Ciri-Ciri Travel Umroh Bodong!

Jangan mudah tergiur harga murah! Ini waktunya kenali 3 ciri-ciri travel umroh bodong yang wajib Sahabat ketahui sebelum mendaftar umroh.

Gambar 1 : Ciri-Ciri Travel Umroh Bodong dan Penipuan

Kasus penipuan travel umroh abal-abal makin hari makin sering terjadi. Mulai dari jemaah yang gagal berangkat, uang raib, sampai travel yang tiba-tiba menghilang tanpa kabar. Mirisnya, satu travel saja bisa merugikan jemaah hingga belasan miliar rupiah.

Padahal, umroh itu ibadah yang penuh harapan dan niat baik. Tapi kalau salah pilih travel, niat suci bisa berubah jadi pengalaman pahit. Makanya, sebelum Sahabat daftar umroh, wajib banget tahu ciri-ciri travel bodong dan tips memilih travel yang benar-benar aman.

3 Ciri-Ciri Travel Umroh Bodong

1. Harga yang Tidak Masuk Akal

Ciri pertama yang paling sering menjebak jemaah adalah harga yang tidak masuk akal. Umroh belasan juta dengan fasilitas mewah? Kedengarannya memang menggiurkan, tapi justru ini yang paling patut dicurigai. Harga terlalu murah biasanya tidak sebanding dengan biaya riil umroh seperti tiket pesawat, hotel, visa, dan konsumsi.

2. Jadwal Keberangkatan Tidak Jelas

Travel abal-abal biasanya hanya janji manis tanpa detail. Tidak ada tanggal pasti, maskapai tidak disebutkan, hotel juga tidak jelas, tapi jemaah sudah diminta DP besar. Kalau sudah begini, ini jelas penipuan ya Sahabat.

3. Tidak Punya Izin Resmi dan Kantor Tidak Jelas

Ciri terakhir yang paling fatal, tidak punya izin resmi dan kantor tidak jelas. Bahkan ada yang kantornya fiktif atau hanya sewa alamat. Padahal travel umroh yang resmi wajib terdaftar sebagai PPIU di Kemenag dan punya kantor yang bisa dikunjungi langsung.

Baca Juga : 5 Kesalahan Ini Bikin Ibadah Umroh Jadi Kurang Maksimal!

Tips Memilih Travel Umroh Aman

Supaya Sahabat tidak jadi korban berikutnya, Kemenag RI punya pedoman 5 PASTI Umroh yang wajib dijadikan patokan.

1. Pasti Travelnya

Pastikan travel umroh memiliki izin resmi PPIU. Sahabat bisa cek langsung di situs resmi Kemenag atau aplikasi Haji Pintar. Di sana, Sahabat bisa lihat apakah travel tersebut legal atau tidak, bahkan bisa melakukan pengaduan jika menemukan indikasi penipuan.

2. Pasti Jadwalnya

Travel yang profesional akan memberikan jadwal keberangkatan lengkap, mulai dari tanggal, jam, sampai itinerary selama di Tanah Suci. Kalau jadwal sering berubah, ditunda lebih dari sebulan, atau tidak konsisten, Sahabat patut waspada.

3. Pasti Terbangnya

Jangan hanya percaya kata-kata. Pastikan tiket pesawat benar-benar sudah issued, bukan sekadar booking. Sahabat juga berhak tahu maskapai apa yang digunakan dan apakah sesuai dengan paket yang dijanjikan.

4. Pasti Hotelnya

Hotel minimal bintang 3 dan lokasinya jelas di Mekkah dan Madinah. Travel yang aman akan menyebutkan nama hotel sejak awal. Kalau ada pergantian, seharusnya setara atau lebih baik, bukan malah downgrade.

5. Pasti Visanya

Visa adalah syarat mutlak untuk berangkat umroh. Tanpa visa, mustahil bisa masuk ke Arab Saudi meski sudah punya tiket. Travel yang bertanggung jawab akan memberikan update jika visa belum keluar atau ada kendala.

Gambar 2 : Dokumentasi Jamaah Umroh Ventour Travel di Tanah Suci

Kalau Sahabat ingin umroh dengan tenang tanpa rasa khawatir, Ventour Travel sudah menerapkan standar 5 PASTI sesuai pedoman Kemenag. Mulai dari izin travel yang resmi, jadwal keberangkatan yang jelas, maskapai dan hotel yang transparan, hingga proses visa yang terjamin. Semua informasi disampaikan secara terbuka sejak awal, jadi Sahabat bisa berangkat umroh dengan lebih aman, nyaman, dan fokus beribadah tanpa takut tertipu travel abal-abal.

Yuk, wujudkan niat suci ke Tanah Suci bersama travel yang benar-benar aman dan berpengalaman. Daftar sekarang di Ventour Travel dan rasakan umroh yang tenang, nyaman, dan penuh keberkahan!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

5 Kesalahan Ini Bikin Ibadah Umroh Jadi Kurang Maksimal!

Jangan sampai umroh sahabat sia-sia karena 5 kesalahan yang sering tak disadari. Yuk fokus ibadah agar pahala lebih maksimal di Tanah Suci.

Gambar 1 : 5 Kesalahan saat Ibadah Umroh yang Sering Tak Disadari

Umroh adalah impian banyak orang. Jauh-jauh datang ke Tanah Suci, meninggalkan keluarga, pekerjaan, dan rutinitas sehari-hari, tentu harapannya ibadah ini jadi momen paling bermakna dalam hidup. Tapi tanpa disadari, ada beberapa kebiasaan kecil yang justru bisa bikin umroh terasa kurang khusyuk, bahkan mengurangi keberkahannya.

