Bingung pilih bawa rupiah, dolar, atau riyal buat uang saku saat umroh di tanah suci? Yuk simak disini plus tips tarik tunai di ATM Saudi.

Salah satu hal kecil tapi sering bikin galau jelang berangkat umroh itu soal uang saku umroh. Mending bawa Rupiah, Dolar, atau langsung Riyal ya? Banyak yang bilang bawa dolar lebih untung karena stabil, tapi faktanya gak selalu begitu loh!
Kalau salah strategi, Sahabat bisa kena “potongan” dua kali. Tukar Rupiah ke Dolar di Indonesia, lalu tukar Dolar ke Riyal di Arab Saudi. Selisih kursnya bisa lumayan banget. Nah biar gak salah langkah, yuk kita bahas satu-satu dengan cara paling simpel dan menguntungkan.
Dolar, Rupiah, atau Riyal untuk Uang Saku Umroh?
Secara umum, Dolar Amerika (USD) memang termasuk mata uang internasional yang mudah ditukarkan di berbagai negara, termasuk Arab Saudi. Money changer di sekitar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi sangat mudah ditemukan.
Namun, perlu diperhatikan bahwa menukar dolar di Indonesia biasanya menggunakan kurs jual yang tinggi, sehingga jamaah berpotensi rugi. Apalagi jika prosesnya dua kali: Rupiah ke Dolar di Indonesia, lalu Dolar ke Riyal di Saudi.
Sementara itu, Rupiah saat ini sudah mulai diterima di beberapa toko di Mekkah dan Madinah, tetapi terbatas pada pecahan tertentu seperti Rp50.000 dan Rp100.000, serta sering menggunakan kurs yang kurang menguntungkan.
Oleh karena itu, secara praktik, mata uang paling ideal untuk dibawa adalah Riyal Arab Saudi. Jamaah disarankan menyiapkan riyal secukupnya dari Indonesia sebagai dana awal.
Jika masih ada sisa riyal saat akan pulang ke Indonesia, menukarkannya di Arab Saudi jauh lebih menguntungkan dibanding menjualnya di Tanah Air, karena selisih kurs yang lebih kecil.
Baca Juga : Persiapan Uang Saku Umroh, Berapa yang Harus Dibawa?
Sistem ATM dan Pembayaran Non Tunai di Arab Saudi
Untuk mengurangi risiko membawa uang tunai dalam jumlah besar, jamaah dapat memanfaatkan sistem perbankan di Arab Saudi yang sudah sangat modern dan aman.

Sahabat bisa melakukan tarik tunai langsung di ATM Saudi dengan syarat kartu ATM memiliki logo internasional berikut:
- VISA
- MasterCard
- Cirrus
Jika terdapat salah satu logo tersebut, kartu dapat digunakan untuk transaksi internasional.
Selain itu, saat ini sebagian besar toko, restoran, hotel, dan minimarket di Mekkah dan Madinah sudah mendukung pembayaran non tunai (debit/kredit), termasuk metode contactless (tap). Ini sangat membantu terutama saat tidak memiliki uang pecahan kecil.
Dari sisi biaya, tarik tunai langsung di ATM Saudi umumnya lebih efisien dibandingkan menukar uang di money changer Indonesia karena mengikuti kurs bank internasional.

Biar Sahabat gak cuma siap secara mental tapi juga siap secara teknis, umroh bersama Ventour Travel jadi pilihan yang pas. Sahabat bakal dibimbing dari A sampai Z, mulai dari manasik, perlengkapan, sampai hal-hal detail seperti pengelolaan uang saku umroh biar gak salah strategi selama di Tanah Suci.
Yuk, wujudkan niat suci Sahabat sekarang juga dengan umroh bersama Ventour Travel. Konsultasi gratis hari ini, dan mulai langkah pertama menuju perjalanan ibadah yang lebih tenang, terarah, dan penuh makna.