Dilansir dari Himpuh, Otoritas agama Arab Saudi sendiri sudah mengingatkan para jemaah untuk benar-benar fokus beribadah dan menghindari gangguan, terutama dari ponsel. Ketua Urusan Agama Dua Masjid Suci, Syekh Abdurrahman Al-Sudais, menganjurkan agar jemaah tidak terlalu sibuk mengambil gambar saat berada di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Waktu di sana seharusnya diisi dengan salat, tawaf, membaca Al-Qur’an, berdoa, dan menghadiri kegiatan keagamaan, karena kesempatan ini belum tentu datang dua kali.

Nah sahabat, supaya perjalanan umroh benar-benar jadi ibadah yang penuh makna, yuk kita sadari 5 kesalahan yang sering terjadi berikut ini.

5 Kesalahan Umroh yang Sering Terjadi Tanpa Disadari

1. Terlalu asyik “ngonten”

Niatnya ingin menyimpan kenangan, tapi tanpa sadar justru lebih fokus ke kamera dibanding ke doa. Padahal momen di depan Ka’bah atau di Raudhah adalah waktu yang sangat langka. Foto dan video boleh saja, tapi sebaiknya bukan saat ibadah agar hati tetap fokus kepada Allah.

2. Sering mengeluh, ghibah, dan berkata kurang baik

Capek memang wajar, apalagi cuaca panas dan kondisi fisik terbatas. Tapi menjaga lisan dan hati justru bagian penting dari ibadah. Kalau hati penuh keluhan, keberkahan pun bisa berkurang.

3. Merasa paling benar dan paling suci

Kadang tanpa sadar kita menilai cara ibadah orang lain, merasa diri paling sesuai sunnah. Penyakit hati seperti ini justru bisa menghapus pahala yang sudah susah payah dikumpulkan.

4. Belanja berlebihan sampai lupa tujuan utama

Tidak salah membawa oleh-oleh, tapi kalau sebagian besar waktu habis di pusat perbelanjaan, sementara ibadah malah terburu-buru, tujuan utama umroh bisa bergeser tanpa disadari.

5. Ibadah terburu-buru karena pikiran ke dunia

Pikiran sudah melayang ke pekerjaan di tanah air, target bisnis, atau deadline yang menunggu. Akhirnya tawaf, salat, dan doa terasa sekadar menggugurkan kewajiban, bukan benar-benar dinikmati sebagai ibadah.

Baca Juga : Aturan Baru! Tak Boleh Merekam Sholat di Masjid Saat Ramadhan

Fokus Ibadah di Tanah Suci, Bukan Sekadar Hadir Fisik

Arab Saudi sendiri sudah menekankan bahwa kehadiran di Dua Masjid Suci seharusnya dimanfaatkan sebaik mungkin untuk ibadah. Jemaah dianjurkan memperbanyak salat wajib dan sunnah, tawaf di Ka’bah, membaca Al-Qur’an, berdoa, serta menghadiri majelis ilmu. Bahkan untuk para Muslimah, diingatkan agar selalu menjaga kesopanan, menutup aurat dengan baik, karena itu termasuk bentuk penghormatan terhadap kesucian tempat tersebut.

Pesan ini sebenarnya sederhana, sahabat. Umroh bukan soal seberapa banyak foto yang dibawa pulang, tapi seberapa dalam perubahan hati setelah kembali ke tanah air. Kalau selama di sana hati tenang, lisan terjaga, dan ibadah dilakukan dengan ikhlas, insyaAllah umroh akan benar-benar terasa manfaatnya.

Gambar 2 : Dokumentasi Jamaah Umroh Ventour Travel saat Melaksanakan Ibadah Umroh

Perjalanan umroh juga sangat dipengaruhi oleh siapa yang mendampingi sahabat selama di sana. Umroh bersama Ventour Travel dirancang bukan hanya sebagai perjalanan wisata religi, tapi sebagai perjalanan ibadah yang terarah dan tenang. Pendamping ibadah berpengalaman, jadwal yang tidak terburu-buru, serta bimbingan yang fokus pada kualitas ibadah membuat sahabat bisa lebih khusyuk tanpa distraksi. Dengan suasana yang nyaman dan terorganisir, sahabat bisa lebih fokus memperbaiki niat dan hati, bukan sekadar mengejar agenda.

Kalau sahabat ingin umroh yang bukan hanya berangkat, tapi benar-benar pulang dengan hati yang lebih dekat kepada Allah, yuk rencanakan perjalanan bersama Ventour Travel dari sekarang. Saatnya wujudkan umroh yang penuh makna, bukan sekadar perjalanan biasa.

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Dari Bayi Hingga Lansia, Siapa Saja Bisa Melaksanakan Umroh?


Ibadah umroh bisa untuk semua umur. Dari bayi, anak sekolah, hingga lansia di atas 65 tahun tetap boleh berangkat. Simak lebih lanjut disini!

Gambar 1 : Batas dan Minimal Usia Untuk Melaksanakan Ibadah Umroh

Sebenarnya umroh itu ada batasan umur atau tidak? Banyak yang masih mengira kalau umroh cuma boleh untuk orang dewasa, bahkan harus nunggu tua dulu.

Faktanya, dulu memang sempat ada aturan batasan usia jemaah umroh, yaitu hanya diperbolehkan untuk usia 18 tahun sampai 65 tahun. Tapi sejak tahun 2022, aturan ini resmi dicabut oleh Kerajaan Arab Saudi. Dilansir dari Kompas, Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, menyampaikan bahwa syarat usia maksimum jemaah umroh dihapus, termasuk beberapa syarat lain seperti ketentuan kesehatan tertentu dan kemudahan penerbitan visa. Artinya, sekarang semua usia boleh berangkat umroh, tanpa terkecuali.

Apakah Umroh untuk Bayi dan Anak Diperbolehkan?

Jawabannya boleh banget, Sahabat. Selama memenuhi syarat dan ketentuan, seperti vaksin yang diwajibkan dan surat keterangan sehat dari dokter, anak-anak tetap bisa ikut berangkat ke Tanah Suci.

Namun, kalau bicara soal kesiapan, idealnya anak yang diajak umroh adalah yang sudah berusia sekitar 6 tahun ke atas atau usia sekolah. Di usia ini, dari segi fisik sudah lebih kuat, tidak terlalu rewel, dan sudah mulai bisa diajak latihan ibadah seperti shalat, tawaf, dan sai.

Selain itu, pengalaman umroh juga bisa jadi sarana belajar yang luar biasa untuk anak-anak, karena mereka bisa langsung merasakan suasana ibadah di Mekkah dan Madinah, yang tentu akan membekas secara spiritual.

Baca Juga : Aturan Baru! Tak Boleh Merekam Sholat di Masjid Saat Ramadhan

Umroh untuk Lansia di Atas 65 Tahun

Untuk Sahabat yang ingin mengajak orang tua, kakek, atau nenek umroh, jangan khawatir. Sekarang jemaah lansia di atas 65 tahun tetap diperbolehkan berangkat, asalkan kondisi kesehatannya stabil dan idealnya didampingi oleh keluarga

. Pemeriksaan kesehatan tetap penting, karena umroh membutuhkan stamina yang cukup, apalagi aktivitas seperti tawaf dan sai cukup menguras tenaga.

Dengan pendampingan yang tepat, fasilitas yang mendukung, dan persiapan fisik yang baik, umroh justru bisa menjadi pengalaman spiritual yang sangat bermakna bagi jemaah lansia. Banyak juga yang merasa lebih tenang dan bahagia setelah bisa beribadah langsung di Tanah Suci.

Jadi intinya, Sahabat nggak perlu nunggu tua buat umroh. Dari bayi juga bisa, apalagi gen-Z dan milenial, nggak ada alasan lagi buat menunda.

Gambar 2 : Dokumentasi Jamaah Umroh Ventour Travel di Masjidil Haram

Kalau Sahabat ingin berangkat umroh dengan nyaman, aman, dan didampingi tim profesional, Ventour Travel siap menemani perjalanan ibadah Sahabat dengan program umroh yang terjangkau, fasilitas lengkap, serta bimbingan berpengalaman.

Yuk, wujudkan niat umroh dari sekarang, karena kesempatan terbaik itu bukan nanti, tapi hari ini!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Worth It Bawa Uang Saku Rupiah, Dolar atau Riyal Saat Umroh?

Bingung pilih bawa rupiah, dolar, atau riyal buat uang saku saat umroh di tanah suci? Yuk simak disini plus tips tarik tunai di ATM Saudi.

Gambar 1 : Tips Membawa Uang Saku Umroh

Salah satu hal kecil tapi sering bikin galau jelang berangkat umroh itu soal uang saku umroh. Mending bawa Rupiah, Dolar, atau langsung Riyal ya? Banyak yang bilang bawa dolar lebih untung karena stabil, tapi faktanya gak selalu begitu loh!

Kalau salah strategi, Sahabat bisa kena “potongan” dua kali. Tukar Rupiah ke Dolar di Indonesia, lalu tukar Dolar ke Riyal di Arab Saudi. Selisih kursnya bisa lumayan banget. Nah biar gak salah langkah, yuk kita bahas satu-satu dengan cara paling simpel dan menguntungkan.

Dolar, Rupiah, atau Riyal untuk Uang Saku Umroh?

Secara umum, Dolar Amerika (USD) memang termasuk mata uang internasional yang mudah ditukarkan di berbagai negara, termasuk Arab Saudi. Money changer di sekitar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi sangat mudah ditemukan.

Namun, perlu diperhatikan bahwa menukar dolar di Indonesia biasanya menggunakan kurs jual yang tinggi, sehingga jamaah berpotensi rugi. Apalagi jika prosesnya dua kali: Rupiah ke Dolar di Indonesia, lalu Dolar ke Riyal di Saudi.

Sementara itu, Rupiah saat ini sudah mulai diterima di beberapa toko di Mekkah dan Madinah, tetapi terbatas pada pecahan tertentu seperti Rp50.000 dan Rp100.000, serta sering menggunakan kurs yang kurang menguntungkan.

Oleh karena itu, secara praktik, mata uang paling ideal untuk dibawa adalah Riyal Arab Saudi. Jamaah disarankan menyiapkan riyal secukupnya dari Indonesia sebagai dana awal.

Jika masih ada sisa riyal saat akan pulang ke Indonesia, menukarkannya di Arab Saudi jauh lebih menguntungkan dibanding menjualnya di Tanah Air, karena selisih kurs yang lebih kecil.

Baca Juga : Persiapan Uang Saku Umroh, Berapa yang Harus Dibawa?

Sistem ATM dan Pembayaran Non Tunai di Arab Saudi

Untuk mengurangi risiko membawa uang tunai dalam jumlah besar, jamaah dapat memanfaatkan sistem perbankan di Arab Saudi yang sudah sangat modern dan aman.

Gambar 2 : Kartu Atm dengan Tulisan Visa dan Mastercard

Sahabat bisa melakukan tarik tunai langsung di ATM Saudi dengan syarat kartu ATM memiliki logo internasional berikut:

  • VISA
  • MasterCard
  • Cirrus

Jika terdapat salah satu logo tersebut, kartu dapat digunakan untuk transaksi internasional.

Selain itu, saat ini sebagian besar toko, restoran, hotel, dan minimarket di Mekkah dan Madinah sudah mendukung pembayaran non tunai (debit/kredit), termasuk metode contactless (tap). Ini sangat membantu terutama saat tidak memiliki uang pecahan kecil.

Dari sisi biaya, tarik tunai langsung di ATM Saudi umumnya lebih efisien dibandingkan menukar uang di money changer Indonesia karena mengikuti kurs bank internasional.

Gambar 3 : Dokumentasi Jamaah Umroh Ventour Travel saat di Tanah Suci

Biar Sahabat gak cuma siap secara mental tapi juga siap secara teknis, umroh bersama Ventour Travel jadi pilihan yang pas. Sahabat bakal dibimbing dari A sampai Z, mulai dari manasik, perlengkapan, sampai hal-hal detail seperti pengelolaan uang saku umroh biar gak salah strategi selama di Tanah Suci.

Yuk, wujudkan niat suci Sahabat sekarang juga dengan umroh bersama Ventour Travel. Konsultasi gratis hari ini, dan mulai langkah pertama menuju perjalanan ibadah yang lebih tenang, terarah, dan penuh makna.

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Sedingin Apa Umroh di Musim Dingin Arab Saudi? Cek Suhunya!

Gak nyangka Arab Saudi bisa sedingin ini! Cari tahu suhunya saat umroh di musim dingin plus tips jaga kesehatan saat ibadah di tanah suci.

Gambar 1 : Suhu Di Arab Saudi saat Umroh Musim Dingin

Siapa sangka! negara yang identik dengan padang pasir dan cuaca panas seperti Arab Saudi ternyata bisa sedingin ini, loh sahabat.

Nah sahabat, Arab Saudi biasanya sudah masuk musim dingin sejak awal Desember 2025. Bahkan di periode ini, hujan yang disertai angin kencang dan badai ringan juga sering terjadi. Tapi tenang, kondisi ini sebenarnya wajar dan memang sudah jadi siklus tahunan di Mekkah dan Madinah. Musim dingin di sana umumnya berlangsung sekitar 3 bulan, mulai dari Desember sampai Februari.

Arab Saudi Sedang Alami Gelombang Dingin

Dilansir dari Himpuh, gelombang dingin memang tengah melanda Arab Saudi. Makkah dan Madinah pun tidak luput dari penurunan suhu yang cukup signifikan. Menurut National Centre for Meteorology, suhu di kedua kota suci ini turun lebih rendah dari biasanya, terutama pada pagi dan malam hari, dan diperparah dengan angin aktif yang membuat udara terasa jauh lebih dingin.

Secara nasional, suhu terendah bahkan tercatat di wilayah Arar, Qurayyat, dan Turaif yang bisa mencapai 0°C. Sementara itu, Makkah diperkirakan berada di kisaran 7–10°C pada malam hari, dan Madinah sekitar 8–11°C. Dalam kondisi normal, suhu musim dingin di Mekkah bisa berkisar antara 7–16°C, sedangkan di Madinah sekitar 8–13°C.

Yang perlu sahabat tahu, meskipun angka di termometer terlihat “masih aman”, para ahli meteorologi menekankan bahwa angin aktif di kedua kota suci ini membuat suhu terasa jauh lebih dingin dari yang tercatat secara resmi. Inilah yang sering bikin jemaah kaget, karena tubuh terasa lebih cepat menggigil saat berada di area terbuka, seperti di Masjidil Haram atau Masjid Nabawi.

Baca Juga : Umroh Musim Dingin: Jadi Pilihan Terbaik Di Sepanjang Tahun?

Tips Umroh di Musim Dingin

Karena suhu sedingin ini gak biasa buat kita yang tinggal di Indonesia, persiapan jadi kunci utama agar ibadah tetap nyaman dan tubuh tetap fit. Otoritas setempat juga mengimbau masyarakat dan jemaah untuk lebih waspada terhadap perubahan cuaca yang cukup ekstrem ini.

Beberapa hal penting yang bisa sahabat siapkan antara lain:

  • Menggunakan pakaian hangat, terutama saat pagi dan malam hari. Jaket atau outer tebal sangat disarankan.
  • Membatasi aktivitas di luar ruangan ketika angin kencang terasa menusuk.
  • Memantau informasi cuaca lewat kanal resmi pemerintah atau aplikasi meteorologi.
  • Membawa perlengkapan pribadi, seperti kaos kaki tebal, lip balm, dan pelembab agar kulit tidak kering.
  • Sedia obat flu dan vitamin, untuk menjaga daya tahan tubuh selama cuaca dingin.

Gelombang dingin ini diprediksi masih akan berlangsung beberapa hari ke depan, bahkan bisa berulang selama musim dingin. Jadi, kesadaran terhadap perubahan suhu benar-benar penting, supaya sahabat bisa tetap fokus beribadah tanpa terganggu kondisi tubuh yang drop.

Gambar 2 : Dokumentasi Jamaah Umroh di Tanah Suci

Buat sahabat yang berencana umroh di musim dingin, pastinya butuh travel yang benar-benar siap dari sisi fasilitas dan pendampingan. Bersama Ventour Travel, sahabat bisa umroh dengan lebih tenang karena seluruh proses sudah ditangani secara profesional, mulai dari visa umroh yang sudah termasuk dalam paket, bimbingan manasik yang jelas, hingga pendampingan tim berpengalaman selama di Tanah Suci. Jadi sahabat bisa fokus ibadah tanpa ribet urusan teknis perjalanan.

Yuk, segera jadwalkan keberangkatan sahabat sekarang dan konsultasikan langsung paket umroh terbaik bersama Ventour Travel hari ini!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Wow! Indonesia Nomor 2 Jemaah Umroh Terbanyak Di Dunia!

Indonesia jadi negara kedua jemaah umroh terbanyak dunia 2025, kalahkan Arab Saudi. Dari Nusuk sampai kebijakan visa, ternyata ini faktanya!

Gambar 1 : Indonesia Jadi Penyumbah Jamaah Umroh Terbanyak di Dunia No 2

Umroh tahun 2025 mencatat sebuah fakta menarik yang patut jadi perhatian. Indonesia resmi masuk sebagai salah satu negara dengan jumlah jemaah umroh terbanyak di dunia, bahkan berhasil mengungguli Arab Saudi sebagai negara penyelenggara ibadah itu sendiri.

Dari total 195 negara, Indonesia menempati posisi kedua secara global, tepat di bawah Pakistan. Capaian ini bukan hanya menunjukkan besarnya minat masyarakat Indonesia terhadap ibadah umroh, tetapi juga menjadi indikator perubahan besar dalam sistem pelayanan dan perizinan umroh di Arab Saudi yang kini semakin terbuka dan modern.

Indonesia Peringkat 2 Jemaah Umroh Terbanyak Dunia

Berdasarkan data terbaru yang dikutip dari AlArabiya, Jumat (24/10), Pakistan menempati posisi teratas sebagai negara dengan jumlah jemaah umroh terbanyak di dunia. Di posisi kedua ada Indonesia, disusul oleh India, Irak, dan Mesir di peringkat berikutnya.

Artinya, dari 195 negara, Indonesia sukses mengungguli banyak negara besar, termasuk Arab Saudi sendiri. Ini jadi pencapaian yang cukup fantastis dan menunjukkan betapa tingginya minat masyarakat Indonesia untuk beribadah ke Tanah Suci.

Lonjakan ini juga disebut sebagai hasil dari kemudahan proses perizinan melalui platform digital “Nusuk”, sistem terpadu yang dikembangkan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Melalui aplikasi ini, jamaah dari luar negeri dapat mengajukan izin umroh, memesan layanan, hingga memilih paket perjalanan secara online. Jadi, semua proses sekarang makin simpel, cepat, dan transparan.

Semua Jenis Visa Bisa Umroh

Faktor terbesar di balik melonjaknya jumlah jemaah adalah kebijakan baru dari pemerintah Saudi.

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengumumkan bahwa seluruh jenis visa kini bisa digunakan untuk ibadah umroh selama berada di Arab Saudi.

Bukan cuma visa umroh saja, tapi juga:

  • Visa kunjungan pribadi dan keluarga,
  • Visa turis elektronik,
  • Visa transit,
  • Visa kerja,
  • Dan jenis visa lainnya.

Artinya, sahabat yang masuk ke Arab Saudi dengan berbagai keperluan sekalipun, tetap punya kesempatan untuk melaksanakan ibadah umroh secara legal dan resmi.

Baca Juga : Batas Akhir Penerbitan Visa Umroh 1447 H Sudah Dekat!

Dalam jangka panjang, langkah ini merupakan bagian dari Visi Saudi 2030, yaitu upaya Arab Saudi untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah haji dan umroh dari seluruh dunia.

Jadi wajar banget kalau akhirnya jumlah jemaah, termasuk dari Indonesia, melonjak luar biasa. Proses makin mudah, akses makin luas, dan kesempatan beribadah pun makin terbuka lebar. Indonesia pun sukses mencatatkan diri sebagai salah satu “kekuatan besar” jemaah umroh dunia. MasyaAllah, bangga banget ya sahabat!

Dan buat sahabat yang ingin merasakan kemudahan umroh tanpa ribet, umroh bersama Ventour Travel bisa jadi pilihan yang tepat. Mulai dari pengurusan dokumen, tiket pesawat, hotel, hingga sudah termasuk visa umroh resmi, semuanya di-handle secara profesional dan transparan.

Gambar 2 : Dokumentasi Jamaah Umroh Ventour Travel saat di Tanah Suci

Ventour Travel juga dikenal dengan pelayanan yang ramah, pembimbing berpengalaman, jadwal yang jelas, serta fasilitas yang nyaman, sehingga sahabat bisa fokus beribadah dengan lebih tenang dan khusyuk.

Yuk, wujudkan niat ke Tanah Suci sekarang juga! Hubungi tim Ventour Travel dan amankan seat terbaik sahabat hari ini!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Umroh Pakai Saudia Airlines Kini Pindah Ke Terminal Baru!

Mulai 31 Januari 2026, berangkat numroh dengan maskapai Saudia Airlines tidak lagi dari Terminal 3, kini semua proses pindah ke Terminal 2F.

Gambar 1 : Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Jadi Pusat Penerbangan Umroh & Haji

Bandara Soekarno-Hatta resmi menjadikan Terminal 2F sebagai pusat penerbangan umrah dan haji, khususnya untuk rute langsung ke Jeddah dan Madinah.

Terminal ini bukan cuma sekadar pindah lokasi, tapi benar-benar disiapkan sebagai “rumah” yang lebih nyaman dan ramah bagi jemaah. Mulai dari fasilitas ibadah, ruang tunggu luas, sampai area khusus keluarga pengantar, semuanya dirancang agar perjalanan ibadah sahabat terasa lebih tenang sejak dari bandara.

Terminal Khusus Jamaah Haji dan Umroh

Begitu masuk Terminal 2F, sahabat langsung merasakan suasana yang lebih lapang. Terminal ini punya masjid seluas 3.000 meter persegi, lounge umrah berkapasitas hingga 3.000 orang, area manasik, ruang tunggu nyaman, serta area produk halal.

Terminal 2F terdiri dari tiga lantai dengan luas total 27.400 meter persegi dan mampu melayani 6,1 juta penumpang per tahun. Fasilitas pendukungnya juga lengkap, mulai dari 20 konter check-in, ruang tunggu luas untuk jemaah dan keluarga pengantar, hingga akses transportasi yang mudah lewat bus dan kereta api.

Dari segi desain, Terminal 2F memadukan sentuhan modern dan alami, dengan nuansa yang terasa lebih hangat dan khas Indonesia. Cocok banget jadi tempat persiapan sebelum memulai perjalanan ibadah ke Tanah Suci.

Baca Juga : Jangan Panik! Ini Alasan Perubahan Jadwal Penerbangan Umroh!

Saudi Airlines Resmi Pindah ke Terminal 2F

Nah sahabat, ini informasi penting yang jangan sampai terlewat, terutama buat Sahabat yang umroh naik Saudi Airlines (Saudia). Mulai 31 Januari 2026, seluruh penerbangan Saudi Airlines resmi pindah dari Terminal 3 Internasional ke Terminal 2F, Gate 6.

Gambar 2 : Terminal 2F jadi Lounge Jamaah Haji dan Umroh

Artinya, semua proses mulai dari check-in, bagasi, imigrasi, sampai boarding dilakukan di Terminal 2F. Jadi, pastikan sahabat langsung menuju Terminal 2F ya, bukan Terminal 3 lagi.

Selain Saudi Airlines, beberapa maskapai lain juga sudah beroperasi di Terminal 2F, seperti Garuda Indonesia, Lion Air, AirAsia, dan Batik Air. Untuk musim haji, keberangkatan jemaah akan dilayani oleh Garuda Indonesia, Saudi Airlines, dan Lion Air, semuanya terpusat dengan pengaturan yang lebih rapi.

Kalau sahabat sudah terlanjur sampai di Terminal 3, tenang saja. Bandara menyediakan Free Shuttle Bus dan Skytrain yang siap mengantar ke Terminal 2F dengan mudah.

Baca Juga : Maskapai Haji 2026 Resmi Gunakan Garuda Dan Saudi Airlines!

Alur Penerbangan Langsung & Tidak Langsung dari Terminal 2F

Dilansir dari Kompas, Terminal 2F juga berperan sebagai titik kumpul jemaah. Untuk penerbangan langsung ke Jeddah dan Madinah, seperti Saudi Airlines dan Garuda Indonesia, seluruh proses dilakukan langsung dari Terminal 2F.

Sementara untuk maskapai dengan penerbangan tidak langsung, seperti Emirates dan Qatar Airways, jemaah tetap menunggu di Terminal 2F, lalu akan diantar menggunakan bus menuju pesawat di Terminal 3.

Dengan sistem ini, alur keberangkatan jemaah jadi lebih teratur dan mudah dipahami, terutama bagi sahabat yang baru pertama kali umroh.

Biar perjalanan umroh sahabat makin tenang dan terarah, umroh bersama Ventour Travel bisa jadi pilihan yang tepat. Ventour selalu update dengan informasi terbaru, termasuk perubahan terminal keberangkatan seperti pemusatan penerbangan umroh di Terminal 2F, sehingga sahabat nggak perlu khawatir salah alur atau kebingungan di bandara.

Gambar 3 : Dokumentasi Jamaah Ventour Travel saat Keberangkatan Menuju di Tanah Suci

Dengan pendampingan yang rapi sejak persiapan hingga kepulangan, ibadah umroh terasa lebih nyaman, fokus, dan penuh kekhusyukan.

Yuk, wujudkan umroh impian sahabat bersama Ventour Travel!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Batas Akhir Penerbitan Visa Umroh 1447 H Sudah Dekat!

Sahabat wajib tahu batas akhir penerbitan visa jelang penutupan musim umroh, agar perjalanan tetap tenang dan lancar. Cek tanggalnya disini!

Gambar 1 : Batas Akhir Penerbitan Visa Umroh 1447H

Perencanaan umrah tidak hanya soal paket dan jadwal keberangkatan, tapi juga soal ketepatan waktu sesuai regulasi resmi Arab Saudi. Sahabat PPIU perlu kembali mencermati kalender umrah 1447 H yang telah dirilis Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi agar operasional tetap aman, tertib, dan sesuai aturan.

Kesalahan dalam memahami batas waktu visa, kedatangan, atau kepulangan jamaah bisa berdampak besar, mulai dari penolakan visa hingga sanksi administratif. Karena itu, yuk kita pahami bersama poin-poin pentingnya berikut ini.

Tanggal Batas Akhir Penerbitan Visa

Agar tidak salah langkah, berikut kalender penting umrah 1447 H dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi yang perlu diingat:

1. Batas akhir penerbitan visa umrah:

1 Syawal 1447 H (20 Maret 2026)
Setelah tanggal ini, sistem penerbitan visa umrah akan ditutup. Artinya, seluruh proses pengajuan visa harus sudah selesai sebelum tanggal tersebut.

2. Batas akhir kedatangan jamaah di Arab Saudi:

15 Syawal 1447 H (3 April 2026)
Jamaah umrah masih diperbolehkan masuk ke Arab Saudi hingga batas waktu ini. Melewati tanggal tersebut, jamaah tidak lagi diizinkan masuk dengan visa umrah.

3. Batas akhir keberangkatan jamaah dari Arab Saudi:

1 Dzulqaidah 1447 H (18 April 2026)
Seluruh jamaah umrah wajib meninggalkan Arab Saudi paling lambat pada tanggal ini untuk menghindari pelanggaran izin tinggal.

Penutupan bertahap seperti ini sebenarnya sudah menjadi pola tahunan. Namun, tahun ini dampaknya diperkirakan lebih besar karena tingginya volume jamaah. Artinya, perencanaan yang matang dan memilih travel yang amanah jadi kunci utama agar ibadah umrah tetap lancar.

Baca Juga : Jangan Lupa Cek! Kalender Umroh 1447H/2026 Yang Wajib Tahu!

Umrah Nyaman dan Aman Bersama Ventour Travel

Nah bagi sahabat yang ingin menjalankan ibadah umrah tanpa ribet mengurus teknis dan aturan yang kompleks, Ventour Travel hadir sebagai pilihan perjalanan ibadah yang aman dan terpercaya. Program umrah bersama Ventour Travel telah include visa umrah, sehingga sahabat tidak perlu khawatir dengan proses pengurusan dokumen perjalanan.

Gambar 2 : Dokumentasi Jamaah Umroh Ventour Travel saat di Masjid Nabawi

Seluruh jadwal keberangkatan dan kepulangan disusun sesuai kalender resmi Arab Saudi, dengan pendampingan tim berpengalaman yang siap memastikan setiap proses berjalan lancar. Kenyamanan perjalanan, keamanan jamaah, serta fokus pada kekhusyukan ibadah menjadi prioritas utama Ventour Travel dalam setiap program umrahnya.

Yuk, wujudkan niat umrah sahabat dengan persiapan yang matang dan layanan terpercaya. Bersama Ventour Travel, umrah terasa lebih nyaman, aman, dan terencana.

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Mau Umroh Bawa Anak Kecil? Ini Tips Si kecil Tetap Nyaman!

Bawa anak saat umroh bukan halangan! Sahabat bisa tetap khusyuk dengan persiapan dan tips sederhana agar perjalanan ibadah lebih nyaman.

Gambar 1 : Tips Umroh Nyaman Bareng Anak Kecil

Banyak orang tua ingin mengenalkan nilai-nilai spiritual sejak dini, sekaligus mengajak si kecil merasakan langsung suasana Tanah Suci. Namun di balik niat baik tersebut, umroh bawa anak tentu membutuhkan persiapan ekstra agar ibadah tetap khusyuk tanpa mengorbankan keselamatan dan kenyamanan anak.

Melihat meningkatnya jumlah jamaah yang membawa anak, dilansir dari Himpuh pemerintah Arab Saudi pun memperketat dan merapikan sistem perlindungan bagi jamaah rentan, terutama di tengah padatnya Masjidil Haram. Karena itu, penting bagi sahabat untuk memahami tips umroh bareng anak agar perjalanan ibadah berjalan aman, tenang, dan berkesan.

Tips Umroh Bawa Anak Saat di Tanah Suci

1. Pilih Waktu Umroh yang Lebih Lengang

Salah satu tips terpenting saat umroh bareng anak adalah memilih waktu ibadah di luar jam padat. Tawaf dan sa’i sebaiknya dilakukan pada waktu yang lebih sepi agar orang tua lebih mudah mengawasi anak.

Kondisi yang tidak terlalu ramai juga membantu mengurangi risiko anak terdesak arus jamaah, terutama di sekitar Ka’bah dan lintasan sa’i yang sering menjadi titik kepadatan.

Baca Juga : Umroh Musim Dingin: Jadi Pilihan Terbaik Di Sepanjang Tahun?

2. Waspada di Area Rawan Kepadatan Jamaah

Beberapa area di Masjidil Haram dikenal memiliki kepadatan tinggi, terutama setelah salat fardu. Dalam kondisi seperti ini, anak bisa mudah merasa lelah, panik, atau tidak nyaman.

Menghindari area yang terlalu padat saat membawa anak dapat membantu menjaga ketenangan selama ibadah dan meminimalkan risiko terdorong atau terpisah dari pendamping.

3. Manfaatkan Gelang Pintar RFID untuk Anak

Sebagai langkah perlindungan tambahan, otoritas Masjidil Haram menyediakan Gelang Pintar berbasis RFID khusus untuk anak-anak. Gelang ini berisi data identitas dan kontak orang tua atau wali, sehingga petugas dapat dengan cepat membantu jika anak terpisah.

Gelang Pintar RFID tersedia di beberapa pintu utama Masjidil Haram, seperti Gerbang King Abdulaziz dan Gerbang King Fahd nomor 79. Layanan ini sangat dianjurkan, terutama saat musim umroh dengan jumlah jamaah yang meningkat.

Baca Juga : Cara Masjidil Haram Cegah Jemaah Anak Dan Lansia Terpisah!

4. Anak Harus Selalu Dalam Jangkauan Pendamping

Pemerintah Arab Saudi menekankan pentingnya pendampingan penuh saat membawa anak ke area masjid. Anak sebaiknya selalu berada dalam jangkauan orang tua atau pendamping, meskipun hanya sebentar.

Kedekatan ini membantu mencegah kejadian tersesat dan membuat orang tua lebih tenang saat menjalani rangkaian ibadah umroh.

5. Ajarkan Adab dan Aturan Sejak Awal

Persiapan umroh bawa anak tidak hanya soal fisik, tetapi juga mental. Sahabat dianjurkan menjelaskan sejak awal tentang adab di Masjidil Haram, aturan yang perlu dipatuhi, serta sikap yang harus dijaga selama di Tanah Suci.

Dengan pemahaman yang baik, anak akan lebih kooperatif, menghormati suasana ibadah, dan mudah diarahkan selama perjalanan umroh.

Baca Juga : Hati-Hati! Inilah 3 Hal yang Membatalkan Tawaf Saat Umroh!

Umroh Bareng Si Kecil Lebih Tenang Bersama Ventour Travel

Agar umroh bareng anak terasa lebih aman dan nyaman, memilih travel yang berpengalaman menjadi hal yang sangat penting. Bersama Ventour Travel, sahabat tidak hanya mendapatkan pendampingan profesional, tetapi juga sistem perjalanan yang tertata rapi dan ramah keluarga.

Gambar 2 : Syal Anak Ventour Travel Untuk Umroh Bareng Si Kecil

Ventour Travel memahami kebutuhan jamaah yang membawa anak, mulai dari pengaturan jadwal ibadah yang lebih nyaman, pendampingan tim berpengalaman, hingga fasilitas yang mendukung keamanan dan ketenangan selama di Tanah Suci. Menariknya, sahabat juga akan mendapatkan perlengkapan umroh khusus untuk anak, sehingga si kecil tetap nyaman dan siap mengikuti rangkaian ibadah.

Gambar 3 : Umroh Sekeluarga Bersama Ventour Travel

Dengan pengalaman, pelayanan yang terstruktur, serta fokus pada kenyamanan jamaah keluarga, umroh bawa anak bersama Ventour Travel menjadi pilihan yang aman, tenang, dan penuh makna.

Siap berangkat umroh bersama si kecil dengan tenang? Yuk Wujudkan Umroh Keluarga yang Nyaman dan Berkesan!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!

Kisah Om Daeng: Umroh Pakai Motor, 27.000 KM ke Mekkah!

Kisah inspiratif Om Daeng yang berangkat umroh pakai motor ke Mekkah! Dengan 8 bulan perjalanan, menempuh 27.000 km, dan melintasi 12 negara.

Gambar 1 : Kisah Inspiratif Om Daengg Umroh Ke Mekkah Hanya Pakai Motor

Umroh biasanya identik dengan pesawat terbang, rapi dan cepat sampai di Tanah Suci. Namun, bagaimana jadinya kalau seseorang memilih jalur yang jauh lebih menantang, berangkat dari Indonesia ke Mekkah menggunakan sepeda motor? Kisah ini datang dari seorang biker asal Makassar bernama Anshar, akrab disapa Om Daeng, yang mewujudkan mimpi umrohnya dengan pengalaman tak terlupakan di atas Yamaha Xmax kesayangannya.

Dilansir dari detikoto, dengan menghabiskan ratusan juta rupiah untuk bekal perjalanan, perizinan, perawatan motor, hingga kebutuhan selama berbulan-bulan di jalan. Om Daeng menempuh lebih dari 27 ribu kilometer, melintasi 12 negara, dan menghabiskan delapan bulan di atas motor, dengan segudang tantangan yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya. Perjalanan ini bukan sekadar soal jarak, namun tentang keberanian, ketulusan, dan persaudaraan di banyak penjuru dunia.

Umroh Pakai Motor Dari Lumajang ke Tanah Suci

Perjalanan Om Daeng dimulai pada Mei 2025 dari Lumajang, Jawa Timur, dengan niat ibadah yang tulus dan tekad kuat menuju Mekkah. Alih-alih terbang, ia memilih jalur darat demi pengalaman spiritual yang mendalam.

Gambar 2 : Om Daengg Berangkat Pakai Motor dari Lumajang Jawa Timur ke Mekkah

“Perjalanan motoran dari Indonesia ke Mekkah ini penuh tantangan. Saya melewati banjir, pegunungan, gurun pasir panjang, hingga cuaca ekstrem. Namun di setiap kilometer, selalu ada doa & dukungan dari banyak orang,” ujar Om Daeng.

Tak hanya itu, berbagai rintangan sempat menghentikannya, termasuk tertahan belasan hari di Thailand karena masalah imigrasi. Meski begitu, penundaan itu justru menguatkan tekadnya, bukan melemahkannya.

Baca Juga : Bikin Nyesel! Jemaah Ini Bongkar Cerita Pahit Umrah Mandiri!

Melintasi 12 Negara Selama 8 Bulan

Selama perjalanan yang berlangsung sekitar 7–8 bulan, Om Daeng melewati 12 negara dengan kondisi jalan dan cuaca yang sangat beragam. Rute yang paling berkesan dan menantang menurutnya adalah China.

“China itu lengkap banget. Gurun ada, salju ada, jalurnya panjang sekali. Semua ada di situ,” tutur Om Daeng.

Ia juga mengalami tantangan ekstrem di Afghanistan, jalur yang terkenal sulit dan berbahaya. Meski demikian, Om Daeng sukses melalui semua itu tanpa insiden besar.

Gambar 3 : Melewati 12 Negara untuk Sampai Ke Mekkah

Di sisi lain, keramahan penduduk lokal memberikan energi baru di tengah perjalanan panjang. Di Malaysia, komunitas motor setempat memberikan sambutan hangat, bahkan ada yang menghadiahkan ban Yamaha Xmax gratis! Di Kazakhstan, hal serupa juga terjadi dari bantuan minuman, makanan, dan dukungan moral tanpa diminta.

Perjalanan fisik itu sendiri sudah luar biasa, tetapi momen spiritual yang dirasakan Om Daeng jauh lebih mendalam.

Gambar 4 : Om Daengg Saat Tiba di Arab Saudi

Salah satunya adalah ketika ia mengambil miqat di Thaif, kemudian melanjutkan perjalanan sejauh 70 km mengenakan kain ihram tanpa helm:

“Itu momen paling spiritual,” kenangnya.

Gambar 5 : Om Daengg Melanjutkan Perjalanan Dengan Memakai Kain Ihram

Rasa haru tak tertahankan saat akhirnya ia melihat Ka’bah secara langsung, air mata dan sujud syukur menjadi penutup perjalanan panjang yang penuh perjuangan dan pembelajaran.

Baca Juga : Gus Irfan: Ada Jenazah Jamaah Umroh Mandiri Terlantar 15 Hari!

Tentunya kisah perjalanan umroh ini mengajarkan banyak hal. Ini bukan sekadar cerita bikers, tetapi bukti bahwa niat yang ikhlas & tekad yang kuat bisa membawa kita lebih dekat kepada tujuan hidup yang sejati.

Sahabat yang terinspirasi oleh perjalanan Om Daeng tentu ingin mewujudkan umroh dengan cara yang nyaman, aman, dan terencana.

Ventour Travel hadir sebagai pilihan terbaik untuk sahabat yang ingin umroh nyaman dan aman. Dengan layanan profesional, pendamping berpengalaman, dan paket lengkap yang terjangkau, Ventour Travel siap membantu sahabat mewujudkan ibadah umroh dengan penuh keberkahan.

Gambar 6 : Dokumentasi Jamaah Umroh Ventour Travel di Masjidil Haram

Dengan keunggulan Ventour Travel yaitu paket umroh lengkap & transparan, pendamping ahli dan berpengalaman, fasilitas akomodasi nyaman, dukungan 24/7 selama perjalanan, dan proses pendaftaran yang mudah & cepat.

Yuk Jangan Tunggu Lama lagi Sahabat! Wujudkan Umrohmu Sekarang!

Yuk Share Ke Sahabat Lainnya, Jika Artikel Ini Membantu!